Chenny Seftarita, Chenny
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PEKERJA MISKIN DI PROVINSI ACEH TAHUN 2015 Hermanto, Rudi; Zulham, Teuku; Seftarita, Chenny
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : FEB Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.331 KB)

Abstract

The purpose of this study is to see how the demographic characteristics of the working poor in The Province of Aceh and analyze the factors that determines the income of the working poor as well as the influence of each of these factors. The data used is the data of the National Socioeconomic Survey (Susenas) in 2015 using the model of Multiple Classification Analysis (MCA). Descriptive analysis showed that there is a significant relationship between income and each independent variable gender, region of residence, marital status, age, education level, field of business, sector employment and working hours. MCA results indicate that the independent variables simultaneously significant effect on income. From 8 demographic variables studied, the undertaking of independent variables, sex, age and level of education have a considerable effect on the incomes of the working poor. In an effort to alleviate the working poor, it takes real action especially the improvement of education and vocational training, the development of the agricultural sector, increased investment in potential rural areas, and the development of informal sector.Penelitian ini bertujuan ingin melihat bagaimana karakteristik demografi dari pekerja miskin di Provinsi Aceh dan menganalisis faktor-faktor apa yang menjadi penentu pendapatan dari pekerja miskin serta besar pengaruh dari masing-masing faktor tersebut. Data yang digunakan adalah data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2015 dengan menggunakan model Multiple Classification Analysis (MCA). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dan masing-masing variabel bebas jenis kelamin, wilayah tempat tinggal, status perkawinan, umur, tingkat pendidikan, lapangan usaha, sektor pekerjaan, dan jam kerja. Hasil MCA menunjukkan bahwa variabel bebas secara simultan memberikan pengaruh yang nyata terhadap pendapatan. Dari 8 variabel demografi yang diteliti, variabel bebas lapangan usaha, jenis kelamin, umur dan tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang besar terhadap pendapatan pekerja miskin. Dalam upaya pengentasan pekerja miskin, maka dibutuhkan tindakan nyata terutama peningkatan pendidikan dan pelatihan kerja, pengembangan sektor pertanian, peningkatan investasi di daerah perdesaan yang potensial, serta pengembangan sektor informal.
ANALISIS PENGARUH BELANJA PENDIDIKAN, BELANJA KESEHATAN, TINGKAT KEMISKINAN DAN PDRB TERHADAP IPM DI PROVINSI ACEH Muliza, Muliza; Zulham, Teuku; Seftarita, Chenny
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : FEB Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.513 KB)

Abstract

This study aims to look at the influence of the variables government spending on health and education, poverty and Gross Domestic Product (GDP) of the Human Development Index (HDI) in the province of Aceh. The analytical method used in this research is the analysis of the panel data regression model parameter estimation using a random effects model (REM). The data used is the panel data during the period 2010-2014. The results showed that the variables government spending on education and health sector no significant effect on the human development index, this happens because the district/city governments allocate their spending still more dominant that the type of expenditure that are not directly impact the IPM. While poverty variables significant negative effect on the human development index, then with reduced levels of poverty can enhance human development index. GRDP positive and significant effect on the human development index, which means that the GDP increases, IPM will also increase.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari variabel-variabel belanja pemerintah pada sektor kesehatan dan pendidikan, tingkat kemiskinan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Aceh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan estimasi parameter model menggunakan random effect model (REM). Data yang digunakan adalah data panel selama periode 2010-2014. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan dan kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, hal ini terjadi karena pemerintah kabupaten/kota masih lebih dominan mengalokasikan belanjanya yang pada jenis belanja yang secara tidak lansung memberikan pengaruh terhadap IPM. Sedangkan variabel kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, maka dengan menurunnya tingkat kemiskinan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia. PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, yang berarti PDRB meningkat maka IPM juga akan meningkat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN KONSUMSI ROKOK PADA RUMAH TANGGA MISKIN DI PROVINSI ACEH Sari, Haifa; Syahnur, Sofyan; Seftarita, Chenny
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : FEB Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.296 KB)

