Articles

Found 23 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM INFORMASI MAJID, PANTI ASUHAN, DAN PESANTREN BERBASIS WEB op, Syaifullah; Priyanto, Heri; Irwansyah, M. Azhar
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.846 KB)

Abstract

Masjid, Panti asuhan, dan Pesantren adalah fasiltas penting bagi umat Islam  yang  dimanfaatkan  sebagai tempat beribadah, belajar, dan memelihara anak-anak yatim, anak yatim piatu dan anak-anak terlantar. Penyampaian informasi  dari masjid, panti asuhan, dan pesantren harusnya dapat dilakukan secara online dan terstruktur agar informasi yang di sampaikan dapat akses dan di kelola melalui jaringan internet dan diterima dengan baik oleh Jemaah. Sebuah sistem informasi masjid, panti asuhan, dan pesantren sangat diperlukan agar penyampaian informasi dapat tersebar dengan baik. Penyampaian informasi dari masjid, panti asuhan, dan pesantren di kota Singkawang pada umumnya masih belum dapat di akses secara online sehingga sulit untuk melakukan pencarian informasi yang di sampaikan oleh masjid, panti asuhan, dan pesantren melalui jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah penyampaian informasi pada masjid, panti asuhan, dan pesantren di kota Singkawang. Sistem ini dibangun berbasis website dan perancangan sistem mencakup perancangan arsitektur sistem, perancangan diagram alir sistem perancangan Data Flow Diagram, perancangan Database dan perancangan antarmuka sistem. Pengujian dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan metode Black Box untuk pengujian sistem dan UAT untuk pengujian penggunaan aplikasi. Berdasarkan hasil pengujian Black Box, sistem dapat berjalan dengan baik. Pengujian UAT penggunaan aplikasi dilakukan terhadap 15 responden dan dihitung menggunakan metode mencari interval nilai persentase Likert. Hasil perhitungan pengujian UAT pengguna aplikasi adalah 97,7%. Berdasarkan hasil pengujian UAT pengguna aplikasi, maka sistem informasi yang dibangun dapat mengatasi masalah dalam penyampaian informasi masjid, panti asuhan, dan pesantren di kota Singkawang.
ANALISIS DAN PERBANDINGAN IMPLEMENTASI METODE SIMPLE QUEUE DENGAN HIERARCHICAL TOKEN BUCKET (HTB) (STUDI KASUS MAKOSAT BRIMOB POLDA KALBAR) Helmy, Dulianto; Priyanto, Heri; S, Anggi Srimurdianti
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.473 KB)

Abstract

Abstract - Sat Brimob Polda Kalbar yang merupakan salah satu satuan kerja jajaran Polda Kalbar mengemban tugas sebagai satuan elit Kepolisian Daerah Kalimantan Barat untuk menanggulangi gangguan keamanan dalam negeri berkadar tinggi di wilayah hukum Polda Kalbar tentunya memerlukan jaringan internet untuk kepentingan instansi. Sering kali terjadi permasalahan pada jaringan internet antara lain yaitu pada saat pengiriman data terkadang koneksi menjadi time-out sehingga data yang dikirimkan lambat, rusak dan bahkan tidak sampai tujuan. Oleh karena itu dalam pemakaian satu jaringan dibutuhkan pengaturan akses atau bandwidth demi kelancaran akses internet. Pemakaian internet dengan jumlah pemakai (user) yang cukup banyak mengakibatkan load akses internet yang cukup tinggi. Jika akses internet tidak dikelola maka akan mengakibatkan pemakaian antar user yang tidak seimbang. Ada user yang memiliki koneksi yang cukup cepat, dan ada yang lambat, bahkan ada yang tidak dapat akses sama sekali.Hierarchical Token Bucket (HTB) merupakan teknik penjadwalan paket yang sering digunakan pada router-router berbasis Linux. Dengan adanya penerapan manajemen bandwidth dengan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) pada jaringan kantor Mako Sat Brimob, diharapkan adanya perbaikan Quality of Service (QoS) dan mampu memanfaatkan bandwidth yang tersedia pada saat keadaan traffic jaringan sedang tidak sibuk. Sehingga pada saat traffic jaringan dalam keadaaan tinggi maka client akan mendapatkan alokasi bandwidth sesuai dengan nilai limit-at. Sedangkan pada saat traffic jaringan dalam keadaan rendah maka client akan mendapatkan alokasi bandwidth sesuai dengan nilai max-limit.Parameter-parameter QoS yang diukur adalah throughtput, packet loss, delay, jitter, dan Mean Opinion Score (MOS). Pengukuran terhadap parameter QoS yang telah dilakukan pada jaringan simple queue didapatkan nilai 3,00 dengan kategori “BAGUS” dalam standar TIPHON dan rata-rata download sebesar 0,92 Mbps dan upload sebesar 0,47 Mbps. Sedangkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB) nilai QoS jaringan mengalami perbaikan positif menjadi 3,20 dengan kategori “BAGUS” dalam standar TIPHON dan nilai rata-rata download sebesar 4,17 Mbps dan upload sebesar 0,73 Mbps. Sehingga setelah menerapkan metode HTB pada jaringan kantor Makosat Brimob Polda Kalbar penggunaan bandwidth yang disediakan oleh ISP mampu digunakan secara dinamis dengan menyesuaikan keadaan traffic jaringan.  
Analisis Perbandingan Sistem Keamanan Jaringan Menggunakan Snort dan Netfilter Ma'sum, Muhammad Suyuti; Irwansyah, M. Azhar; Priyanto, Heri
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.72 KB)

