Resha Dwiayu Pangesti Mulyono, Resha Dwiayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MELAWAN BASE EROSION AND PROFIT SHIFTING (BEPS) DEMI MENYELAMATKAN PENERIMAAN NEGARA INDONESIA Pangesti Mulyono, Resha Dwiayu
Media Mahardhika Vol 17 No 1 (2018): September 2018
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.873 KB) | DOI: 10.29062/mahardika.v17i1.65

Abstract

            Praktik transfer pricing saat ini sangat meresahkan potensi penerimaan pajak sehingga mengakibatkan potensi pendapatan negara dari sektor pajak mengecil atau bahkan menghilang. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memberikan kontribusi pemikiran dalam mengatasi permasalahan digital ekonomi melalui Base Erosion Profit Shifting (BEPS) dengan upaya memperkokoh peran regulasi pajak di Indonesia. Usaha meminimalkan beban pajak perusahaan multinasional yang kerap melakukan penghindaran pajak dengan memanfaatkan celah dan ketidaksesuaian peraturan pajak antarnegara dan menggeser keuntungannya ke lokasi lain dengan tarif pajak lebih rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan cara kajian literature dan deskripsi permasalahan. Hasil kajian menjelaskan bahwa terdapat dua pendekatan untuk mengukur BEPS agar mudah ditelusuri yaitu pendekatan makro dan mikro. Kemudahan akses data keuangan perusahaan dan ketersediaan data yang transparan diharapkan mampu menanggulangi praktik BEPS. Rencana aksi mengatasi gejolak praktik BEPS didasarkan pada tiga prinsip utama yaitu koheren, substansi, dan transparansi, yang salah satu tujuannya adalah dapat mengurangi praktik manipulasi transfer pricing dan penghindaran pajak. Ketentuan pendokumentasian transaksi afiliasi (transfer pricing documentation) dan juga penggunaan tiga pendekatan pendokumentasian, yaitu master file, local file, dan country diharapkan dapat mengatasi BEPS. Penerapan Advance Pricing Agreement dan Mutual Agreement Procedure secara intensif harus dilakukan agar praktik BEPS dapat teratasi antar negara.
MENGUAK PERMASALAHAN PERPAJAKAN ECOMMERCE DI INDONESIA DAN SOLUSI PEMECAHANNYA Pangesti Mulyono, Resha Dwiayu
Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Airlangga Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.606 KB)

Abstract

This article was written to provide opinions on the taxation of e-commerce in Indonesia from the perspective of government policy by using literature study through information obtained through regulations, documents and supporting data. The purpose of writing this article is to provide feedback on e-commerce taxation that occurred in Indonesia with various types of valuations such as transactions and how e-commerce is done in order to find the gap how to levy taxation of e-commerce activities.Research method used is through the review literature review and the previous research then do the analysis to give an opinion. The result of the research is the revenue authority has an important role in realizing the full potential of ecommerce. According to SE-62 / PJ / 2013 there are four types of e-commerce.In Indonesia in the provisions of the applicable Income Tax Law is article 23/26, provided that the payment is received by a state taxpayer who does not have a P3B with Indonesia. Establishment of a regulatory body is required to monitor the traffic of communication through the internet to prevent the occurrence of crime in cybercrime.Keyword : E-commerce Transactions, Indonesian taxes, OECD Models