Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Tampilan Antarmuka QGIS Dan ArcGIS Menggunakan Pendekatan User-Centered Design (UCD) : Studi Kasus Fungsi Geoprocessing Tools Hawi, Fathin Naufal; Ramdani, Fatwa; Rokhmawati, Retno Indah
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.207 KB)

Abstract

Kualitas antarmuka menjadi pengaruh besar pada kegunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) namun belum menjadi poin penting dalam SIG dan permasalahan aplikasi pengolah SIG sulit dipahami oleh pengguna karena desain antarmuka pengguna dibandingkan dengan masalah teknis. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan terhadap aplikasi QGIS dan ArcGIS menggunakan pendekatan user-centered design. Hasil usability testing menunjukkan dari aspek effectiveness pada setiap fungsi yang diujikan cenderung lebih tinggi effectiveness pada aplikasi QGIS dalam hal fungsi intersect 73%, buffer 73%, dissolve 53%, merge 53% dan union 60% sedangkan ArcGIS hanya memiliki kecenderungan pada fungsi clip 33%. Pada aspek efficiency dengan satuan goals/min tidak ada tugas dari kedua aplikasi yang dapat diselesaikan dalam satu menit dikarenakan setiap tugas memerlukan langkah-langkah yang beragam untuk mencapai tujuannya, namun hasil menunjukkan tingkat aspek efficiency yang paling tinggi pada aplikasi ArcGIS dalam hal fungsi clip 0,31, intersect 0,38, dissolve 0,90, sedangkan QGIS cenderung lebih tinggi buffer 0,88, merge 0,66, dan union 0,80. Pada aspek satisfaction ArcGIS cenderung lebih tinggi dengan nilai 68,5 dibandingkan dengan QGIS dengan nilai 54,5.
Sistem Informasi Geografis Kesesuaian Lahan Perumahan di Kota Malang menggunakan Metode MCE Hariyanto, Muhammad Hadi Selamet; Ramdani, Fatwa; Saputra, Mochamad Chandra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.116 KB)

Abstract

Dalam paper ini. metode MCE digunakan untuk menganalisis kesesuaian lahan perumahan di Kota Malang. kriteria seperti keamanan, kenyamanan, dan kompatibilas digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Standar Nasional Indonesia Tata cara perencanaan lingkungan perumahan di perkotaan. Ada dua teknik MCE yang digunakan, yaitu WLC dan OWA, keduanya memberikan hasil yang berbeda dan yang akurasi yang paling bagus didapat dari teknik OWA. Hasil dari kedua teknik tersebut kemudian divalidasi menggunakan metode ROC analisis. persentase dari model OWA menunjukkan hasil 79%, sedangkan persentasi dari model WLC hanya 67%. Model WLC dan OWA kemudian dimasukkan kedalam sistem informasi geografis yang telah diuji menggunakan metode Black-box dan White-box agar bisa diakses oleh masyarakat Kota Malang.
Sistem Informasi Penentuan Lokasi Pembangunan Kawasan Industri di Kabupaten Mojokerto Menggunakan Metode Multi-Creteria Evaluation Berbasis WEB-GIS Junianto, Diky Dwi; Ramdani, Fatwa; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.076 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang harus dicapai oleh setiap pemerintahan untuk memajukan kesejahteraaan masyarakat wilayahnya. Salah satu langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi adalah dengan membangun kawasan industri. Kawasan industri merupakan pemusatan kegiatan industri pengolahan. Aktifitas industri akan banyak menyerap tenaga kerja dan menambah pajak bagi daerah. Pemilihan lokasi pembangunan kawasan industri harus ditentukan dengan tepat karena akan mempengaruhi kelancaran operasional industri, kenyamananan masyarakat, dan terjaganya lingkungan. Untuk menentukan lokasi kawasan industri yang tepat sangat sulit, karena cakupan area yang luas dan harus mempertimbangkan banyak aspek dalam pembangunannya. Pada penelitian ini dikembangkan sistem informasi untuk menentukan lokasi pembangunan kawasan industri di Kabupaten Mojokerto. Sistem ini memanfaatkan analisis spasial dari aplikasi QuantumGIS, data citra satelit Landsat-8 (perekaman tanggal 20 Mei 2017), metode multi criteria evaluation, metode AHP dan peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia nomor : 35/M-IND/PER/3/2010 tentang pedoman teknis kawasan industri sebagai pedoman penentuan kawasan industri. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi penentuan lokasi industri berbasis Website Geography Information System(webGIS). Pengujian performance testing dan ROC curve. Hasil dari performance testing menunjukan performa sistem sangat baik, dibuktikan dengan hasil pengujian semua HTTP request dari semua fitur sukses. Sedangkan hasil dari pengujian akurasi ROC curve menunjukan tingkat akurasi 78%, menunjukan akurasi cukup akurat. Tujuan dari sistem ini adalah menginformasikan luasan lahan untuk kesesuaian kawasan industri berdasarkan skala kesesuaian (sangat sesuai,cukup sesuai, kurang sesuai, tidak sesuai).
Rekonstruksi 3 Dimensi dari Video menggunakan Metode Structure-From-Motion (Studi Kasus: Wilayah Pertambangan Batubara) Kurniawan, Rimba Anditya; Ramdani, Fatwa; Furqon, M. Tanzil
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.771 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan alam yang besar dalam menghasilkan batubara. Dengan total 466.307.241 ton tahun 2012, Indonesia menempati urutan ketiga dunia sebagai penghasil batubara. Untuk mengatur wilayah pertambangan proses manajemen sangat diperlukan. Proses manajemen tambang dapat dilakukan dengan rekonstruksi 3 dimensi berupa point cloud menggunakan metode Structure-from-Motion (SfM). Untuk membangun sebuah struktur dari hasil tumpang tindih banyak citra yang diambil menggunakan teknik photogrammetry digunakan algoritme SfM. Dalam pengambilan data citra terkadang terjadi kegagalan trigger otomatis pada kamera dan kurangnya kerapatan antar citra. Penelitian ini menggunakan data video dari UAV yang diterbangkan diatas wilayah pertambangan untuk merekam seluruh kegiatan pertambangan. Data video dipresumsi dapat mengurangi kesalahan pada saat pengambilan citra dan meningkatkan nilai overlap antara citra berurutan serta meningkatkan jumlah point cloud. Hasil keluaran pada perangkat lunak diuji menggunakan metode Simple Regression. Penelitian ini menunjukan bahwa input data video dengan durasi 1 menit dan nilai overlap 90% dapat menghasilkan 2910 point cloud. Uji Simple Regression menghasilkan nilai F sebesar 12.408. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar nilai overlap, maka akan semakin besar pula jumlah point cloud yang dihasilkan.
Sistem Informasi Geografis Rekomendasi Partisipasi Publik Ruang Terbuka Hijau Berbasis Android Mobile (Studi Kasus : Kota Malang) Akbar, Roudhotul Ridho; Ramdani, Fatwa; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.838 KB)

