Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS VSDN SIDOREJO LOR V SALATIGA Vera, Monika; Mawardi, Mawardi; Astuti, Suhandi
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar melalui model pembelajaranProblem Based Learning(PBL) pada kelas V SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 35 siswa kelas V SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, mengajar dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran PBL dilakukan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil kreativitas pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata kelas V sebesar 76.0, setelah itu dilakukan tindakan siklus I untuk meningkatkan kreativitas dengan nilai rata-rata sebesar 71.4 dan dilakukan lagi penelitian pada siklus II untuk lebih meningkatkan kreativitas dengan nilai rata-rata sebesar 74.2. Hasil belajar pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 53,7, setelah itu dilakukan lagi siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 71.4 dan dilakukan lagi siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 82.9. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kreativitas dan hasil belajar pada kelas V dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas V.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENYUSUNAN INSTRUMEN RANAH SIKAP MELALUI IN HOUSE TRAINING Astuti, Suhandi; Slameto, Slameto; Dwikurnaningsih, Yari
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.348 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2017.v4.i1.p37-47

Abstract

This study departs from the issues of teacher skills gaps in Elementary School of Laboratorium Satya Wacana in arranging the instrument of attitudes assessment. This gap problems would be solved by school action research which aims to determine the steps of in-house training that can improve teachers’ skills in preparing attitudes instrument. The subjects of this study involved 15 primary school teachers of Elementary School of Laboratorium Satya Wacana. The research model that used was Stringer Model which consist of 3 aspects, namely : Look, Think, and Act. Instruments in this study were observation sheet and booklet. The data was analyzed quantitatively and qualitatively. The result showed: 1) The steps of in-house training that can improve teachers’ skills are planning, implementing, and evaluating in house training. On the steps of planning, activities of the formation of a committee, determine the trainer, participants, material and schedule. During the implementation phase carried out activities ranging from pretest, delivery and discussion materials and posttest. At this stage of the evaluation carried out assessments throughout the in house training activities; 2) In-house training can enhance teachers’ skills in arranging attitudes assessments during the learning process. The contribution of this research theoretically maintains the arranging steps of Likert assessment scale and practically improve teachers’ skills in arranging attitude assessment in teaching and learning process.
IMPLEMENTASI TQM MELALUI PELATIHAN MODEL IN HOUSE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SD Giarti, Sri; Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.496 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p80-91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD melalui pelatihan in House Training. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas diagnosis, action planning, action taking dan action evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas. Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa: 1) instrument pengembangan media pembelajaran, 2) instrument penilaian kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran dan menyusun perencanaan pembelajaran,. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa IHT  dapat meningkatkan a) kemampuan guru SD Negeri di Salatiga, Kota Salatiga dalam mengembangkan media pembelajaran sebesar 13,4%. b) meningkakan kemampuan guru SD Negeri di Salatiga dalam menyusun rencana pembelajaran  sebesar 31,7%.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN ADMINISTRASI PENILAIAN DI SD LABORATORIUM UKSW Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.674 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p117-126

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kepala sekolah ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru-guru di SD Laboratorium Salatiga dalam menyusun administrasi penilaian melalui supervisi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas.Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa Instrument penilaianadministrasi pembelajaran . Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam penilaian administrasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun administrasi penilaian dalam pembelajaran di SD Laboratorium Salatiga sebesar 26,2%.
SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENIGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SD LABORATORIUM UKSW Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.308 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p49-59

Abstract

Identification conducted by the principle of SD Laboratory UKSW showed that the teachers were still not competent in doing learning assessment administration well. To solve these problems, the principal conducted academic supervision. The essence of the academic supervision is to help teachers develop professional capabilities. This was also done by the principle of SD Laboratory UKSW in solving problems related to the administration assessment of learning where there were some teachers in SD Laboratory UKSW not yet competent in preparing the learning assessment administration well. Supervision technique conducted by discussion. The result of supervision performed by principle of SD Laboratory UKSW showed an increasement. At the initial conditions the average level of competence of learning assessment administration preparation was 63.5 (ideal score of 100).  After given the action, the average of competence of learning assessment administration preparation was increased to 89.6. The data showed that the competence of learning assessment administration preparation has increased 26.2%.
Penerapan Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Administrasi Penilaian di SD Laboratorium UKSW Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.674 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p117-126

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kepala sekolah ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru-guru di SD Laboratorium Salatiga dalam menyusun administrasi penilaian melalui supervisi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas.Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa Instrument penilaianadministrasi pembelajaran . Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam penilaian administrasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun administrasi penilaian dalam pembelajaran di SD Laboratorium Salatiga sebesar 26,2%.
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di SD Laboratorium UKSW Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.308 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2017.v7.i1.p49-59