Abstract

Perkembangan dan pemanfaatan teknologi komputer semakin meningkat berdasarkan kebutuhan dalam pertukaran informasi. Di program studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas Tanjungpura (UNTAN) telah mengembangkan teknologi komputer dalam pertukaran informasi seperti pada sistem repositori. Penggunaan teknologi komputer berbasis web pada sistem repositori yang dapat dengan mudah diakses oleh banyak user menimbulkan suatu kerentanan keamanan jaringan pada sistem. Banyaknya user yang dapat mengakses memungkinkan adanya intrusi-intrusi keamanan yang dilakukan oleh sebagian user dalam upaya penyerangan terhadap sistem. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem keamanan jaringan sebagai upaya pencegahan serangan pada sistem. Upaya tersebut telah dilakukan melalui penelitian tentang monitoring keamanan jaringan menggunakan snort oleh Asep Fauzi Mutaqin tahun 2015 yang menghasilkan saran untuk dikembangkan dengan menambahkan fungsi Intrusion Prevension System (IPS) pada snort. Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan jaringan menggunakan snort mode inline sesuai dengan saran penelitian sebelumnya dan untuk dapat diketahui performa snort mode inline diperlukan analisis perbandingan dengan sistem keamanan jaringan lain. Netfilter dengan menggunakan Advanced Policy Firewall (APF) dan Mod Evasive merupakan sistem keamanan jaringan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai upaya mengetahui sistem keamanan jaringan yang sesuai untuk diimplementasikan di Prodi Teknik Informatika. Berdasarkan penelitian analisis perbandingan yang telah dilakukan dapat menghasilkan sebagai berikut : (1) Perangkat keras yang digunakan oleh netfilter yaitu sebuah Server Netfilter sedangkan pada snort menggunakan PC Snort dan Server Snort. (2) Server Snort menggunakan memory sebesar 330668 KiB dan PC Snort menggunakan memory sebesar 175488 KiB sedangkan Server Netfilter menggunakan memory yang lebih besar yaitu 457968 KiB. (3) 2 komponen sistem dan 5 tahap konfigurasi merupakan kebutuhan perangkat lunak pada netfilter sedangkan pada snort membutuhkan 8 komponen sistem dan 10 tahap konfigurasi. (4) Netfilter memiliki hasil keamanan 14,09 % lebih baik dari pada snort.
PENGGUNAAN VIDEO REFLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGOMUNIKASIKAN HASIL PENGAMATAN BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIIG SMPN 1 WONOSOBO PADA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 priyanto, Heri
JURNAL SPEKTRA Vol 5, No 1 (2019): Pendidikan Sains, Kajian Sains, Sains Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengomunikasikan hasil pengamatan dan hasil belajar bagi peserta didik kelas VIIG SMPN 1 Wonosobo pada semester II tahun pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan video reflektif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIIG SMPN 1 Wonosobo pada tahun pelajaran 2017/2018. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan dan tes hasil belajar peserta didik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengomunikasikan peserta didik meningkat dari 65  menjadi 78 pada akhir siklus I dan 94 pada akhir siklus I dan II. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan video reflektif dapat meningkatkan nilai rata-rata hasil ulangan harian dari 80 menjadi 93 pada akhir siklus II. Pada aspek sikap peserta didik terdapat perubahan pada peduli lingkungan, kerja sama, dan mandiri dari 34, 63, dan 29 menjadi 94, 99, dan 89 pada akhir siklus II.
Rancang Bangun Aplikasi Media Pembelajaran Tes CPNS Berbasis Web Syafutra, Abang Wandi; Sujaini, Herry; Priyanto, Heri
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1301.179 KB)