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/kawasan maupun dalam bentuk area memanjangi jalur yang lebih memberikan manfaat ekologi, sosial, budaya, ekonomi dan estetika kepada lingkungan perkotaan. Menurut Dewan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur pada tahun 2016, RTH di Kota Malang hanya mencapai 2% dari wilayah Kota Malang. saat ini banyak warga yang sudah menuntut partisipasi yang lebih besar dalam membentuk keputusan kebijakan publik yang mempengaruhi Pemerintah. Masyarakat Kota Malang juga kesulitan dalam mencari RTH di Kota Malang, hanya 3,6%nya saja RTH yang diketahui di Kota Malang. Sistem Informasi Geografis Rekomendasi Partisipasi Publik Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu terobosan bagi masyarakat untuk ikut andil dalam partisipasi memberikan rekomendasi RTH di Kota Malang. Dengan memanfaatkan teknologi LBS (Location Based Service) dan Geotagging pada device Android memungkinkan masyarakat dengan leluasa memberikan rekomendasi RTH yang diinginkan masyarakat. Sistem informasi ini juga membantu masyarakat dalam mempermudah menemukan RTH di Kota Malang. Sehingga pemerintah lebih dipermudah dalam menentukan pembangunan RTH di Kota Malang, dan RTH di Kota Malang.
Perancangan Arsitektur, Pembangunan Web-GIS, dan Analisis Kesesuaian Lahan Pertanian Tanaman Padi Menggunakan Metode GIS-MCDA di Kota Batu Nisyak, Amaliah Khoirun; Ramdani, Fatwa; Suprapto, Suprapto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 10 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.019 KB)

