Narti Prihartini, Narti
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA CHATTING ONLINE DENGAN FITUR ALIH BAHASA MELALUI PENDEKATAN METODE RULE BASED DALAM PROSES PENERJEMAHAN CHAT

Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 7, No 3 (2012): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.702 KB)

Abstract

Komunikasi informasi merupakan trend yang dapat memperlancar media komunikasi yang statis. Salah satu aplikasi yang menggunakan akses komunikasi informasi berupa teks secara real time yaitu chatting online. Dengan aplikasi chatting tersebut user dapat berinteraksi dengan user lain menggunakan resource yang sangat hemat. Kendala yang masih sering dihadapi oleh pengguna chat saat ini adalah obrolan lintas bahasa dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa penghubung. Tidak semua pengguna aplikasi chatting online bisa berkomunikasi dengan bahasa asing. Selain itu, semakin meningkatnya kebutuhan akan pengetahuan berbahasa Inggris dalam bentuk pengolah bahasa menjadikan pemikiran adanya satu aplikasi berbasis web yang mampu menaungi kebutuhan komunikasi lintas bahasa dengan bahasa Indonesia dan Inggris dalam bentuk aplikasi chatting online dengan fitur alih bahasa chat, electronic dictionary serta penerjemah teks . Penelitian ini difokuskan pada pengembangan suatu algoritma sederhana untuk proses penerjemahan kedua bahasa (Indonesia-Inggris dan Inggris-Indonesia) melalui pendekatan metode rule based. Adapun berbasis web menjadi pilihan yang mempermudah proses chatting online dan menerapkan algoritma tersebut dalam sebuah fitur alih bahasa chat dan penerjemah kalimat dwi bahasa (Indonesia–Inggris & Inggris–Indonesia) selain itu juga terdapat fitur electronic dictionary yang dapat digunakan untuk mencari arti dari kosakata dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Pendekatan metode rule based diterapkan melalui pengenalan jenis kata, penentuan pola kata serta menerapkan aturan MD dan DM sesuai tata bahasa Indonesia dan Inggris. Pengujian pada sistem ini dilakukan dengan cara menginputkan kalimat atau kata yang akan diterjemahkan dan melalui pendekatan metode rule based akan menampilkan hasil terjemahan pada alih bahasa chat maupun penerjemah teks. Berdasarkan hasil pengujian dengan 100 sampel kalimat dalam bahasa Indonesia maupun Inggris diperoleh persentase keberhasilan penerjemahan sebesar 92% dengan syarat memberi tanda hubung (-) untuk frasa dari beberapa kata yang membentuk arti tunggal, menambah keterangan terutama untuk kata ganti maupun to+be, dan belum mengenal tanda baca pada kata. Selain itu dilakukan pula pengujian pada electronic dictionary dalam menampilkan arti dari kosakata yang dicari serta penerjemah kalimat yang berada di luar sistem chatting online. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan alih bahasa chat dan pesan alih bahasa tersebut dapat diterima oleh penerima pesan teks chat. Penerjemah teks juga berhasil menerjemahkan kalimat dengan arti yang hampir mendekati bahasa terjemahan. Selain itu, arti dari kosakata yang dicari pada electronic dictionary juga dapat ditemukan dan hasil penerjemahan yang dilakukan juga hampir serupa dengan arti dari kalimat yang dimaksud.

Traceability Kebutuhan dan Perancangan Konseptual Manajemen Rapat Terintegrasi

JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.911 KB)

Abstract

Rapat dapat dipandang sebagai alat yang secara efisien memfasilitasi pertukaran informasi diantara beberapa orang. Hal-hal penting dalam pelaksanaan rapat meliputi pengambilan keputusan bersama, kehadiran peserta rapat sesuai kuorum serta tepat waktu, diskusi yang konstruktif, dan tindak lanjut setelah rapat memerlukan integrasi agar tiap hal tersebut dapat dimanajemen dengan baik. Beberapa rapat yang berlangsung saat ini masih menghadapi berbagai permasa-lahan diantaranya kurangnya informasi tentang pelaksanaan rapat sehingga mempengaruhi kehadiran peserta, diskusi yang belum terfokus sesuai agenda rapat, dan notulensi rapat belum lengkap. Prosedur pelaksanaan rapat saat ini memunculkan usulan perencanaan perbaikan manajemen rapat dengan mendeskripsikan kebutuhan antarmuka, fungsional, dan non-fungsional. Rancangan konseptual sesuai analisis eksisting dan perbaikan sistem yang dapat menjadi acuan pengembangan aplikasi berbasis mobile dan web meliputi diagram statis (diagram alir data, entity relationship diagram, relational database) serta diagram dinamis  (diagram use case, dan class diagram). Hasil akhir penelitian ini yaitu mapping kebutuhan terhadap diagram statis dan dinamis yang berhasil dilakukan melalui traceability matrix dan mock-up aplikasi yang dirancang dengan sembilan fitur utama.

