Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Internet Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas X Smk Negeri 7 Jakarta Timur) Nurmayanti, Ade; Mardhiah, Izzatul; Rachmat, Noor
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.013.1.04

Abstract

This research is motivated by the development of communication technology that affect the education aspect. That impicated to  role with the emergence of constructivist approach in the world of education.Students required to be more active in finding sources of learning as books, journals, articles and utilizing Internet learning media. The method used in this research is Classroom Action Research method using test method, observation and documentation, by using Gagne and Briggs theory about learning outcomes consisting of intellectual skills, cognitive skills, verbal information, motor skills and attitude. The study of classroom action was carried out two cycles with the research subjects of 60 students consisting of X TR 2 totaling 29 people (10 women and 19 men) and X CP 2 consisting of 31 people (6 women and 25 men) . The results of internet utilization in improving student learning outcomes on Prasiklus 41.3%, the first cycle of 80.6% and cycle II of 90.9% with very good category. These results indicate by utilizing the internet can improve and improve the implementation of learning process and student learning outcomes. Keywords: Implementation Learning, Education, Religious Education Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi komunikasi yang mempengaruhi aspek pendidikan.Terjadi pergeseran peran dengan munculnya pendekatan konstruktivistik dalam dunia pendidikan yaitu siswa yang berperan di dalam kelas sedangkan peran guru di kelas hanya sebagai kolaborator dan fasilitator dalam belajar. Sehingga, Siswa dituntut untuk lebih aktif dalam mencari sumber belajar baik melalui buku, jurnal, artikel dan memanfaatkan media pembelajaran internet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode tes, observasi dan dokumentasi, dengan menggunakan teori  Gagne dan Briggs tentang hasil belajar yang terdiri dari keterampilan intelektual, keterampilan kognitif, informasi verbal, keterampilan motorik dan sikap. Peneitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus dengan subyek penelitian 60 siswa yang terdiri dari X TR 2 berjumlah 29 orang (10 orang perempuan dan 19 orang laki-laki) dan X CP 2 terdiri dari 31 orang (6 orang perempuan dan 25 orang laki-laki). Hasil penelitian pemanfaatan internet dalam meningkatkan hasil belajar PAI siswa pada prasiklus 41,3%, siklus I sebesar 80,6% dan siklus II sebesar 90,9% dengan kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan dengan memanfaatkan internet dapat memperbaiki serta meningkatkan pelaksanaan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.  Kata kunci: Pemanfaatan Media Pembelajaran, Hasil Belajar, PAI
Pengembangan Media Ice Breaker Talking Pen pada Mata Pelajaran PAI Kelas X SMAN 100 Jakarta Sulastri, Ati; Mardhiah, Izzatul; Ismail, Yusuf
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.013.2.03

Abstract

This study aims to find out how to develop media ice breaker talking pen and media feasibility on the subjects of PAI. The research method used is Borg and Gall development model which includes requirement analysis, validation test, and test phase. The result of this development research is ice breaker talking pen media product which consists of command card and music developed through data collection, planning, product development, and validation and testing. Based on the validation results obtained the average score of the material experts of 4.75 (very good), and from the media experts of 3.78 (good), and the results of student responses about this media amounted to 4.39 or very good category. Therefore the ice breaker talking media on the eyes of learning PAI class X is declared eligible for use with very good category. Keywords: Development Model  Study, Ice Breaker Talking Pen, PAI Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan media ice breaker talking pen dan kelayakan media tersebut pada mata pelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall yang meliputi analisis kebutuhan, tahap validasi dan tahap uji coba. Hasil penelitian pengembangan ini adalah produk media ice breaker talking pen yang terdiri dari kartu perintah dan musik yang dikembangkan melalui tahap pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, serta validasi dan uji coba. Berdasarkan pada hasil validasi didapat skor rata-rata dari ahli materi sebesar 4,75 (sangat baik), dan dari ahli media sebesar 3,78 (baik). Serta hasil dari tanggapan siswa mengenai media ini sebesar 4,39 atau kategori sangat baik. Maka dari itu media ice breaker talking pen pada mata pelajaran PAI kelas X dinyatakan layak untuk digunakan dengan kategori sangat baik. Kata Kunci : Pengembangan Model Pembelajaran, Ice Breaker Talking Pen, PAI
Pengarusutamaan Islam Nusantara Melalui PAI dalam Perspektif Dosen PAI UNJ Muttaqien, Aries; Hadiyanto, Andy; Mardhiah, Izzatul
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.012.1.01

