Sajaratud Dur, Sajaratud
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGOLAHAN ZEOLIT SEBAGAI BAHAN PENGUAT Dur, Sajaratud
ZERO : Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ZERO : Jurnal Sains, Matematika dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengolahan zeolit sebagai bahan penguat dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Pengolahan zeolit tersebut sehingga berukuran nanometer dengan menggunakan ballmill. Pengaktifan zeolit dilakukan dengan pemanasan 1050 C selama 10 menit. Ukuran partikel zeolit yang dihasilkan adalah 290 nanometer. Hal ini diperoleh dari 80 gram zeolite berukuran 1700 nanometer menjadi 15 gram berukuran 290 nanometer selama 34 jam proses grinding di dalam ballmill. Kata Kunci: zeolit, nanometer, pengolahan, penguat 
Pemanfaatan dan Pengolahan Pupuk Organik Dari Limbah Tanaman Jagung Dan Kulit Coklat Hasanah, Uswatun; Simorangkir, Murniaty; Masmur, Indra; Dur, Sajaratud; Sitinjak, Elvri Melliaty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 75 (2014)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan IbM  Kelompok Tani Jagung dan Coklat ini bertujuan 1) memberi solusi kepada mitran Kelompok Tani Jagung Sejahtera dan Kelompok Tani Coklat Saroha untuk mengatasi kekuranganpupuk organik dengan memanfaatkan limbah tanaman jagung dan coklat yang cukup melimpahn dalam usaha meningkatkan produktivitas tanaman  dan mensukseskan program pertanianorganik, 2) membuka peluang membuka usaha baru pupuk organik. Target khusus yang ingin dicapai adalah publikasi jurnal, laporan kegiatan,  aspek produksi dan manajemen.  Luaran kegiatan adalah produk pupuk organik limbah tanaman jagung dan coklat berkualitas (fisik dan kandungan unsur hara), desain alat perajang mekanik limbah pertanian dan rencana bisnis sederhana pupuk organik. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan, rancang alat perajang mekanik  limbah organik, pelatihan dan peraktek produksi serta penyuluhan perencanaan bisnis sederhana pupuk organik. Kegiatan melibatkan  tiga orang dosen dan dua mahasiswa. Mitra kegiatan adalah kelompok tani jagung Sejahtera dan kelompok tani coklat Saroha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80 %  kelompok tani kedua mitra mampu mengolah pupuk organik dari limbah kulit coklat dan limbah batang serta daun jagung dalam waktu 10 hari. Kualitas tekstur pupuk organic baik yaitu tidak berbau, tidak berair, gembur, tidak panas dan warnanya hitam. Kualitas unsur hara .masing-masing pupuk limbah jagung, coklat dan campuranlimbah jagung dan coklata dalah  ratio C/N 8,4; 8,8 dan 9,0 yang sudah mendekati ratio C/N tanah, kadar KO 1,60 %; 1,52% dan 1,58% serta kadar P2O adalah  3,15%; 2,50% dan 3,00%. Hal ini menunjukkan bahwa  zat organik limbah telah terurai menjadi unsur hara yang menyuburkan tanah dan mudah diserap 5 tanaman. Kelompok tani  mitra mengembangkan pembuatan pupuk dengan menggunakan limbah  tanaman/batang pisang yang ada di lokasi pada saat sebelum panen jagung.  Kapasitas alat perajang mekanik yang digunakan dapat memotong 500 kg limbah pertanian/jam.  Sebanyak 50% kelompok tani mitra berminat berwirausaha baru pupuk organik dan 50% lagi  sementara hanya untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanamannya. Kelompok tani mitra ini memerlukan pembinaan lanjutan baik dalam penyempurnaan produksi, pengemasan maupun pemasaran produksinya.
ZEOLITE PROCESSING AS HEAVY MATERIAL Dur, Sajaratud
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 1, No 1 (2017): January - June
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v1i1.1457

Abstract

Research on zeolite processing as a reinforcement material is done to utilize natural resources in North Sumatera Province. Zeolite processing is so nanometer-sized by using a ballmill. Activation of zeolite is done by heating 1050 C for 10 minutes. The resulting zeolite particle size is 290 nanometers. It is obtained from 80 grams of zeolite measuring 1700 nanometers to 15 grams measuring 290 nanometers for 34 hours of grinding process in the ballmill.
ZEOLITE PROCESSING AS HEAVY MATERIAL Dur, Sajaratud
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 1, No 1 (2017): January - June
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v1i1.1457

Abstract

Research on zeolite processing as a reinforcement material is done to utilize natural resources in North Sumatera Province. Zeolite processing is so nanometer-sized by using a ballmill. Activation of zeolite is done by heating 1050 C for 10 minutes. The resulting zeolite particle size is 290 nanometers. It is obtained from 80 grams of zeolite measuring 1700 nanometers to 15 grams measuring 290 nanometers for 34 hours of grinding process in the ballmill.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA MATERI PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI DI KELAS VII SMP IT AL-HIJRAH DELI SERDANG TAHUN PELAJARAN 2 Pratama, Reziono; Dur, Sajaratud
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know different learning outcomes student’s thatlearned using cooperative model type Group Investigation (GI) and typeTwo Stay – Two Stray (TSTS) in rectangular and square subject at VIIClass SMP IT Al-Hijrah Deli Serdang T.A. 2015/2016. This isquantitative research type quasi experiment research. The populationare all students at VII class of SMP IT Al-Hijrah Deli Serdang T.A.2015/2016 that totaled 42 students. The sample in this research are 21students of VII-A class and 21 students of VII-B class. The method ofdata analysis is used Analysis Varian (ANAVA). The result is: 1) thelearning outcomes student’s that learned using cooperative learningtype TSTS is better than learning outcomes student’s that learned usingcooperative learning type GI in rectangular and square subject. 2) thelearning outcomes student’s with high ability that learned usingcooperative learning type TSTS is better than learning outcomesstudent’s that learned using cooperative learning type GI in rectangularand square subject. 3) the learning outcomes student’s with low abilitythat learned using cooperative learning type TSTS is better thanlearning outcomes student’s that learned using cooperative learningtype GI in rectangular and square subject. 4) There is no significantinteraction between learning strategy and student’s ability to learningoutcomes student’s in rectangular and square subject. The conclusion ofthis research is explain that high ability student’s and low abilitystudent’s more suitable if learned using cooperative learning modelwith type Two Stay Two Stray (TST) in rectangular and square subjectat VII class SMP IT Al – Hijrah Deli Serdang.