Isna Nurul Inayati, Isna Nurul
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Faktor Kecerdasan Mahasiswa PGMI STAI Raden Rahmat Ditinjau Dari Teori Multiple Intelligence Inayati, Isna Nurul
AL-WIJDÁN: Journal of Islamic Education Studies Vol 1 No 1 (2016): (November 2016)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM RADEN RAHMAT MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.216 KB)

Abstract

Salah satu deskripsi profil lulusan Program Studi PGMI STAI Raden Rahmat Malang adalah sebagai Guru kelas di jenjang MI/SD dan sederajat  yang memiliki 4 kompetensi, yaitu  kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Ditetapkannya Guru Kelas sebagai salah satu profil lulusan  PGMI ini tentunya berdampak pada kompetensi yang harus dimiliki oleh para calon lulusannya. Selain dituntut untuk memiliki pemahaman lebih terkait tipe kecerdasan peserta didik, mahasiswa PGMI dituntut untuk menguasai semua mata pelajaran dijenjang Madrasah Ibtidaiyah yang notabene memiliki tingkat kompleksitas tinggi.  Bersadarkan paparan tersebut, maka penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kecerdasan yang dimiliki mahasiswa PGMI STAI Raden Rahmat Malang ditinjau dari teori Multiple Intelligence, kemudian menentukan tipe kecerdasan dominan yang mereka miliki. Analisis hasil penelitian ini diharapkan berguna untuk perbaikan kurikulum dan pelaksanaan perkuliahan di Program Studi PGMI STAI Raden Rahmat Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis observasional. Data dikumpulkan dengan kuesioner dengan jumlah responden 30 mahasiswa PGMI STAI Raden Rahmat Malang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan Analisis Faktor. Berdasarkan alat analisis yang digunakan diketahui bahwa faktor kecerdasan musikal tidak bisa digunakan untuk menganalisis kecerdasan mahasiswa PGMI dan secara umum tipe kecerdasan mahasiswa PGMI STAI Raden Rahmat Malang termasuk dalam kategori kecerdasan sosial yang terdiri kecerdasan kinestetik, interpersonal, intrapersonal dan kecerdasan naturalis. Key World: Kecerdasan, Mahasiswa PGMI, Multiple Intelligence
Manajemen Peningkatan Mutu Madrasah Berbasis Kemitraan Tritunggal (Studi Multisitus Pada Tiga Madrasah Ibtidaiyah Sasaran Program Kemitraan Pendidikan Australia – Indonesia (KPAI) di Kabupaten Malang) Ubaidillah, Aan Fardani; Inayati, Isna Nurul
MIDA : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 1 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.384 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji manajemen peningkatan mutu madrasah melalui skema kemitraan tritunggal bagi madrasah sasaran program Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia (KPAI) di Kabupaten Malang. Penelitian difokuskan pada tiga hal: (1) landasan hukum kemitraan tritunggal, (2) konstruksi manajemen peningkatan mutu madrasah berbasis kemitraan tritunggal, dan (3) bentuk-bentuk kegiatan manajemen peningkatan mutu madrasah berbasis kemitraan tritunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi multisitus, Penelitian ini menyasar tiga Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang menjadi sasasaran  program KPAI yakni MI Bustanul Uqul, MI Raden Patah, dan MI Thoriqul Huda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) landasan hukum atas program kemitraan tritunggal dilandasi oleh Keputusan Direktur Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Nomor Dj.I/Dt.I.I/4/Hm.01/578.A/2014, (2) manajemen peningkatan mutu madrasah berbasis kemitraan tritunggal terdiri atas skema pemberian dana pendukung (hibah), pendampingan (mentoring), pelatihan (training) serta tambahan penilaian endline program oleh mentor, trainer, dan asessor independen yang direkrut secara terbuka oleh Madrasah Development Center (MDC) sebagai kepanjangan tangan KPAI di tingkat distrik/propinsi, dan (3) bentuk-bentuk program kemitraan lebih didominasi oleh penyelenggaraan kegiatan-kegiatan non-fisik melalui pendampingan dan pelatihan yang mencakup Pengembangan Madrasah Efektif (PME) dan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) yang selanjutnya melahirkan program pendampingan (mentoring) penyusunan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Rencana Kerja Madrasah (RKM), dilanjutkan berbagai pelatihan dan pendampingan lanjutan berupa program hidup sehat , penyusunan dan pengembangan kurikulum madrasah, PAIKEM, program peningkatan kapasitas perpustakaan, serta pengelolaan adinistrasi dan keuangan madrasah.
MENGGAGAS READING AND LEARNING COMMUNITY MELALUI RINTISAN PERPUSTAKAAN DAN RUMAH BELAJAR DESA PALAAN Inayati, Isna Nurul; Ubaidillah, Aan Fardani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.955 KB)

