Kuncoro Teguh Setiawan, Kuncoro Teguh
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL ENGGANO

DETEKSI AWAL HABITAT PERAIRAN LAUT DANGKAL MENGGUNAKAN TEKNIK OPTIMUM INDEX FACTOR PADA CITRA SPOT 7 DAN LANDSAT 8 Purwanto, Anang Dwi; Setiawan, Kuncoro Teguh
JURNAL ENGGANO Vol 4, No 2
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.567 KB) | DOI: 10.31186/jenggano.4.2.174-192

Abstract

Informasi keberadaan habitat perairan laut dangkal semakin dibutuhkan terutama dalam kegiatan pelestarian lingkungan dan monitoring di wilayah pesisir. Komponen penyusun ekosistem habitat dasar perairan laut dangkal di antaranya terumbu karang dan lamun dimana lokasi keberadaan obyek habitat ini cenderung berdekatan. Dalam interpretasi ekosistem habitat dasar perairan laut dangkal terkendala oleh lokasi keberadaan ekosistem yang berasosiasi dengan obyek lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kombinasi komposit kanal terbaik dalam mengidentifikasi obyek habitat dasar perairan laut dangkal di Pantai Pemuteran, Bali. Data citra satelit yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra SPOT 7 akuisisi tanggal 11 April 2018 dan citra Landsat 8 akuisisi tanggal 14 April 2018, sedangkan data terkait informasi sebaran habitat dasar perairan laut dangkal diperoleh berdasarkan hasil survei lapangan yang telah dilakukan pada tanggal 7-13 April 2018 di Pantai Pemuteran, Bali. Data citra satelit diperoleh dari Pusat Teknologi dan Data LAPAN. Untuk menentukan kombinasi dari 3 (tiga) kanal terbaik dalam interpretasi habitat dasar perairan laut dangkal digunakan metode Optimum Index Factor (OIF) dimana metode ini menggunakan nilai standar deviasi dan koefisien korelasi dari kombinasi 3 (tiga) kanal citra yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi komposit 2 (hijau), 3 (merah) dan 4 (NIR) mempunyai nilai OIF tertinggi untuk citra SPOT 7, sedangkan kombinasi komposit 2 (biru), 4 (merah) dan 6 (SWIR 1) Mempunyai nilai OIF tertinggi untuk citra Landsat 8. Interpretasi sebaran habitat dasar perairan laut dangkal dapat dilakukan secara efektif dengan menggunakan citra komposit RGB 423 untuk citra SPOT 7 dan RGB 642 untuk citra Landsat 8.DETECTION OF SHALLOW WATER HABITATS USING OPTIMUM INDEX FACTORS TECHNIQUE ON SPOT 7 AND LANDSAT 8 IMAGERY. Information of the existence of the shallow water habitat is required especially in environmental conservation and monitoring of activities in coastal areas. The component of the shallow water habitat including coral reefs and seagrass where the location of the existence of these relatively close together. Interpretation of the shallow water habitat is constrained by the location of ecosystem associated with other objects. The aim of study is to determine the best combination of band composites in identifying the shallow water habitat in Pemuteran Beach, Bali. The study used SPOT 7 imagery (acquisition on April 11, 2018) and Landsat 8 imagery (acquisition on April 14, 2018). The data of the shallow water habitat based on the result of field survey was conducted on 7-13 April 2018 at Pemuteran Beach, Bali. Image data obtained from Remote Sensing Technology and Data Center of LAPAN. Determination of combination of 3 (three) bands the shallow water habitat using Optimum Index Factor (OIF) method where this method used standard deviation value and correlation coefficient from combination of 3 (three) bands. The results show the composite combinations of band 2 (green), band 3 (red) and band 4 (NIR) have the highest OIF values for SPOT 7 image, while the composite combinations of band 2 (blue), band 4 (red) and band 6 (SWIR 1) have the highest OIF values for Landsat 8 image. Interpretation of distribution of shallow water habitat can be done effectively using RGB 423 composite image (SPOT 7) and RGB 642 composite image (Landsat 8).