Sri Dewi Setiawati, Sri Dewi
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

STRATEGI PRODUK CILOK KENYAL KENYOL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN Solihat, Ani; Hakim, Lukmanul; Setiawati, Sri Dewi
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 4, No 2 (2016): JURNAL ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.614 KB)

Abstract

ABSTRAC_Cilok Kenyal Kenyol is a brand of traditional food from Bandung. Created for lifting traditional food to be more modern, more popular nationally and internationally. Various innovations in products cilok already taken in an effort to increase sales, but these measures still do not meet the sales target. This study uses qualitative research with case study approach. Data collected by FGD (Focus Group Discussion) involving 20 people consisting of teachers Catering, Lecturer in Tourism, Employees Restaurant, Blogger (Food Blogger and Travel Blogger), Media, and Consumer (Students, Student, Employee, Housewife). This research produced models of the product development strategy, namely through its attributes and product features, style and design of products, brands and logos, packaging, labeling of the product support services.Keyword : Product, Product Strategy, Case StudyABSTRAK_Cilok Kenyal Kenyol merupakan makanan tradisional yang berasal dari Kota Bandung. Diciptakan dengan tujuan untuk mengangkat makanan tradisional menjadi lebih modern dan lebih popular baik secara nasional maupun internasional. Berbagai inovasi pada produk cilok sudah dilakukan sebagai usaha meningkatkan penjualan, namun langkah tersebut masih belum memenuhi dengan target penjualan . Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan FGD (Focus Group Discussion) yang melibatkan 20 orang terdiri dari Guru Tata Boga, Dosen Akademi Pariwisata, Karyawan Restoran, Blogger (Food Blogger dan Travel Blogger), Media, dan Konsumen (Mahasiswa, Siswa, Karyawan, Ibu Rumah).  Penelitian ini menghasilkan model strategi pengembangan produk, yaitu melalui atribut dan fitur produk, gaya dan rancangan produk, merek dan logo, pengemasan, pemberian label pelayanan penunjang produk.Kata Kunci : Produk, Strategi Produk, Studi Kasus.
Representasi Kampung Seni Dago Sebagai Objek Wisata Kota Bandung Hidayat, Dasrun; Setiawati, Sri Dewi; Ngare, Ferdinandus; Oktaviani, Femi; Suhartini, Titin
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.546 KB)

Abstract

AbstrakPencitraan  Kampung  Seni  Dago,sebagai  pembentukan   image  positif     kepada masyarakat luas dan menarik para wisatawan baik domestic maupun mancanegara untuk kembali mengunjungi kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studideskriptif. Fokus pada pencitraan Kampung Seni Dago sebagai objek wisata kota Bandung. Hasilpenelitian menunjukan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan kampong seni Dago. Dimulai dari konsep kampong seni Dago yang didalamnya meliputi makna, manfaat,  fungsi  dan  peran  seniman  dalam  pengembangan  pencitraan  sebagai  objek  wisata kampong seni Dago yaitu sosialsasi kampong seni Dago, promosi, program.Peran pemerintah pengembangan objek kampong seniDago meliputi program, sosialisasi, danpromosi. Berdasarakan hasil dari kesimpulan pertama Kampung Seni  Dago sebagai salah satu objek wisata yang kreatif dengan menawarkan beragam seni budaya yang saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda sekarang,  kedua  Seniman  memberikan  peranan  yang  sangat  penting  dalam  perkembangan kampung seni dago, ketiga Pemerintah ikut serta dalam membangun program sarana dan prasarana untuk menunjang pencitraan kampung seni dago sebagai objek wisata kota BandungKata Kunci : Objek wisata, Peran Pemerintah, Peran Seniman AbstractImagery Kampung Seni Dago, as the formation of positive image to the public and attract the tourists both domestic and foreign tourists to re-visit the city of Bandung. This study used a qualitative approach with studideskriptif. Focus on imaging Kampung Seni Dago as a tourist attraction of Bandung. The results show that there are still many people who do not know the existence of Dago art kampong. Starting from the concept of Dago art kampong which includes the meaning, benefits, function and role of artists in the development of imaging as a tourist attraction of Dago art village, the socialization of Dago kampong art, promotion, program. The role of the development of Dago village art project includes program, socialization, and promotion. Based on the results of the first conclusion of Kampung Seni Dago as one of the creative tourism object by offering various art and culture which is currently being abandoned by the young generation now, the two artists have played a very important role in the development of the dago art village, the three governments participated in building the program facilities and infrastructure to support imaging dago art village as a tourist attraction of BandungKeywords: Tourist Attraction, Government Role, Artist Role
MAKNA PUBLIC RELATIONS DI OZ RADIO BANDUNG Yuliardi, Yusuf; Setiawati, Sri Dewi
J-IKA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.556 KB)

