Articles

Found 6 Documents
Search

Adsorpsi Zat Warna Auramine dalam Limbah Pencelupan Jumputan dengan Batang Pisang Gedah Desnelli, Desnelli; Miksusanti, Miksusanti
Jurnal Penelitian Sains No 16 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.265 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian menggunakan serbuk pelepah batang pisang sebagai penyerap zat warna auramine. Pada penelitian ini dilakukan variasi waktu kontak, berat serbuk batang pisang, konsentrasi dan pH larutan auramine, serta kondisi optimum yang diperoleh akan diaplikasikan dalam menyerap zat warna auramine dalam limbah pencelupan kain tenun. Pengukuran konsentrasi auramine pada semua perlakuan ditentukan dengan spektronik 20 D. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum penyerapan auramine oleh serbuk batang pisang yang diberi penambahan NaOH terjadi pada waktu kontak 60 menit, berat serbuk 0,05 gram, konsentrasi 25 ppm dan pH 7 dengan efisiensi penyerapan maksimum 89,6969% sedangkan untuk serbuk batang pisang yang tidak diberi perlakuan waktu kontak 80 menit, berat serbuk 0,05 gram, konsentrasi 25 ppm dan pH 7 dengan efisiensi penyerapan sebesar 94,2423%. Kondisi penyerapan auramine dalam limbah pencelupan kain oleh serbuk pelepah batang pisang tanpa perlakuan besarnya 51,7271% dan untuk serbuk batang pisang dengan perlakuan sebesar 41,8415%.
Pengaruh Lumpur Bekas Pemboran Sumur Minyak Terhadap Pencemaran Lingkungan Desnelli, Desnelli
Jurnal Penelitian Sains No 3 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.989 KB)

Abstract

Lumpur bor yang dipakai dalam pemboran sumur minyak dan gas bumi berfungsi mengangkat lapisan di bawah tanah (cutting). Adanya kandungan logam berat dalam lumpur bor dapat berbahaya terhadap lingkungan. Pada penelitian ini dicoba untuk mengetahui sejauh mana kadar logam berat yang terdapat dalam lumpur baru maupun lumpur bekas menunjukkan adanya kandungan logam berat. Sedangkan terhadap lumpur bekas yang diperlakukan dengan air pada kondisi pH 4,6,7 dan 8 memperlihatkan adanya logam berat yang larut (leachate), dimana konsentrasi logam yang larut meningkat dengan menurunkan pH dari air leaching. Konsentrasi logam berat dalam lumpur bekas pada kondisi pH tersebut melebihi batas maksimum standar mutu air buangan.
Kinetika Reaksi Oksidasi Asam Miristat, Stearat, dan Oleat dalam Medium Minyak Kelapa, Minyak Kelapa Sawit, serta Tanpa Medium Desnelli, Desnelli; Fanani, Zainal
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 1 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.698 KB)

Abstract

Kinetika reaksi oksidasi asam miristat, asam oleat dan asam stearat dalam medium minyak kelapa dan kelapa sawit telah dipelajari dengan mengukur pengurangan luas kromatogram asam lemak dengan kromatografi gas. Hasil penelitian menunjukan bahwa reaksi oksidasi asam miristat, asam oleat dan asam stearat mengikuti reaksi orde-1. Hasil penentuan energi aktivasi menunjukkan bahwa energi aktivasi asam oleat lebih kecil dibanding asam miristat dan asam stearat dalam minyak kelapa , minyak kelapa sawit maupun tanpa medium. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa asam oleat lebih cepat teroksidasi dibanding asam stearat dan asam miristat. 
Synthesis and Characterization of Fe3O4 Nanoparticles Modified with Polyethylene Glycol as Antibacterial Material Hariani, Poedji Loekitowati; Desnelli, Desnelli; Fatma, Fatma; Putri, Rizki Indah; Salni, Salni
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 7, No 2 (2018): Edition May-August 2018
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.85 KB)

Abstract

The iron oxide (Fe3O4) nanoparticles modified with polyethylene glycol (PEG) was synthesized by co-precipitation methods using ferric and ferrous ions as the precursors. Further, the antibacterial activity was performed against gram-positive and gram-negative bacteria. The Fe3O4-PEG was characterized using X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infra Red (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM) with energy dispersive X-Ray analysis (EDAX) and Vibrating Sample Magnetometer (VSM). The particle size of Fe3O4-PEG calculated using XRD is 46.2 nm. The study confirmed that Fe3O4-PEG is superparamagnetic and has a saturation magnetization of 56.43 emu/g. The prepared Fe3O4-PEG gives the effect of both gram-positive and gram-negative pathogenic bacterial strains hence this material has potential utilization in the field of pharmaceutical and biomedical in the future. 
Studi Biodegradasi Blend PVC-Minyak Nabati Epoksi Sebagai Salah Satu Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan Oleh Limbah Plastik Desnelli, Desnelli; Miksusanti, Miksusanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7101.613 KB)

Abstract

Polivinil klorida(PVC) merupakan salah satu bahan plastic yang yang banyak digunakan sebagai pengemas makanan, tetapi sulit terdegradasi. Pada penelitian ini dilakukan pencampuran polivinil klorida dengan minyak biji karet epoksi untuk mendapatkan plastic yang dapat terbiodegradasi. Komposisi poliblend yang dibuat adalah 35% berat minyak biji karet epoksi.Proses biodegradasi dilakukan dengan menggunakan bakteri Staphylococus aureus selama 30 hari. Pengamatan terhadap poliblend setelah proses biodegradasi yaitu terlihat adanya bintik-bintik coklat. Hasil analisa dengan SEM menunjukkan adanya kerusakan pada permukaan poliblend setelah proses biodegradasi. Hasil penentuan temperature leleh dan berat molekul rerata viskosistas polivinil klorida menurun setelah biodegradasi. 
BIODEGRADATION OF POLYBLEND POLYPROPILENE- PALM OIL-AMYLUM BY Bacillus subtilus AND Clostridium botulinum Fanani, Zainal; Miksusanti, Miksusanti; Desnelli, Desnelli
Indonesian Journal of Chemistry Vol 3, No 3 (2003)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.067 KB)

Abstract

It had been done a biodegradation polyblend from blending polypropilene-palm oil-amylum with three composition of polyblend i.e polyblend A 80% polypropilene- 19.5% palm oil- 0.5% amylum, poliblend B 80% polypropilene- 19% palm oil- 1% amylum and polyblend C 80% polypropilene-18% palm oil- 2% amylum by B. subtilus and C. botulinum, time incubation was twenty five days. The characterization of polyblend before and after biodegradation has done with FTIR, DTA, Viscometre and tensile strength of polyblend. The result showed that Bacillus subtilus and Clostridium botulinum can biodegradate polyblend and make holes as well as chink on polyblend especially polyblend C, because it has more carbohidrat than polyblend A and B. Analysis from FTIR showed compatible of poliblend because it did not have a new function group and did not change of wavelength. Data of tensile strength showed lower value after biodegradation at polyblend C and from DTA and Viscometre showed lower melting point and lower average molecule weight, respectively.   Keywords: Biodegradation, Polyblend, Bacillus, Clostridium