Suherdiyanto Suherdiyanto, Suherdiyanto
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIFITAS BELAJAR PADA MATA KULIAH PERENCANAAN PENGAJARAN MELALUI METODE INQUIRY

Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : Edukasi: Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.649 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peningkatan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran  Melalui Metode Inquiry”.Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat dan mendapatkan informasi secara jelas, objektif, sistematis menganalisis Peningkatan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran  Melalui Metode Inquiry pada Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Geografi Tahun Akademik 2014/2015.  Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan (Action research) dengan bentuk penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian Mahasiswa semester III Program studi pendidikan geografi  tahun Akademik 2014/2015.  Berdasarkan Analisis data  dapat disimpulkan secara umum bahwa  Melalui  Penerapan Metode Inquiry dapat meningkatkan Aktifitas Belajar pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran Geografi pada Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Geografi Tahun Akademik 2014. Secara khusus dapat disimpulkan sebagai berikut: 1). Penerapan menggunakan model inquiri materi merancang dan mengaplikasikan perencanaan pembelajaran dalam proses pembelajaran. Selama pengamatan, semua kegiatan dirancang telah dilaksanakan dengan baik. 2). Terdapat Peningkatan Aktifitas belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran Geografi. Dalam penelitian dari siklus I sampai siklus II didapat hasil sebagai berikut : aktivitas belajar mahasiswa pada siklus I aktivitas fisik 44,85%, mental 42,3%, emosional 119,5% pada siklus II sebesar aktivitas fisik 72,42%, mental 86,83%, emosional 68,41%,. Rata-rata ketuntasan hasil belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 62,5% siklus II sebesar 89,47%. Kata Kunci: Metode Inquiry, Aktifitas Belajar.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN EARTH SCIENCE COMMUNITY (EARTHCOMM)

Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : Edukasi: Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.767 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul: Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui PembelajaranEarth Science Community (Earthcomm) Oleh guru Pada Mata Pelajaran Geografi Dalam Materi Lithosfer Di Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Betung Kab. Bengkayang. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Earth Science Community (Earthcomm) ) Oleh guru Pada Mata Pelajaran Geografi Dalam Materi Lithosfer Di Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Betung Kab. Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan model Kmmis dan McTaggert yang disetiap siklusnya terdiri dariempat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data penelitianvmaka dapat ditarikkesimpulan secara umum bahwa: Penerapan Pembelajaran Earth Science Community (Earthcomm) ) pada materi Lhitosfer di Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Betung, telah dilaksanakan dengan baik. Penerapan Pembelajaran Earth Science Community (Earthcomm) ) pada materi Lhitosfer terus mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I hanya mencapai 60% sedangkan pada akhir siklus II nilai rata-ratanya mencapai 90%. (1) Hasil belajar siswa setelah penerapan Pembelajaran Earth Science Community (Earthcomm) ) pada materi Lhitosfer di Kelas X Sekolah Menengah AtasNegeri 1 Sungai Betung, tergolong baik. Hal ini dapat ditunjukkan oleh: kondisi awal dengan nilai rata-rata kelas 74,41, siklus I dengan nilai rata-rata kelas 76,16 dan siklus II dengan nilai rata-rata kelas 80,22. (2). Terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan Pembelajaran Earth Science Community (Earthcomm) ) pada materi Lhitosfer di Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sungai Betung. Hal ini dapat ditunjukkan oleh: kondisi awal dengan ketuntasan belajar mencapai 59,38%, siklus I dengan ketuntasan belajar mencapai 68,75% dan siklus II dengan ketuntasan belajar mencapai 90,63%.Kata Kunci: Pembelajaran Earthcomm, hasil belajar

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DILUAR KELAS (OUT DOOR STUDY) DALAM MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA PADA SISWA MTS AL-IKHLAS KUALA MANDOR B

Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.617 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat dan mendapatkan informasi secara jelas, objektif, sistematis menganalisis penerapan metode pembelajaran di luar kelas (Out Door Study oleh guru  dalam materi permasalahan lingkungan hidup dan upaya penanggulangannya pada siswa  MTs Al-Ikhlas Kuala Mandor B. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian Study Survey. Berdasarkan hasil  pengamatan dan analisis data penelitianvmaka dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa: penerapan metode pembelajaran di luar kelas oleh guru pada siswa kelas VIII Mts Al-Ikhlas Kuala Mandor B adalah termasuk golongan baik dengan rata-rata hasil keseluruhan adalah 65,6 %. Ini dapat diartikan bahwa siswa kelas VIII  di MTs Al-Ikhlas Kuala Mandor B telah menerima penerapan metode pembelajaran di luar kelas (Out Door Study dengan baik. Sedangkan secara khusus dapat disimpulkan sebagai berikut:1)Persiapan penerapan metode pembelajaran di luar kelas oleh guru sudah dilaksanakan baik. Kegiatan persiapan  penerapan Pembelajaran Diluar Sekolah (Out Door Study) yang dilakukan oleh guru meliputi: perumusan topik serta materi atau masalah yang akan dibahas/disajikan, pengarahan tujuan dan isi informasi yang akan dicapai pada siswa, kegiatan apersepsi, mengidentifikasi sasaran (siswa) yang akan menerima informasi, penetapan teknik penyampaian informasi, penetapan jadwal dan waktu kegiatan, ketersediaan  sarana dan prasarana, mempersiapkan rencana pelaksanaan, serta ketepatan  persiapan yang dilakukan.2)Penerapan metode pembelajaran di luar kelas oleh guru juga sudah dilaksanakan  baik . Proses  pembelajaran di luar kelas (Out Door Study) meliputi: pemberian motivasi kepada siswa untuk bertanya, keterlibatan siswa, merangsang semangat siswa, pemberian tugas, membagikan rencana pelaksanaan, mempersiapkan pengamat, penyampaian tahap-tahap tugas yang dilakukan, simulasi percobaan kegiatan, keterlibatan guru pada saat proses pembelajaran di luar kelas.3)Teknik Evaluasi yang digunakan oleh guru dalam penerapan metode pembelajaran di luar kelas oleh guru tergolong cukup. Ini berarti telah dilaksanakan evaluasi penerapan metode pembelajaran di luar kelas namun masih ditemui kekurangan-kekurangan didalamnya karena belum optimal dilaksanakan. Evaluasi penerapan tersebut meliputi: Diskusi dan evaluasi tugas yang diberikan atau dijalankan, penilaian kegiatan siswa, pemberian evaluasi atau tugas, pemeriksaan tugas, penilaian tugas siswa, manfaat yang dirasakan, hambatan yang dirasakan. Kata Kunci: Out Door Study, Geografi

SUMBANGAN PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN PUKAT GILL NET

Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.503 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi yang objektif tentang sumbangan pendapatan masyarakat nelayan melalui pukat Gill Net Desa Sungai Jaga B di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah survey. Populasi penelitian sebanyak 26 orang nelayan. Pengumpulan data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yang dikumpulkan berupa data perikanan tangkap, data diri nelayan, dan data tingkat pendapatan. Pengambilan sampel (responden) penelitian dengan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian adalah: (1) Pendapatan rata-rata nelayan menggunakan pukat Gill Net adalah Rp 456,142,85 per-trip; (2) Pendapatan rata-rata nelayan menggunakan pukat udang adalah Rp 188.000 per-trip; (3) Pendapatan rata-rata nelayan menggunakan alat tangkap tradisonal (julok) adalah Rp 283.333,33 per-trip; (4) Nelayan pancing mendapatkan rata-rata sebesar Rp 3.244.000,00; (5) Sumbangan pendapatan melalui nelayan pukat Gill Net rata-rata sebesar 96,65 %. Kata Kunci: sumbangan pendapatan, nelayan, pukat Gill Net.

PENERAPAN SIMULASI DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA MATA KULIAH SEMINAR KULIAH GEOGRAFI

Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.084 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif, dan sistematis tentang penerapan Simulasi dalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa pada mata kuliah Seminar Kuliah Geografi. Penelitian merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa Kelas A Sore semester VI (enam) IKIP PGRI Pontianak berjumlah 40 orang. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang dilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan kepercayaan diri peserta didik yang diakumulasikan melalui hasil observasi di setiap siklus. Hasil penelitian, diketahui bahwa penerapan Simulasi baik sekali,  terlihat dari  pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dan siklus II. Kepercayaan diri mahasiswa melalui penerapan Simulasi pada base line sebesar 39,48%, siklus I sebesar 55,5 dan siklus II sebesar 77,5%.  Peningkatan kepercayaan diri mahasiswa mulai base line sampai pada siklus I sebesar 16,02 dan mulai siklus I sampai pada siklus II sebesar 24,76.Kata Kunci: metode pembelajaran, Simulasi, kepercayaan diri.

Penerapan Pembelajaran Group Investigation Dalam Meningkatkan Keterampilan Penulisan Desain Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak

Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.023 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penerapan pembelajaran Group Investigation (GI) dalam meningkatkan keterampilan penulisan desain penelitian pada mata kuliah Seminar Kuliah Geografi Semester VI IKIP PGRI Pontianak TA. 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penerapan Group Investigation pada siklus I dan Siklus II baik sekali. Persentase Ketuntasan kelas Keterampilan penulisan desain penelitian pada pra tindakan sebesar 38,9%, siklus I sebesar 66,1% dan siklus II sebesar 100%. Peningkatan kepercayaan diri mahasiswa mulai pra tindakan sampai pada siklus I sebesar 26,7% dan mulai siklus I sampai pada siklus II sebesar 33,4%.