Abstract

Abstract  - The purpose of this study is to analyze the meaning of Public relations at OZ Radio 103.1 FM Bandung. There are three categories according to the theory of Public relations as a Communications Facilitator , Public relations as a Problem Solving Facilitator and Public relations as a Communications Technician . This study, classified into fenomenology   research that seeks to develop theory. The Aims, are to find the meaning of public relations at OZ Radio 103.1 FM Bandung, and compare it with the theory used. The Approachment using descriptive research is research that aims to explain social systems, event or social relationships. This study characterized among other data collected and compiled initially described and analyzed the significance  of  public  relations  OZ Radio  103.1  Fm  Bandung  .The  results  showed,  that  the meaning of public relations at OZ Radio 103.1 FM Bandung is still aligned with the marketing department. So the PR division OZ Radio 103.1 FM Bandung is not a dominant coalition and not in the organization structure to act as a management function .The Conclusion research , Public relations OZ Radio 103.1 FM Bandung has an important role for the company, because it served as a Communication Facilitator , Problem Solving Process Facilitator and Communications Technician .Suggestions are, Public relations OZ Radio 103.1 FM Bandung undue straight down and sell the products of their clients , due to sales of the product should be taken over by marketing . Because the main task of public relations is as image building , while the main task of marketing is selling products . Keywords:  Management of Public Relations, Public Relations, Radio  Abstrak - Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa makna Public relations di OZ Radio 103.1 FM Bandung dalam 3 kategori yang dijabarkan menurut teori yaitu Public relations sebagai  Communications Facilitator, Public relations sebagai Problem Solving Facilitator dan Public relations sebagai  Communications Technician. Penelitian ini diklasifikasikan ke dalam penelitian kualitatif deskriptif yang berusaha untuk mengembangkan teori. Bertujuan mengetahui makna public relations di OZ Radio 103.1 FM Bandung dan  membandingkannya dengan teori yang digunakan.  Metode  yang  digunakan  adalah  fenomenologi,  dimana  penelitian  yang  bertujuan mencari makna sebenarnya dari kedudukan seorang public relations. Penelitian ini memiliki ciri antara  lain  data  yang  dikumpulkan  mula-mula  disusun  dan  dijelaskan  kemudian  dianalisis mengenai makna public relations OZ Radio 103.1 Fm Bandung . Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna public relations di OZ Radio 103.1 FM Bandung masih disejajarkan dengan marketing department. Sehingga divisi PR OZ Radio 103.1 FM Bandung tidak menjadi koalisi dominan dan tidak duduk dileher struktur organisasi untuk bertindak sebagai fungsi manajemen. Kesimpulan penelitan, Public relation OZ Radio 103.1 FM Bandung mempunyai peran penting bagi  perusahaan  karena  telah  berperan  sebagai Communication  Facilitator,  Problem  Solving Process Facilitator serta Communications Technician. Saran Public relations OZ Radio 103.1 FM Bandung  tidak  semestinya  turun  langsung  dan  menjual  produk  dari  kliennya,  karena untuk penjualan produk seharusnya diambil alih oleh marketing. Karena tugas utama seorang public relations adalah sebagai building image, sedangkan tugas utama marketing adalah selling product.  Kata Kunci: Management Public Relations, Public Relations, Radio
ANALISIS STRATEGI DIRECT RESPONS MARKETING EFEK RUMAH KACA DI KONSER SINESTESIA Fauzi, Dian Kurniawan; Setiawati, Sri Dewi
