Tito Hardiyanto, Tito
Unknown Affiliation

Published : 34 Documents
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS AGROINDUSTRI TAHU (Studi Kasus Pada Seorang Perajin Agroindustri Tahu di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya) Sanjaya, Ega; Rochdiani, Dini; Hardiyanto, Tito
AGROINFO Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, 2) Besarnya pendapatan dan penerimaan dari agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, 3) Besarnya R/C pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksiPenelitian ini dilaksanakan di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan Metode Studi Kasus. Perajin tahu yang ada di Desa Hegarwangi hanya ada satu orang, dan perajin secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriftipkuantitatif. Analisis dilakukan dalam satu kali proses produksi selama satu hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1. Besarnya biaya yang dikeluarkan oleh perajin agroindustri tahu yang berada di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya adalah sebesar Rp. 839.676,54 dalam satu kali proses produksi.2. Besarnya pendapatan yang diperoleh perajin agroindustri tahu sebesar Rp. 516.323,46 dalam satu kali proses produksi, dan penerimaan yang diperoleh perajin sebesar Rp. 1.356.000 dalam satu kali proses produksi.3. Perajin usaha agroindustri tahu, apabila dilihat dari segi ekonomis menguntungkan. Hal ini dapat dilihat dari nilai R/C sebesar Rp. 1,6 artinya setiap Rp. 1,0 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,6 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan sebesar Rp. 0,6.Kata Kunci : Tahu, Agroindustri
ANALISIS SALURAN PEMASARAN GABAH (Oriza sativa ) DI GAPOKTAN SAUYUNAN Kurnia, Dede; Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 2, No 3 (2016): Mei 2016
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v2i3.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran gabah dari petani sampai ke konsumen, (2) Besarnya marjin, biaya dan keuntungan pada masing-masing lembaga pemasaran gabah, dari petani sampai ke konsumen, (3) Besarnya Farmer’s share dalam pemasaran gabah dari petani sampai ke konsumen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus, dengan mengambil kasus di Gapoktan SAUYUNAN dengan responden sebanyak 34 orang petani (anggota gapoktan) dan 1 lembaga pemasaran. Dengan menggunakan metode purposive sampling sehinggga keseluruhan anggota kelompok terwakili. Hasil penelitian menunjukan bahwa :1) Saluran pemasaran yaitu : Petani => Gapoktan => Konsumen industri2) Marjin pemasaran gabah di Gapoktan mendapatkan marjin sebesar Rp 300, biaya yang dikeluarkan oleh Gapoktan sebesar Rp 100 dan keuntungan pemasaran gabah yang diterima Gapoktan sebesar Rp 200.3) Besarnya bagian yang diterima petani atau farmer’s share sebesar 94% dari harga yang dibayarkan konsumen.Kata kunci : Gabah, marjin, saluran pemasaran, share
ANALISIS RENTABILITAS DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA AGROINDUSTRI GULA KELAPA Hermanto, Hermanto; Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 2, No 1 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v2i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri gula kelapa dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya nilai rentabilitas pada agroindustri gula kelapa dalam satu kali proses produksi, (3) Besarnya penyerapan tenaga kerja pada agroindustri gula kelapa dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bantar Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap dengan menggunakan metode survai, dan teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Responden yang diambil sebagai sampel sebanyak 31 orang yaitu 15 persen dari seluruh perajin gula kelapa dengan jumlah anggota populasi sebanyak 208 orang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis dilakukan dalam satu kali proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari rata-rata bahan baku nira kelapa sebanyak 40,06 liter menghasilkan gula kelapa sebanyak 9,7580645 kilogram dalam satu kali proses produksi, dan diketahui bahwa (1) Besarnyabiaya produksi rata-rata Rp. 78.711,932, besarnya penerimaan rata-rata Rp. 97.580,645, sehingga besarnya pendapatan rata-rata Rp. 18.868,713. (2) Besarnya nilai rentabilitas agroindustri gula kelapa dalam satu kali proses produksi adalah 23,97 persen, artinya rata-rata kemampuan agroindustri gula kelapa untuk menghasilkan laba adalah sebesar 23,97 persen dari modal yangdikeluarkan dalam satu kali proses produksi. (3) Besarnya penyerapan tenaga kerja dalam agroindustri gula kelapa yang ada di Desa Bantar Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap adalah sebesar 6,91 persen atau 416 orang dari seluruh jumlah angkatan kerja.Kata kunci : rentabilitas, penyerapan tenaga kerja, agroindustri, gula kelapa
ANALISIS BIAYA, PENERIMAAN, PENDAPATAN DAN R/C USAHATANI CABE MERAH (Capsicum annum L.) VARIETAS HOT BEAUTY (Suatu Kasus di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis) Iwan, Iwan; Soetoro, Soetoro; Hardiyanto, Tito
AGROINFO Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.809

