Articles

Found 15 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGI DALAM PENGUATAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (MPI) FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN IAIN KENDARI Syamsuddin, Syamsuddin; Samrin, Samrin; Alim, Nur
Al-Ta'dib Vol. 11 No 2, Juli-Desember 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.169 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tentang manajemen strategi prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FATIK) IAIN Kendari. Adapun permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Tahapan pelaksanaan manajemen strategi dalam penguatan program studi MPI, (2) Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan manajemen strategi dalam penguatan program studi MPI, dan (3) Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan pelaksanaan manajemen strategi dalam penguatan program studi MPI. Pendekatan deskriptif kualitatif melalui ilmu manajemen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. (1) Tahapan pelaksanaan manajemen strategi dalam penguatan program studi MPI berupa penyusunan strategi, yang terdiri dari perumusan visi dan misi prodi MPI, penyusunan program strategis, pelaksanaan program stategis, Pengawasan pelaksanaan program strategis, dan evaluasi program stategis prodi MPI. (2) Kendala yang dihadapi pada pelaksanaan manajemen strategi dalam penguatan program studi MPI berupa keterbatasan anggaran, belum adanya rencana strategi (renstra) di tingkat prodi, keterbatasan sarana dan prasarana, dan kesepahaman dan komitmen bersama antar dosen. (3) Rekomendasi solusi dalam mengatasi kendala pelaksanaan manajemen strategi berupa kebijakan postur anggaran berbasis penguatan prodi, penyusunan renstra prodi, penyediaan sarana dan prasarana penunjang, dan membangun komitmen bersama antar Dosen.Kata Kunci: Manajemen Strategi; Penguatan Program Studi.
KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Samrin, Samrin
Al-Tadib No 2 (2014): VOL 7. NO. 2 JULI-DESEMBER 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.339 KB)

Abstract

Pendidikan adalah salah satu bidang yang sangat menentukandalan kemajuan suatu negara, Indonesia merupakan negara kesatuanyang terdiri dari berbagai macam suku, adat, agama, bahasa dan lainlain.Kesatuan ini yang akan menjadi bentuk negara ini secara pluralmelalui pendidikan, perbedaaan ini dapat disatukan agar tidak terjadidiskriminasi yang menyudutkan pada satu golongan. Indonesiamerupakan salah satu negara yang multikultural terbesar di dunia,kebenaran dari pernyataan ini dapat dilihat dari sosio kultur maupungeografis yang begitu beragam dan luas. Keragaman ini diakui atautidak, akan dapat menimbulkan berbagai macam persoalan seperti yangsekarang dihadapi bangsa ini. Seperti korupsi, kolusi, nepotisme,premanisme, perseteruan politik, kemiskinan, kekerasan, separatisme,perusakan lingkunghan dan hilangnya rasa kemanusiaan untuk selalumenghargai hak-hak orang lain adalah bentuk nyata darimultikulturalisme.Pendidikan multikultural seyogyanya memfasilitasi prosespembelajaran yang mengubah perspektif monokultural yang esensial,penuh prasangka dan diskriminatif ke perspektif multikulturalis yangmenghargai keragaman dan perbedaan, toleransi, dan sikap terbuka(inklusif). Perubahan paradigma semacam ini menuntut transformasiyang tidak hanya terbatas pada dimensi kognitif belaka. lebih dari itu,juga menuntut perubahan pada dimensi afektif dan psikomotorik.Kata Kunci : Pendidikan dan Multikultural.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI INDONESIA Samrin, Samrin
Al-Tadib Vol 8, No 1 (2015): Vol. 8 No. 1, Januari-Juni 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.27 KB)

