Articles

Sistem Penghitung Jumlah Orang Otomatis Pada Pintu Masuk Berbasis Sensor Ultrasonik dan Mikrokontroler Arduino Uno dengan Metode Bayes

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.712 KB)

Abstract

Menghitung jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan dapat memberikan sebuah informasi  pengelola untuk dapat mengoptimalkan tempat, dan mengevaluasi daya Tarik pada beberapa area perbelanjaan. Pengelola area dapat menganalisis memonitoring keadaan pusat keramaian tersebut. Dari semua permasalahan diatas, maka diperlukan sebuah sistem otomatis yang digunakan untuk menghitung jumlah orang yang melewati pintu. Dalam penelitian ini, parameter yang digunakan adalah deteksi objek yang lewat. Alat ini akan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR-04 yang diproses menggunakan klasifikasi Bayes untuk menghitung jumlah orang yang melewati sensor ultrasonik pada pintu tersebut. Didalam sistem tersebut menggunakan mikrokontroler Ardino Uno yang digunakan untuk menggontrol sistem dan output akan ditampilkan di LCD 16x2. Metode Bayes dipilih sebagai salah satu teknik untuk pengambilan keputusan klasifikasi penghitung jumlah orang yang melewati pintu secara bersamaan, metode ini merupakan salah satu metode klasifikasi yang cukup sederhana dan mudah dipahami. Akurasi yang diperoleh sistem ini dengan menggunakan metode Bayes adalah sebesar 80%. Hasil dari pengujian waktu dilakukan sebanyak 10 kali, waktu yang diperoleh dari sistem pengamilan keputusan rata-rata sebesar 679,2. Dalam kasus ini menggunakan ukuran pintu lebar 200 cm dan tinggi 190 cm.  

Implementasi Protokol MQTT Pada Monitoring Suhu Dan Ketersediaan Pakan Ikan Pada Akuarium

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.974 KB)

Abstract

Pemberian pakan ikan umumnya masih sangat bergantung pada sumber daya manusia yang sifatnya masih manual. Selain itu mengetahui suhu dalam air akuarium juga diperlukan untuk pemeliharaan ikan. Akan tetapi masih banyak ketidak perdulian terhadap suhu dan pemberian pakan ikan yang tidak teratur. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem otomatisasi pemberian pakan ikan dan monitoring kondisi suhu dalam air. Pada sitem ini menggunakan sensor duhu DS18B20 untuk mengetahui suhu dalam akuarium dan sensor loadcell digunakan untuk mengetahui ketersediaan pakan ikan pada wadah. Sensor loadcell digunakan untuk mengetahui perubahan berat wadah yang menampung pakan ikan, sehingga informasi tersebut diteruskan ke aplikasi. Informasi yang didapat perangkat keras dikirimkan ke aplikasi menggunakan komunikasi protokol MQTT dimana data hasil sensing. Perangkat keras bertindak sebagai publisher akan mengirimkan data ke broker. Aplikasi android yang bertindak subscriber akan menampilkan data berupa informasi suhu air, ketersediaan pakan dan  penjadwalan pakan ikan berdasarkan informasi yang didapat dari perangkat keras. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan adalah rata-rata persentase error suhu sebesar 21,87%. Kemudian untuk nilai berat rata-rata pakan keluar selama 5 detik sebesar 28.29 gr. Penjadwalan untuk buka tutup pakan dilakukan setiap 1 menit sekali.

Rancang Bangun Pengenalan Modul Sensor dengan Konfigurasi Otomatis Berbasis Komunikasi I2C

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 10 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.198 KB)