Pembangunan Data Center dan Manajemen Pelayanan Informasi Publik di Kejaksaan Negeri Mempawah

Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.414 KB)

Abstract

Pelayanan sistem yang berkualitas yang disebut dengan pelayanan prima merupakan pelayanan terbaik yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Standar pelayanan adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban penyelenggara pelayanan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur. Oleh karna itu tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah Aplikasi Data Center Pelayanan Informasi Publik di Kejaksaan Negeri Mempawah sebagai media pelayanan dan penyampaian informasi publik. Alat dalam perancangan penelitian ini adalah Data Flow Diagram, dan pengujian menggunakan metode blackbox dengan teknik Requirement Testing serta pengujian kuisioner dengan 30 orang responden pengguna aplikasi publik dengan nilai Kr = 0.943 dan Ks = 0.886 dan 2 orang pengguna aplikasi admin dengan nilai Kr = 1 dan Ks = 1 dihitung menggunakan skala Guttman yang berarti hasil pengujian menunjukkan aplikasi ini berjalan dengan sangat baik.

Implementasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan Prioritas Perbaikan Jalan

Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.771 KB)

Abstract

Jalan adalah infrastruktur yang sering dilalui oleh masyarakat. Apabila terdapat kerusakan akan sangat menganggu aktifitas masyarakat baik segi ekonomi, pendidikan, dan lain-lain. Hal tersebut menjadi keharusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Kubu Raya untuk menangani perbaikan jalan tersebut, tetapi dalam melakukan perencanaan perbaikan terdapat kendala salah satunya adalah sulit menentukan prioritas perbaikan jalan dengan keterbatasan dana dari pusat. Pada penelitian yang dilakukan data survei diinputkan oleh karyawan berdasarkan data lapangan diproses menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan Menentukan kriteria-kriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan yakni, tingkat kerusakan jalan, kebutuhan lokasi (fasilitas umum), perkiraan biaya, kontruksi jalan, dan masa pemeliharaan. Serta menentukan rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria. Membuat matriks keputusan berdasarkan kriteria, kemudian melakukan normalisasi matriks berdasarkan persamaan yang disesuiakan dengan jenis atribut (atribut keuntungan dan atribut biaya) sehingga diperoleh maktriks ternormalisasi. Hasil akhir diperolah dari proses perankingan yaitu penjumlahan dari perkalian matriks ternormalisasi dengan bobot kriteria sehingga diperoleh nilai terbesar yang dipilih sebagai alternatif terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Simple Additive Weighting (SAW) mampu menghasilkan rekomendasi prioritas perbaikan jalan berdasarkan kriteria yang dibutuhkan

Sistem Informasi dan Manajemen Pemberkasan Perkara di Kejaksaan Negeri Mempawah

Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.611 KB)

Abstract

Sebagai salah satu bagian dari lembaga pemerintahan, penggunaan sistem informasi menjadi sangat penting dalam membantu kinerja Kejaksaan Negeri Mempawah guna terselenggaranya pelayanan yang baik dan efektif kepada masyarakat. Adapun tugas utama Kejaksaan Negeri Mempawah tidak terlepas dari aktifitas penanganan berkas perkara. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu sistem informasi yang dapat membuat, mengolah dan mengarsipkan data pemberkasan perkara di Kejaksaan Negeri Mempawah. Alat dalam perancangan sistem ini adalah Data Flow Diagram (DFD), dan pengujian sistem menggunakan metode Blackbox serta User Acceptance Test (UAT) menggunakan kuesioner dengan 10 responden yaitu jaksa sebagai pengguna sistem informasi. Hasil perhitungan kuesioner menggunakan skala likert. Perancangan penelitian ini menghasilkan sistem informasi dan manajemen yang membantu kinerja aparatur Kejaksaan Negeri Mempawah untuk mengelola berkas-berkas perkara di Kejaksaan Negeri Mempawah. Hasil persentase perhitungan kuesioner pada penelitian ini adalah 89,2% yang menunjukan bahwa Sistem Informasi dan Manajemen Pemberkasan Perkara sangat memuaskan dan sesuai dengan harapan dari Kejaksaan Negeri Mempawah.

Aplikasi Computer Assisted Instruction (CAI) Crafting Interior Rumah bagi Anak Usia Dini

Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.546 KB)

Abstract

Computer Assisted Instruction (CAI) adalah media bantu pembelajaran yang menempatkan komputer sebagai piranti sistem pembelajaran individual, di mana siswa dapat berinteraksi langsung dengan sistem komputer yang sengaja dirancang atau dimanfaatkan oleh guru. Pada taman kanak-kanak di masa modern ini sebagian besar pembelajaran dan pelatihan bahasa Inggris dimulai dengan memperkenalkan lingkungan sekitar termasuk benda-benda di dalam rumah. Menyikapi perkembangan pembelajaran anak usia dini, perlu adanya suatu aplikasi pendidikan yang didesain untuk guru sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia 5 sampai dengan 6 tahun untuk menunjang pembelajaran bertemakan rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan aplikasi komputer yang memanfaatkan konsep CAI dengan model tutorial dan instructional games untuk mengenalkan nama benda-benda pada interior rumah dengan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Metodologi penelitian yang dipakai mengacu pada pendekatan model ADDIE. Pengujian aplikasi menggunakan uji validasi yaitu ahli akademisi (PAUD), ahli CAI dan ahli multimedia. Hasil yang didapat dari validasi aplikasi menggunakan skala pengukuran Guttman ini mendapatkan nilai 95% untuk sisi akademisi PAUD, nilai 91,665% untuk sisi CAI, dan nilai 75% untuk sisi multimedia, rata-rata nilai persentase akhir dari aplikasi ini adalah 87,223%, sehingga aplikasi CAI crafting interior rumah bagi anak usia dini dirasa telah layak dalam memenuhi target pembelajaran.