Abstract

AbstrakDalam Undang – undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003, pasal 3dinyatakan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkankemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yangbermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, danbertujuan berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusiayang beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlakmulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, diPasal 37 ayat (2) menyatakan bahwa kurikulum pendidikan wajibmemuat Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, danPendidikan Bahasa. Tiga mata pelajaran wajib ini mengisyaratkanbahwa tujuan pendidikan nasional berusaha untuk mewujudkanmanusia Indonesia yang religius/beragama, bangsa yang dapatmenghargai warga negaranya dan identitas kebangsaan dengan bahasanasionalnya. Berbagai krisis multi dimensional yang sedang dialamioleh bangsa Indonesia memang tidak hanya bisa dilihat dan diatasidengan pendekatan mono dimensional. Namun demikian karenapangkal dari krisis tersebut adalah rendahnya moral, akhlak manusiamaka, pendidikan agama memiliki andil yang sangat besar dalammembangun watak dan peradaban bangsa yang bermartabat. Untuk itudiperlukan pembelajaran pendidikan agama Islam yang efektif,sehingga keberhasilan penyelenggaraan pendidikan agamaberkontribusi terhadap penyiapan generasi yang memiliki etika, moral,dan perilaku yang baik. Sebaliknya, kegagalan dalam penyelenggaraanpendidikan agama akan berakibat terhadap merosotnya akhlakgenerasi penerus dimasa yang akan datang dan pada gilirannya akanmerapuhkan karakter bangsa.Kata Kunci: Pendidikan, Pendidikan Agama Islam, PendidikanNasional
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PAI MELALUI STRATEGI INDEKS CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) DI KELAS V SD NEGERI RAPAMBINOPOKA DESA LALOMBONDA KEC. LALONGGASUMEETO KAB. KONAWE Samrin, Samrin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian 2013: Vol. 8 No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa padabidang studi pendidikan agama Islam melalui strategi indeks card match(mencari pasangan). Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni apakahstrategi indeks card match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswapada bidang studi pendidikan agama Islam di kelas V SD NegeriRapambinopoka Desa Lalomboda Kec.Lalonggasumeeto Kab. Konawe.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukandengan dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari dua kali tatap mukaPeneliti berperan sebagai pengamat terhadap proses pembelajaran bidang studipendidikan agama Islam di kelas V dalam penerapan strategi indeks card match,yang dilaksanakan oleh guru pendidikan agama Islam.Hasil penelitin menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus Ipertemuan pertama persentase aktivitas siswa yang masuk dalam kategorisangat aktif dan aktif sebesar 58% dan siswa yang berada pada kategoricukup aktif dan kurang aktif sebesar 42%. kemudian pad pertemuan ke duamengalami peningkatan dimana siswa yang sangat aktif dan aktif sebesar76% sedangkan untuk siswa yang masuk dalam ketegori cukup aktif dankurang aktif sebesar 24%. Pada siklus II pertemuan pertama siswa yangberada pada kategori sangat aktif dan aktif sebesar 82% dan siswa yangberada pada karegori cukup aktif dan kurang aktif sebesar 18%. Kemudianpada pertemuan ke dua kategori siswa yang sangat aktif dan aktifmeningkat menjadi 94% dan siswa yang berada pada karegori cukup aktifhanya 6%. Sedangkan hasil belajar siswa manunjukkan bahwa siswa yangtuntas kegiatan pembelajarannya pada siklus I sebanyak 12 orang atau 71%dan siswa yang tidak tuntas kegiatan pembelajarannya sebanyak 5 orangatau 29%. Kemudian hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru mengalamipeningkatan pada siklus II dimana siswa yang tuntas kegiatanpembelajarannya sebanyak 15 orang atau 88% dan siswa yang tidak tuntaskegiatan pembelajarannya sebanyak 2 orang atau 12%.Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Strategi, Indeks Card Match.
Pengaruh Profesionalisme Guru dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa MAS Al-Irsyad Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Samrin, Samrin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian 2014: Vol. 9 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i2.162

