Rizka Silviana Hartanti, Rizka Silviana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Angklung Sound Intensity as a Acoustic Instrument Hartanti, Rizka Silviana; Astuti, Budi
Journal Of Natural Sciences And Mathematics Research Vol 2, No 1 (2016): Volume 2, Nomor 1, 2016
Publisher : Faculty of Science and Technology, State Islamic University Walisongo Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.54 KB) | DOI: 10.21580/jnsmr.2016.1.1.1646

Abstract

The purpose of this study was to analysis of angklung sound intensity. The research method is using angklung musician 2 octaves. Each consists of two tube tone that sounded from the tone of G to G , length and diameter of the tube every tone becomes independent variable, while intensity of the sound produced becomes dependent variable. Sound intensity is measured using a Sound Level Meter is placed with a constant distance. The result showed that G tone was a low tone which had a frequency of 49.5 Hz, first tube had 21.6 cm length and 4.1 cm diameter, second tube had 10.1 cm length and 3.4 cm diameter produced the sound intensity of 90.7 dB. G’ tone was a high tone which had a frequency of 99 Hz, first tube had 10 cm length and 3 cm diameter, second tube had 5.5 cm length and 2.1 cm diameter produced the sound intensity of 99.1 dB. It can be concluded that the higher the frequency, the greater the intensity of the sound produced. The shorter tube length and the smaller tube diameter, the greater the intensity of the sound. ©2016 JNSMR UIN Walisongo. All rights reserved.
Analisis Konsentrasi Cairan Infus Terhadap Tegangan Pada Sensor Infus Hartanti, Rizka Silviana
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.535 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v1i2.62

Abstract

Rumah sakit adalah tempat dimana orang sakit akan berobat ataupun bahkan menginap untuk kesembuhan penyakitnya. Pasien yang di rawat di rumah sakit banyak yang membutuhkan infus untuk menstabilkan dirinya dari sakit yang dideritanya .Infus digunakan sebagai cairan atau obat untuk penyembuhan pada pasien. Cairan infus yang habis maka harus segera diganti dengan yang baru. Untuk memudahkan pihak keluarga dan perawat dengan mengirim informasi bahwa infus habis maka di butuhkan sensor infus.Cairan infus memiliki berbagai macam jenis dengan konsentrasi yang berbeda. Untuk itu diperlukan adanya penelitian mengenai analisis konsentrasi cairan infus terhadap tegangan yang keluar pada sensor infus.Metode penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan rangkaian sensor infus. Sensor infus yang digunakan adalah sensor infus yang terdiri dari sensor cahaya dengan detector cahaya photodioda dan receiver cahaya yaitu infrared yang dipasang di leher botol kaca infus sebagai variabel control yang  berisi cairan infus NaCl dengan berbagai konsentrasi sebagai variabel bebas kemudian diukur  tegangan yang keluar sebagai variabel terikat. Hasil penelitian yang dilakukan adalah ketika kondisi sensor tanpa hambatan menghasilkan tegangan rata-rata 4,19V.Kondisi sensor melalui botol kaca kosong menghasilkan tegangan rata-rata 4,35V. Kondisi sensor melalui botol kaca berisi cairan infus NaCl dengan konsentrasi masing-masing 1,67%; 3,34%; 6,69% menghasilkan tegangan rata-rata masing-masing yaitu 4,40V; 4,43V; 4,45V. Dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi cairan didalam botol kaca maka semakin besar cahaya yang diserap dan semakin kecil cahaya yang diteruskan.Ketika hambatan yang dilalui semakin besar maka cahaya dari infrared yang sampai ke photodioda semakin kecil sehingga tegangan yang dihasilkan semakin besar. Sehingga pada penelitian ini ketika tegangan dalam rentang 4,40-4,45V maka alarm pada sensor infus tidak berbunyi.