Abstract

Sektor pertanian masih berperan penting dalam perekonomian di Kota Batu. Selain tanaman hortikultura, Kota Batu juga merupakan penghasil tanaman padi meskipun tidak banyak lahan-lahan yang ditanami padi. Menurut hasil wawancara dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu, dalam satu tahun, lahan-lahan tersebut hanya ditanami padi sebanyak sekali atau 2 kali yang seharusnya dapat dilakukan 3 kali. Hal tersebut dikarenakan petani belum mengetahui apakah lahan tersebut sebenarnya sesuai atau tidak untuk ditanami padi. Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu saat ini belum memiliki data terkait apakah lahan tersebut sebenarnya sesuai atau tidak untuk ditanami padi. Data tersebut diperlukan sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola lahan pertanian, sehingga tidak membuang waktu dan biaya untuk mengelola lahan yang sebenarnya tidak sesuai untuk tanaman padi. Untuk mendapatkan hasil kesesuaian lahan tersebut, akan diterapkan metode GIS-MCDA (Multi Criteria Decision Analysis), dimana digunakan 9 kriteria yang mempengaruhi kesesuaian lahan dan hasilnya akan diterapkan dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web. SIG berbasis web (Web-GIS) dibangun berdasarkan pada perancangan arsitektur yang dibuat. Arsitektur yang dibuat terdiri dari 3 layer, yaitu Client Layer, Service Layer, dan Support Layer. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan yang dilakukan, didapatkan 4 hasil kelas kesesuaian lahan yaitu S1, S2, S3, dan NS. Sedangkan luasan dari masing-masing kelas kesesuaian lahan adalah kelas S1 seluas 739,42 ha dengan persentase 3,7%, kelas S2 seluas 7375,91 ha dengan persentase 37%, kelas S3 seluas 3706,20 ha dengan persentase 18,6%, dan kelas NS seluas 8120,02 ha dengan persentase 40,7%.
Pembangunan Mobile GIS Analisis Tutupan Lahan pada Kabupaten Trenggalek Mukhtar, Ramadhan Abdurrahman; Ramdani, Fatwa; Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.05 KB)

Abstract

Penggunaan lahan dan tutupan lahan merupakan hal penting dalam memahami aktivitas manusia dengan lingkungan. Potensi pertanian di Kabupaten Trengggalek merupakan salah satu potensi yang mendukung perekonomian. Pembangunan di sektor industri perdagangan juga semakin meningkat yang menyebabkan terancamnya ketersedian lahan pertanian jika tidak dikelola dengan baik. Terancamnya ketahanan pangan, hilangnya mata pencaharian petani dan hilangnya infrastruktur pertanian merupakan salah satu dampak alih fungsi tanah pertanian menjadi non-pertanian. Pengelolaan lahan dan operasi lapangan membutuhkan sistem informasi geografis ter-update dan memiliki mobilitas. Dalam penelitian ini dibangun sebuah aplikasi mobile GIS untuk analisis tutupan dan penggunaan lahan pada Kabupaten Trenggalek. Aplikasi ini dibangun menggunakan hybrid apps dengan Bahasa pemrograman html5, css dan javascript. Pada penelitian ini nantinya akan membantu untuk memberikan informasi perubahan lahan dan luasan lahan periode 2014, 2015, dan 2016 pada Kabupaten Trenggalek dan juga informasi area lahan pertanian yang dilindungi peraturan pemerintah atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).Penelitian ini menggunakan semi-automatic classification plugin (SCP) merupakan plugin pada aplikasi Quantum GIS untuk mengolah dan mengklasifikasikan data citra satelit. Citra satelit yang digunakan meliputi sentinel-2 tahun 2016, landsat-8 tahun 2015 dan 2014. Data yang yang sudah diklasifikasikan akan ditampilkan dengan mobile GIS. Dengan adanya informasi langsung dari perangkat mobile diharapkan pemerintah Trengggalek lebih mudah dalam mengelola lahan untuk pembangunan kedepannya dan juga masyarakat Trenggalek lebih selektif dalam memilih lahan.
Implementasi WebGis Untuk Inventarisasi Pulau Nugroho, Adi; Ramdani, Fatwa; Rokhmawati, Retno Indah
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.185 KB)

Abstract

Keseimbangan lahan adalah menjadi salah satu pertimbangan bagi pengembang khususnya pemerintah untuk mengembangkan suatu lahan. Lombok merupakan daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk berkembang ditandai dengan meningkatnya pengunjung Pulau Lombok dari tahun ketahun dan akses bagi wisatawan asing dipermudah dengan telah dibangunnya bandara udara international. Perkembangan tersebut berakibat bertambahnya bangunan dipulau Lombok dan jika pembangunan tersebut tidak dikelola dengan baik maka akan ada lahan yang terancam. Dengan adanya masalah yang seperti dijelaskan, penelitian ini mengangkat judul tentang implementasi webGIS untuk inventarisasi pulau(Studi Kasus Pulau Lombok, NTB) yang nantinya akan membantu untuk memberikan informasi luas lahan yang bisa dijadikan acuan dalam pengembangan lahan atau pembangunan. penelitian ini menggunakan metode semi automatic classification plugin(SAP) dimana SAP ini adalah sebuah plugin pada aplikasi QuantumGIS untuk mengklasifikasi lahan dimana data utama untuk diklasifikasikan adalah data landsat yang dapat di unduh pada alamat usgs.earthexplorer.gov secara gratis. Data yang sudah diklasifikasikan akan ditampilkan dengan webGIS. Data hasil klasifikasi tersebut sebelum ditampilkan kedalam webGIS diuji terlebih dahulu dengan menggunakan bantuan google earth dimana google earth ini menjadi data acuan yang akan dibandingkan dengan data hasil klasifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah berupa sistem inventarisasi Pulau Lombok berbasis webGIS.
Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan Berbasis WebGis Rachmadi P, Adzanil; Ramdani, Fatwa; Rokhmawati, Retno Indah
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.213 KB)