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya rata-rata biaya dan rata-rata penerimaan pada usahatani cabe merah varietas hot beauty per satu kali musim tanam di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis, (2) Besarnya rata-rata pendapatan pada usahatani cabe merah varietas hot beauty per satu kali musim tanam di Desa CibeureumKecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis, (3) Besarnya R/C pada usahatani cabe merah varietas hot beauty per satu kali musim tanam di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai yang dilakukan di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling, dimana jumlah petani yang mengusahakan cabe merah 205 petani, maka untuk keperluan penelitian 15 % dari jumlah petani cabe merah varietas hot beauty yang ada di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis, sehingga jumlah petani sampel sebanyak 31 petani.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:a) Besarnya rata-rata biaya pada usahatani cabe merah varietas hot beauty di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis sebesar Rp 14.671.958,4 per satu kali musim tanam. Penerimaannya sebesar Rp 45.980.419,35 per satu kali musim tanam, diperoleh dari hasil panen cabe merah sebesar 5.108,93 kg per hektar dengan harga Rp 9.000/Kg.b) Besarnya rata-rata pendapatan pada usahatani cabe merah varietas hot beauty di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis adalah sebesar Rp 31.308.460,72 per satu kali musim tanam.c) Besarnya rata-rata R/C pada usahatani cabe merah varietas hot beauty di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis adalah sebesar 3,05. Dengan demikian usahatani cabe merah varietas hot beauty di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis sangat layak untuk diusahakan.Kata Kunci : Usahatani, Cabai, Merah, Sukamantri, Ciamis
ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI BAGLOG JAMUR TIRAM Sutarman, Syam; Rochdiani, Dini; Hardiyanto, Tito
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 2, No 1 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v2i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha agroindustri baglog jamur tiram pada Seorang Pengusaha Beglog Jamur Tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya R/C usaha agroindustri baglog jamur tiram pada Seorang Pengusaha Baglog Jamur Tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada Seorang Pengusaha Baglog Jamur Tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dilaksanakan menggunakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu pada Seorang Pengusaha Baglog Jamur Tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng kabupaten Ciamis. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder, data yang digunakan secara deskriptif dalam menentukan biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan R/C . Hasil analisis menunjukkan bahwa : (1) Biaya yang dikeluarkan pada usaha agroindustri baglog jamur tiram per satu kali proses produksi dengan bahan baku 175 kilogram serbuk gergaji adalah Rp. 530.047,60 dan diperoleh produksi 350 baglog jamur tiram dengan harga jual Rp. 2.000 per baglog jamur tiram. Jadi penerimaan yang diperoleh Rp. 700.000,00 sehingga pendapatan adalah Rp. 169.952,40. (2) Besarnya R/C usaha agroindustri baglog jamur tiram di Desa Margaluyu per satu kali proses produksi 1,32 artinya darisetiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan, menghasilkan penerimaan Rp. 1,32 dan pendapatan sebesar Rp. 0,32. Dengan demikian usaha agroindustri baglog jamur tiram di Desa Margaluyu menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Kata kunci : baglog jamur tiram, besarnya biaya, R/C
TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADA USAHATANI PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) (Suatu Kasus Di Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar) Tresnaningsih, Teti; Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 2, No 2 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v2i2.69