J-IKA Vol 3, No 1 (2016): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study suggests about how the Public Relations Marketing strategy in increasing the sales of concert tickets synesthete, namely by using a strategy of Direct Response Marketing. A activities carried out in the public relations practitioner at the target through media, with the aim to create market excitement, developing the core customer base and turn loyal customers into advocates. Facts found in the field of marketing strategy Efek Rumah Kaca before the concert synesthete is to provide works created or songs for a demographic that can be downloaded for free at website Efek Rumah Kaca or through SoundCloud account and sites Ripstore Asia.Keyword: Greenhouse Effect, Marketing and Public Relations, Marketing Strategy, Direct Response Marketing, Concerts synesthete ABSTRAKPenelitian ini mengemukakan tentang bagaimana strategi Marketing Public Relations dalam meningkatkan penjualan tiket konser Sinestesia, yakni dengan menggunakan strategi Direct Response Marketing. Sebuah kegiatan yang dilakukan praktisi humas dalam membidik sasaran melalui media, dengan tujuan untuk menciptakan kegairahan pasar, mengembangkan basis pelanggan inti dan mengubah pelanggan yang setia menjadi pembela. Fakta yang ditemukan di lapangan tentang strategi marketing Efek Rumah Kaca sebelum konser Sinestesia adalah dengan menyediakan karya yang diciptakan atau lagu-lagu untuk demografis secara gratis yang dapat diunduh diwebsite Efek Rumah Kaca atau melalui akun SoundCloud dan situs Ripstore Asia.Kata Kunci : Efek Rumah Kaca, Marketing Public Relations, Strategi Marketing, Direct Response Marketing, Konser Sinestesia
SEMIOTIKA LAGU HIJAU DI ALBUM SINESTESIA EFEK RUMAH KACA Kusuma, Rd. Giat Raharja; Setiawati, Sri Dewi; Tyaswara, Baruna
J-IKA Vol 2, No 2 (2015): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study discusses the meaning contained a verse of the song belongs to Efek Rumah Kaca, entitled Hijau. Hijau is a depiction of a song from the media at this time very freely accessible to everyone. Hijau herein contains two words, namely green: Empty talk and green Poisoning: How to Waste, in finding out a meaning in it. The language used is very distinctive songwriter and can give a lot of sense, and therefore the researchers used a method semiotics Charles Sanders Peirce is where the research examined the object of his through the three studies namely Icons, Indexes and Symbols. The results of this study rather than a description of the actual meaning of the the Hijau song.Keywords : Song, Semiotic, Hijau ABSTRAK Penelitian ini membahas sebuah makna yang terkandung dari bait lagu Efek Rumah kaca yang berjudul Hijau. Lagu Hijau merupakan penggambaran sebuah  informasi dari media saat ini yang sangat bebas bisa diakses oleh setiap orang. Hijau disini berisikan dua buah lirik yaitu Hijau:Keracunan omong Kosong dan Hijau: Cara Pengolahan Sampah, dalam mencari tahu sebuah makna yang ada didalamnya. Bahasa yang digunakan penulis lagu sangat khas dan dapat memberikan banyak arti, maka dari itu peneliti menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce yang dimana penelitian ini mengkaji objek nya melalui tiga kajian yaitu Ikon, Indeks, dan Simbol. Hasil daripada penelitian ini merupakan deskripsi makna Lagu hijau yang sebenarnya.Kata Kunci: Lagu, Semiotika, Hijau 
ANALISIS KOMPARATIF TENTANG STUDI KASUS ANTARA PRESS RELEASE DI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT DENGAN PT. AXIS TELEKOM INDONESIA Rachmalia Sutanto, Alica Gina; Setiawati, Sri Dewi
J-IKA Vol 1, No 1 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.778 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini dengan judul Analisis Press Release pada Instansi Pemerintahan dan Swasta (Analisis Studi Kasus press release di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat & PT Axis Telekom Indonesia). penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus yang di paparkan melalui teori Cresswell di jelaskan bahwa, A case study is an exploration of a bounded system or a case (or multiple cases) over time through detailed, in depth data collection involving multiple sources of information rich in context, ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahun public relations perusahaan pada  Dinas  Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan PT. Axis Telekom Indonesia, pada analisis penulisan press release  di kedua perusahaan tersebut. Peneliti mengumpulkan data dengan wawancara open-ended, observasi, analisis dokumentasi, studi literatur, internet searching, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis penulisan press release pada kedua perusahaan  dengan menggunakan beberapa unsur dalam penulisan press release, yakni Advantage,  Applications,  dan  Details  dari  press release yang di buat kedua perusahaan mempunyai pemahaman yang berbeda berdasarkan pengertian dan kegunaan