Abstract

Wireless Sensor Network merupakan salah satu dari sekian banyak teknologi yang saat ini digunakan di berbagai bidang. Namun pada kenyataannya untuk dapat membuat suatu sistem WSN dapat bekerja membutuhkan banyak waktu, pengalaman dan juga pengetahuan yang memadai. Hal tersebut dikarenaka sulitnya mengkonfigurasi suatu node agar dapat bekerja dengan baik. Agar sensor node dapat digunakan sendiri proses yang harus dilalui cukup rumit, mulai dari penyusunan rangkaian, pengkabelan, pemrograman dan lain-lain. Salah satu solusi dari masalah tersebut yaitu dengan cara menerapkan sistem Modular WSN dimana bagian dari node dipisahkan menjadi modul tertentu berdasarkan jenis dan kegunaannya, jenis modul dibagi menjadi modul core (perangkat pengendali), modul komunikasi dan modul sensor. Pada modul yang ada diterapkan sistem Plug and Play agar tiap modul dapat langsung digunakan tanpa harus melalui proses konfigurasi apapun. Pada penilitian yang ini hanya berfokus pada modul sensor dimana nantinya modul sensor terdiri dari beberapa jenis sensor yang berbeda. Modul sensor yang telah diterapkan sistem PnP dapat langsung digunakan ketika dihubungkan pada perangkat pengendali. Proses pendeteksian dan proses identifikasi dilakukan dengan memanfaatkan komunikasi serial I2C (Inter Integrated Circuit). Dari hasil beberapa pengujian yang dilakukan diketahui bahwa proses pendeteksian, pengiriman data dan juga pemilihan modul aktif berhasil dilakukan tanpa mengalami kendala apapun.

Sistem Pembacaan Nada Trumpet dengan Metode Fast Fourier Transform (FFT) Berbasis Embedded System

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.53 KB)

Abstract

Marching band adalah suatu kelompok seni yang separuh dari komposisinya adalah pemain brass (alat tiup). Namun, di Indonesia sebagian pemain trumpet pada marching band tidak mengerti tentang teori nada C D E F G A B C, termasuk cara untuk tuning alat. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem tuning untuk trumpet dengan algoritma FFT (fast fourier transform). Sistem yang dikembangkan menggunakan microphone USB sebagai sensor, pemrosesan data dilakukan dengan Raspberry pi 3. Pengolahan FFT menggunakan library numpy, yang didalamnya terdapat beberapa subproses, mulai dari mengambil sample sinyal hingga windowing. Setelah window didapat maka FFT dapat dihitung, dan kemudian hasil dari FFT akan diubah menjadi domain frekuensi lalu dikonversi menjadi notasi pelafalan (do, re, mi, fa, sol, la, si, do). Keluaran dari proses ini berupa frekuensi dan notasi yang ditampilkan ke LCD 16 x 2. Hasil pengujian pada sensor dapat menangkap suara yang beragam, dan hasil pengujian pada sistem dapat menangkap nada kromatis antara oktaf 3 sampai 4, dengan rata – rata selisih frekuensi sebesar 1,85 Hz. Pada pengujian waktu komputasi didapatkan hasil rata – rata 0,28 detik.

Implementasi Naive Bayes pada Embedded System untuk Menentukan Status Gizi Bayi

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 11 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.82 KB)

Abstract

Bayi adalah anak yang berusia 0 – 12 bulan, pada masa ini perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Status gizi merupakan suatu ekspresi atau keadaan dari tubuh yang dipengaruhi oleh zat-zat tertentu. Status gizi pada bayi bukan hanya tentang status gizi itu baik atau buruk saja. Tetapi status gizi juga ditujukan untuk pengkategorian status panjang badan dan juga berat badan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian terkait dengan sistem klasifikasi untuk mendeteksi status gizi pada bayi, sehingga para orang tua dapat terus memantau perkembangan gizi dari bayi mereka. Pada sistem ini membutuhkan parameter-parameter berupa jenis kelamin, umur, panjang dan berat badan bayi. Dalam pembuatan sistem menggunakan komponen elektronika berupa modul, sensor dan mikrokontroler. Untuk memberikan nilai pada parameter jenis kelamin dan umur dibutuhkan modul keypad 4x4 sebagai alat untuk memasukan data, sedangkan untuk nilai dari panjang dan berat badan diakuisisi menggunakan sensor ultrasonik dan load cell. Kemudian dari data yang telah didapatkan akan diklasifikasi arduino uno untuk menentukan status gizi dari bayi tersebut. Untuk metode klasifikasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Naive Bayes. Dari seluruh tahapan awal hingga akhir yang ada pada sistem akan ditampilkan pada modul LCD 16x2. Untuk pengujian dan analisis dilakukan untuk mencari presentase akurasi dari sistem. Dapat disimpulkan untuk pembacaan nilai sensor dari 10 objek, sensor panjang memiliki presentase akurasi 98,28% dan sensor berat 71,02%, pengujian metode klasifikasi dengan 30 data manual secara acak pada sistem status gizi panjang dan berat badan sebesar 100%, kemudian rata-rata dari proses waktu ketika klasifikasi dengan 25 percobaan adalah 0,026 detik dan 0,032 detik. Selanjutnya pengujian dan analisis keseluruhan sistem memiliki presentase akurasi sebesar 96,66% untuk status gizi panjang badan dan 60% untuk status gizi berat badan.