Abstract

Aplikasi media pembelajaran tes CPNS berbasis Web” dibuat untuk mengevaluasi user / pengguna sebelum menghadapi tes CPNS.Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah dapat digunakan sebagai alat bantu penyelenggaraan tes sejenis. Alat penelitian yang digunakan pada aplikasi ini adalah UML (Unified Modeling language). Metode pengumpulan Data-data soal tes CPNS yang di dapat melalui buku bank soal tes CPNS, sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah berbasis web dengan database MySQL.Hasil dari perancangan laporan ini menghasilkan suatu aplikasi media pembelajaran tes CPNS berbasis website. Laporan ini menggunakan pengujian black-box, user acceptance test, dan validitas reabilitas.Hasil pengujian  menunjukkan bahwa aplikasi dapat membantu pengguna sebagai media belajar serta mengukur kemampuan pengguna dalam menghadapi tes sejenis.
RANCANG BANGUN E-LEARNING DENGAN FITUR FORUM INTERAKTIF BERBASIS POIN PADA UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK yan, Mardiansyah; Priyanto, Heri; Irwansyah, M Azhar
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.306 KB)

Abstract

Teknologi pembelajaran yang lebih kita kenal dengan istilah e-learning adalah suatu proses media pembelajaran atau pendidikan jarak jauh menggunakan media internet. E-learning dibuat agar mahasiswa aktif didalam mata kuliah yang diikutinya. Dengan adanya      e-learning diharapkan terjadinya sharing knowledge atau informasi antar mahasiswa dan pengajar sehingga hasil penyerapan materi yang diajarkan dapat mencapai tingkat yang maksimum. Dalam sistem ini mahasiswa dapat mengerjakan tugas quiz secara online, selain itu mahasiswa juga dapat mengunduh materi telah disediakan, sehingga dengan adanya aplikasi elearning ini mahasiswa dapat lebih aktif berkomunikasi didalam forum tanya jawab, dan aplikasi ini juga dapat membantu pengajar untuk memberikan nilai kepada mahasiswa dimana nilai tersebut didapat dari nilai quiz dan poin setiap mereka berkomunikasi didalam forum tanya jawab.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis dengan Gejala Depresi pada Pasien TB Paru di RSUDZA Banda Aceh Mustaqin, Mustaqin; Suryawati, Suryawati; Priyanto, Heri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Medisia Vol 2, No 2: Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Medisia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis dan merupakan masalah kesehatan yang penting di dunia. Terapi untuk penyakit tuberkulosis membutuhkan waktu selama 6-8 bulan sehingga diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Maka dari itu, apabila penderita tidak patuh minum obat atau putus berobat, justru akan mengakibatkan terjadinya kekebalan ganda terhadap obat anti tuberkulosis. Akhirnya akan munculnya faktor predisposisi yang meliputi keyakinan, kepercayaan dan sikap terhadap tingkat kesembuhan. Banyaknya angka kejadian dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, maka timbul permasalahan seperti terapi yang lama dan kompleks, komplikasi penyakit serta banyak kekhawatiran lain yang dapat menimbulkan potensi munculnya gejala depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan gejala depresi pada pasien TB paru di RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional Survey. Sampel pada penelitian ini adalah pasien TB paru yang berobat ke poliklinik DOTS. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara Non Probability Sampling dengan metode consecutive  Sampling. Hasil uji statistik Spearman dengan menggunakan SPSS 18 menunjukan nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukan bahwa terdapat hubungan tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan gejala depresi pada pasien TB paru di RSUDZA Banda Aceh.Pulmonary tuberculosis is a chronic infectious disease caused by mycobacterium tuberculosis infection and an important health problem in the world. Treatment for tuberculosis takes time for 6-8 months so that the necessary compliance of patients in treatment. Therefore, if the patient is not adherent to take medication or treatment drop out, it would result in a double immunity against anti-tuberculosis drugs. Finally, the emergence of predisposing factors which include faith, trust and attitudes toward the cure rate. The amount of the incidence of pulmonary tuberculosis disease in the world, especially Indonesia then raised the question as long and complex therapy, complications of the disease as well as many other concerns which may lead to potential symptoms of depression. The aim of this research is to analyze the relationship between level of anti tuberculosis drugs adherence with depressive symptoms in patients with pulmonary tuberculosis in RSUDZA Banda Aceh. This type of research is an analytic observational with cross sectional design Survey. Samples in this study are patients with pulmonary TB DOTS treatment to the clinic. The method sampling was done in this research Non-Probability with consecutive sampling. Test results of Spearman with SPSS 18 showed the value of p = 0.000 (p <0.05), which shows that there is a relationship between the level of anti tuberculosis medication adherence with depressive symptoms in patients with pulmonary tuberculosis in RSUDZA Banda Aceh.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis dengan Gejala Depresi pada Pasien TB Paru di RSUDZA Banda Aceh Mustaqin, Mustaqin; Suryawat, Suryawat; Priyanto, Heri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Biomedis Vol 2, No 4 (2017): Volume 2 Nomor 4 November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Biomedis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.836 KB)

