Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP REUSE PETI KEMAS PADA HUNIAN DAN PERKANTORAN DI KAWASAN BONGKAR MUAT PELABUHAN Fitrianto, Ekan; Ashadi, Ashadi; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.213 KB)

Abstract

ABSTRAK. Peti kemas bekas mungkin bukan termasuk limbah yang merusak lingkungan, karena peti kemas bekas masih tetap digunakan kembali (reuse), didaur ulang (recycle). Peti kemas memiliki modul yang sama persis, mudah dirangkai, jumlahnya yang banyak dan harga yang murah dapat menjadi inovasi baru sebagai ruang hunian manusia dengan pengamanan yang benar dan penerapan ilmu kenyamanan thermal dalam bangunan. Keberadaannya yang melimpah dan mudah dibongkar pasang menjadikanya material berkelanjutan dan hemat energi sebagai material daur ulang. Peti kemas sangat mungkin dijadikan unit dasar dalam perencanaan dan perancangan Arsitektur hunian dan perkantoran. Tujuan adanya perencanaan dan perancangan Hunian dan Perkantoran di kawasan Pelabuhan Priok membuat kawasan hunian dan perkantoran dengan konsep reuse peti kemas, membuat bangunan dengan bahan daur ulang peti kemas yang masih layak pakai, merancang dan menata kawasan hunian dan perkantoran dimana fungsi-fungsi yang ada dapat berintegrasi dan saling mendukung. Lokasi proyek berada di Semper Timur kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Kata Kunci: Hunian, Perkantoran, Pelabuhan, Reuse, Peti Kemas, Recycle ABSTRACT. Used container may not include waste that is damaging to the environment, because used container can be reused, recycled. Containers have exact same modules, easily assembled, their numbers are many and low prices. These could be seen as the new innovation as a human dwelling space with the correct security and the application of thermal comfort in buildings. Container existence is abundant and easy to be overhauled makes it sustainable and energy efficient as recycled material. Container are likely to be used as the basic unit in the planning and design of residential and office. The purpose of the planning and design of Residential and Office Building in the Port area Priok with container reused concept is to make the building with recycled containers that are still worth taking, designing and managing residential areas and offices where the functions can be integrated and mutually supportive. The project location is in Semper Timur, Cilincing Jakarta Utara. Keywords: Residential, Offices, Ports, Reuse, Container, Recycle
The Influence of Bus Rapid Transit System on Urban Development: An Inquiry to Boston and Seoul BRT Systems’ Performance Indicators Prayogi, Lutfi
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol 1, No 01 (2017): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Architecture UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijbesr.1.01.1-8