Abstract

Berdasarkan program dan rancanagan strategis LPPM Universitas Islam Raden Rahmat Malang Periode I (2017-2020) yang meengusung program pengembangan prototype Desa Khaira Ummah melalui skema desa mitra, dimana Desa Palaan ditetapkan sebagai sasaran utama, diketahui kondisi awal bahwa Desa Palaan belum memiliki fasilitas publik yang dapat mendukung usaha peningkatan minat belajar dan minat membaca masyarakat. Hal ini berdampak pada kurangnya fasilitas publik yang dapat mendukung usaha peningkatan minat belajar dan minat membaca masyarakat, belum memiliki perpustakaan desa, belum memiliki pusat pemberdayaan potensi, belum memiliki pusat bermain dan belajar bagi anak, keberadaan Wifi di area Kantor Desa dimanfaatkan anak-anak untuk bermain game online dan media sosial. Berkenaan dengan kondisi tersebt, program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk merintis perpustakaan dan rumah belajar Desa Palaan perlu segera direalisasikan, dengan harapan  keberadaan perpustakaan dan rumah belajar Desa Palaan ini dapat digunakan sebagai pusat pemberdayaan warga Desa Palaan, baik dalam aspek pendidikan, Ekonomi, Sosial maupun Budaya. Ada dua pendekatan yang penulis gunakan dalam  perintisan Perpustakaan dan Rumah Belajar Desa Palaan ini, yaitu Apreciative Inquiry dan Working Out Loud. Kedua pendekatan ini kemudian dijabarkan dalam empat tahap pelaksanaan program, yaitu: Perencanaan Program, Perintisan Program, Launching Program, Tindak Lanjut Program. Dari 4 tahap pelaksanaan kegiatan yang telah diaplikasikan, dapat disimpulkan bahwa program rintisan perpustakaan dan rumah belajar Desa Palaan dinyatakan dapat menjadi magnet kedatangan masyarakat ke perpustakaan sebagai ajang belajar, membaca, pusat bermain edukatif bagi anak-anak, dan sentra kegiatan pemberdayaan.
Pendampingan Guru Melalui Capacity Building Dalam Rangka Optimalisasi Implementasi Penilaian Otentik Kurikulum 2013 (K-13) di MINU Curungrejo Kepanjen Malang Ulfa, Nanik; Ubaidillah, Aan Fardani; Inayati, Isna Nurul
ENGAGEMENT Vol 3 No 1 (2019): May 2019
Publisher : ASOSIASI DOSEN PENGABDI MASYARAKAT, FKDP KOPERTAIS IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/engagement.v3i1.85

Abstract

Kurikulum 2013’s is actually a government program that has been rolled out since then. However, in practice, there are still many teachers who have difficulties to implement it, especially in the case of the implementation of authentic assessments. This was experienced by the teachers of MINU Curungrejo Kepanjen Malang Regency. On this basis, the program focused on helping a teacher to improve understanding of Curriculum 2013 implementation (K-13) that relates to assessment. Various assessments must be carried out, namely; optical assessment, assessment of learning outcomes, Assessment of mastery learning, class assessment, and attitude assessment. The community service method in this activity uses two phases; the School Action Research and the Outcome Mapping. The results of the activities were carried out for six weeks starting from August to September 2018. They showed that intensive training and mentoring through School Action Research (SAR) and Outcome Mapping (OM) can improve the ability of teachers to implement the 2013 curriculum