Frinsyah Virgo, Frinsyah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengukuran Kecepatan dan Amplitudo Gelombang Ultrasonik untuk Klasifikasi Kualitas Batubara Hadi, Hadi; Trisnobudi, Amoranto; Virgo, Frinsyah; Kurniadi, Deddy
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya, untuk menentukan kualitas batubara dilakukan analisa kimia, misalnya menggunakan analisis proksimat dan ultimat. Selama ini pengujian kualitas batubara dilakukan di laboratorium. Pengujian ini memakan waktu yang cukup lama untuk mengetahui kualitas batubara tersebut. Untuk mengetahui kualitas batubara dapat dilakukan dengan mengukur sifat akustik gelombang ultrasonik yang menembus batubara. Pada pengukuran sifat akustik batubara dengan uji ultrasonik, telah dilakukan dengan pengukuran untuk masing-masing sampel. Dari hasil penelitian, rentang kecepatan gelombang ultrasonik untuk semua sampel batubara adalah antara 787 - 3335 m/s. Jadi, pengukuran parameter fisika batubara telah dapat dilakukan dengan metode ultrasonik, khususnya untuk jenis antrasit. Untuk jenis bituminus dan subbituminus tidak dapat diukur dengan baik.
Pemodelan Inversi Untuk Estimasi Porositas dan Saturasi Air Data Tahanan Jenis Dengan Menggunakan Persamaan Archie Hadi, Hadi; Virgo, Frinsyah
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan ini didasarkan oleh adanya persamaan Archie yang menggambarkan hubungan empirik antara besaran tahanan jenis batuan dengan besaran porositas batuan dan saturasi air pengisi pori batuan tersebut. Tujian dari penelitian ini adalah mengestimasi besaran porositas dan saturasi air berdasarkan dari data tahanan jenis dan parameter litologi batuan. Metode yang digunakan adalah metode inversi dengan menggunakan persamaan Archie. Parameter litologi yang digunakan sebagai input adalah koefisien tortuositas (a), faktor sementasi (m) dan eksponen saturasi (n). Pengujian model menggunakan data dan hasil yang berasal dari penelitian Harsono4. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai porositas (f) dan saturasi air formasi (Sw) yang didapat, cukup signifikan dan mendekati dengan hasil yang didapat oleh Harsono.
Penentuan Metoda Pengukuran Bobot Isi Tanah Terbaik Berdasarkan Korelasi Antara Bobot Isi Basah dan Bobot Isi Kering Yang Terukur Irfan, Muhammad; Virgo, Frinsyah; Aniza, Aniza
Jurnal Penelitian Sains No 15 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bobot isi tanah merupakan salah satu parameter penting yang digunakan untuk menghitung kemampuan suatu lereng. Bobot isi tanah terdiri atas bobot isi basah dan bobot isi kering. Ada tiga metoda untuk mengukur bobot sis nasah dan bobot isi kering tanah yaitu metoda mould, metoda parafin wax dan metoda graduated cylinder. Pengukuran bobot isi basah dapat dilakukan dengan mudah di laboratorium dengan menggunakan sampel tanah langsung dari lapangan. Namun untuk penentuan bobot idi kering, sampel harus mengalami proses pengeringan yang tepat sehingga kadar air yang dikandung menjadi seminimal mungkin. Sampai saat ini belum ada penelitian tantang metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi antara bobot isi basah dan bobot isi kering yang terukur. Penelitian ini bertujuan menentukan metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metoda yang terbaik adalah metoda parafin wax.
Pemetaan Intrusi Air Sungai Dengan Menggunakan Metode Tahanan Jenis 2D Virgo, Frinsyah
Jurnal Penelitian Sains No 19 (2006)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan metoda tahanan jenis 2d dalam usaha memetakan intrusi air sungai ke daratan, berdasarkan aspek variasi tahanan jenis di bawah permukaan. Pengukuran dilakukan pada 3 lintasan yang berbeda yang semuanya paralel terhadap sungai Musi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di bawah lintasan 1 yang berjarak 5 meter dari sisi sungai terdapat adanya akumulasi air yang menandakan adanya intrusi air yang berasal dari sungai Musi, yaitu pada kedalaman ± 2 m, pada jarak ± 90 m dari titik 0 lintasan. Sedangkan di bawah lintasan 2 dan 3 yang masing-masing berjarak 75 m dan 150 m dari sisi sungai tidak terdapat adanya intrusi air. Berdasarkan distribusi tahanan jenis yang terjadi, litologi batuan penyusun yang ada di bawah setiap lintasan pengukuran adalah lempung pasiran.
Penentuan Pola Distribusi Tahanan Jenis Untuk Benda Vertikal yang Tertanam di Bawah Permukaan Menggunakan Program Res2dinv Virgo, Frinsyah
Jurnal Penelitian Sains No 13 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini telah berhasil membuat suatu model fisis untuk salah satu analogi bentuk benda vertikal yang tertanam di bawah permukaan bumi. Model fisis tersebut berupa sebuah bak kaca yang diisi dua lapisan tanah lempung dengan tahanan jenis berbeda, dimana diantara dua lapisan tersebut ditanam benda anomali berbentuk silinder berongga yang terbuat dari tanah lempung. Konfigurasi elektroda yang digunakan dalam pengukuran menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Kemudian untuk melihat pola distribusi tahanan jenis dalam arah lateral dan per level kedalaman, maka digunakan 8 buah lintasan pengukuran dengan spasi eletroda 5 cm. Pengolahan dan analisa data menggunakan program Res2dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak dan posisi benda vertikal di bawah permukaan belum dapat ditentukan secara akurat, hal ini disebabkan karena pola kontur tahanan jenis dalam arah vertikal yang terbentuk tidak menutup.