Benny Nawa Trisna, Benny Nawa
STKIP PGRI Banjarmasin

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar Ranti, Mayang Gadih; Budiarti, Indah; Trisna, Benny Nawa
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.377 KB)

Abstract

Berbagai faktor mempengaruhi hasil pencapaian suatu proses pembelajaran, baik secara internal maupun secara eksternal. Pentingnya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran menjadi modal penting dalam menentukan langkah-langkah dan strategi yang diambil untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kemandirian dalam belajar berarti siswa memiliki kesadaran sendiri untuk belajar, mampu menentukan sendiri langkah-langkah yang harus diambil dalam belajar, mampu memperoleh sumber belajar sendiri, dan melakukan kegiatan evaluasi diri serta refleksi atas kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar semester genap tahun akademik 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana setelah sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji linearitas. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR Ranti, Mayang Gadih; Budiarti, Indah; Trisna, Benny Nawa
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai faktor mempengaruhi hasil pencapaian suatu proses pembelajaran, baik secara internal maupun secara eksternal. Pentingnya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran menjadi modal penting dalam menentukan langkah-langkah dan strategi yang diambil untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kemandirian dalam belajar berarti siswa memiliki kesadaran sendiri untuk belajar, mampu menentukan sendiri langkah-langkah yang harus diambil dalam belajar, mampu memperoleh sumber belajar sendiri, dan melakukan kegiatan evaluasi diri serta refleksi atas kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar semester genap tahun akademik 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana setelah sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji linearitas. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa.
PEMANFAATAN HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA DI KOTA BANJARMASIN Pauji, Rezkyanor; Trisna, Benny Nawa; Atsnan, Muh. Fajaruddin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peranan yang sangat strategis dan menentukan bagi keberhasilan pendidikan. Sangatlah penting kompetensi dan kinerja guru itu ditingkatkan sehingga peranannya yang strategis dan determinan itu benar-benar menyukseskan pendidikan. Kompetensi yang menjadi bagian dari kompetensi pedagogik dan menjadi unsur penilaian kinerja guru salah satunya adalah evaluasi. Dengan kompetensi ini diharapkan guru menyelenggarakan evaluasi proses dan hasil belajar secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan hasil evaluasi pembelajaran matematika oleh guru-guru matematika SMA di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan subjek dua orang guru matematika SMA (masing-masing sekolah terakreditasi A dan B) di kota Banjarmasin. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika SMA terakreditasi A dan B di kota Banjarmasin memanfaatkan hasil evaluasi pembelajaran matematika untuk promosi peserta didik, mendiagnosis kelemahan dan kekurangan peserta didik, menentukan pengelompokkan dan penempatan peserta didik, sebagai umpan balik untuk perbaikan terhadap sistem pembelajaran, menyusun laporan kepada orang tua guna menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik, sebagai dasar pertimbangan dalam membuat perencanaan pembelajaran, dan untuk menentukan perlu tidaknya pembelajaran remedial. Dalam menyusun laporan kepada orang tua, guru matematika SMA terakreditasi A dan B di kota Banjarmasin hanya membuat laporan secara tertulis, untuk laporan secara lisan kepada orang tua hanya dilakukan pada saat pembagian raport.
MENGEMBANGKAN SELF-EFFICACY MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK Arifin, Pahrul; Trisna, Benny Nawa; Atsnan, Muh. Fajaruddin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum dan  sesudah pembelajaran melalui Pendekatan  Matematika Realistik. (2) Mengetahui perkembangan self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum dan  sesudah pembelajaran dengan Pendekatan  Matematika Realistik. Jenis penelitian ekperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttes design, dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri 27 Banjarmasin tahun peajaran 2016/2017. sampel penelitian dipilih dengan teknik purpossive sampling, sebanyak 30 orang siswa di kelas VII D. Teknis analisis data yang digunakan teknik analisis deskriptif dan data analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum perlakuan dengan persentase kategori rendah 40%, kategori sedang 47%,  dan 13% termasuk kategori tinggi. Sedangkan self-efficacy siswa terhadap matematika setelah pembelajaran melalui PMR, diperoleh persentase self-efficacy siswa  terhadap matematika 3% yang termasuk kategori rendah, 73% untuk kategori sedang, dan 23% untuk kategori tinggi. Melalui uji Wilcoxon pada taraf signifikan 5% memperlihatkan nilai Sig. Sebesar 0,000 lebih kecil dari  = 0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perkembangan self-efficacy siswa terhadap matematika  melalui Pendekatan Matematika Realistik lebih baik dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini sebagai alternatif untuk mengembangkan self-efficacy siswa terhadap matematika hendaknya guru menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik.
Pembayangan mental awal mahasiswa calon guru matematika terhadap penjumlahan dan pengurangan fungsi real Darmadi, Darmadi; Trisna, Benny Nawa
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 3 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2073.333 KB)