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif dosen PAI dalam pengarusutamaan Islam Nusantara yang sesuai dengan prinsip tawazun, tasamuh, itidal dan tawasuth. Islam Nusantara akan menjadi kekuatan untuk melawan berbagai pengaruh ekstrim yang coba ditularkan oleh kelompok-kelompok militan. Dengan mengedepankan substansi nilai-nilai Islam bukan pemahaman yang sebatas tekstual dari al Qur’an dan Hadits semata tetapi disesuaikan dengan psiko-sosio historis dan kondisional. Islam nusantara sebagai sebuah ekspresi keagamaan yang damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberadaban perlu terus dikembangkan di kalangan umat Islam Indonesia. Untuk itu tugas guru agama dan dosen agama untuk memperkenalkan konsep Islam nusantara secara tepat, sehingga tidak menimbulkan perdebatan dan konflik antar umat islam sendiri.  Kata Kunci: Islam Nusantara, PAI, Pengarusutamaan
Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Muslim Melalui Bank Sampah Aulia, Rihlah Nur; Aulia, Rihlah Nur; Mardhiah, Izzatul; Narulita, Sari; Amanah, Nur
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.011.2.01

Abstract

This research is motivated by the empowerment of Muslim community through majlis talim or recitation group of mothers in the field of religion and social empowerment of society and its member economics in solving the environmental problems and protection of nature and natural resources can not be solved only by relying on knowledge and technology. Environmental problems and crises can only be overcome by fundamental and radically changing the way people view and behave towards their natural environment. What is needed is a change of perspective and behavior that is not only an individual, but it must be a culture of society at large. The main purpose of this study is to find out how the model of empowerment of Muslim community conducted by the group of majlis talim alkaromah dikelurahan Pejuang sub district Medan satria Bekasi. This research uses qualitative approach. This research is a kind of qualitative research that is through library research which is kind of research from literature treasury and make text world as the main object of analysis, that is by writing, identifying, clarifying, reducing, and presenting data obtained from written source. This study concludes: First, the model of economic empowerment of Muslim society conducted by majlis talim mothers through Garbage Bank can improve the economics of the members of majlis alkaromah. Second, in Bank garbage majlis talim alkaromah aims to empower and can make society more independent. Such programs save the waste which is then converted to rupiah, then with managing the waste, the sharing of profits with the profit-sharing system, and there is also a group of joint ventures through cooperatives, with this joint effort can improve the skills and independence of the community so that when the community Islam is independent, the empowerment has been successful.
Konsep Gerakan Ekoteologi Islam Studi Atas Ormas NU Dan Muhammadiyyah Mardhiah, Izzatul; Aulia, Rihlah Nur; Narulita, Sari
Jurnal Studi Al-Quran Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Studi Al-Quran
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Permasalahan lingkungan dan perlindungan alam dan sumberdaya alam tak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengetahuan dan teknologi. Permasalahan dan krisis lingkungan hanya bisa diatasi dengan merubah secara fundamental dan radikal cara pandang dan perilaku manusia terhadap alam lingkungannya. Yang dibutuhkan adalah perubahan cara pandang dan perilaku yang bukan hanya orang perorang, akan tetapi harus menjadi budaya masyarakat secara luas. Dengan kata lain dibutuhkan perubahan pemahaman baru tentang hubungan antara manusia dengan alam, yaitu : konsep dasar pemikiran dan konsep yang tepat bukan hanya menekankan aspek antroposentrisme, akan tetapi menggunakan aspek teologi, sehingga menghasilkan konsep ekologi yang berspektif teologi, dan sebaliknya. peranan ormas keagamaan besar di Indonesia NU, Muhammadiyah dalam memberikan pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan berdasarkan kajian keagamaan kepada umat Islam Indonesia menjadi signifikan. Memberikan arahan yang tepat maka peran umat Islam terhadap pengelolaan lingkungan lebih terarah dan lebih baik.