Effendi Parlindungan Sagala, Effendi Parlindungan
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Komposisi dan Keanekaragaman Benthos dalam menilai Kualitas Air Sungai Lematang, di Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sagala, Effendi Parlindungan
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini subyek yang akan dianalisis adalah komunitas benthos Sungai Lematang di wilayah desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dilakukan, telah dianalisis indeks keanekaragaman benthos berdasarkan contoh sedimen atau substrat lumpur yang diambil dari Sungai Lematang pada bulan Juli 2011 yang lalu. Berdasarkan pengamatan secara mikroskopis dapat diidentifikasi sebanyak 11 spesies benthos yang terdiri dari 3 spesies Gastropoda, 3 spesies Odonata, 2 spesies Bivalvia dan masing-masing 1 spesies dari Diptera, Coleoptera dan Decapoda. Semua jenis benthos yang teridentifikasi termasuk kedalam 7 kategori taksonomi atau taksa (Gastropoda, Diptera, Bivalvia, Odonata, Coleoptera and Decapoda). Kelimpahan benthos pada substrat lumpur sungai adalah 12 individu/liter (kiri sungai), 4 individu/liter (tengah sungai) dan 19 individu/liter (kanan sungai). Sesuai dengan Indeks Sahanon dan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa indeks keanekaragaman pada ketiga lokasi pengambilan contoh benthos adalah 1,04 (tengah sungai), 1,69 (kanan sungai) hingga 1,85 (kiri sungai). Rentang indeks keanekaragaman benthos pada tiga lokasi pengambilan contoh adalah 1,04 - 1,85 yang berarti bahwa kondisi komunitas benthos termasuk kedalam kriteria belum mantap (>1,00 - <2,00). Kondisi ini memperlihatkan bahwa jenjang pencemaran air sungai pada penelitian ini tergolong kedalam pada tingkat pencemaran ringat hingga sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini sesuai dengan kriteria dari[8]. Kondisi pencemaran dalam penelitian ini kemungkinan berhubungan dengan bahanbahan pencemar anorganik maupun organik yang terdapat atau mengendap dalam substrat lumpur atau sedimen dimana komunitas benthos hidup.
THE BIODIVERSITY OF NURSERY GROUND IN SWAMP AREAS IMPORTANT TO SURVIVE THE BLACK FISHES IN THE WETLAND Sagala, Effendi Parlindungan
BIOVALENTIA: Biological Research Journal Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/BIOV.1.1.2015.15

Abstract

Fish nursery grounds are important for the life cycle of fishes and often these areas are not particularly well studied or the processes understood in Sumatra. On December 2014, The blackfishes in swamp ecosystem of South Sumatera consist of Channa striata, Clarias batrachus, Anabas testudineus, Trichogaster trichoterus, Polyacanthus hasselti, Rasbora argyrotaenia, Betta taeniata, Betta anabantoides, Monopterus albus, Notopterus notopterus,  Trichogaster pectoralis, Trichogaster leeri, Oxyeleotris marmorata and Helostoma temmincki.. This observation is constitute first record of blackfishes in Sumatra. Keywords: First, nursery grounds, blackfishes, observation, sumatra.
KOMPOSISI ZOOPLANKTON PADA KOLAM PEMELIHARAAN IKAN NILA BERUMUR TIGA BULAN DALAM KOLAM PERMANEN DI KELURAHAN BUKIT LAMA, KECAMATAN ILIR BARAT 1 PALEMBANG Sagala, Effendi Parlindungan
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.08 KB)

Abstract

Objek penelitian ini adalah menganalisis komunitas zooplankton yang terdapat pada kolam pemeliharaan ikan nila berumur tiga bulan dalam kolam permanen di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang. Dari hasil identifikasi dapat diketahui komposisi komunitas zooplankton sebanyak 21 spesies yang terbagi menjadi 16 spesies daalm kelompok Flagellata yaitu: Carteria crucifera, Carteria globosa, Eudorina elegans, Euglena deses, Monas vivipara, Oicomonas socialis, Polytoma uvella, Trachelomonas abrupta, Trachelomonas cervicula, Trachelomonas crebea, Trachelomonas curta, Trachelomonas intermedia, Trachelomonas oblonga, Trachelomonas scabra, Trachelomonas volvocina, Trachelomonas volxii; 2 spesies dalam kelompok Rhizopoda yaitu: Astramoeba radiosa, Centropyxis aculeata ; dan 3 spesies dalam kelompok Ostracoda yaitu: Entocythere equicurva, Entocythere humesi, Entocythere talulus. Kelimpahan masing-masing spesies tersebut berkisar rata-rata 1 hingga 5 individu per liter air pada 5 seri waktu dari pukul 6.00  hingga pukul 18.00. Kelimpahan ini tergolong sangat rendah karena spesies zooplankton ini telah dikonsumsi oleh ikan nila pada kolam itu. Di pihak lain, berdasarkan hasil identifikasi zooplankton pada kolam yang berbeda tanpa ikan terdapat beberapa spesies zooplankton dari kelompok Cladocera yaitu Chydorus ovalis dan kelompok Copepoda yaitu Cyclops strenuus masing-masing memiliki kelimpahan sebesar 320 dan 515 individu per liter. Hal ini membuktikan bahwa ikan nila (Oreochromis niloticus) mengkonsumsi zooplankton terutama dari spesies Chydorus ovalis dan Cyclops strenuus yang ada pada kolam pemeliharaan. Kondisi lingkungan badan air kolam ikan nila pada penelitian ini adalah cukup mendukung kehidupan akuatik dengan kualitas antara lain: oksigen terlarut (DO)  5,10 – 8,20 ppm, kandungan CO2 bebas 10 – 82 ppm,  penetrasi cahaya 45 cm, temperatur air 27,5 – 31 oC, kandungan fosfat 1,05 ppm dan kandungan Nitrat 3,20 ppm. Kata Kunci: zooplankton, ikan nila, kelimpahan, kolam permanen.
Kelimpahan Makrozoobenthos di Intertidal Muara Sungai Musi Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Angraini, Desi; Purwoko, Agus; Sagala, Effendi Parlindungan
Jurnal Penelitian Sains Vol 20, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to calculate the value of the abundance of macrozoobenthos in the Intertidal Musi River Estuary in Sungsang Village, Banyuasin II District, Banyuasin District, South Sumatra Province and to analyze the effect of water salinity on macrozoobenthos in Intertidal Musi River Estuary, Sungsang Village, Ba-nyuasin II District, Banyuasin District, South Sumatra Province. The study was conducted from January 2018 to August 2018, at the Laboratory of Ecology, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University, Indralaya. This study includes the test of morishita index and correlation. The results of the study were 4 genera from Bivalvia class, 4 genera from Gastropod class, and 2 families from Poly-chaeta class. The macrozoobenthos abundance in the intertidal Muara Sungsai Musi ranged between 456-854 ind/m2 and the morphic index of each station was included in the grouping and random criteria. Based on the analysis between abundance and salinity, the bottom coefficient (r) is equal to 0.943 which is very strong be-tween salinity and abundance.