Arta Ekayanti, Arta
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

DIAGNOSIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PROSES PEMBUKTIAN BERDASARKAN NEWMANN ERROR ANALYSIS Ekayanti, Arta
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal geometri euclide khususnya pada kasus pembuktian. Analisis yang digunakan berdasarkan pada Newmann Error Analysis yang meliputi reading error, comprehension error, transformation error, process skill error dan encoding error. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang sedang menempuh mata kuliah geometri euclide pada semester ganjil tahun akademik 2016/2017. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode dokumentasi, tes dan wawancara. Analisis dilakukan dengan menganalisis hasil tes kemudian wawancara dengan beberapa mahasiswa dengan tipe kesalahan yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan mahasiswa terletak pada kesalahan teori/konsep dasar serta ketidaklengkapan justifikasi pada setiap langkah yang digunakan dalam pembuktian. This research aim to analyse the student error, when they solve the problems of euclidean geometry especially proofs. That is based on Newmann Error Analysis, such as error reading, error comprehension, error transformation, error skill process and error encoding. This research was conducted toward the student of Mathematic Department, Teacher Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Ponorogo who studied euclidean geometry in 2016/2017. This research was descriptive research with qualitative approach. Documentation method, interview and test was used to gathering data. The analysis process had been doing by analysed the student result test, and then interviewed with some student with different error type. The result of this research was misconception of previous concept and incompletely the justification of every proofs step.
PENGEMBANGAN MODUL IRISAN KERUCUT BERBANTUAN GEOGEBRA Ekayanti, Arta
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v6i3.1151

Abstract

The aim of this research was to develop a conic section modul. The modul used GeoGebra in presenting material. This research used development model of Plomp, with three step including preliminary research, prototyping stage and assesment phase. The result of validation test show that modul was valid because  contents advisibility, presentation advisibility, graphic advisibility and language advisibility was stay on good level. Analysis of responses quetioner show that modul was practicable because presentation advisibility was in great level and material presenting advisibility and usefulness advisibility was in good level. In other hand, student test show that the modul was effective with score of classical completeness percent was 89.29%. Hence, modul developed satisfied aspect of quality namely valid, practise and effective.
PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA Suhendar, Uki; Ekayanti, Arta
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2426/dpp.v6i1.%y.pp%

Abstract

Pemahaman konsep penting untuk dimiliki mahasiswa, khususnya mahasiswa LPTK, mereka harus memiliki pemahaman konsep yang lebih dari siswa SMA. Pemahaman konsep merupakan kemampuan seseorang dalam memaknai suatu konsep. Pemahaman konsep dapat dipengaruhi atau ditingkatkan dengan membiasakan mahasiswa untuk menemukan, mengembangkan, dan menerapkan konsep yang mereka pelajari. Oleh karenanya, pembelajaran yang melatih mahasiswa untuk mampu menyelesaikan suatu masalah adalah langkah tepat dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Diantara model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Problem Based Learning. Dengan menerapkan Problem Based Learning maka diharapkan mahasiswa akan memperoleh pemahaman konsep dengan cara memecahkan masalah dalam dunia nyata secara ilmiah. Berdasarkan karakteristik Problem Based Learning, sangat dimungkinkan akan dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Dikarenakan Problem Based Learning melatih mahasiswa untuk menemukan, mengembangkan, maupun mengaplikasikan konsep yang dimiliki secara aktif dari berbagai sumber pengetahuan dengan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah Problem Based Learning juga akan dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Dikarenakan Problem Based Learning membiasakan mahasiswa untuk melalui proses-proses pemecahan/penyelesaian masalah agar dapat memahami konsep yang dipelajari.
Profile of Students' Errors in Mathematical Proof Process Viewed from Adversity Quotient (AQ) Ekayanti, Arta; Nasyiithoh, Hikma Khilda
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 3, No 2 (2018): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v3i2.3109