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk Menggali konsep gerakan eko- teologi Islam Ormas keagamaan besar Islam NU dan Muhammadiyyah. Melalui dua aspek, yaitu : pertama, apakah kedua ormas keagamaan tsb memiliki kelembagaan LH. Kedua, bagaimana program kerja kedua ormas tsb, serta bagaimana implementasinya dimasyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yakni melalui penelusuran kepustakaan (library research) yaitu jenis penelitian dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya, yaitu dengan cara menuliskan, mengidentifikasi, mengklarifikasi, mereduksi, dan menyajikan data yang diperoleh dari sumber tertulis.Penelitian ini menyimpulkan : pertama, agama (baca: Islam) merupakan salah satu agama yang memiliki konsep teologi berspektif ekologi. Kedua, Ormas keagamaan besar Islam NU dan Muhammadiyyah memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan lingkungan Hidup yang terintegrasi. Ketiga, NU memiliki kelembagaan dibidang lingkungan hidup dengan lahirnya LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan perubahan Iklim Nahdatul Ulama, Muhammadiyyah memiliki Majlis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyyah, kedua lembaga tsb kuat berakar di komunitas masyarakat. Keempat, LPBI NU dan Majlis LH PP Muhammadiyyah memiliki konsep program yang sangat terstruktur dan implementatif. Salah satu implementasi program konkrit di masyarakat yang telah dilakukan LPBI-NU adalah program clean and sefty untuk 3R (Reuse, Reduce Recyle, red). Konsentrasinya pengelolan sampah dan Ekopesantren sedangkan yang dilakukan Majlis LH PP Muhammadiyyah adalah sadaqoh sampah.
Peran Majelis Dzikir dalam Pembinaan Akhlak Remaja Putri Sholiha, Tia Mar’atus; Narulita, Sari; Mardhiah, Izzatul
Jurnal Studi Al-Quran Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Studi Al-Quran
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi secara empiris dan komprehensif mengenai peran majelis dzikir dalam pembinaan akhlak remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi kepada jamaah remaja putri dan pimpinan majelis dzikir Al-Masruriyyah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa majelis dzikir Al-Masruriyyah berperan secara optimal dalam pembinaan akhlak remaja putri. Adapun peran tersebut antara lain yaitu sebagai pendidik yang mendidik remaja putri dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan akhlak, sebagai pembimbing yang membimbing pribadi jamaah remaja putri menjadi lebih baik dalam akhlak kepada Allah dan akhlak kepada sesama makhluk Allah,dan sebagai suri teladan bagi remaja putri.
Fungsi Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Menengah Atas Hanifa, Millata; Arifin, Syamsul; Mardhiah, Izzatul
Jurnal Studi Al-Quran Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Studi Al-Quran
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis fungsi manajemen yang diterapkan di SMA Al-Hikmah Pulogadung Jakarta Timur, menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Disimpulkan pelaksanaan fungsi manajemen Lembaga Pendidikan Islam menengah atas di SMA Al-Hikmah; Fungsi Manajemen proses pembelajaran dan manajemen kurikulum baik. Fungsi manajemen kesiswaan tidak baik. Fungsi manajemen sangat tidak baik pada manajemen sarana hubungan sekolah dan masyarakat.
Persepsi Dosen PAI di Perguruan Tinggi Umum tentang Praktek Perbankan Syariah dan Konvensional Mardhiah, Izzatul; Aulia, Rihlah Nur; Narulita, Sari
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.014.2.06

Abstract

Penelitian mendeskripsikan persepsi Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Umum (PTU) tentang  praktek perbankan syariah dan konvensional. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada beberapa Dosen PAI di Perguruan Tinggi Jakarta dan luar Jakarta. Teori persepsi merupakan improvisasi dari teori yang dirumuskan Ibrahim Warde tentang bunga bank, yakni pandangan aliran tradisionalis, modern dan moderat. Penelitian menyimpulkan bahwa  Dosen PAI di PTU terbagi kepada tiga pandangan. Sebagian besar responden dikelompokkan kepada golongan modern, menerima konsep bunga sebagai instrumen transaksi di perbankan, dan menganggapnya sebagai transaksi yang halal. Kelompok kedua digolongkan tradisionalis, mereka  menganggap bunga bank adalah tambahan pinjaman, termasuk riba dan hukumnya haram. Terakhir adalah kelompok yang berada di antara tradisionalis dan modern. Kelompok ketiga menyatakan bahwa hukum bunga bank adalah syubhat. Dosen PAI juga mempunyai pandangan yang berbeda mengenai perbankan syariah. Mayoritas responden menilai perbankan syariah tidak jauh berbeda dengan perbankan konvensional, hanya beberapa responden menyatakan bahwa terdapat banyak perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah.
Hilah dalam Produk Pembiayaan Syariah Mardhiah, Izzatul
Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol 1 No 1 (2017): Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Laboratorium Prodi Pendidikan Agama Islam UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/hayula.001.1.02