Abstract

This research aims to determine the factors that affect cigarette consumption expenditure on poor households as well as to know the pattern of t cigarette consumption expenditure of Aceh’s poor households in 2010 and 2015. The independent variables used are the price of cigarettes, household income, number of adult family members adult, food without cigarettes cunsumption, education expenditure and health expense. The method used is OLS (Ordinary Least Square) using secondary data that Susenas in March 2010 and 2015. The results of this study are the variables household income and food expenditures without cigarettes affecting cigarette consumption expenditure of Aceh’s poor households in 2010. In year 2015 there are two additional variables education expenditures and health expense that affect cigarette consumption expenditures in poor households. Suggested for further research should be able to enter the psicology characteristic variables in poor households with indept study.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi rokok pada rumah tangga miskin serta untuk mengetahui pola pengeluaran konsumsi rokok pada rumah tangga miskin di Aceh tahun 2010 dan 2015. Variabel bebas yang digunakan adalah harga rokok, pendapatan rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga dewasa, pengeluaran makanan tanpa rokok, pengeluaran pendidikan dan pengeluaran kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah OLS (Ordinary Least Square) dengan menggunakan data sekunder yaitu Susenas bulan maret tahun 2010 dan 2015. Hasil penelitian ini adalah variabel pendapatan rumah tangga dan pengeluaran makanan tanpa rokok mempengaruhi pengeluaran konsumsi rokok pada rumah tangga miskin di Aceh tahun 2010. Di tahun 2015 ada penambahan variabel, yaitu pengeluaran pendidikan dan pengeluaran kesehatan yang berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi rokok pada rumah tangga miskin. Disarankan untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dapat memasukkan variabel karakteristik variabel karakteristik psikologi pada rumah tangga miskin dengan penelitian yang bersifat mikro (indept study).
PENGARUH INFLASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP THE GREAT MODERATION DI INDONESIA Sari, Desi Novita; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.626 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh inflasi dan pengangguran terhadap The Great Moderation di Indonesia. Data yang digunakan adalah data runtun waktu dari tahun 1986-2014. Metode analisis yang digunakan adalah  Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan Shazam versi 10.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan pengangguran memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap The Great Moderation karena keduanya dapat menurunkan tingkat daya beli masyarakat dimana inflasi berpengaruh pada sisi harga dan pengangguran berpengaruh pada sisi pendapatan. Sehingga konsumsi masyarakat menjadi menurun yang berakibat pada penurunan aggregate demand. Saat kondisi itu terjadi maka pertumbuhan ekonomi juga akan menurun. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah dan Bank Indonesia agar tetap menekan laju inflasi dan mengurangi tingkat pengangguran agar krisis tidak kembali terjadi.Kata kunci : Inflasi, Pengangguran, The Great Moderation, OLS
KAUSALITAS KURS, IHSG DAN HARGA EMAS DI INDONESIA Iqbal, Muhammad; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.379 KB)

Abstract

This research purposed to analysis the relation of exchange rate variable causality, composite stock price index and gold price in Indonesia. Data used in this research is secondary data which is monthly data from Juny 2005 periode until Juny 2015 period with totality sample are 121 samples. The method used in this research is Vector Autoregressive (VAR). Based on result the research relation of causality just happened among exchange rate variable and gold price. While composite stock price index and exchange rate just have relation in one side is composite price index in significant influenced the exchange rate. The relation in one side also happened between gold price variable and exchange rate, gold price influenced the exchange rate in significant but not in otherwise. Rupiah which is depreciated nowadays influenced by stock market or exchange rate, needed special care of government and related institution, especially Bank Indonesia to preserve the economic mattess stability.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas variabel kurs, IHSG dan harga emas di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berupa data bulanan periode Juni 2005 hingga Juni 2015 dengan jumlah sampel sebesar 121 sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Vector Autoregressive (VAR). Berdasarkan hasil penelitian hubungan kausalitas hanya terjadi antara variabel kurs dan harga emas. Sedangkan IHSG dan kurs hanya memiliki hubungan satu arah yaitu IHSG secara signifikan mempengaruhi kurs. Hubungan searah juga terjadi antara variabel harga emas dan kurs, harga emas mempengaruhi kurs secara signifikan tetapi tidak sebaliknya. Rupiah yang terus terdepresiasi hingga sekarang ini yang diakibatkan oleh pengaruh pasar saham ataupun harga emas, butuh perhatian khusus dari pemerintah dan lembaga terkait, khususnya Bank Indonesia demi menjaga kestabilan perekonomian.
WILLINGNES TO ACCEPT MASYARAKAT MENGGUNAKAN TRANSPORTASI ONLINE (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH) Mustakim, Mustakim; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.448 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara detail bagaimana pengaruh dan reaksi masyrakat dalam menggunakan transportasi online di Kota Banda Aceh.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Data primer yang di sebarkan kuesioner Tanya jawab pada tiga Kecamatan di Kota Banda Aceh yang meliputi Kecamatan Kuta Alam, Syiah Kuala dan Kecamatan Baiturrahman.Model yang digunakan OLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayarakat Kota Banda Aceh menerima kehadiran transportasi online  di Kota Banda Aceh halitu dipengaruhi oleh pendapatan masyarakat dan kepemilikan jumlah kendaraan pribadi. Peneliti menyarakan untuk selanjutnya ada penelitian yang meneliti transportasi online dalam aspek kemiskinan di Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Transportasi online, willingness to accept, Ekonomi e-ecomerce, Ekonomi Perkotaan.
ANALISIS VARIABEL MAKRO TERHADAP VOLATILITAS NILAI TUKAR DI INDONESIA Fitriani, Cut Dara; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel makro terhadap volatilitas nilai tukar di Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ER (Nilai tukar), INF (Inflasi), BIR (Suku Bunga) dan PDB (Produk Domestik Bruto). Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ARDL (Auto Regressive Distributed Lag). dengan menggunakan data bulanan dari tahun 2005:Q 1 hingga tahun 2016:Q4. Variabel ER dipengaruhi oleh INF dan PDB dengan arah negatif dan signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan BIR mempengaruhi PDB dengan arah positif tetapi tetap signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Bagi pemerintah jika ingin menjaga stabilitas nilai tukar di Indonesia maka harus memperhatikan pergerakan dari Tingkat Inflasi, Suku Bunga dan Produk Domestik Bruto (PDB), dimana ketika terjadi shock pada ketiga variabel ini akan memberikan pengaruh langsung pada volatilitas nilai tukar di Indonesia. Bagi penelitian lain yang ingin melanjutkan penelitian ini dapat menambah beberapa variabel lagi untuk menyusun mengenai faktor yang menyebabkan terjadinya volatilitas nilai tukar agar lebih jelas lagi dalam menggambarkan volatilitas nilai tukar di Indonesia.Kata kunci : Nilai Tukar, Inflasi, Suku Bunga dan PDB, ARDL (Auto Regressive Distributed Lag)
ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PEBATASAN TIMUR INDONESIA Adawiyah, Rabiatul; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.986 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di daerah perbatasan Timur Indonesia tepatnya di pulau besar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder periode 2001-2013 yang bersumber dari Badan Pusat Statistika (BPS)  dengan menggunakan data Panel model log. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka.Hal ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Muliani (2009) menggunakan estimasi Ordinary Least Square (OLS) tahun 1986-2008 menjelaskan inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Dan pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif dn signifikan terhadap pengangguran terbuka, semakin tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi maka pengangguran akan berkurang, begitu pula sebaliknya.Kata kunci : Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat pengangguran Terbuka
KAUSALITAS INFLASI DAN KURS DI INDONESIA Winanda, Mirza; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.85 KB)