yang di maksudkan dalam teori yang sebenarnya. Peneliti menarik kesimpulan bahwa pemahaman PR perusahaan pada umumnya masih mengandalkan pada penulisan dasar   kaidah jurnalistik, tanpa mempertimbangkan unsur-unsur terpenting lainnya dalam kaidah penulisan press release. Hal ini harusnya menjadi sebuah kesadaran bahwa seorang PR perusahaan harus mengetahui secara khusus  tentang  komunikasi, serta pentingnya kemampuan dasar dalammenulis. Saran yang di harapkan, agar setiap PR perusahaan lebih banyak memahami tentang penulisan yang sesuai  dengan  kaidah penulisan press release. Ini yang akan menjadi tolak ukur PR perusahaan mampu dalam memberikan  informasi yang tepat dan bermanfaat sesuai dengan publiknya.Kata Kunci : Press Release, Solaads Abstract - This research analyzes title of the press release of Government and Private Agencies (Case Study Analysis of the press release in the West Java Provincial Education Department and PTAxis Telekom Indonesia). This research used a qualitative approach and case study method in the mentioned through Cress well theory in explaining that, A case study is an exploration of a bounded system or a case (or multiple cases) over time through detailed, in depth of data collection involving multiple sources of information rich in context, this according to a study conducted by researchers. Aims to determine how the knowledge of public relations firms in the West Java Provincial Education Department and PT. Axis Telekom Indonesia, in the analysis of press release writing at two companies. Researchers collected data by open-ended interviews, observation, documentation analysis, literature studies, Internet searching, and triangulation. The results showed that the analysis of writing a press release on the two companies by using severalelements in writing a press release, the Advantage, Applications, and Details from the press release that the two companies have created a different understanding based on understanding and usefulness for the purpose in the actual theory . Researcher to conclude that the PR firm understanding in general still rely on the basic rules of journalistic writing, without considering other important elements in the rules of writing a press release. This should be an awareness that a PR company should know specifically about communication, and the importance of basic skills inwriting. Advice that is expected, so that every PR firm grasp more about writing that according to the rules of writing a press release. This will be measured by the PR firm is able to provide useful information appropriate and in accordance with the public. Keyword: press release, solaads 
MEMBANGUN KONSEP DIRI POSITIF BAGI PENYANDANG EPILEPSI Setiawati, Sri Dewi
J-IKA Vol 2, No 1 (2015): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep diri adalah cara kita untuk membentuk karakter dalam diri kita, yang dapatmembedakan kita dengan yang lain. rinteraksi dengan bkonsep diri adalah cara kita untuk membangun kepercayaan diri untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarmnya. Konsep diri merupakan cara kita untuk membangun kepercayaan diri Kesiapan diri kita mempengaruhi jalannya komunikasi, begitu pula bagi orang dengan epilepsi (ODE). Banyakmasyarakat yang menganggap bahwa epilepsi adalah penyakit yang menular melalui air liur penderita. Ada juga yang menganggap epilepsi adalah penyakit jiwa, atau bahkan ada yangmenganggap epilepsi itu adalah tanda ketika manusia kan memiliki kelebihan khusus. Stigma-stigma negative ini yang membuat ODE semakin tersudutkan. Penting bagi ODE untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan tanpa rasa malu, minder atau takut, caranyaadalah dengan membangun konsep diri yang positif. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode studi kasus untuk mengetahui bagaimana cara untuk membangun konsep diri yang positif. Focus dalam penelitian ini adalh untuk mencari bagaimana proses membangun keatifan dalam diri penyandang, membangun realisasi dari dalam diri dan yang terkahir adalah display kepada public.  Kata kunci : Konsep Diri, Komunikasi Antar Pribadi, Epilepsi
Implementasi Triple Helix Pada Inkubasi Bisnis Outwall Hakim, Lukmanul; Solihat, Ani; Setiawati, Sri Dewi; Roisah, Riris
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.353 KB)