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi produk-produk pembiayaan di Lembaga Keuangan Syariah yang diduga mengandung praktek hilah. Hasil riset dilakukan melalui studi kepustakaan dengan disain kualitatif serta menggunakan pendekatan fiqh dan keuangan syariah. Berdasarkan indikasi dan parameter hilah ditemukan bahwa skema akad Murabahah  dalam KPR Syariah dan skema akad al-rahn dan al-ijarah dalam Gadai Syariah diformulasi melalui metode hilah, hanya saja KPR dengan akad  Murabahah dapat dikategorikan ke dalam hilah yang diperbolehkan, sedangkan Gadai Syariah termasuk kepada hilah  yang dicela. Dengan demikian dapat ditetapkan pula bahwa KPR murabahah dapat digunakan dalam jangka waktu terbatas, dan direformulasi setelah hilangnya berbagai hambatan tekhnis, sebaliknya gadai syariah harus segera direformulasi agar sejalan dengan ketentuan syariat dan tidak menyerupai sistem bunga dalam gadai konvensional.
Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal Anggraeni, Dewi; Hakam, Ahmad; Mardhiah, Izzatul; Lubis, Zulkifli
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.015.1.05

Abstract

Indonesia is a multicultural country with a variety of the diversity has the potential to build a nation’s civilization based on knowledge of nationalism and local cultural values. In other side, the diversity that owned by Indonesian nation has the potential to split the unity specially when that implementation to broke tradition called by Islamic puritanism. Palang Pintu tradition in Betawi cultures is still preserving until now especially in wedding ceremony and has development at welcoming guests. The method of research is qualitative with ethnographic approach. The theory used of religion and culture. The results of this research show that the tradition of Palang Pintu in Betawi Cultures has contain of Islamic values. The values of religiosity in that tradition are such as glorifying the Prophet Muhammad, Silaturrahmi, Protecting with Silat, Manners. Local culture can build a civilization where the human as the actors of the builder civilization are be able to formulate a system of values contained in the tradition. So Far local culture can build national civilization when the local culture is formulating as the ontological level of culture. Keywords: Local Culture, Palang Pintu, Religiosity Abstrak Indonesia merupakan Negara majemuk dengan berbagai keanekaragaman memiliki potensi dalam membangun peradaban bangsa yang didasari pada pengetahuan wawasan kebangsaan serta nilai-nilai budaya local. Disisi lain, keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia memiliki potensi yang dapat memcah belah persatuan dan kesataun khususnya ketika anti tradisi melalui puritanisme Islam. Palang Pintu merupakan salah satu budaya Betawi yang hingga saat ini masih dilestarikan pada acara mantenan dan pada perkembangannya digunakan pada penyambutan tamu secara adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai religiusitas yang terdapat pada tradisi Palang Pintu yang dapat dikembangkan dalam membangun peradaban. Dengan pendekatan teori Agama dan Budaya. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan jenis etnografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tradisi Palang Pintu pada Budaya Betawi kayak akan nilai-nilai religious yang bersumber dari ajaran Islam. Nilai-nilai religiusitas tersebut seperti memuliakan nabi Muhammad Saw, Silaturrahmi, Melindungi diri atau menjaga diri, Sopan santun. Selanjutnya budaya local dapat membangun peradaban sejuah mana manusia sendiri sebagai pelaku budaya dan pembangun peradaban tersebut mampu memformulasiakan system nilai yang terdapat dalam tardisi.budaya local dapat dapat membangun peradaban bangsa ketika budaya local tersebut diformulasikan pada tataran ontologis budaya. Kata kunci: Budaya Lokal, Palang Pintu, Religiusitas