Abstract

Identification conducted by the principle of SD Laboratory UKSW showed that the teachers were still not competent in doing learning assessment administration well. To solve these problems, the principal conducted academic supervision. The essence of the academic supervision is to help teachers develop professional capabilities. This was also done by the principle of SD Laboratory UKSW in solving problems related to the administration assessment of learning where there were some teachers in SD Laboratory UKSW not yet competent in preparing the learning assessment administration well. Supervision technique conducted by discussion. The result of supervision performed by principle of SD Laboratory UKSW showed an increasement. At the initial conditions the average level of competence of learning assessment administration preparation was 63.5 (ideal score of 100).  After given the action, the average of competence of learning assessment administration preparation was increased to 89.6. The data showed that the competence of learning assessment administration preparation has increased 26.2%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MELALUI MODEL PEMBELARAN DISCOVERY LEARNING PADA TEMA INDAHNYA KEBERAGAMANDI NEGERIKU Hidayat, Toni; Mawardi, Mawardi; Astuti, Suhandi
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan dalam pembelajaran tematik, kompetensi yang harus dimiliki siswa salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa supaya lebih efektif. Dari hasil observasi kemampuan berpikir kritis dari 21 siswa terdapat 19,1% siswa yang termasuk dalam kategori berpikir kritis tinggi, 23,8% siswa yang termasuk kategori berpikir kritis sedang dan 33,3% siswa yang termasuk kategori berpikir kritis rendah dan 23,8 siswa yang termasuk kategori berpikir kritis sangat rendah. Sedangkan dari data ketuntasan hasil belajar siswa dengan Kriterian Ketuntasan Minimal (KKM) 70 dari 21 siswa terdapat 7(33,3%) siswa mencapai KKM, dan 14 (66,4%) siswa yang belum mencapai KKM. Bersarkan permasalahan dan hasil observasi tersebut dilakukan upaya memperbaiki proses pembelajaran agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui penelitian tindakan. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh 05 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan angket dan hasil belajar siswa menggunakan soal tes yang telah memenuhi persyaratan tingkat reliabilitas, validitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya serta lembar observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh 05 Salatiga. Temuan ini didasarkan pada data bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Tematik siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh  05 Salatiga. Hal ini terbukti berdasarkan data hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam kategori berpikir kritis tinggi setelah diberikan tindakan pada siklus I sebanyak 15 siswa (72,2%) dan pada siklus II sebanyak 17 siswa (81,7%). Dan terjadi peningkatan hasil belajar  pada siklus I sebanyak 15 siswa (71,4%) dan pada siklus II sebanyak 18 siswa (85,7%).
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENYUSUNAN INSTRUMEN RANAH SIKAP MELALUI IN HOUSE TRAINING Astuti, Suhandi; Slameto, Slameto; Dwikurnaningsih, Yari
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.348 KB) | DOI: 10.24246/j.jk.2017.v4.i1.p37-47

Abstract

This study departs from the issues of teacher skills gaps in Elementary School of Laboratorium Satya Wacana in arranging the instrument of attitudes assessment. This gap problems would be solved by school action research which aims to determine the steps of in-house training that can improve teachers’ skills in preparing attitudes instrument. The subjects of this study involved 15 primary school teachers of Elementary School of Laboratorium Satya Wacana. The research model that used was Stringer Model which consist of 3 aspects, namely : Look, Think, and Act. Instruments in this study were observation sheet and booklet. The data was analyzed quantitatively and qualitatively. The result showed: 1) The steps of in-house training that can improve teachers’ skills are planning, implementing, and evaluating in house training. On the steps of planning, activities of the formation of a committee, determine the trainer, participants, material and schedule. During the implementation phase carried out activities ranging from pretest, delivery and discussion materials and posttest. At this stage of the evaluation carried out assessments throughout the in house training activities; 2) In-house training can enhance teachers’ skills in arranging attitudes assessments during the learning process. The contribution of this research theoretically maintains the arranging steps of Likert assessment scale and practically improve teachers’ skills in arranging attitude assessment in teaching and learning process.
Implementasi TQM Melalui Pelatihan Model in House Training untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SD Giarti, Sri; Astuti, Suhandi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.496 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p80-91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD melalui pelatihan in House Training. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas diagnosis, action planning, action taking dan action evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas. Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa: 1) instrument pengembangan media pembelajaran, 2) instrument penilaian kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran dan menyusun perencanaan pembelajaran,. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa IHT  dapat meningkatkan a) kemampuan guru SD Negeri di Salatiga, Kota Salatiga dalam mengembangkan media pembelajaran sebesar 13,4%. b) meningkakan kemampuan guru SD Negeri di Salatiga dalam menyusun rencana pembelajaran  sebesar 31,7%.