Fasli Arif, Fasli
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KELEKATAN PADA IBU, AYAH, DAN TEMAN SEBAYA DENGAN KECENDERUNGAN ANAK MENJADI PELAKU DAN KORBAN BULLYING

Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.311 KB)

Abstract

Abstract — Bullying is a behavior of misusing physical force by stronger individuals or groups towards their weaker counterparts, which is intended to hurt and is repeatedly done.  The aim of the current study is to investigate the tendency of children to become bullies and victims of bullying in terms of attachment to the mother, father, and peers. Subjects in this study were 250 students with complete parents. This study found that there exists a negative relationship between attachment to mother and father and children’s tendency to be bullies. It was also found that only attachment to father that were negatively associated with children’s tendency to be victims of bullying. This study also found that peer attachment does not have a significant relationship with children’s tendency to be both bullies and victims of bullying. Further, both boys and girls are at risk of becoming victims of bullying.  Abstrak — Bullying adalah perilaku yang menyalahgunakan kekuatan fisik, dilakukan oleh individu atau kelompok yang lebih kuat terhadap individu atau kelompok yang lebih lemah dengan tujuan untuk menyakiti, dan dilakukan secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecenderungan anak menjadi pelaku dan korban bullying ditinjau dari kelekatan pada ibu, ayah, dan teman sebaya. Subjek penelitian ialah 250 siswa yang memiliki orangtua yang lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara kelekatan dengan ibu dan ayah dengan kecenderungan anak menjadi pelaku bullying, namun hanya kelekatan dengan ayah yang berasosiasi negatif dengan kecenderungan anak menjadi korban bullying. Kelekatan dengan teman sebaya diketahui tidak berasosiasi dengan kecenderungan anak menjadi pelaku dan korban bullying. Anak laki-laki dan perempuan sama-sama berisiko menjadi korban bullying.

HUBUNGAN KELEKATAN PADA IBU, AYAH, DAN TEMAN SEBAYA DENGAN KECENDERUNGAN ANAK MENJADI PELAKU DAN KORBAN BULLYING

Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Ulayat
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.311 KB)

Abstract

Abstract — Bullying is a behavior of misusing physical force by stronger individuals or groups towards their weaker counterparts, which is intended to hurt and is repeatedly done.  The aim of the current study is to investigate the tendency of children to become bullies and victims of bullying in terms of attachment to the mother, father, and peers. Subjects in this study were 250 students with complete parents. This study found that there exists a negative relationship between attachment to mother and father and children’s tendency to be bullies. It was also found that only attachment to father that were negatively associated with children’s tendency to be victims of bullying. This study also found that peer attachment does not have a significant relationship with children’s tendency to be both bullies and victims of bullying. Further, both boys and girls are at risk of becoming victims of bullying.  Abstrak — Bullying adalah perilaku yang menyalahgunakan kekuatan fisik, dilakukan oleh individu atau kelompok yang lebih kuat terhadap individu atau kelompok yang lebih lemah dengan tujuan untuk menyakiti, dan dilakukan secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecenderungan anak menjadi pelaku dan korban bullying ditinjau dari kelekatan pada ibu, ayah, dan teman sebaya. Subjek penelitian ialah 250 siswa yang memiliki orangtua yang lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara kelekatan dengan ibu dan ayah dengan kecenderungan anak menjadi pelaku bullying, namun hanya kelekatan dengan ayah yang berasosiasi negatif dengan kecenderungan anak menjadi korban bullying. Kelekatan dengan teman sebaya diketahui tidak berasosiasi dengan kecenderungan anak menjadi pelaku dan korban bullying. Anak laki-laki dan perempuan sama-sama berisiko menjadi korban bullying.