Putri Hana Pebriana, Putri Hana
Dosen PGSD Universitas Pahawan Tuanku Tambusai

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TEKNIK CARD SORT KELAS V SDTI 030 BATU BELAH Delfi, Rosdiana Sri; Pebriana, Putri Hana; Zulhendri, Zulhendri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol 1, No 1 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.974 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan penelitian ini untuk meningkatan keterampilan menulis siswa kelas V SD TI 030 Batu Belah. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 20 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 7 orang, dan siswa perempuan berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi di kelas V SD TI 030 Batu Belah pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 70,05. Selanjutnya dari 20 orang siswa hanya 12 orang yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 60,00%. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 81,05 dari 20 orang siswa terdapat 17 orang siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan model Active Learning teknik Card Sort dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi pada siswa kelas V SDN TI 030 Batu Belah.
PENERAPAN MODEL BENGKEL SASTRA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPTIF DI KELAS V SDN 002 PASIR SIALANG Lestari, Fitria; Pebriana, Putri Hana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol 1, No 1 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.52 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V Sekolah Dasar Negeri 002 Pasir Sialang melalui penerapan model pembelajaran bengkel sastra. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis karangan deskriptif yang tidak mencapai nilai KKM yang di tetapkan sekolah yaitu 75.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V tahun pelajaran 2017-2018 dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran bengkel sastra dan keterampilan menulis karangan deskriptif. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan keterampilan menulis karangan deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum tindakan ketuntasan hasil keterampilan menulis karangan deskriptif siswa hanya mencapai 29,17%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 33,33 %, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 37,50% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 66,67% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 83,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Bengkel Sastra dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskriptif di Kelas V SDN 002 Pasir Sialang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) SISWA SEKOLAH DASAR Nofriani, Nurul; Yusnira, Yusnira; Pebriana, Putri Hana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol 1, No 1 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.958 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.339

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA. Hal ini didasarkan pada jumlah siswa yang hasil belajarnya dibawah Kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75, dari 26 orang siswa 10 orang siswa yang mendapat nilai baik atau diatas KKM, dan 16 orang siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini merupakan tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi peristiwa alam dengan penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) pada siswa kelas Va SDN 001 Salo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2016, subjek penelitian ini adalah siswa kelas Va SDN 001 Salo yang berjumlah 26 orang siswa yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuntasan sebelum tindakan hanya mencapai 38,46%, siklus I meningkat menjadi 73,08% dan siklus II meningkat lagi menjadi 92,31%. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi peristiwa alam pada siswa kelas Va SDN 001 Salo.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Dery, Demi Warny; Pebriana, Putri Hana; Putra, Kasman Edi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol 1, No 1 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.427 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan dapat meningkat keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III Sekolah Dasar Negeri 015 Tandun melalui penerapan model kooperatif tipe Think Talk Write. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis karangan narasi yang tidak mencapai nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III tahun ajaran 2018-2019 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dan keterampilan menulis karangan narasi. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu: perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum tindakan ketuntasan hasil keterampilan menulis karangan siswa hanya mencapai 25%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 30%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 45% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 70% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write dapat Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Pada Siswa Sekolah Dasar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Gustina, Gustina; Pebriana, Putri Hana; Zulhendri, Zulhendri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol 1, No 1 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.414 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v1i1.337

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi puisi di kelas III SDN TI 030 Batu Belah. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Experiential Learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi dengan menggunakan Experiential Learning. pada siswa kelas III SDN TI 030 Batu Belah. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Subjek penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 25 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 15 orang, dan siswa perempuan berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi puisi di kelas III SDN TI 030 Batu Belah pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 60,00. Selanjutnya dari 25 orang siswa hanya 14 orang yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 56% dan yang tidak tuntas 11 orang. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 78,80 dari 25 orang siswa terdapat 23 orang siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 92% dan yang tidak tuntas 2 orang. Indikator penilaian Experiential Learning diksi tema dan amanat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Experiential Learning. dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa pada mata p
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Bebas dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Siswa Sekolah Dasar Pebriana, Putri Hana
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.719 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v7i2.3144

Abstract

The purpose of this study is to describe the planning, implementation and results of free poetry writing skills in the Indonesian language class V SDN 004 Bangkinang with Contextual Approach. This research uses qualitative method of Type Class Action Research. Data obtained in the analysis using qualitative and quantitative data analysis. Stages of data analysis are described as follows: reviewing the data that has been collected either through observation, rectification, recording, or documentation, data reduction, presenting data and concluding the research results. The results of research after done on the cycle I skill of writing free poetry with a perspecage of 59.09%. Then cycle II of free poetry writing skills has increased with the percentage of 86.36%. Teacher activity in the first cycle of the first meeting of 65.71% and at the second meeting increased to 74.28%. Then in cycle II the first meeting of teacher activity increased to 82.85% and at the second meeting increased to 88.57% ". Student activity on first cycle of the first meeting of 62.85% and at the second meeting increased to 68.57% with the category of "Good". Then in cycle II the first meeting of teacher activity increased to 77.14% and at the second meeting increased to 85.71%. Thus it can be concluded that by using Contextual Approach Can Increase the Skill of writing poetry free Student Class V SDN 004 Bangkinang district Bangkinang City.Keyword: Contextual Approach, Skill Writing, Free Poem
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BEBAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUGESTI IMAJINATIF PADA KELAS V SDN 001 SALO Pebriana, Putri Hana
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10, No 1: Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v10i1.7135