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis dan merupakan masalah kesehatan yang penting di dunia. Terapi untuk penyakit tuberkulosis membutuhkan waktu selama 6-8 bulan sehingga diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Maka dari itu, apabila penderita tidak patuh minum obat atau putus berobat, justru akan mengakibatkan terjadinya kekebalan ganda terhadap obat anti tuberkulosis. Akhirnya akan munculnya faktor predisposisi yang meliputi keyakinan, kepercayaan dan sikap terhadap tingkat kesembuhan. Banyaknya angka kejadian dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, maka timbul permasalahan seperti terapi yang lama dan kompleks, komplikasi penyakit serta banyak kekhawatiran lain yang dapat menimbulkan potensi munculnya gejala depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan gejala depresi pada pasien TB paru di RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional Survey. Sampel pada penelitian ini adalah pasien TB paru yang berobat ke poliklinik DOTS. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara Non Probability Sampling dengan metode consecutive  Sampling. Hasil uji statistik Spearman dengan menggunakan SPSS 18 menunjukan nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukan bahwa terdapat hubungan tingkat kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan gejala depresi pada pasien TB paru di RSUDZA Banda Aceh. Kata Kunci: Tuberkulosis, Kepatuhan Minum Obat, Gejala DepresiABSTRACTPulmonary tuberculosis is a chronic infectious disease caused by mycobacterium tuberculosis infection and an important health problem in the world. Treatment for tuberculosis takes time for 6-8 months so that the necessary compliance of patients in treatment. Therefore, if the patient is not adherent to take medication or treatment drop out, it would result in a double immunity against anti-tuberculosis drugs. Finally, the emergence of predisposing factors which include faith, trust and attitudes toward the cure rate. The amount of the incidence of pulmonary tuberculosis disease in the world, especially Indonesia then raised the question as long and complex therapy, complications of the disease as well as many other concerns which may lead to potential symptoms of depression. The aim of this research is to analyze the relationship between level of anti tuberculosis drugs adherence with depressive symptoms in patients with pulmonary tuberculosis in RSUDZA Banda Aceh. This type of research is an analytic observational with cross sectional design Survey. Samples in this study are patients with pulmonary TB DOTS treatment to the clinic. The method sampling was done in this research Non-Probability with consecutive sampling. Test results of Spearman with SPSS 18 showed the value of p = 0.000 (p <0.05), which shows that there is a relationship between the level of anti tuberculosis medication adherence with depressive symptoms in patients with pulmonary tuberculosis in RSUDZA Banda Aceh.Keywords: Tuberculosis, compliance drinking drugs, depression symptoms
RANCANG BANGUN PEMETAAN PERSEBARAN PENDUDUK BUTA AKSARA DI KALIMANTAN BARAT DENGAN METODE SAE (SMALL AREA ESTIMATION) Farlyanda, Deni; Priyanto, Heri; Irwansyah, M Azhar
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.865 KB)