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengaruh profesionalisme guru dan kinerja guruterhadap prestasi belajar siswa MAS. Al-Irsyad Lalonggasumeeto khususnyapada bidang studi pendidikan agama Islam. Penelitian ini untuk: 1) mengetahuitingkat profesionalisme guru dan kinerja guru pendidikan agama Islam di MASAl-Irsyad Kec. Lalonggasumeeto Kab. Konawe; 2) memperoleh gambarantentang prestasi belajar siswa MAS Al-Irsyad pada bidang studi pendidikanagama Islam; 3) mengetahui pengaruh profesionalisme guru dan kinerja guruterhadap prestasi belajar siswa dalam bidang studi pendidikan agama Islam. Jenispenelitian ini kuantitatif dengan menggunakan observasi, questioner dandokumentasi untuk mendapatkan data. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) prestasi belajar siswa MASAl-Irsyad pada bidang studi PAI memiliki nilai rata-rata 78 dan dikategorikansedang, 2) Tidak ada pengaruh profesionalisme dan kinerja guru terhadap prestasibelajar PAI siswa MAS Al-Irsyad.Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Kinerja Guru, Prestasi Belajar Siswa
Implementasi Manajemen Strategik Kepala Sekolah Dalam Menumbuhkan Sikap Keberagamaan Siswa di SMAN 1 Kendari Samrin, Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 23, No 2 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.236 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul implementasi manajemen strategik kepala sekolah dalam menumbuhkan sikap keberagamaan siswa dengan permasalahan bagaimana sikap keberagamaan dan implementasi manajemen strategik kepala sekolah dalam menumbuhkan sikap keberagamaan siswa di SMAN 1 Kendari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis yakni penelitian yang bertujuan menjelaskan suatu gejala atau fakta serta upaya untuk mencari dan menata secara sistematis dan akurat data penelitian, kemudian dilakukan penelahan secara akurat dan mendetail guna mencari makna. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasidan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap Islami yang ditanamkan nampaknya telah menjadi kebiasaan positif siswa dalam kesehariannya utamanya di lingkungan sekolah. Sikap Islami yang ditunjukkan siswa SMAN 1 Kendari adalah rajin ibadah (shalat), sikap sopan dan santun,  antusias terhadap ilmu agama, sikap toleransi, dan gemar ber-Infak. Dan Implementasi manajemen strategik kepala sekolah dalam menmbuhkan sikap keberagamaan siswa melalui beberapa kegiatan-kegiatan keagamaan diwujudkan dengan beberapa cara yaitu penyediaan sarana dan prasarana, pendekatan persuasif kepada siswa dengan selalu menasihati dan melakukan penilaian sikap keberagamaan sebagai bagian dari mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta dengan melakukan pengarahan langsung sebagai upaya pembiasaan. Penerapan dari kebijakan strategik yang dapat menumbuhkan sikap keberagamaan siswa SMAN 1 Kendari pada dasarnya telah diterapkan dengan baik yang terlihat dari antusias siswa dalam kegiatan keagamaan, meskipun masih perlu untuk terus ditingkatkan seperti budaya 3S (senyum, salam dan sapa).Kata Kunci: Manajemen Strategik, Sikap Keberagamaan
KONSEP DASAR PENGELOLAAN PENGAJARAN Samrin, Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.333 KB)

Abstract

Proses interaksi belajar mengajar (pengajaran) merupakan inti darikegiatan pendidikan. Keberhasilan dalam proses belajar mengajartersebut mempunyai dampak positif kepada peserta didik, yaitumeningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dan nilai yangdimiliki oleh peserta didik. Keberhasilan tersebut salah satudiantaranya dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh pesertadidik dalam proses belajar. Dalam mencapai prestasi belajar yangbaik, terdapat dua hal yang mempengaruhi keberhasilannya, yaitukarakteristik individu dan kualitas pengajaran, di antaranyapengelolaan pengajaran. Karakteristik individu yang mempengaruhihasil belajar siswa merupakan faktor yang bersumber dari dalam dirisiswa yang terdiri dari usia, kematangan, kesehatan, kelelahan,suasana hati, motivasi, minat dan kebiasaan belajar. Sedangkankualitas pengajaran merupakan faktor yang bersumber dari luar siswayang berkaitan dengan kualitas dari pengelolaan pengajaran yang baik,dan komponen-komponen pengajaran. Komponen-komponen yangberhubungan langsung dengan proses belajar mengajar adalah guru,kurikulum, metode, sarana dan prasarana. Sebagai salah satukomponen pengajaran, guru mempunyai peran yang sangat penting,utamanya dalam menentukan keberhasilan belajar siswa.Kata Kunci : Pengelolaan, Pengajaran
Kapitalisme dan Pendidikan Liberal-Kapitalistik Samrin, Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 21, No 2 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.598 KB)