Abstract

Tujuan penelitian penulis adalah untuk melihat tingkat keberhasilan tingkat penerapan teknologi model PTT, dan kendala yang dihadapi petani dalam hal penerapan teknologi PTT. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling, yaitu dengan sengaja di desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar yang didasarkan bahwa desa Rejasari merupakan desa yang terbanyak kelompoktani yang menerapkan teknologi model PTT tersebut, untuk responden diambil petani sebanyak 34 orang, sedangkan untuk melihat tingkat keberhasilan penerapan teknologi model PTT menggunakan scoring. Hasil penelitian tingkat penerapan teknologi PTT adalah: Dalam tingkat penerapan komponen teknologi dasar termasuk dalam kategori sedang, sedangkan dalam tingkat penerapan komponen teknologi pilihan termasuk dalam kategori tinggi. Masih ada beberapa kendala yang dihada pi petani diantaranya: (a) Penerapan teknik sistem tanam jajar legowo dengan jajar legowo 2:1 dan jajar legowo 4:1 belum bisa dilaksanakan oleh sebagian besar petani. (b) Penanaman bibit 1 sampai 3 per rumpun belum bisa dilaksanakan secara maksimal, karena masih ditemukannya serangan hama keong mas.
DAMPAK SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI PTT PADA USAHATANI PADI SAWAH (Studi Kasus pada Kelompok tani Trirahayu III di Desa Medanglayang Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis) Nursyamsi, Sesep; Soetoro, Soetoro; Hardiyanto, Tito
AGROINFO Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat penerapan teknologi PTT sebelum dan sesudah petani mengikuti SLPTT. (2) Dampak Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) terhadap penerapan teknologi PTT pada usahatani padi sawah. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus. Responden ditentukan secara sensus. Analisis data untuk mengetahui penerapan teknologi sebelum dan sesudah petani mengikuti SLPTT dilakukan secara deskriptif, sedangkan untuk mengetahui dampak Sekolah Lapang Pengelolaan TanamanTerpadu terhadap penerapan teknologi PTT pada usaha tani padi sawah, dianalisis dengan menggunakan statistik non parametric karena datanya bersifat kualitatif (nominal) dengan menggunakan uji tanda.Hasil penelitian menunjukkan :1) Tingkat penerapan teknologi PTT sebelum petani mengikuti SLPTT sebagian besar yaitu sebanyak 18 orang (72%) termasuk kategori rendah, sedangkan setelah mengikuti SLPTT sebagian besar yaitu sebanyak 20 orang (80%) termasuk kategori tinggi.2) Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu mempunyai dampak positif terhadap penerapan teknologi PTT pada usahatani padi sawah pada kelompok tani Trirahayu III di Desa Medanglayang.Kata Kunci : Dampak, SLPTT, PTT, Padi, Sawah, Desa, Medanglayang,
ANALISIS USAHA PEMBIBITAN MANGLID (Manglieta Glauca BI) Sukenda, Sukenda; Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Vol 1, No 3 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v1i3.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan dari usaha pembibitan manglid pada Kelompok Tani balebat di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi. (2) Besarnya R/C dari usaha pembibitan manglid pada Kelompok Tani balebat di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan Pada Kelompok Tani Balebat di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan metode studi kasus. Pengambilan sampel untuk Kelompok Tani Balebat di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya menggunakan Purposive Sampling (sampel yang sengaja dipilih atau tidak acak), sedangkan penarikan sampel untuk petani dilakukan dengan cara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan usaha pembibitan manglid per hektar dalam satu kali proses produksi adalah Rp 120.868.618,74. Penerimaan yang diperoleh dalam usaha pembibitan manglid per hektar dalam satu kali proses produksi adalah Rp 251.852.532 dan pendapatan yang diperoleh dari usaha pembibitan manglid per hektar dalam satu kali proses produksi adalah Rp 130.983.913,26. Besarnya R/C usaha pembibitan manglid pada Kelompok Tani Balebat di Desa Neglasari Kecamatan Salwu Kabupaten Tasikmalaya adalah 2,083 artinya untuk setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan dalam melaksanakan usaha pembibitan manglid diperoleh penerimaan Rp 2,083 sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar 1,083 Karena Nilai R/C > 1 maka usaha pembibitan manglid tersebut menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan.Kata kunci : pembibitan manglid, usahatani
TINGKAT PERANAN DAN PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK TANI PADI SAWAH (Oryza sativa L) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Pataripa di Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) Rusidi, Rusidi; Soetoro, Soetoro; Hardiyanto, Tito
AGROINFO Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat Peranan Anggota Kelompok Tani Padi Sawah pada Kelompok Tani Pataripa Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis (2) Pendapatan Anggota Kelompok pada Kelompok Tani Pataripa Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sensus yaitu dengan mengambil seluruh anggota populasi kelompok tani pada kelompok tani Pataripa dengan jumlah anggota sebanyak 29 orang untuk dijadikan responden. Analisis data yang dilakukan adalah nilai tertimbang serta deskriptif kualitatif. Untuk mengetahuitingkat peranan dan pendapatan anggota kelompok, dengan menggunakan interval kelas. Berdasarkan penelitian masing-masing indikator peranan anggota kelompok yaitu rapat dan pertemuan anggota, rencana kerja, program kelompok tani, iuran anggota, evaluasi dan pelaporan program kelompok tani masuk dalam kategori tinggi dengan nilai tertimbang sebesar 74,20 persen. Maka peranan anggota kelompok yang telah dilaksanakan sebesar 74,20 persen. Sedangkantingkat pendapatan yaitu penerimaan hasil produksi dan pendapatan hasil produksi , termasuk dalam kategori sedang dengan nilai tertimbang sebesar 71.25 persen. Maka tingkat pendapatan telah mencapai 71.25 persen.Kata Kunci : Peranan, Pendapatan, Kelompok Tani
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIVITAS USAHATANI MINA PADI DI KOTA TASIKMALAYA Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito; Isyanto, Agus Yuniawan
MIMBAR AGRIBISNIS: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v4i1.834

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat produktivitas usahatani minapadi, dan (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas usahatani minapadi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada kelompok tani Ligar Jaya di Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungusari, Kota Tasikmalaya yang memiliki anggota kelompok sebanyak 12 orang dan diambil seluruhnya sebagai sampel penelitian. Produktivitas usahatani minapadi didekati dengan menggunakan produktivitas faktor total dimana tingkat produktivitas diukur dengan menggunakan TFPIP. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi linier bergandar dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas minimum sebesar 0,7351, maksimum 1,0000, dan rata-rata 0,8775. Umur dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani minapadi, sedangkan pengalaman, ukuran keluarga dan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani minapadi.Kata kunci: usahatani, minapadi, produktivitas, faktor-faktor