Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Tekanan Udara Terhadap Polutan SO2 di Sepanjang Jalan Pelembang-Inderalaya Yuliasari, Nova; Miksusanti, Miksusanti; Eviyanti, Eviyanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5639.407 KB)

Abstract

Analisa kadar SO2 di udara sepanjang jalan Palembang-Prabumulih menggunakan metoda kompleks pararosanilin secara spektrofotometri tampak telah dilakukan. Cuplikan udara diserap impinger yang disambungkan dengan pompa vakum, masung-masing cuplikan diserap selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 tertinggi berada di kawasan publik sulfat yaitu 154,5 mg/M3 (pagi); 226,0 mg/M3 (siang) dan 201,1 mg/M3 (sore). Kadar SO2 terendah berada di Kertapati yaitu 63,2 mg/M3 (pagi); 88,6 mg/M3 (siang) dan 77,7 mg/M3 (sore). Kecenderungan hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 siang hari selalu lebih tinggi dibanding pagi dan sore hari. Faktor kelembaban udara lebih mempengaruhi kadar SO2 dibanding temperatur dan tekanan udara. Kadar polutan SO2 yang terukur masih dibawah nilai ambang batas yang diizinkan sesuai KEP-03/MENKLH/II/1991 yaitu 260,0 mg/M3.  
BHANGKA MBULE-MBULE: TRADISI TOLAK BALA PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN MANDATI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Eviyanti, Eviyanti
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3, Oktober 2018
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.706 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan fungsi ritual Bhangka Mbule-mbule pada Masyarakat di Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi dan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tantangan ritual Bhangka Mbule-mbule dalam respon Masyarakat di Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Teori yang digunakan untuk membaca data penelitian ini adalah pemikiran teori Barbara Herrnstein Smith tentang komodifikasi budaya untuk pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode etnografi dengan teknik pengumpulan data adalah teknik pengamatan (observation) dan wawancara mendalam (indepth interview). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis data dimaksudkan untuk menyerdehanakan data yang diperoleh ke dalam bentuk yang lebih mudah di baca dan di interprestasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ritual Bhangka Mbule-mbule ini merupakan Ungkapan Rasa Syukur atas keberhasilan hasil panen yang diperoleh masyarakat baik dari hasi berkebun maupun melaut. Ritual Bhangka Mbule-mbule ini memiliki nilai dan fungsi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Mandati diantarnya fungsi sakral, fungsi religi, fungsi keselamatan,fungsi kesehatan, fungsi seni (hiburan), fungsi ekonomi, dan fungsi sosial budaya. Seiring dengan kemajuan zaman, ritual Bhangka Mbule-mbule ini mengalami perubahan dengan munculnya globalisasi yang mengakibatkan ritual Bhangka Mbule-mbule inimengalami pergeseran fungsi dari ranah sakral menuju  ranah profan. Ideologi kapitalisme yang masuk ke ranah nilai-nilai tradisi masyarakat Mandati menjadi sebuah nilai budaya yang  dapat dijadikan  sebuah  komoditi yang pastinya bernilai jual sehingga Bhangka Mbule-mbulemengalami pergeseran nilai fungsi.   Kata kunci: bhangka mbule-mbule, nilai dan fungsi, komodifikasi.