Abstract

Abstrak - Millennium Development Goals (MDGs) adalah suatu komitmen yang dibentuk masyarakat internasional dan telah disepakati sejak tahun 1990 hingga 2015 yang mana bertujuan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan yang ada di dunia. Salah  satu  target  dalam  Millennium  Development  Goals (MDGs)  adalah  penurunan  Angka  Buta Aksara. Penduduk Buta Aksara yang ada saat ini disajikan berupa data statistik yang direkap setiap tahun oleh BPS. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat merupakan Dinas yang bertanggung jawab dalam urusan pendataan mengenai penduduk buta aksara. Dalam Model Pemetaan, sistem yang dirancang menggunakan Pendekatan Small area estimation. Pendekatan Small area estimation mengarah kepada lingkup terkecil daripada objek penelitian sebagaimana pengujian sebelumnya dalam penginputan data. Informasi yang dimunculkan berdasarkan perhitungan akan disesuaikan dengan metode pemetaan SAE yang menjadi acuan utama dan diselaraskan sebagaimana perhitungan Cluster dan filtering sehingga memunculkan pewarnaan pada tampilan utama aplikasi dan informasi by name by address pada panel identifikasi yang terdapat pada aplikasi. Berdasarkan hasil analisis dengan Kabupaten Sambas sebagai sumber data yang paling memenuhi syarat dari level Kabupaten hingga Kecamatan, terdapat beberapa Kecamatan yang memiliki level buta aksara >15%, level buta aksara 5-15% dan level buta aksara <5% dari jumlah penduduk yang ada di masing-masing Kecamatan dan keseluruhan Kabupaten. Informasi tersebut dapat dilihat dengan jelas pada sistem pemetaan yang dirancang dan dapat dilihat data detail pada menu tabular. Sistem berhasil memetakan penduduk buta aksara di Kabupaten hingga Kecamatan secara by name by address sehingga dapat menjadi alat bantu bagi pihak Dinas dalam menentukan rekomendasi pengentasan buta aksara di Kalimantan Barat
Rancang Bangun Aplikasi Code Sharing Sebagai Alat Bantu Media Interaktif Perkuliahan Pada Mata Kuliah Pemrograman Web Muhammad, Ar Razy; Priyanto, Heri; Safriadi, Novi
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.483 KB)

Abstract

Proses pengembangan aplikasi berbasis web dapat di definisikan sebagai proses pembuatan aplikasi dari yang hanya berupa satu halaman web hingga aplikasi kompleks dengan menghubungkan banyak halaman web. Proses pembelajaran pada mata kuliah pemrograman web kadang dibuat berkelompok agar mahasiswa dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas yang lebih berat, seperti membuat aplikasi berbasis web yang kompleks, sehingga mahasiswa akan membuat banyak file-file program. Hal ini memungkinkan anggota kelompok untuk membuka dan mengubah data pada file yang sama dalam waktu bersamaan, namun dikarenakan ruang lingkup kerja yang berbeda maka akan ada ketimpangan data antar anggota tim. Sehingga membutuhkan penyesuaian lebih lanjut atas data tertentu agar setiap anggota memiliki data yang sama persis. Oleh karena ini codesharing dibuat sebagai sebuah aplikasi yang mampu menciptakan satu lingkungan kerja bagi anggota tim untuk mendapatkan data terbaru dari file-file yang dibutuhkannya secara realtime. Dikarenakan sifatnya yang realtime maka aplikasi ini dapat dimanfaatkan bagi dosen untuk dijadikan alat bantu media ajar pada proses perkuliahan. Aplikasi codesharing memfasilitasi pengguna untuk menciptakan sebuah project pribadi maupun bersama. Pengguna aplikasi dibedakan menjadi dua yaitu dosen dan mahasiswa. Setiap pengguna diberikan hak akses penuh atas project maupun file-file yang dibuatnya. Pengguna lain diberikan hak akses khusus yaitu dapat mengubah konten dari file-file apabila telah mendapatkan izin akses dari pemilik file. Dari hasil pengujian maka didapatkan bahwa aplikasi codesharing mendapatkan penilaian dari user dengan hak akses dosen sebesar 19 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 21 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 53 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. Penilaian user hak akses mahasiswa didapat nilai rata-rata sebesar 21.9 berdasarkan aspek penilaian Rekayasa Perangkat Lunak, 28.55 berdasarkan aspek penilaian Komunikasi Visual dan 47.55 berdasarkan aspek Fungsionalitas. Berdasarkan penilaian diatas maka aplikasi termasuk kategori baik. user menyatakan aplikasi sangat baik apabila diterapkan sebagai media ajar.