Abstract

Mathematical proof is an important aspect in mathematics, especially in analysis. An error in the mathematical proof construction process often occurs. This study aims to analyze the students’ errors in producing proof. Each of the categories of students’ Adversity Quotient (AQ) is identified related to the type of students’ error. The type of students’ errors used according to Newmann’s Error Analysis. This study used a qualitative approach. This study was conducted to 25 students who were taking real analysis course. Documentation, test, and interview were used to gather the data. Analyzing the students’ test result and then interviewing them for each AQ category were done for the analysis process. The results show that there are 48% climber students, 52% camper students, and no one is identified as a quitter student. Climber students tend to make some proving error such as transformation error, process skill error, and encoding error while camper students make the comprehension error, transformation error, process skill error, and encoding error when they are producing proof.
IbM Workshop Bisnis Online Media dan Alat Peraga Pembelajaran bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Ekayanti, Arta; Suhendar, Uki; Merona, Senja Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 2, No 2 (2018): Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini memberikan bekal kemampuan berbisnis mahasiswa. Sehingga mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi untuk memasarkan karya tugas mahasiswa sendiri, terutama yang berbentuk alat peraga dan media pembelajaran. Pemecahan permasalahan tersebut dapat  dilakukan dengan menyelenggarakan lokakarya untuk memahamkan mahasiswa tentang perlunya memasarkan alat peraga dan media pembelajaran hasil karya tugas mahasiswa, menyelenggarakan workshop pengadaan sarana dan teknologi untuk memasarkan alat peraga dan media pembelajaran, serta menyelenggarakan pelatihan kepada mahasiswa tentang bagaimana melakukan bisnis online. Pada awalnya beberapa mahasiswa belum begitu memahami konsep workshop bisnis online tersebut, serta belum begitu berminat dengan bisnis online. Hal ini perlahan dapat teratasi ketika narasumber memberikan gambaran serta motivasi terkait bisnis online. Praktek bisnis online dengan membuka toko online berhasil dilaksanakan walaupun pada awalnya ada beberapa mahasiswa yang mengalami kesulitan, namun pada akhirnya beberapa toko online telah terbentuk. Bahkan dalam beberapa hari pantauan diperoleh dua toko online terbaik yaitu ginuks_lapak dan takrim_arrijal, yaitu toko online dengan barang yang dijual sesuai dengan ketentuan, jumlah pengunjung dan jumlah barang yang terjual relatif banyak.
SIFAT-SIFAT HIMPUNAN PROXIMINAL Ekayanti, Arta
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 1, January 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v2i1.422

Abstract

Pada artikel ini, akan dipelajari beberapa fakta mengenai himpunan proximinal. Di antaranya, himpunan proximinal pada ruang bernorma linear merupakan himpunan tertutup. Himpunan tertutup pada ruang bernorma linear berdimensi hingga merupakan himpunan proximinal. Himpunan proximinal yang konveks merupakan himpunan Chebyshev.Kata Kunci: aproksimasi terbaik, himpunan proximinal, himpunan chebyshev, himpunan konveks
KEKONVERGENAN BARISAN OPERATOR SELF-ADJOINT MONOTON Ekayanti, Arta
JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/js.v1i1.246

Abstract

In this paper, we discuss about monoton sequences of self-adjoint operator which bounded. By considering the commutative properties of positive operator, we prove this sequence convergence to a self-adjoint operator. Furthermore, the sequence and its limit was bounded by the same operator.Keywords: sequence, self-adjoint, monoton, convergence
SIFAT KELENGKAPAN DAN KEKOMPAKAN PADA RUANG METRIK HAUSDORFF Putri, Dewanti Inesia; Ekayanti, Arta
JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v3i2.1469

Abstract

In this paper, will be discuss the definition of the Hausdorff metric space, completeness of the Hausdorff metric space, and compactness of the Hausdorff metric space. By used the theory of the metric space, the compact set was given the definition of the Hausdorff metric space. By used the completeness of the metric space, it is shown that the Hausdorff metric space was complete if the metric space was complete. Furthermore, used the compactness of the metric space was shown the Hausdorff metric space was compact if the metric space was compact
Keterampilan Berfikir Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Kemampuan Number Sense Setyaningsih, Lilik; Ekayanti, Arta
Didaktik Matematika Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.891 KB) | DOI: 10.24815/jdm.v6i1.11699

Abstract

This research aimed to describe the students’ thinking skills of each number sense category in solving mathematics problems. This study used a qualitative descriptive approach and involved one class of Year 7 students in one of junior high school in Ponorogo, Indonesia. Data collection involved test and non-test. The instruments were number sense ability test and mathematics problems including six cognitive categories. Data analysis included collecting data, reducing data, analyzing data and drawing conclusions. The results showed that students who had low number sense ability were classified as Lower Order Thinking Skill (LOTS) level. In this category, students can only solve mathematics problem involving remembering and understanding categories. While the students with medium number sense ability also identified at LOTS level. In this category, students can only solve the problem involving applying category. Furthermore, the students who had a high number sense ability were classified as Higher Order Thinking Skill (HOTS) level. In this category, students can solve the mathematics problem involving analyzing) and evaluating categories.
GENERALISASI TEOREMA APROKSIMASI WEIERSTRASS Ekayanti, Arta
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 2 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.4.2.9-16

Abstract

Teorema Aproksimasi Weierstrass menyatakan bahwa untuk setiap fungsi kontinu dapat diaproksimasi dengan menggunakan polinomial. Secara matematis untuk setiap fungsi kontinu, terdapat polinomial yang konvergen seragam ke fungsi kontinu tersebut. Fungsi kontinu pada teorema ini dapat digeneralisasi menjadi keluarga fungsi kontinu. Proses generalisasi dilakukan dengan memanfaatkan sifat bahwa keluarga fungsi kontinu merupakan aljabar, serta memanfaatkan teori klosur seragam, memisah titik dan tidak nol pada himpunan. Bentuk generalisasinya adalah untuk setiap aljabar fungsi kontinu bernilai real yang didefinisikan pada himpunan kompak K, dimana aljabar tersebut memisah titik pada  dan tidak nol di setiap titik pada K , maka klosur seragam dari aljabar tersebut adalah aljabar itu sendiri Sedangkan untuk fungsi yang bernilai kompleks diperlukan syarat tambahan dimana aljabar tersebut harus tertutup terhadap konjugat.