Abstract

This article explores the relation between bus rapid transit (BRT) system and urban development. This article was written through a multi-staged comprehensive literature review. It includes a general overview on widely observed BRT performance indicators. Findings in terms of the influence of Boston Silver Line 4 and 5 and Seoul BRT systems on urban development around the systems are quoted and used as case studies. Investigation on the performance of Boston SL 4/5 and Seoul BRT systems are provided. This article shows that two BRT systems of different performance are able to influence urban development around the systems in varying degrees. Further investigation is needed to explain the nature of the relation between BRT performance and influence towards urban development.
The Influence of Bus Rapid Transit System on Urban Development: An Inquiry to Boston and Seoul BRT Systems’ Performance Indicators Prayogi, Lutfi
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol 1, No 01 (2017): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Architecture UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the relation between bus rapid transit (BRT) system and urban development. This article was written through a multi-staged comprehensive literature review. It includes a general overview on widely observed BRT performance indicators. Findings in terms of the influence of Boston Silver Line 4 and 5 and Seoul BRT systems on urban development around the systems are quoted and used as case studies. Investigation on the performance of Boston SL 4/5 and Seoul BRT systems are provided. This article shows that two BRT systems of different performance are able to influence urban development around the systems in varying degrees. Further investigation is needed to explain the nature of the relation between BRT performance and influence towards urban development. 
PENERAPAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) PADA PENATAAN KAWASAN DI KOTA TANGERANG Priadmaja, Adji Prama; Anisa, Anisa; prayogi, lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2017): Purwarupa Vol 1 No 2 September 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Perkotaan berkelanjutan memerlukan adanya keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Berkelanjutan secara ekonomi adalah dalam pengertian pencapaian pertumbuhan yang berkelanjutan dan efisien dalam penggunaan sumber daya. Saat ini kinerja ekonomi secara nasional terutama di kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi menderita  biaya ekonomi tinggi akibat dari penataan ruang dan transportasi yang buruk.  Pembangunan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) adalah suatu konsep pengelolaan ruang dan transportasi secara terintegrasi. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui karakteristik TOD apa saja yang sudah diimplementasikan pada kawasan stasiun kota Tangerang sebagai kawasan transit berbasis TOD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam penyusunannya dengan di lakukannya penataan pada kawasan stasiun kota Tangerang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memudahkan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum yang saling terintegrasi, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk menjadikan kawasan di sekitar stasiun kota Tangerang lebih bersih dan tertata, sehingga dapat mencerminkan citra kota yang baik.Kata Kunci: Transit Oriented Development (TOD), penataan ruang, transportasi, Stasiun kota Tangerang. ABSTRACT. Sustainable urban need the presence of the balance between economic, social ,and the environment .Sustainable economically is in the sense that the achievement of sustainable growth and efficient in the use of resources .Currently performance national economy especially in urban areas as a center economic growth suffering from high economic cost a result of the spatial planning and transportation bad .The construction of a transit or oriented transit oriented development (TOD) is a concept the management of space and an integrated transport. This research important to know characteristic tod how much implemented for the station tangerang as the area transit based tod.With in do the arrangement of the station tangerang will increase economic growth, facilitate the public in uses public transportation integrated, reduce the use of motor vehicle to make the from the station tangerang cleaner and tidier, so as to reflect image good city. Keywords: steward and stewardess, training center, transportation
PENERAPAN KONSEP TOD (TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT) PADA PERENCANAAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN KOMERSIAL YANG MENGGUNAKAN ENERGI TERBARUKAN DI TANGERANG Junaedi, Junaedi; Purwantiasning, Ari Widyati; prayogi, lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2017): Purwarupa Vol 1 No 2 September 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan ide gagasan sebuah konsep perencanaan dan perancangan sebuah kawasan permukiman dan komersial melalui pendekatan konsep TOD dengan energi terbarukan, merancang bangunan baru dengan konsep bangunan hemat energi yang akan mendukung sebuah kawasan permukiman dan komersial yang mengusung konsep energi terbarukan dan untuk mengetahui sejauh mana penerapan konsep TOD dan energi terbarukan bisa diterapkan di Indonesia. Metode yang digunakan penulis untuk membuat tulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deduktif yaitu metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus dengan mengkaji permasalahan dan kebutuhan yang ada untuk disesuaikan dengan bahan tulisan. Hasil dari tulisan ini adalah berupa konsep perencanaan dan perancangan desain kawasan permukiman dan komersial berkonsep TOD dengan energi terbarukan di Tangerang, konsep meliputi zonasi, sirkulasi bangunan, penempatan titik transit, program ruang dan penempatan titik-titik energi terbarukan di dalam tapak. Kata Kunci: permukiman, komersial, TOD, energi terbarukan ABSTRACT. The purpose of this paper is to give the idea of a conceptual plan and design of a residential and commercial area utilizing Transit Oriented Development (TOD) and renewable energy principles. It proposes the design of new buildings utilizing energy-efficient principles that support residential and commercial area that is energy efficient. It also aims to test the feasibility of TOD and renewable energy principles utilization in Indonesia. The method used is qualitative method with deductive approach, that is applying common principles on specific issues found on site. The product of this study is a conceptual plan and design of a residential and commercial area utilizing TOD and renewable energy principles in Tangerang, consists of zoning, area circulation, transit hub and point plan, spatial program and renewable energy generation point plan. Keywords: residential, commercial, TOD, renewable energy