Abstract

Kapitalisasme adalah ancaman terhadap dunia pendidikan. Olehkarena itu, prinsip kapitalisme yang hanya mencari keuntunganpribadi seharusnya tidak dipraktikkan dalam dunia pendidikan. Begitupula, pendidikan tidak layak diperlakukan seperti komoditi untukperdagangan atau pasar bebas sebab jika demikian pendidikan akandiatur sesuai dengan hukum pasar. Meningkatnya permintaanpendidikan akan mengakibatkan mahalnya biaya pendidikan. Tentu iniperlu diwaspadai jangan sampai jargon “orang miskin dilarangsekolah” akhirnya terbukti. Tradisi liberal-kapitalistik telahmendominasi konsep pendidikan hingga saat ini. Pendidikan liberalmenjadi bagian dari globalisasi ekonomi ‘liberal’ kapitalisme. Olehkarena itu, perlu gerakan untuk melawan hegemoni kapitalismeglobal, yaitu dengan lebih dahulu mengubah pandangan dunia (worldview). Artinya mengubah paradigma kehidupan sosial itu sendiri.Dunia pendidikan sejatinya tidak pantas mengikuti model kapitalismeyang memuja keuntungan dan nilai-nilai komersial, sebagai satusatunyatujuan. Diperlukan diperlukan pembelajaran sosial (sociallearning) yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan dantotalitas untuk bisa lepas dari perangkap kapitalis. Dampak pendidikanliberal-kapitalistik lebih banyak negatifnya. Oleh karena itu, duniapendidikan ke depan harus menjadi ruang, di dalamnya setiap orangmulai belajar akan makna, hakikat hidup, subtansi kehidupan sertakehidupan sederhana.Kata Kunci : Kapitalis, Pendidikan, dan Liberal-kapitalis
Pendidikan Islam di Era Globalisasi (Peluang & Tantangan) Samrin, Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 23, No 1 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.236 KB)

Abstract

AbstrakPendidikan Islam secara ideal berfungsi membina dan menyiapkan anak-anak dalam keluarga termasuk anak didik yang berilmu, berteknologi, berketerampilan tinggi dan sekaligus beriman dan beramal saleh. Penjabaran materi pendidikan Islam  tidak hanya berkisar pada hal-hal yang berkaitan dengan masalah-masalah ubudiyah yang khas  (khusus), akan tetapi ubudiyah yang lebih umum dan luas, yaitu pengembangan ilmu sosial sehingga anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya secara baik maupun pengembangan pengetahuan dan teknologi yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan mampu merebut peluang posisi pembuat kebijakan (policy makers), untuk dapat merebut posisi itu sediakan SDM yang ahli di bidangnya. Melahirkan SDM yang ahli harus kembali ke pendidikan bukan ke partai politik Islam yang lebih didominasi oleh dunia politisi. Sekaligus manfaatkan peluang global dengan kemajuan informasi, komunikasi serta ipteknya untuk memperkuat posisi pendidikan Islam.Kata Kunci : Pendidikan Islam, Globalisasi
Hubungan Disiplin Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Pada Siswa SMAN 1 Kapoiala Kabupaten Konawe Samrin, Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.144 KB)

Abstract

This study examines the relationship discipline of learning and the learning environment to the learning achievement of Islamic religious education and morality in students of SMAN 1 Kapoiala Kab. Konawe. This study aims to analyze empirically the relationship discipline of learning and the learning environment on student achievement SMAN 1 Kapoiala Kab. Konawe. The population in this study were students of SMAN 1 Kapoiala totaled 225. The samples in this study were taken by using random sampling (random sampling), with a sample of 69 students. Collecting data in this study using a questionnaire method of documentation. Data collected were analyzed by using descriptive and regression techniques. The results showed that the students' discipline included in either category 59.8%, the learning environment of students included in either category 59.82%, and the learning achievement of Islamic religious education and moral included in the category enough 54.5%. There is a positive and significant relationship between disiplinbelajar and learning environment on student achievement in the subject of Islamic religious education and moral in SMAN 1 Kapoiala the academic year 2014/2015 either partially or simultan.Berdasarkan study and discussion, we can conclude that there is a relationship antaradisiplin positive and significant learning and the learning environment to the learning achievement of Islamic religious education and moral either partially or simultaneously. Partially, the relationship given by the variable learning discipline by 34.40%, 25.80% of the learning environment. While it simultaneously hubungankedua magnitude of these variables is 45.5%.Keywords:      Discipline Learning, Learning Environment, Learning Achievement