Articles

Found 4 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Ekstrak Daun Sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Jerawat

Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Vol 3, No 2 (2017): (October 2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.314 KB)

Abstract

Penelitian tentang uji aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun sereh (Cymbopogon nardus L.Rendle) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi karbopol, konsentrasi ekstrak, dan kombinasi keduanya terhadap stabilitas gel dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Ekstrak daun sereh (Cymbopogon nardus L.Rendle) diperoleh dengan cara maserasi dengan etanol 96%. Desain penelitian menggunakan analisis data ANOVA rancangan acak lengkap pola faktorial dengan  variasi konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 15%, 20%  dan karbopol sebagai basis gel dengan konsentrasi 0,5%, 1% dan 2%. Evaluasi stabilitas sediaan mencakup uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak mempengaruhi stabilitas dan aktivitas antibakteri gel ekstrak daun sereh (Cymbopogon nardus L.Rendle). Variasi konsentrasi karbopol mempengaruhi aktivitas antibakteri tetapi tidak mempengaruhi stabilitas. Kombinasi variasi konsentrasi karbopol dan ekstrak mempengaruhi aktivitas antibakteri. Kombinasi perlakuan yang baik diperoleh pada formula A2B4, karena memiliki aktivitas antibakteri tertinggi yaitu 14,56 mm.

Students’Ability in Reading Comperhension of the Scond Grade at SMP 13 Berau 2018/2019

ETERNAL (English Teaching Journal) Vol 9, No 1 (2018): February
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.637 KB)

Abstract

The problem formulation of this research are: What is the students’ ability in reading comprehension . Design of this research was quasi experimental research, by conducted Pretest-treatments-posttest procedures. While the subject is 27 students of junior high school in the school year 2017/2018. The object the researchis the student’ ability in reading comprehension. To collect the data, the writer uses some tecniques suchas test and document. Data processing in this research is divided into five phases: validity, reability, Scoring the test, ranking  and mean,median and mode then all the data are analyzed quantitavely The result finding of this research was the mean score students reading test is 77.41, the value of median is 65, and the value of mode is 80.The performance on posttest show that the students’ ability in reading comprehension is outgrowth, the students obtained positive progress in learning reading skill.

MISKONSEPSI SISWA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN KUADRAT SISWA KELAS X5 SMA NEGERI 11 MAKASSAR

MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2015): December
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.984 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal pokok bahasan persamaan kuadrat. Seluruh siswa di kelas X5 SMA Negeri 11 Makassar adalah subjek penelitian.  Metode yang digunakan adalah observasi, tes tertulis dan wawancara. Pada tes tertulis, dilaksanakan oleh 38 siswa kelas X5 SMAN 11 Makassar. Setelah data itu valid dan diketahui letak miskonsepsinya maka dilakukan penelitian lebih lanjut yaitu dengan wawancara hingga dapat diketahui penyebab miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3siswa terpilih terdapat miskonsepsi pada soal materi persamaan kuadrat dengan persentase miskonsepsi siswa yang berkemampuan tinggi (KT) 17% termasuk kategori rendah, miskonsepsi siswayang berkemampuan sedang (KS) 27% termasuk kategori sedang, dan miskonsepsi siswa yang berkemampuan rendah (KR) 41% termasuk kategori tinggi miskonsepsinya.  Letak miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, memberi contoh pada suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu serta mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Setelah ditelusuri lebih dalam, yang menjadi penyebab miskonsepsi yaitu jarangnya konsep diajarkan dikelas, rendahnya keinginan siswa untuk belajar konsepdan rumus, kurangnya pemanfatan alat peraga, media pembelajaran dan buku-buku, serta sering berpacu hanya dari satu sumber, yaitu LKS saja.

Peningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPS Menggunakan Media Peta Siswa Kelas IV SD Inpres 1 Sidondo

Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.823 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui penggunaan media peta di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa yang diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktifitas siswa, serta hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 46,6%, namun hasil belajar tersebut belum mencapai indikator capaian yakni 80%, maka dilanjutkan pada siklus II. Pada tindakan pelaksanaan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 93,3%, terdapat 14 siswa yang tuntas dari 15 siswa yang mengikuti tes dan terjadi peningkatan sebesar 46,7% dari hasil pelaksanaan siklus I. Aktifitas guru, meningkat dari 71,43% pada siklus I menjadi 94,28% pada siklus II. Aktifitas belajar siswa meningkat dari 73,33% pada siklus I menjadi 96,67% pada siklus II. Dengan demikian, dapat  disimpulkan bahwa melalui penggunaan media peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi persebaran sumber daya alam di Indonesia di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, Media Peta