Abstract

Abstract: This research begins with the problem of low ability to write free poetry in grade V SDN 001 Salo under Minimum Passing Criterion (KKM) that is 70. Out of 30 students only 13 students reaching KKM that is about 43.33%. The aim of the study is to improve the ability to write free poetry by using imaginative suggestion method. This research is a classroom action research (PTK) conducted in two cycles. This research was conducted in grade V students SDN 001 Salo 2016/2017 with a total of 30 students.The ability to write free poetry of the students have increased from cycle I to cycle II. The ability to write free poetry of the students before the action that achieved KKM only 13 students with the classical average of 43,33%. Then in the first cycle students who reach the KKM only 21 students with a classical average of 70%. In cycle II 26 students reached KKM with a classical average of 86.66%. Keywords: Write free poems, method of imaginative suggestion Abstrak: Pembelajaran Menulis Puisi Bebas Dengan Menggunakan Metode Sugesti Imajinatif  Pada Kelas V SDN 001 Salo. Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya kemampuan menulis puisi bebas pada siswa kelas V SDN 001 Salo di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Dari 30 siswa hanya 13 siswa yang mencapai KKM yaitu sekitar 43,33%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas dengan menggunakan metode sugesti imajinatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di siswa kelas V SDN 001 Salo 2016/2017 dengan jumlah siswa 30 orang. Kemampuan menulis puisi bebas pada siswa  mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Kemampuan menulis puisi bebas pada siswa sebelum tindakan yang mencapai KKM hanya 13 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 43,33%. Kemudian pada siklus I siswa yang mencapai KKM hanya 21 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 70%. Siklus II siswa yang mencapai KKM 26 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 86,66%Kata kunci: Menulis puisi bebas, metode sugesti imajinatif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 009 BANGKINANG Pebriana, Putri Hana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.84 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i2.21

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah siswa kurang memahami materi yang diberikan guru. Ini disebabkan pembelajaran matematika di dalam kelas dilakukan dengan metode ceramah dengan keterlibatan siswa yang kurang. Motivasi belajar matematika siswa masih tergolong rendah sehingga mengakibatkan hasil belajar yang rendah pula. Siswa kurang bersemangat, kurang aktif dalam mengungkapkan pendapatnya, suasana pembelajaran yang kurang bervariasi. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pembelajaran dengan model pembelajaran Quantum Teaching. Model ini tidak hanya menawarkan materi pembelajaran tetapi bagaimana menciptakan hubungan emosional yang baik dalam dan ketika belajar tetapi juga membuat siswa menjadi tertarik dan berminat pada pelajaran matematika. Bentuk penelitianini adalah Penelitian Tindaka kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 009 Bangkinangpada materi luas bangun datar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada ulangan siklus I nilai rerata siswa meningkat sebesar 9,8 poin dari skor dasar menjadi 73,8. Pada siklus II  meningkat sebesar 8,4 poin dari siklus I menjadi 76,95. Data kualitatif berupa tes motivasi pada siklus I meningkat sebesar 18,04 poin dari skor dasar menjadi 54,68 Pada siklus II meningkat 21,08 poin dari siklus I menjadi 75,76 dapat diartikan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan motivasi matematika siswa kelas V  SD Negeri 009 Bangkinang
Analisis Kemampuan Berbahasa dan Penanaman Moral pada Anak Usia Dini melalui Metode Mendongeng Pebriana, Putri Hana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): December, 10 Articles, Pages 81-155
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.057 KB) | DOI: 10.31004/obsesi.v1i2.34

Abstract

A very important factor for the child in expressing his emotions is through language. In addition, moral planting should also be implanted in children from an early age. Language for children can be obtained through experience in everyday life. In this phase, the child experiences a stage of language development that can be said to grow rapidly if the method chosen in the learning process is also appropriate. One method that can be an alternative in developing the language for early childhood is to use the method of storytelling. Indirectly through listening activities children can absorb the information that is on the story. Listening to fairy tales involves adding new vocabulary in story elements as well as moral messages, so by this method the child easily accepts the addition of new vocabulary as well as the moral message contained in a story. Through storytelling it will automatically happen value transformation through the behavior and character of the characters in the story. From the exposure that has been described that the method of storytelling in addition to developing language skills of children, this method can also be used as an alternative in instilling moral in children.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) PADA SISWA KELAS V SDN 003 BANGKINANG Pebriana, Putri Hana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.565 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 003 Bangkinang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Dari 27 siswa hanya 13 siswa yang mencapai KKM yaitu sekitar 48%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 003 Bangkinang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di siswa kelas V SDN 003 BangkinangTahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 27 orang. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis disimpulkan melalui penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa pada materi pecahan. Meningkatnya aktivitas guru dalam proses pembelajaran disebabkan karena guru sudah terbiasa Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Hasil belajar siswa  mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa sebelum tindakan yang mencapai KKM hanya 18 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 54,54%. Kemudian pada siklus I siswa yang mencapai KKM hanya 21 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 63,63%. Siklus II siswa yang mencapai KKM 29 siswa dengan rata-rata klasikal sebesar 87,87%