Abstract

This study aimed to test the causality of inflation and exchange rate. Both of these variables will be tested reciprocal relationship, whether its inflation on the exchange rate, and the rate of inflation. This study includes all the data of inflation and the exchange rate in Indonesia from 2005 until 2015 for observational data. The data is in the form of monthly data, amounting respectively 132 inflation data and 132 exchange data. Methods of data analysis used in this study is the VAR model, which consists of a unit root test, optimal lag test, granger test, test and test FEVD IRF. The results of this study found that, during the observation period 2005 until 2015, inflation and exchange rate does not have a causal relationship between the two. This is because a causal relationship between these variables is predominantly influenced by other variables outside the research such non-economic factors, politics, legal and social culture.Penelitian ini bertujuan untuk menguji kausalitas inflasi dan kurs. Kedua variabel tersebut akan diuji hubungan timbal baliknya, baik itu inflasi terhadap kurs, maupun kurs terhadap inflasi. Penelitian ini memasukan semua data inflasi dan kurs di Indonesia pada periode 2005 s.d 2015 sebagai data pengamatan. Data tersebut yaitu berupa data bulanan yang berjumlah masing- masing 132 data inflasi dan 132 data kurs. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model VAR, yang terdiri dari uji unit root, uji lag optimal, uji granger, uji IRF dan uji FEVD. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, selama periode pengamatan tahun 2005 s.d 2015, inflasi dan kurs tidak memiliki hubungan kausalitas antar keduanya. Hal ini karena hubungan kausalitas antara variabel tersebut lebih dominan dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini, seperti faktor non ekonomi, politik, hukum dan sosial budaya.
PENGARUH LELANG SUKUK TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA Fahrian, Derry; Seftarita, Chenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.921 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN) terhadap Gross Domestic Product (GDP) dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN) dan Gross Domestic Product (GDP) dari kuartal-I tahun 2009 sampai dengan kuartal-IV tahun2015 yang berbentuk time series, diolah dan dianalisis dengan metode estimasi Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Gross Domestic Product (GDP) dalam jangka pendek dan jangka panjang adalah Gross Domestic Product (GDP) dan Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN). Dalam jangka pendek Gross Domestic Product (GDP) mempengaruhi Gross Domestic Product (GDP) itu sendiri secara positif dan signifikan, sedangkan Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN) berpengaruh terhadap Gross Domestic Product (GDP) secara negatif. Dalam jangka panjang baik Gross Domestic Product (GDP) maupun Surat Berharga Syari’ah Negara (SBSN) berpengaruh terhadap Gross Domestic Product (GDP) secara positif dan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan sumber pembiayaan infrastruktur dapat meningkatkan Gross Domestic Product (GDP) sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sehingga penting untuk meningkatkan sumber pembiayaan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi Indonesia.Kata Kunci : Sukuk, Gross Domestic Product (GDP), ARDL