Sistem Monitoring Suhu, Kelembaban, dan Pengendali Penyiraman Tanaman Hidroponik menggunakan Blynk Android

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.103 KB)

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam yang tidak menggunakan tanah sebagai media tanam, tetapi hanya menggunakan air yang mengandung nutrisi yang diperlukan tanaman. Salah satu faktor keberhasilan penanaman dengan metode ini dipengaruhi oleh bagaimana cara pemilik melakukan perawatan untuk tanamannya. Perawatan dilakukan utamanya untuk memastikan sirkulasi atau penyiraman air nutrisi tersebut diberikan sesuai waktunya dalam jumlah yang cukup. Ada saatnya pemilik tanaman hidroponik tidak berada di dekat area penanaman tersebut sehingga tidak dapat secara langsung melakukan perawatan terhadap tanamannya. Agar pemilik tanaman hidroponik tetap dapat merawat dan memantau kondisi lingkungan tanamannya meskipun jauh dari lokasi penanaman, proyek dalam skripsi ini memberikan alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alat yang dibuat dalam proyek ini menggabungkan kemampuan arduino mega sebagai sistem akuisisi data yang dilengkapi ethernet shield untuk pengiriman data melalui jaringan internet, sensor DHT11 untuk membaca suhu dan kelembaban, aplikasi khusus android blynk sebagai alat bantu pemantuan, dan RTC untuk pewaktuan secara real time. Arduino Mega juga dihubungkan dengan relay untuk mengatur penyalaan pompa penyiram atau sirkulator air. Berdasarkan pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa setiap modul dapat bekerja dengan baik sesuai fungsnya. Dengan kualitas jaringan sesuai pengujian (delay rata-rata ke server blynk 1242ms, diperoleh proses pengiriman perintah dan ekseskusi penyiraman air dan pengiriman data lingkungan memerlukan waktu sekitar 1-2 menit.

Design of Digital to Analog Voice Data Packet Conversion from Ethernet Protocol using FPGA

TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 15, No 2: June 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper describes a system that is designed to be able to receive packet voice signal using the Ethernet protocol in local networks using FPGA which was programmed decode the data packets. The digital data packets are then converted back into analog data that will be used to control another system. The design was implemented as four components consisting of frame starter unit, address matching unit, buffer unit and DAC processing unit. The system was designed on Xilinx development board using ISE design suite and simulated on ISIM. The test results showed that the system response was less than 40 ms. The result also showed that our proposed design only occupies 11% of number of slices and it also requires 5% of total IOBs on Xilinx Spartan 3-E.

Implementasi Pervasive Computing Pada Sistem Monitoring Konsumsi Daya Listrik Stop Kontak Rumah

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.394 KB)

