Mukhamad Yasid, Mukhamad
Tazkia University College of Islamic Economics

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Menabung Ibu Rumah Tangga Keluarga Miskin Peserta Program Ikhtiar Lembaga Keuangan Mikro Syariah Berbasis Kelompok Di Bogor, Jawa Barat Yasid, Mukhamad
Tazkia Islamic Finance and Business Review Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Institute for Research and Community Empowerment (LPPM TAZKIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.473 KB)

Abstract

Tabungan merupakan salah satu sarana penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hubungan antara pendapatan dan tabungan keluarga digambarkan oleh Sherraden (2006) sebagai sumber/mata air dan kolam (danau) untuk menyesuaikan pendapatan keluarga dengan kebutuhan di masa yang akan datang. Penelitian ini mencoba untuk mengungkapkan perilaku menabung ibu-ibu rumah tangga keluarga miskin setelah mengikuti Program Ikhtiar Yayasan Peramu dan Baitul mal Bogor. Tabungan rata-rata anggota pada Program Ikhtiar cenderung naik, baik dari sisi nominal maupunrasio tabungan dengan pendapatan walaupun dengan frekuensi menabungyang masih rendah. Sikap yang paling positif atas kegunaan menabung adalah untuk biaya pendidikan, berjaga-jaga dalam menghadapi musibah dan menghadapi hari tua atau saat menganggur. Sedangkan yang paling rendah adalah untuk hiburan, membeli perabot rumah tangga dan memperbaiki atau membeli rumah. Norma subyektif yang paling berpengaruh terhadap keputusan ibu-ibu untuk menabung adalah suami, orang tua, anak dan tenaga pendamping lapangan (TPL). Norma agama yang paling dipertimbangkan ibu-ibu untuk menabung adalah agar dapat berinfaq, shodaqah dan mambayar zakat, dilanjutkan dengan dalam rangka hidup hemat. Keyakinan atas kemampuannya menabung secara rutin dalam kategori tinggi, namun kemampuannya untuk tidak segera menarik tabungan sebelumnya jumlahnya memaai berada pada kategori sedang. Keyakinan kemampuan menabung, niat dan perilaku menabung dipengaruhi secara nyata oleh sikap menabung, norma subyektif, norma agama dan Program Ikhtiar. Program Ikhtiar berpengaruh nyata terhadap keyakinan, niat dan perilaku menabung baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sikap, norma subyektif dan norma agama. Dengan demikian, Program Ikhtiar berhasil mendorong keyakinan kemampuan menabung, niat dan perilaku menabung ibu-ibu rumah tangga keluarga miskin peserta Program Ikhtiar.JEL Classification : D91, G21Keywords : Ibu rumah tangga keluarga miskin, menabung, sikap, norma subyektif, norma agama, keyakinan menabung, niat dan perilaku.
Micro, Small-Financial Financing and Its Implications on the Profitability of Sharia Banks Nuriyah, Aminah; Endri, Endri; Yasid, Mukhamad
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol 13, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v13i2.1054

Abstract

Development of micro, small and medium enterprises (MSME) in Indonesia has increased yearly, but this is not followed by MSME financing in Sharia banking, where the proportion is relatively decreasing in a couple years. This study aims to analyze the influence of the deposit or third party fund to MSME financing and also to analyze the implication of MSME financing to MSME financing and its impact on the profitability of Sharia banks. Sharia banks are expected to be even more active in collecting funds from third parties with various strategies that can be used. As has been discovered from the above research, the amount of fund raising to the allocation of MSME financing is also getting bigger. This study uses a Vector Error Correction Model (VECM) to see the long term effect and response to shocks that occur in the studied variables.  The result shows that in the short run and the long run CAR has  negative and significant  effect on MSME financing.  TPF, NPF, BOPO and FDR have positive significant to MSME financing in the long term. TPF, CAR, NPF have positive significance to Sharia banks profitability in the long term. BOPO and NPF have positive significance in the short run. Shock to CAR is negatively responsed by MSME financing. Shock to MSME financing is negatively responsed by Sharia banks profitability (ROA) and is stable in the long term.Abstrak dalam Bahasa Indonesia : Perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia meningkat setiap tahun, tetapi ini tidak diikuti oleh pembiayaan UKM di perbankan syariah, yang proporsinya relatif menurun dalam beberapa tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Deposito atau dana pihak ketiga terhadap pembiayaan UMKM dan juga menganalisis implikasi dari Pembiayaan UMKM terhadap profitabilitas bank syariah. Bank-bank syariah diharapkan untuk lebih giat lagi dalam menghimpun dana dari pihak ketiga dengan berbagai strategi yang dapat digunakan. Seperti telah diketahui dari penelitian diatas yaitu jika jumlah penghimpunan dana semakin besar maka alokasi pembiayaan UMKM juga semakin besar. Penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) untuk melihat efek jangka panjang dan respon terhadap shock yang terjadi pada variabel yang diteliti. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam jangka pendek dan jangka panjang CAR memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Pembiayaan UMKM. TPF, NPF, BOPO dan FDR memiliki signifikan positif terhadap pembiayaan UMKM dalam jangka panjang. TPF, CAR, NPF memiliki signifikan positif terhadap profitabilitas bank sharia dalam jangka panjang. BOPO dan NPF memiliki signifikan positif dalam jangka pendek. Guncangan terhadap CAR direspon negatif oleh pembiayaan UMKM. Kekagetan terhadap pembiayaan UMKM secara negatif direspon oleh Profitabilitas Bank Syariah (ROA) dan akan stabil dalam jangka panjang.