Abstract

AbstrakPemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki target untuk menciptakan seratus ribu wirausahawan baru pada tahun 2014 - 2018. Untuk mencapai target ini, mereka menginkubasi calon wirausaha baru pada sebelas lembaga pemerintah dan inkubator bisnis non-pemerintah di Jawa Barat. Tim Abdimas mengambil inisiatif untuk mendukung program ini dengan menyelenggarakan inkubasi bisnis outwall yang menerapkan model triple helix. Kegiatan ini melibatkan perguruan tinggi sebagai penyelenggara, lembaga pemerintah sebagai regulator dan pendukung keuangan, serta perusahaan swasta sebagai pendukung produksi dan pemasaran. Kegiatan utama pengabdian kepada masyarakat terdiri dari pelatihan produksi, pemasaran dan kewirausahaan selama delapan hari, serta pendampingan bisnis selama tiga bulan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya enam belas wirausaha baru yang memproduksi dan memasarkan aksesoris perempuan buatan tangan di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.Kata Kunci: pengabdian masyarakat, inkubator bisnis, wirausaha baru, triple helix 
Membangun Kemampuan Presentasi Bisnis Sebagai Upaya Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Setiawati, Sri Dewi; Purba, Veny; Retnasari, Maya; Fitriawati, Diny; Ngare, Ferdianndus
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.617 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan adalah untuk memberikan pemahaman pada pelaku UMKM tentang penting peran komunikasi dalam mengembangkan bisnis mereka. Berbagai permasalahan permodalam muncul hanya karena kurangnya kemampuan komunikasi pelaku UMKM terutama dalam melakukan presentasi bisnis. Presentasi bisnis sangat penting dalam membantu mengembang usaha. Karena melalui presentasi bisnsi kita dapat menjaring para investor. Permaslahan yang sering timbul adalah kurangnya kemampuan presentasi bisnis membuat para pelaku UMKM mengambil jalan pintas untuk mendapatkan modal, melalui lintah darat. Kehadiran lintah darat bukan lah suatu solusi melainkan jalan menuju jurang yang membuat bisnis mereka hancur karena lilitan bunga hutang. Pada saat inilah kemampuan berkomunikasi diperlukan, terutama dalam melakukan presentasi bisnis untuk dapat memaparkan bisnis mereka dan menarik minat investor. Hal inilah yang mendorong perlunya pelatihan bagi para pelaku UMKM. pelatihan ini diberikan dalam bentuk pengabdian masyarakat sebagai betuk kerjasama dan kewajiban sebagai akademisi. Metode yang digunkan dalah deskriptif, agar dapat mendeskripsikan setiap tahapan dalam melakukan pelatihan. pelatihan ini dilakukan untuk menimbulkan dampak secara kognitif dan afektif. Hal ini dianggap efektif untuk memberikan pemahaman tentang presentasi bisnis dan membuat mereka meniru untuk melakukan presentasi bisnis dalam menjaring investor. Melalui pelatihan ini diharapkan kedepannya lebih banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya peran komunikasi dalam pengembangan bisnsi mereka. Serta presentasi bisnis menjadi kemampuan yang wajib dimiliki oleh seornag pelaku UMKM.Kata Kunci: presentasi, komunikasi, bisnis
Strategi membangun branding bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Setiawati, Sri Dewi
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.968 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah untuk membantu menjelaskan langkah-langkah yang perlu ditindaklanjut oleh pelaku UMKM dalam membangun strategi branding pelaku UMKM Isu mengembangkan bisnis mereka. Salah satu masalah yang dialami  oleh mayoritas UMKM adalah kurang memahami branding sebagai fungsi untuk menjaga sustainability usahanya. Kebanyakan para pelaku bisnis UMKM masih berfokus pada trading dan melupakan sisi branding. Hal ini dapat disebabkan karena ketidaktahuan, ego, atau sifat tertutup mereka atas ide baru, dan merasa cepat puas. American Marketing Association (AMA) sendiri mendefinisikan brand atau merek itu adalah sebagai nama, istilah, tanda, simbol atau desain atau kombinasi darikesemuanya yang bertujuan untuk mengidentifikasikan suatu barang atau jasa danakhirnya dapat membedakan diri sendiri dengan yang lainnya (Kotler, 2002). Oleh karena itu sangat masuk akal untuk kita pahami bahwa branding bukan hanya membuat target pemasaran kita memilih kita di dalam pasar yang penuh kompetensi ini tetapi juga membuat prospek-prospek pemasaran kita melihat kita sebagai satu-satunya yang dapat memberikan solusi kepada kebutuhan ataupun masalah mereka. Metode yang digunakan dalah deskriptif, agar dapat mendeskripsikan setiap tahapan dalam melakukan pelatihan. Pelatihan ini dilakukan untuk menimbulkan dampak secara kognitif dan afektif. Hal ini dianggap efektif untuk memberikan pemahaman tentang strategi branding isu dan membuat mereka memahami dan melakukannya dalam UMKMnya. Melalui pelatihan ini diharapkan ke depannya lebih banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya peran komunikasi strategi branding dalam pengembangan bisnsi mereka. Serta kemampuannya dalam menghadapi berbagai permasalah seputar strategi branding yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku UMKM.