Abstract

Pembayangan mental grafik fungsi merupakan modalitas utama mahasiswa calon guru matematika dalam memahami konsep-konsep terkait fungsi real. Beberapa konsep matematika sangat memerlukan pembayangan mental tentang penjumlahan dan pengurangan fungsi. Paper ini membahas pembayangan mental awal mahasiswa calon guru matematika terhadap penjumlahan dan pengurangan fungsi real. Data diperoleh melalui wawancara berbasis tugas. Sebanyak 20 subjek penelitian dipilih dari mahasiswa semester 7 program studi pendidikan matematika FKIP Universitas PGRI Madiun yang belum pernah mendapatkan materi atau penjelasan tentang visualisasi penjumlahan dan pengurangan grafik fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 (tujuh) bentuk pembayangan mental awal mahasiswa calon guru matematika terhadap penjumlahan dan pengurangan fungsi real.
Pemanfaatan hasil evaluasi pembelajaran matematika SMA di kota Banjarmasin Pauji, Rezkyanor; Trisna, Benny Nawa; Atsnan, Muh. Fajaruddin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 3 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.668 KB)

Abstract

Guru memiliki peranan yang sangat strategis dan menentukan bagi keberhasilan pendidikan. Sangatlah penting kompetensi dan kinerja guru itu ditingkatkan sehingga peranannya yang strategis dan determinan itu benar-benar menyukseskan pendidikan. Kompetensi yang menjadi bagian dari kompetensi pedagogik dan menjadi unsur penilaian kinerja guru salah satunya adalah evaluasi. Dengan kompetensi ini diharapkan guru menyelenggarakan evaluasi proses dan hasil belajar secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan hasil evaluasi pembelajaran matematika oleh guru-guru matematika SMA di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan subjek dua orang guru matematika SMA (masing-masing sekolah terakreditasi A dan B) di kota Banjarmasin. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika SMA terakreditasi A dan B di kota Banjarmasin memanfaatkan hasil evaluasi pembelajaran matematika untuk promosi peserta didik, mendiagnosis kelemahan dan kekurangan peserta didik, menentukan pengelompokkan dan penempatan peserta didik, sebagai umpan balik untuk perbaikan terhadap sistem pembelajaran, menyusun laporan kepada orang tua guna menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik, sebagai dasar pertimbangan dalam membuat perencanaan pembelajaran, dan untuk menentukan perlu tidaknya pembelajaran remedial. Dalam menyusun laporan kepada orang tua, guru matematika SMA terakreditasi A dan B di kota Banjarmasin hanya membuat laporan secara tertulis, untuk laporan secara lisan kepada orang tua hanya dilakukan pada saat pembagian raport.
Mengembangkan self-efficacy matematika melalui pembelajaran pendekatan matematika realistik pada siswa kelas VII D SMP Negeri 27 Banjarmasin tahun pelajaran 2016-2017 Arifin, Pahrul; Trisna, Benny Nawa; Atsnan, Muh. Fajaruddin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.84 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum dan  sesudah pembelajaran melalui Pendekatan  Matematika Realistik. (2) Mengetahui perkembangan self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum dan  sesudah pembelajaran dengan Pendekatan  Matematika Realistik. Jenis penelitian ekperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttes design, dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri 27 Banjarmasin tahun peajaran 2016/2017. sampel penelitian dipilih dengan teknik purpossive sampling, sebanyak 30 orang siswa di kelas VII D. Teknis analisis data yang digunakan teknik analisis deskriptif dan data analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan self-efficacy siswa terhadap matematika sebelum perlakuan dengan persentase kategori rendah 40%, kategori sedang 47%,  dan 13% termasuk kategori tinggi. Sedangkan self-efficacy siswa terhadap matematika setelah pembelajaran melalui PMR, diperoleh persentase self-efficacy siswa terhadap matematika 3% yang termasuk kategori rendah, 73% untuk kategori sedang, dan 23% untuk kategori tinggi. Melalui uji Wilcoxon pada taraf signifikan 5% memperlihatkan nilai Sig. Sebesar 0,000 lebih kecil dari  = 0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perkembangan self-efficacy siswa terhadap matematika  melalui Pendekatan Matematika Realistik lebih baik dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini sebagai alternatif untuk mengembangkan self-efficacy siswa terhadap matematika hendaknya guru menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik.