Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Perancangan Model Wisata Edukasi di Objek Wisata Kampung Tulip Priyanto, Rahmat; Syarifuddin, Didin; Martina, Sopa
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.981 KB)

Abstract

AbstrakKampung Tulip adalah destinasi wisata yang terletak di kawasan ciwastra Kota Bandung. destinasi wisata ini menwarkan kegiatan berwisata dengan nuansa khas belanda sebagai daya tarik utamanya. Visi utama pengelola Kampung tulip adalah untuk menjadikan destinasi wisata ini sebagai tempat edukasi bagi wisatawan, namun dalam pelaksanaanya masih belum sejalan dengan visi yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang konsep wisata edukasi bagi destinasi wisata kampong tulip. Jenis penelitian ini adalah adalah deskriptif dengan pendekatan secara kualitataif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Rancangan model wisata edukasi dalam penelitian terdiri dari metode pembelajaran tutorial dan eksplorasi. Tujuan pembelajaran tutorial adalah untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai berbagai hal yang terdapat di destinasi wisata. Tujuan pembelajaran eksplorasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman wisatawan dengan melihat secara langsung objek pembelajaran tersebut.Kata kunci : Wisata Edukasi, Pembelajaran Tutorial, Eksplorasi AbstractKampung Tulip is a tourist destination located in ciwastra Bandung. This destination offers travel activities in Dutch nuances as the main attraction. The main vision of Kampung Tulip managers is to make this destination as a place of education for tourists, but in the implementation is still not in line with the vision set. The purpose of this study is to design the concept of educational tourism for Kampong Tulip. The type of this research is descriptive with a qualitative approach. Data collection is done through observation, interview and documentation study. The design of educational tourism model in research consists of tutorial learning and exploration learning method. The purpose of tutorial learning is to provide basic knowledge about the various things found in tourist destinations. The purpose of exploratory learning is to improve the knowledge and understanding of tourists by looking directly at the learning object.Keywords : Educational Tourism, Tutorial Learning, Exploration.
Memaknai Kuliner Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung Syarifuddin, Didin; Noor, Chairil M; Rohendi, Acep
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.335 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi produk-produk wisata termasuk kuliner di Kota Bandung. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan wisata kuliner, yang saat ini masih sangat terbatas, jumlahnya. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai kuliner lokal dengan jenis Surabi Mila sebagai daya tarik wisata Kota Bandung.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori dari Damanik dan Weber (2006:13), yang menjelaskan bahwa daya tarik wisata dapat dibangun melalui keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil tulisan ini menjelaskan bahwa makanan tradisional kuliner lokal Surabi Mila, merupakan jenis makanan tradisional yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Surabi Mila adalah karena surabi ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada surabi Mila, yaitu jarang terjadi surabi di Kota Bandung yang memiliki 20 jenis rasa dengan topping yang bervariasi, yang juga menggambarkan keragamannya. Originalitas surabi Mila tergambar dari keaslian bahan tepung beras dengan tetap mempertahankan varian asli seperti topping oncom dengan proses pembakaran menggunakan tungku dan cetakan dari tanah liat, juga menggambarkan otentisitasnya.Kata Kunci: makanan tradisional, kuliner, keunikan, originalitas, otentisitas, keragaman AbstractThe development of the tourism industry can provide opportunities for tourism products including culinary in the city of Bandung. The high development of the tourism industry, providing an enormous opportunity for the people, to participate in the development of culinary tourism, which is currently still very limited, the amount. his paper aims to explain traditional food as a local culinary type of Surabi Mila as a tourist attraction of Bandung. The research method used is descriptive qualitative, using the theory of Damanik and Weber (2006:13), which explains that tourist attraction can be built through uniqueness, originality, authenticity, and diversity. Data collection was done by observation and interview. The results of this paper explain that the traditional food of local culinary Surabi Mila, is a kind of traditional food tourist attraction. The tourist attraction at Surabi Mila is because this Surabi has uniqueness, originality, authenticity, and diversity. Uniqueness can be seen from the combination of scarcity and uniqueness attached to surabi Mila, which is rarely a Surabi in the city of Bandung which has 20 types of flavors with a variety of toppings, which also describes the diversity. Originality Surabi Mila depicted from the authenticity of rice flour by maintaining the original variants such as toppings oncom combustion process using furnaces and molds of clay, also illustrates the authenticity.Keywords : traditional foods, culinary, uniquiness, originality, autenticity, variety.
Membangun Inkubator Wirausaha Kepariwisataan di STP ARS Internasional Hakim, Lukmanul; Syarifuddin, Didin; Iskandar, Iis
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.56 KB)

Abstract

AbstrakTujuan program pengabdian masyarakat adalah sebagai embrio terbentuknya inkubator wirausaha yang profesional bidang kepariwisataan di STP ARS Internasional. Metode yang digunakan melalui penyelenggaraan kegiatan inkubasi wirausaha baru selama dua angkatan, yaitu pada tahun pertama pada tahun 2015 dan tahun kedua pada tahun 2016. Tahapan kegiatan prainkubasi terdiri dari Pembukaan program; Sosialisasi program dan rekrutmen; Seleksi calon tenant melalui test tertulis dan wawancara; Sementara, tahap inkubasi, dimulai dengan Pelatihan bisnis tours and travel, Pelatihan kewirausahaan kepariwisataan; Pelatihan kewirausahaan event organizer; pelatihan softskills kewirausahaan; on the job training di industri mitra; Pembentukan kelompok bisnis; Pendampingan penyusunan business plan; Running business; Monitoring dan evaluasi; Penyusunan laporan kegiatan; Serta publikasi pada jurnal ilmiah. Luarannya adalah terselenggaranya kegiatan inkubasi wirausaha baru selama dua tahun dengan jumlah tenant sebanyak sepuluh kelompok di bidang jasa tour and travel dan produksi kuliner khas Kota Bandung, serta luaran berupa jurnal ilmiah dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dua tahun penyelenggaraan inkubasi, dapat disimpulkan kekuatan program inkubasi, yaitu pada aspek norma dan tujuan penyelenggaraan, pengelola kegiatan, jaringan kerjasama, dan produk tenant. Sementara kelemahannya, pada aspek legalitas belum berbadan hukum, aspek proses belum menyelenggarakan kegiatan pasca-inkubasi,  aspek sarana dan prasarana yang masih pinjaman institusi induk, dan aspek keuangan, belum memiliki sumber pendanaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: inkubator bisnis, wirausaha baru, pariwisata        AbstractThe purpose of community service program was as an embryo of the establishment of professional entrepreneurial incubator in the field of tourism in STP ARS International. The method used through the implementation of new entrepreneur incubation activities for two generations, in the first year in 2015 and the second year in 2016. The pre-incubation stage consists of the opening of the program, program socialization and recruitment, selection of tenant candidates through written test and interview; Meanwhile, the incubation stage, starting with Tour and Travel business training, Tourism entrepreneurship training, training of entrepreneurship event organizer; entrepreneurship softskills trainin, on the job training in the partner industry, establishment of business groups, assistance in the preparation of business plans, Running business, Monitoring and evaluation, Preparation of activity reports, And publications in scientific journals. The outcome was the implementation of new entrepreneur incubation activity for two years with tenant number as many as ten groups in tour and travel services and typical culinary production of Bandung City, and the output of scientific journal with qualitative descriptive approach. Two years of incubation implementation, it can be concluded the strength of the incubation program, namely on aspects of norms and organizational goals, activity managers, cooperation networks, and tenant products. While the weaknesses, in the aspect of legality not yet incorporated, aspects of the process have not held post-incubation activities, aspects of facilities and infrastructure that still loans the parent institution, and financial aspects, does not yet have a sustainable source of funding Keywords:  business incubator, new entrepreneur, tourism
Peranan Promosi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Produk Rajutan di CV Konta Djaya Binong Jati Priyanto, Rahmat; Martina, Sopa; Hamzah, Faizal; Somantri, Putri Riva; Syarifuddin, Didin
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.786 KB)

Abstract

Sentra industri rajut Binong Jati adalah salah satu kawasan wisata belanja yang ada dikota Bandung, salah satu UMKM yang ada di sentra industri Binong Jati adalah CV Konta Djaya. Ditengah menurunya jumlah UMKM yang memproduksi rajutan dikarenakan tidak stabilnya penjualan produk, CV Konta Djaya terus berupaya agar mampu bertahan dari berbagai kesulitan yang dialami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang peran promosi, volume penjualan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan pada CV Konta Djaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa CV Konta Djaya dalam upaya untuk meningkatkan volume penjualan produknya dapat menggunakan metode penjualan langsung kepada konsumen, dimana metode ini membutuhkan kegiatan promosi yang tepat sasaran, sehingga produk yang ditawarkan memiliki nilai positiif di pasaran. Berkembangnya teknologi infomasi saat ini menjadi salah satu media alternatif yang dapat digunakan CV Konta Djaya dalam mempromosikan produknya, baik melalui website atau media sosial. Apabila kegiatan promosi penjualan yang dilakukan tepat sasaran, maka hal tersebut akan berdampak pada peningkatan volume penjualan produk. CV Konta Djaya dapat membentuk bidang hubungan masayarakat internal, dimana tugas dari bidang tersebut adalah untuk mengkampanyekan dan mengkomunikasikan berbagai hal positif produk yang dimiliki. Pengemasan publikasi yang baik akan berdampak pada peningkatan kepercayan pasar pada lembaga ataupun pada produk yang dihasilkanya.Kata Kunci: Promosi, Hubungan Masyarakat, Volume Penjualan dan Publisitas
Strategi Penetapan Harga Dalam Meningkatkan Minat Berkunjung Wisatawan di Villa Kancil Kampoeng Soenda Majalaya Syarifuddin, Didin; Suryana, Suryana; Musafa, Musafa; Martina, Sopa; Priyanto, Rahmat
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.937 KB)

Abstract

Villa Kancil Kampoeng Soenda adalah destinasi wisata yang terletak di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung. Destinasi wisata ini menawarkan kegiatan berwisata minat khusus dengan wisata outbound dan water boom sebagai daya tarik utamanya. Jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Villa Kancil Kampoeng Soenda meningkat setiap tahunnya, namun penetapan harga yang belum efektif dan adanya pesaing baru dapat menimbulkan penurunan minat berkunjung wisatawan ke Villa Kancil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat strategi penetapan harga dalam meningkatkan minat berkunjung wisatawan di Villa Kancil. Jenis penelitian ini adalah adalah deskriptif dengan pendekatan secara kualitataif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Strategi penetapan harga di Villa Kancil harus sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan agar wisatawan tertarik untuk membeli dan menggunakan produk wisata yang dijual dengan hal tersebut dapat meningkatkan minat berkunjung wisatawan. Oleh karenanya Villa Kancil diharapkan dapat membuat ragam paket wisata yang lebih menarik, unsur sunda pada produk wisata yang ditawarkan lebih ditonjolkan dan mengikuti tren yang sedang berkembang serta dengan harga yang kompetitif guna menarik minat berkunjung wisatawan, membangun kerjasama dengan Biro Perjalanan Wisata/Perusahaan/Institusi Pendidikan/pesaing guna meningkatkan kualitas layanan wisata yang lebih baik lagi.