Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Metoda Pengukuran Bobot Isi Tanah Terbaik Berdasarkan Korelasi Antara Bobot Isi Basah dan Bobot Isi Kering Yang Terukur Irfan, Muhammad; Virgo, Frinsyah; Aniza, Aniza
Jurnal Penelitian Sains No 15 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bobot isi tanah merupakan salah satu parameter penting yang digunakan untuk menghitung kemampuan suatu lereng. Bobot isi tanah terdiri atas bobot isi basah dan bobot isi kering. Ada tiga metoda untuk mengukur bobot sis nasah dan bobot isi kering tanah yaitu metoda mould, metoda parafin wax dan metoda graduated cylinder. Pengukuran bobot isi basah dapat dilakukan dengan mudah di laboratorium dengan menggunakan sampel tanah langsung dari lapangan. Namun untuk penentuan bobot idi kering, sampel harus mengalami proses pengeringan yang tepat sehingga kadar air yang dikandung menjadi seminimal mungkin. Sampai saat ini belum ada penelitian tantang metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi antara bobot isi basah dan bobot isi kering yang terukur. Penelitian ini bertujuan menentukan metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metoda yang terbaik adalah metoda parafin wax.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII TULIP SMP NEGERI 14 PALU Aniza, Aniza; Hasbi, Muh.; Paloloang, Baharuddin
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 03 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di kelas VII Tulip SMP Negeri 14 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII Tulip SMP Negeri 14 Palu dengan jumlah siswa 25 orang. Dari subjek penelitian tersebut dipilih 3 orang informan dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di kelas VII Tulip SMP Negeri 14 Palu yaitu dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: 1) tahap penyampaian tujuan dan memotivasi siswa, guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan dan memotivasi siswa untuk bersemangat dan terlibat aktif dalam pembelajaran, 2) tahap penyajian informasi, guru mendeskripsikan secara singkat tentang tahap-tahap model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) tahap pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, siswa dikelompokkan dalam 5 kelompok belajar dan setiap anggota kelompok diberi nomor yaitu 1, 2, 3, 4 dan 5, 4) tahap pengajuan pertanyaan, guru membagikan LKPD  pada masing-masing kelompok, 5) tahap berpikir bersama, siswa diminta untuk mengerjakan LKPD dan berdiskusi bersama untuk memperoleh jawaban yang tepat, 6) tahap pemberian jawaban, siswa yang nomornya diperoleh dari hasil undian mengacungkan tangan dan maju mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dan 7) tahap pemberian penghargaan, guru memberikan penghargaan kepada kelompok dalam bentuk tepuk tangan dan pujian.Kata kunci: Numbered Heads Together, hasil belajar, perbandingan.