Abstract

Penghematan konsumsi daya listrik merupakan hal yang sangat penting. Konsumsi daya listrik sebuah rumah dapat dipantau melalui kWh meter. Namun kWh meter hanya memantau konsumsi daya listrik keseluruhan rumah, tidak diketahui rincian total konsumsi daya listrik rumah tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan sistem monitoring konsumsi daya listrik pada setiap ruangan rumah. Berdasarkan pada kebutuhan tersebut maka dibuatlah sistem monitoring konsumsi daya listrik stop kontak yang terdapat pada setiap ruangan rumah menggunakan metode pervasive computing. Sistem terdiri dari aplikasi smartphone dan 2 perangkat node yang terdiri NodeMCU v1.0 sebagai mikrokontroler dan sensor arus YHDT SCT-013-020 sebagai pembaca nilai arus pada stop kontak. Sistem ini mengharuskan perangkat node dan aplikasi terhubung dalam jaringan yang sama melalui protokol websocket. Router digunakan sebagai perantara perangkat node dengan aplikasi. Perangkat node mengolah hasil pembacaan sensor kemudian mengirim data tersebut ke aplikasi. Aplikasi akan melakukan scanning IP, apabila terdapat IP dengan konfigurasi pada port 19105 maka IP tersebut diidentifikasi sebagai perangkat node. Kemudian aplikasi akan melakukan request data sensor ke perangkat node dan menampilkan data tersebut kepada pengguna. Berdasarkan hasil pengujian diketahui sistem dapat melakukan discovery dengan rata-rata waktu total sebesar 1156,3 ms, dan dapat mengirimkan serta menampilkan data melalui protokol websocket dan pada aplikasi smartphone.

Pengembangan Sistem Tracking Lokasi Low Power Sleep Pada Wearable Device

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 10 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.289 KB)

Abstract

Pada saat ini tingkat kejahatan di dunia semakin banyak karena sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan. Salah satu tingkat kejahatan yang sering kita dengar adalah kasus tentang penculikan seseorang ataupun kasus hilangnya seorang ini masih sering terjadi. Untuk menyelesaikan permasalahan mengenai kasus penculikan maupun kasus hilanganya seseorang ini dibuatlah sistem tracking low power pada wearable device ini agar dapat mengurangi tingkat kejahatan mengenai penculikan, dan kasus orang hilang. Sistem tracking lokasi ini didesain sekecil mungkin agar sistem dapat dibawa oleh seorang pengguna sistem dalam berpergian, sistem ini menggunakan U-Blox Neo 6M untuk melakukan tracking lokasi dengan jaringan GPS, SIM 800L digunakan untuk melakukan pengiriman data titik koordinat kepada pelacak melalui SMS dengan jaringan GPRS, arduino NANO untuk mengatur proses input maupun output dari sistem, dan power bank sebagai sumber daya utama yang digunakan sistem. Sistem ini dilengkapi dengan fitur sleep power mode yang dijadikan metode dalam proses pembuatan sistem yang berfungsi untuk menghemat pemakaian daya yang digunakan ketika sistem sedang bekerja. Pelacak dapat mengetahui keberadaan seorang pengguna sistem dengan cara menuliskan kata kunci yang telah ditentukan melalui SMS ke nomor yang digunakan sistem. Dengan menggunakan metode sleep power ini diharapkan sistem mampu memiliki daya pakai yang lebih lama dan dapat mengurangi kasus kehilangan seseorang.

Rancang Bangun Sistem Klasifikasi Frekuensi Penggunaan Minyak Goreng dengan Menggunakan Metode Bayes

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 11 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.461 KB)

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang melebihi batas wajar dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti gagal jantung, berisiko tinggi terkena penyakit diabetes, jantung koroner, dan lain-lain. Namun saat ini penggunaan minyak goreng secara berulang masih tinggi. Hal itu ditunjukkan oleh hasil penelitian di Kota Maskassar menunjukkan masyarakat miskin dan tidak miskin menggunakan minyak goreng yang sama untuk menggoreng dua kali sebanyak 61,2 persen, tiga kali sebanyak 19,6 persen, dan empat kali sebanyak 5,4 persen. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan sistem otomatisasi untuk mengklasifikasi frekuensi penggunaan minyak goreng sehingga dapat digunakan untuk klasifikasi frekuensi penggunaan minyak goreng yang telah digunakan beberapa kali secara akurat. Pada penelitian kali ini, parameter yang digunakan adalah warna dan tingkat kekeruhan minyak goreng. Penentuan klasifikasi minyak goreng berdasarkan warna dan tingkat kekeruhan minyak goreng diperoleh dari hasil pembacaan sensor warna TCS3200 dan sensor fotodioda oleh mikrokontroler Arduino Uno dengan menggunakan metode Bayes, karena metode ini merupakan salah satu metode klasifikasi yang cukup sederhana, mudah dipahami, dan memunyai kecepatan komputasi yang tinggi. Dari hasil pengujian yang dilakukan, diketahui persentase error pembacaan sensor warna TCS3200 adalah sebesar 1,9% dan sensor fotodioda dapat bekerja dengan baik. Terlihat apabila minyak goreng keadaannya semakin keruh, maka nilai dari sensor fotodioda semakin kecil. Selanjutnya, pada pengujian sistem menggunakan metode Bayes dengan jumlah data latih sebanyak 65 data dan data uji sebanyak 35 data, diperoleh akurasi sebesar 71,42% dengan waktu komputasi sistem rata-rata selama 13,144 detik.

