Articles

Found 8 Documents
Search

EKSPERIMEN GAYA GESEK UNTUK MENGUJI NILAI KOEFISIEN GESEKAN STATIS KAYU PADA KAYU DENGAN PROGRAM MATLAB Winingsih, Puji Hariati; Hidayati, Hidayati
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.336 KB)

Abstract

This study aims at designing tools to test the coefficient of static timber friction on wood through friction force experiments. Crafting force experiments have been developed to determine the coefficient of static timber friction coefficient on wood. The data was collected 10 times each mass variation and obtained friction force data (fs). The data analysis used a weighted linear regression with REGLIN program written in Matlab and chisquere test. The results obtained by the form of coefficients of linear function are a0 = 0.309 and a1 = 1.937 with ralat (Sμ = 0.010). The amount of coefficient of static friction (μs) of wood on wood using Matlab is μs = (0.402 ± 0.010). This result is in accordance with the theory that μs = 0.40. The chisqure test (χ2) shows that there is a linear correlation between fs and m, with an opportunity value P () = 50.56%, so the data in this experiment is acceptable. 
RANCANG BANGUN LASER UNTUK PEMBELAJARAN OPTIKA DALAM MENENTUKAN INDEKS BIAS DAN DIFRAKSI KISI Winingsih, Puji Hariati
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.889 KB)

Abstract

This research is executed as a mean to make laser with energy  from ex- materials ( DVD) to be used to determine refractive index and  difraction. For that, have been made laser diode appliance network used to determine  Kprism refractive index and laser wavelength [pass/through] difraction. This research is used by analysis with refractive index characteristic and difraction. Obtained result of that level of prism refractive index at variation of  i1  (30o, 45o dan 60o) equal to (1.53 ± 0.07), (1.45 ± 0.08) and ( 1.53 ± 0.08). Green Laser wavelength at variation of N (100, 300 and 600 line / mm)successively equal to (500 ± 0.03),   (525 ± 0.02) and (541 ± 0.07). Pursuant to prism refractive index theory of[is level of 1.5 and green colour laser wavelength range from (500 – 570) nm. So that can be concluded that result of research have as according to this appliance and theory have  earned to be told good to used in study of optics
PENENTUAN KOEFISIEN GESEKAN KINETIK KAYU PADA KAYU DENGAN METODE GRAFIS Winingsih, Puji Hariati
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.724 KB)

Abstract

The aim of the reasearch is in order to determine the coefficient of kinetic friction in the wood by using graphical method through the experiment of friction force. To determine the coeeficient of wood kinetic friction by using variety of masses (12 x 10-1, 15 x 10-1, 22 x 10-1, 25 x 10-1, 27 x 10 1, 32 x 10-1, 36 x 10-1, 42 x 10-1, 46 x 10-1, 52 x 10-1) kg. The analysis of data used weighted linear regression with REGLIN which was written in Matlab language and run by the the Windows XP operation system. The outputs of regresion was obtained in the form of linear function coefficients are a0=0.0156 dan a1= 1.972, included the error (Sμ= 0.06). The results was revealed the coefficient of wood kinetic friction of the wood by using graphical method was μk= (0.20 ± 0.06). It was based on the theory that μk= 0.20. The chisqure test showed that there were relationships between fk and m, with the value of probability P ( 2 ÷ 2 ≥ ÷ hit ) = 50.16 %, so that the data was accepted.
TRACER STUDY PADA LULUSAN PRODI PENDIDIKAN FISIKA Prihatni, Yuli; Winingsih, Puji Hariati
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.998 KB)

Abstract

Tracer Study is important to be done, with the implementation of tracer studies will be obtained feedback can reveal useful information for Physical Education and Study programs can then be used for the improvement and quality assurance for internal and external quality assurance. This study aims to determine 1) Profile Physical education graduate study program, 2) Suitability Education Graduates by type of work, 3) to determine the input graduates for the development of Physics Education Study Program This research is a descriptive study with a quantitative approach. This study took a random sample. Data collection was done by using questionnaires and documentation. Analysis of data using statistical descriptive analysis in the form of tabulation and visualization in the form of pictures and graphics. The results showed that the profile of a graduate program of study Physical Education variegated, amounting to 92% consistently worked as a science teacher at the junior high and high school physics teacher. By 75% the salaries of graduates of Physics Education> 1 million. This means public recognition of the Physical Education graduates is quite high. Conformance level of education obtained by the type of work, the graduates who worked as a teacher of Physics at the equivalent of high school, 85% support the work, for a science teacher for 60% support for the work and other work only 30% support the work. The waiting period physical education graduate study program is as much as 96% get a job <6 months. Put alumni to study Physical Education Program is room for improvement in the field of infrastructure, soft skills, learning and quality of lecturers. Keywords: Tracer study, graduates, physics
EFEK DOPING Bi2O3 PADA KARAKTERISTIK ELEKTRIK BAHAN FEROELEKTRIK Ba0.95Sr0.05TiO3 Winingsih, Puji Hariati; Suasmoro, Suasmoro
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 4: JULI 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.502 KB)

