Muhammad Said Harahap, Muhammad Said
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Articles
2
Documents
Komunikasi Lintas Budaya Wisatawan Asing dan Penduduk Lokal di Bukit Lawang

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 2 (2015): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.089 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi lintas budaya antara wisatawan asing dan penduduk lokal di kawasan wisata Bukit Lawang, Sumatera Utara. Sering terjadi wisaatwan asing yang awalnya hanya menetap beberapa hari, setelah pulang ke negaranya kemudian kembali lagi ke tempat ini dan menetap dalam waktu yang lama. Kehadiran wisatawan asing memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Namun, budaya asing yang dibawa wisatawan asing terkadang menimbulkan masalah di masyarakat. Para wisatawan yang yang menetap di tempat yang baru cenderung mengalami gegar budaya atau culture shock. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan budaya, bahasa dan kebiasaan sehari-hari menjadi kendala utama dalam interaki antara warga dan wisatawan asing. Penggunaan bahasa dan komunikasi yang intensif  yang baik untuk mengatasi perbedaan budaya antara wisatawan dengan warga lokal.   

MODEL PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI KALANGAN PEMUDA

JURNAL INTERAKSI Vol 1, No 2 (2017): Interaksi "Jurnal Ilmu Komunikasi"
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.653 KB)

Abstract

Pertumbuhan pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kemenko Info pada tahun 2014 rata-rata pengguna internet terbanyak adalah kelompok pemuda yang berada di kisaran usia 18 sampai dengan 25 tahun dan 26 tahun sampai dengan 33 tahun. Kebanyakan dari kelompok pemuda ini mengakses internet untuk aktifitas sosial media. Parahnya banyak informasi yang disajikan oleh internet dan media sosial diisi oleh konten-konten yang sifanya negative seperti gambar-gambar porno, berita-berita hoax yang bersifat fitnah dan SARA serta hal-hal negative lainnya.Untuk itu, penelitian ini akan melihat model penggunaan media sosial pada dua aspek yaitu; aspek etika dalam berkomunikasi pada media sosial dan kedua, kemampuan dalam memilah informasi yang bersifat hoax. Kedua aspek tersebut kemudian di anlisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sampel penelitian diambil secara random dengan mempertimbangkan keterwakilan dari tiap kelompok yang terdiri atas 20 orang anggota Karang Taruna Medan Johor dan 20 orang anggota BPK Ormas Oi.  Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket.  Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model penggunaan media sosial di kalangan pemuda Karang Taruna Medan Johor dan BPK Ormas Oi Medan terbagi atas dua aspek yaitu; aspek etika komunikasi dan aspek pemilahan informasi yang bersifat hoax. Pada aspek etika komunikasi terlihat banyak pemuda yang memberikan informasi secara berlebihan dengan menuliskan masalah keluarga dan percintaan pada akun media sosial mereka. Namun begitupun, di sisi lainnya, banyak juga pemuda yang tidak pernah menuliskan kata-kata cacimaki, kasar, kata-kata porno dan kata-kata yang mengandung ujaran kebencian pada akun media sosial mereka. Pada aspek pemilahan informasi yang bersifat hoax, banyak pemuda yang mengaku sering membaca judul yang bersifat profokatif dan membagikannya tanpa membandingkan informasi yangada dengan sumber lainnya. Selain itu, banyak juga pemuda yang tidak memeriksa alamat situs dan fakta pada konten informasi yang cenderung profokatif tersebut.                                                           Kata Kunci: Media Sosial dan Kelompok Pemuda