Co-Authors Abidin, Rioadam Sayyid Achmad Basuki Achmad Rizal Zakaria, Achmad Rizal Adharul Muttaqin Adi Putra, Tio Haryanto Agi Putra Kharisma, Agi Putra Agung Prasetyo Ajizi, Mohammad Faizal Akbar, La Ode Muh. Fadlun Akbar, Sabrian Rizqika Alfansuri, Latief Nurrohman Alrynto, Alrynto Amani, Rint Zata Anshari, Rifqi ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariadana, Lb Novendita Arief Kurniawan Barlian Henryranu Prasetio Bayu Rahayudi Clinton, Afdy Darmawan, Bukhori Daulah, Moh. Saifud Djoedir, Belsazar Elgiborado Giovani Eko Ardiansyah, Eko Era Imanningtyas, Era Fantara, Fungki Pandu Fauzan, Fikri Fauzi Rivani, Fauzi Fauzi, M Ali Fauzi, M Ali Firmansyah, Eko Hilmi Firmansyah, Hamdan Bagus Fitri Utaminingrum, Fitri Gembong Edhi Setyawan Gumelar, Agung Widya Haqiqi, Mustajib Furqon Himmah, Shelsa Faiqotul Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Ibad, Ahmad Mustafidul Ihsanurrahim Ihsanurrahim, Ihsanurrahim Ismawati, Dini Issa Arwani Kafila, Kresna Wiska Khairul Anwar Kusna, Nicho Ferdiansyah Kusumo, Cipto Bagus Jati Lavanna Indanus Ramadhan, Lavanna Indanus M Nuzulul Marofi, M Nuzulul Mhd. Idham Khalif, Mhd. Idham Mochammad Hannats Hanafi Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi Mochammad Hannats Hanafi, Mochammad Hannats Mubarak, Vira Muda Tantriburhan Mubarok, A. Baihaqi Muhammad Eraz Zarkasih, Muhammad Eraz Muhammad Naufal, Muhammad Mukmin Mukmin Nur, Salman Farizy Pahlevi, Alfian Reza Perdana, Raka Bagas Pratama, Adryan Chiko Pratiwi, Rizka Ayudya Primananda, Rakhamadhany Putra Pandu Adikara Putra, Ganda Wibawa Putra, Hazal Kurniawan Putri, Nanda Epriliana Asmara Rahmana, M. Adib Fauzi Rakhmadhany Primananda, Rakhmadhany Ramadan, Muhammad Yusuf Randy Cahya Wihandika, Randy Cahya Rezak Andri Purnomo, Rezak Andri Ringga Aulia Primahayu, Ringga Aulia Rizal Maulana, Rizal Rochmatullah, Agung Wismawan Rodhi, Moh. Zainur Sabriansyah Rizqika Akbar Santoso, Rudy Agus Saputra, Achmad Fanani Kurniawan Satrio, Wildo Septiawan, Idang Wahyuddin Setiawan, Oggy Siahaan, Bunga Boru Hasian Sugianto, Eka Nanda Sukmaarta, Agung Bachtiar Sutikno Sutikno Tibyani Tibyani, Tibyani Virza Audy Ervanda, Virza Audy Wahyu Adi Prayitno, Wahyu Adi Wijaya Kurniawan Woggiasworo, Muhammad Wingga Yantama, Firdy Yuita Arum Sari Yurianda, Herwin Zainullah, Moch. Alfian Zulfy, Ikhwan