Abstract

EFEK DOPING Bi2O3 PADA KARAKTERISTIK ELEKTRIK BAHAN FEROELEKTRIK Ba0,95Sr0,05TiO3. Artikel ini membahas perilaku karakteristik elektrik bahan Ba0,95Sr0,05TiO3 dengan doping Bi2O3 pada rentang suhu suhu 300 °C hingga 650 °C dan atmosfer campuran N2 dan O2 dengan kadar oksigen 20%, 40%, 60 %, 80%, 100%. Sampel berupa pelet Ba0,95Sr0,05TiO3 dengan doping Bi2O3 (0%mol, 0,5%mol dan 1,2%mol). Kajian difusi oksigenmenunjukkan saturasi dicapai setelah 30 menit, terutama pada suhu di atas 400 °C. Cole-Cole plot menunjukkan adanya respon granular dan intergranular yang dipengaruhi oleh suhu. Diketahui bahwa Ba0,95Sr0,05TiO3 merupakan semikonduktor tipe p. Doping menyebabkan kenaikan konduktivitas dan mengubah semikonduktor tipe p menjadi tipe n sampai doping 0,5 % karena konsentrasi elektron bebas lebih besar dari pada hole. Doping yang berlebih (>1%mol) menyebabkan konduktivitas tidak bergantung pada pO2 karena adanya vakansi oksigen yang menetralisir elektron bebas. Pada suhu ≤ 500 °C impedansi kompleks didominasi oleh grain boundary. Pada suhu > 500 °C grain boundary sudah tidak dominan lagi. Besarnya energi aktivasi kurang sensitif terhadap tekanan oksigen, tetapi dipengaruhi oleh adanya doping dalam bahan.
MODIFIKASI MAGNET LEVITATION MENJADI MAGNET DIPOLE UNTUK MENENTUKAN GAYA COULOMB PADA PRAKTIKUM FISIKA DASAR II Winingsih, Puji Hariati; Saputro, Handoyo
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2017): COMPTON: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.42 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk rancang bangun alat modifikasi magnetlevitation menjadi magnet dipole untuk menentukan besarnya gaya Coulomb dankuat medan magnet pada praktikum Fisika Dasar II. Metode yang digunakanadalah eksperimen. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square. Telahdihasilkan sebuah alat praktikum magnet dipole dengan memanfaatkan gayatolak menolak antara 2 kutub magnet yang sama. Diperoleh hasil untuk magnetdipole dengan ring berdiameter 8 mm pada jarak r = 0,003 m besarnya gayaCoulomb dan kuat medan magnet terbesar adalah 25,6 x 10-24 N dan 16 x10-5N/C. Dan untuk magnet dipole dengan ring berdiameter 21 mm dan pada r =0,008 m besarnya gaya Coulomb dan kuat medan magnet terbesar adalah 3,6x10-2 N dan 2,2 x10-4 N/C. Hal ini membuktikan bahwa gaya Coulombberbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Semakin kecil jarak magnet dipole,semakin besar gaya Coulomb dan kuat medan. Interprestasi grafik berbentukparabola.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA Winingsih, Puji Hariati
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2018): COMPTON
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.727 KB)

Abstract

Penelitian secara komparatif bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika siswa kelas X semester ganjil antar penggunaan metode pembelajaran eksperimen dengan metode pembelajaran ceramah.Hasil uji-t antar kelompok diperoleh thitungsebesar 5,353 dengan p = 0,000. Karena p ≤ 0,01 maka secara komparatif ada perbedaan yang sangat signifikan prestasi belajar fisika siswa kelas X semester ganjil antara yang diajar menggunakan metode eksperimen dan metode ceramah. Rerata pembelajaran yang menggunakan metode eksperimen termasuk kategori tinggi dan rerata yang menggunakan metode ceramah termasuk kategori sedang. Berarti ada pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X semester ganjil SMA Negeri 1 Pleret Bantul pada pokok bahasan pengukuran tahun ajaran2017/2018.
PENGARUH PEMBERIAN TUGAS TERSTUKTUR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA KONSEP KALOR Winingsih, Puji Hariati
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2018): COMPTON
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.487 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika dengan menggunakan metode pemberian tugas terstruktur dan metode pemberian tugas tidak terstruktur. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan tes. Data tes hasil belajar diperoleh dengan pemberian tugas terstruktur. Perhitungan statistik uji-t yang digunakan untuk uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan taraf signifikan (α=5%) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pebedaan hasil belajar siswa yang diberi tugas terstruktur dengan yang tidak diberi tugas terstruktur dengan hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 3,100 dengan p = 0,004 < 0,01 maka hipotesis diterima. Skor hasil belajar fisika dengan menggunakan metode pemberian tugas terstruktur lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak diberikan tugas terstruktur yaitu rata-rata nilai kelas eksperimen 19,040 varians 21,707 dan standar deviasi 4,659. Sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol 14,200, varians 39,250 dan standar deviasi 6,265.