REVITALISASI KAWASAN KOTA TUA JAKARTA DENGAN ALTERNATIF KONSEP TOD Firdaus, Fauzi; Purwantiasning, Ari Widyati; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK.Kota Tua Jakarta memiliki potensi untuk dikembangkan dengan menggunakan prinsip-prinsip Transit Oriented Development (TOD), dimana TOD merupakan pengembangan kawasan dengan menjadikan titik transit sebagai pusatnya.Yang mana titik transit tersebut saling terintegrasi satu dengan yang lainnya dan berkembang di sekitar titik transit tersebut.Tulisan ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dengan perencanaan revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta dengan menerapkan delapan (8) prinsip TOD yakni berjalan (walk), bersepeda (cycle), menghubungkan (connect), angkutan umum, (transit), pembauran (mix), memadatkan (densify), merapatkan (compact) dan beralih (shift).Dengan menerapkan prinsip-prinsip TOD tersebut pada kawasan Kota Tua Jakarta maka diharapkan Kota Tua Jakarta dapat berkembang menjadi lebih baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang diusung oleh konsep TOD. Kata Kunci: Kota Tua, Jakarta, Revitalisasi, TOD ABSTRACT. Jakarta Old Town has the potential to be developed using the principles of Transit Oriented Development (TOD), where TOD is the development of the region by making the transit point as its center. Which is where the transit points are integrated with each other and develops around the transit point. This study aims to revitalize the Old Town area of Jakarta by applying eight (8) principles of TOD ie walking, cycling, connecting, public transport, transit, mixing, densify, compact and switch (shift). By applying the principles of TOD in the Old Town of Jakarta it is expected that the Old City of Jakarta can grow to be better and in accordance with the principles that are carried by the concept of TOD. Keywords: Old Town, Jakarta, Revitalisation, TOD 
PENGEMBANGAN KONSEP SUPERBLOCK DI KAWASAN WISATA DENGAN PENDEKATAN URBAN PICNIC DI JAKARTA Junanda, Ivan; Purwantiasning, Ari Widyati; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Semakin langkanya lahan untuk keperluan komersial di pusat kota, seperti Jakarta, mengakibatkan pembangunan di pusat kota harus dilakukan secara efisien. Guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, maka belakangan ini mulai dikembangkan suatu konsep yang dikenal dengan konsep superblock sebagai kawasan perkotaan yang terpadu. Sebagai daerah ibukota, Jakarta merupakan kota metropolitan dimana Jakarta merupakan salah satu destinasi utama wisata konvensi di Indonesia memiliki potensi yang kuat untuk disejajarkan dengan destinasi-destinasi wisata konvensi lainnya di kawasan Asia. Disamping itu banyak masyarakat Indonesia yang juga ingin sesekali menikmati suasana Jakarta. Namun dengan semakin padatnya lahan di perkotaan mengurangi ruang gerak masyarakat perkotaan untuk melakukan aktifitas di ruang publik terbuka hijau seperti piknik di perkotaan (urban picnic). Kurangnya ruang publik di Jakarta merupakan ironi dari ibu kota ini bila dibandingkan dengan kota-kota asli Indonesia lainnya, yang dilengkapi dengan alun-alun (alun-alun tertutup), taman dan kebun sebagai ruang publik untuk penghuninya.Metode yang dilakukan dari penulisan ini adalah dengan cara mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam proyek ini dengan cara studi literatur maupun survey kelapangan. Data yang didapat dikompilasi yaitu memilah dan menentukan data-data utama yang akan dianalis dengan pendekatan urban picnic untuk merencanakan kawasan superblock di kawasan wisata Jakarta, sehingga nantinya hasil analisa tersebut akan menjadi konsep perencanaan dan perancangan. Hasil yang diharapkan dari penulisan ini yaitu agar dapat menjadi pedoman dalam perencanaan dan perancangan sebuah kawasan superblock di kawasan wisata Jakarta yang terpadu dengan memperhatikan kebutuhan ruang publik di perkotaan. Kata Kunci : Desain Superblock, Kawasan Wisata, Ruang Publik Terbuka Hijau, Akftitas Perkotaan, Urban Picnic  ABSTRACT. The increasing scarcity of land for commercial purposes in the city center, such as Jakarta, resulted in the development of downtown should be done efficiently. In order to realize sustainable development by utilizing the available land, then lately began to develop a concept known as the superblock concept as an integrated urban area. As a capital city, Jakarta is a metropolitan city where Jakarta is one of the main destinations of convention tourism in Indonesia has a strong potential to be aligned with other convention tourism destinations in Asia. Besides, many Indonesian people who also want to occasionally enjoy the atmosphere of Jakarta. However, the increasingly crowded land in urban areas reduces urban space for activities in open green public spaces such as urban picnic. The lack of public space in Jakarta is an irony of this capital city when compared to other native cities of Indonesia, which are equipped with plaza (square closed), gardens and gardens as public spaces for its inhabitants. The method undertaken from this writing is to collect the data required in this project by means of literature study or survey of spaciousness. The data obtained is compiled to sort and determine the main data data that will dianalis with urban picnic approach to plan the superblock area in the tourist area of Jakarta, so that later the results of the analysis will be the concept of planning and design. The expected result of this paper is to be a guide in the planning and design of a superblock area in an integrated tourism area of Jakarta with attention to urban public space needs. Keywords: Superblock Design, Tourism Area, Green Open Public Room, Urban Activities, Urban Picnic 
REDESAIN PASAR DEMAK BINTORO DENGAN KONSEP PENGGABUNGAN TRADISIONAL DAN MODERN hanif, kus yusron; Purwantiasning, Ari Widyati; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.383 KB)

