Vita Oktaviani, Vita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Malik, Adam; Oktaviani, Vita; Handayani, Wahyuni; Chusni, Muhammad Minan
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 3 No 2 (2017): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 3 Nomor 2, De
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.621 KB) | DOI: 10.21009/1.03202

Abstract

Abstract This study aims to determine the implementation of learning using Process Oriented Guided Inquiry Learning model (POGIL) and the influence of application of POGIL learning model to the critical thinking skills of students. The method used in this research was pre-experimental design, with the one-group pretest-posttest design. The sample of this research was class X MIA E which amounted to 36 people selected by using simple random sampling technique. The results showing the average of all teacher activity of meetings was 88.88% and 87.04% for the students' activities were in the very good category. In addition, there was an increase in the critical thinking skills of students on the static fluid concept of 0.61 which was included in the medium category. Thus, POGIL learning model can be used as an alternative in improving students' critical thinking skills on the static fluid concept. Keywords: POGIL, critical thinking skills, static fluid Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dan pengaruh penerapan model pembelajaran POGIL terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode dalam penelitian ini menggunakan pre-experimental design, dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian ini yaitu kelas X MIA E yang berjumlah 36 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata seluruh pertemuan aktivitas guru sebesar 88,88% dan aktivitas peserta didik 87,04% yang termasuk pada kategori sangat baik. Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis sebesar 0,61 yang termasuk pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran POGIL dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis. Kata-kata Kunci: POGIL, keterampilan berpikir kritis, fluida statis
HUBUNGAN TINGKAT PENALARAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA MELALUI EVALUASI TEKNIK RANKING TASK PADA MATA KULIAH LISTRIK MAGNET 1 Mulhayatiah, Diah; Suhendi, Herni Yuniarti; Oktaviani, Vita
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wapfi.v2i1.4865

Abstract

Pendidikan yang berkualitas dan mampu mendukung pembangunan dimasa mendatang adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi siswa sehingga mampu menghadapi dan memecahkan problematika kehidupan.Pendidikan IPA merupakan bagian dari pendidikan formal yang semestinya ikut memberi kontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penalaran mahasiswa melalui evaluasi teknik ranking task, hasil belajar mahasiswa melalui evaluasi teknik rangking task, dan hubungan antara tingkat penalaran dengan hasil belajar mahasiswa melalui evaluasi teknik rangking task. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan mengunakan sampel 1 kelas dari 2 kelas Program Studi Pendidikan Fisika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang mengambil mata kuliah Listrik Magnet 1 dengan teknik pengumpulan data berupa lembar observasi dan tes tertulis. Aktivitas dosen dan mahasiswa selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran collaborative ranking task mengalami peningkatan pada tiap pertemuan. Hasil tingkat penalaran mahasiswa yang diukur dengan teknik ranking task dalam penelitian ini diperoleh rata-rata nilai berkategori baik. Hasil belajar mahasiswadalam penelitian ini dengan menggunakan tes tulis berbentuk multiple choice diperoleh rata-rata nilai berkategori baik. Hubungan hasil tingkat penalaran dengan hasil belajar mahasiswa menunjukkan harga korelasi 0,212 yang berkategori lemah.