Abstract

Perusahaan McDonald’s adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan makanan cepat saji. McDonald’s Indonesia memiliki cabang atau outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu outlet yang dimiliki McDonald’s Indonesia yaitu outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang. Seperti outlet-outlet yang lain, salah satu jenis layanan yang ada pada outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang adalah delivery order. Tiap-tiap outlet memiliki Kelurahan yang menjadi batasan area pelayanan untuk jenis layanan Delivery Order. Beberapa pelayanan yang kurang baik, membuat pelanggan merasa kurang puas akan menyebabkan pelanggan melakukan komplain. Saat ini, outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang membutuhkan sebuah sistem informasi geografis berbasis web yang dapat menampilkan jumlah komplain pada kelurahan tertentu berdasarkan kategori komplain, dan sistem yang juga dapat menampilkan chart untuk mengetahui waktu yang paling sering digunakan pelanggan dalam melakukan komplain, tentunya berdasarkan kategori komplain. Tujuan dibangunnya Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan Berbasis WebGIS agar pihak outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang dapat mengetahui informasi mengenai jumlah komplain dan waktu komplain lebih dini. Pada akhirnya, pihak outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang dapat mengevaluasi dan melakukan perbaikan terhadap kualitas pelayanan agar lebih adaptif serta lebih cepat berasarkan informasi yang didapat dari Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan Berbasis WebGIS. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen Keluhan Peanggan Berbasis WebGIS, diharapkan komplain yang terjadi dapat dikurangi hingga tidak ada komplain atau zero complaint. Dengan Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan Berbasis WebGIS, maka pihak outlet McDonald’s cabang Watu Gong, Malang telah menerapkan konsep dari Analytical Customer Relationship Management (CRM), yang berarti mendapatkan, mengekstrak, memproses, dan melaporkan data yang terkait dengan pelanggan yang nantinya menjadi acuan dalam pengambilan sebuah keputusan.
Analisis Perbandingan Performa Algoritme Voronoi-Based Continuous K Nearest Neighbor Dan Dijkstra Dalam Mengelola Data Berukuran Besar (Studi Kasus : Malang Raya) Nugroho, Oddy Aulia Rahman; Ramdani, Fatwa; Bachtiar, Fitra A.
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1764.721 KB)

Abstract

Salah satu kriteria dalam penerapan mobile navigation adalah kemampuan perangkat mobile untuk terus memantau titik atau objek akses dari pengguna, namun dalam melakukan pemantauan titik atau objek selalu terjadi perubahan yang dikarenakan pergerakan dari pengguna. Perubahan yang terjadi dikenal sebagai split nodes. Terdapat metode yang digunakan untuk mengelola split nodes yaitu KNN search, namun performa yang dihasilkan masih belum memuaskan. Metode lain yang diusulkan adalah algoritme Voronoi Continuous K Nearest Neighbor (VCKNN) yang menggunakan diagram Voronoi untuk membantu mengelola split nodes. Penggunaan algoritme VCKNN didukung oleh algoritme Dijkstra dalam melakukan pencarian split nodes di dalam poligon Voronoi. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan antara algoritme VCKNN dan Dijkstra dalam mengelola split nodes. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan algoritme yang memiliki performa terbaik dalam mengelola data pada aspek pembagian segmentasi, runtime dan jumlah split nodes. Penelitian ini akan mengambil studi area Malang Raya. Pemilihan Malang Raya sebagai studi area dikarenakan struktur jaringan jalan yang belum tertata rapih, sehingga dapat diketahui performa dari algoritme yang diusulkan. Dari penelitian ini didapatkan hasil menggunakan algoritme VCKNN terjadi peningkatan performa yang dihasilkan dibandingkan dengan algoritme Dijkstra. Peningkatan performa yang terjadi dikarenakan penurunan jumlah split nodes yang dihasilkan. Penurunan split nodes yang terjadi menggunakan algoritme VCKNN berdasarkan penggunaan batas administrasi Kelurahan sebagai interest point menghasilkan penurunan split nodes sebesar 92,4%. Dengan hasil penelitian ini untuk kondisi jaringan jalan Malang Raya, algoritme VCKNN menghasilkan hasil yang memuaskan.