Abstract

ABSTRAK. Pasar tradisional Demak Merupakan pasar  terbesar di kabupaten Demak, agar pasar tradisional dapat diterima kalangan atas dan sebaliknya kalangan bawah juga dapat merasakan kebersihan dan kenyamanan dalam berbelanja. Melakukan redesain pasar Demak dengan pendekatan Hybrid Tradisional dan modern adalah salah satu metode yang dapat menyelesaikan problematika bahwa pasar tradisional secara umum kurang nyaman dan kurang bersih. Dengan adanya redesain pasar tradisional yang lebih tertata ruang-ruang, sirkulasi, dan kebersihanya seperti pasar modern ini diharapkan dapat menarik minat bagi kalangan menengah atas untuk berbelanja di pasar tradisional. Fasad yang menarik dengan menggabungkan arsitektur tradisional dan arsitektur modern tentunya akan lebih menarik perhatian masyarakat untuk berbelanja di pasar Demak.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA PENATAAN KAWASAN ZONA 4 PEKOJAN KOTA TUA JAKARTA Agustina, Yoyok -; Purwantiasning, Ari Widyati; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.997 KB)

Abstract

Perancangan penataan kawasan zona 4 pekojan dengan pendekatan arsitektur prilaku, yang di latar belakangi dengan adanya kondisi kawasan yang merupakan kawasan organik yang padat dan  kumuh serta banyak etnis . selain itu kawasan zona 4 juga terdapat bangunan bersejarah yang berupa masjid yang merupakan pusat kegiatan masyarakat kawasan tersebut, Untuk menanggapi hal tersebut perancangan ini mengambil pendekatan arsitektur perilaku. Arsitektur perilaku bertujuan untuk menciptakan tempat yang sesuai dan optimal dengan perilaku pengguna.  Konsep yang dihasilkan pada perencanaan dan perancangan penataan kawasan zona 4 di Jakarta berupa ruang yang mendukung kegiatan masyarakat setempat yang sebelumnya dilakukan analisis tapak, analisis konsep, dan analisis ruang. 
Konsep Kampung Vertikal Pada Penataan Kawasan Rawan Banjir dengan Konsep Kampung Vertikal di Kampung Melayu Jakarta Karima, Andrea Gina; Purwantiasning, Ari Widyati; Prayogi, Lutfi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.937 KB)

Abstract

Kampung Melayu is one of the flood-prone areas in East Jakarta. An annual flood which occurs in this village often immersed residents up two meters tall. Slum condition of the village as the effect of adjacent location with the Ciliwung River and the post-flood condition caused a poor environment for the community. Therefore, the arrangement of flood-prone areas in Kampung Melayu aims to improve the quality of life for the community and environment which is in accordance with the regulations of the Provincial Government of DKI Jakarta, accommodates the needs of facilities and infrastructure of the settlement, and creates the image of urban kampong culture in Kampung Melayu. It is necessary to arrange flood-prone areas with the concept of vertical kampong in Kampung Melayu. The method of preparing the concept used is theoretical basis and field observation, data processing, and data analysis to compose the concept of planning and design “Penataan Kawasan Rawan Banjir dengan Konsep Kampung Vertikal di Kampung Melayu”.