Articles

Found 2 Documents
Search

PERFORMANSI JARINGAN FIBER OPTIK DARI SENTRAL OFFICE HINGGA KE PELANGGAN DI YOGYAKARTA Firdaus, Firdaus; Pradana, Ferdyan Andhika; Indarto, Eka
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan Vol 3 No 1: JETT July (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v3i1.126

Abstract

Kebutuhan layanan komunikasi pada masa kini tidak hanya suara, melainkan juga data dan video. Maka diperlukan jaringan handal yang mampu memberikan performansi yang baik. Salah satu solusinya adalah jaringan fiber optik. Penelitian ini menganalisa power budget jaringan fiber optik milik PT. Telkom Indonesia di Yogyakarta yang meliputi 5 STO (Sentral Office) dan 20 Pelanggan. STO Terdiri dari STO Kalasan, STO Godean, STO Kotabaru, STO Bantul, dan STO Pugeran. 20 Pelanggan tersebar di wilayah STO Kotabaru, STO Bantul dan STO Pugeran. Berdasar pengukuran di peroleh nilai redaman total antara STO hingga ke pelanggan masih kurang dari 28 dB. Hasil tersebut sesuai dengan standar tetapan PT. Telkom Indonesia. Nilai redaman kabel adalah 0,26 dB/Km masih sesuai dengan standart ITU (International Telecomunication Union) no. T-REC-G.651-199802-I. Jaringan mampu melayani pelanggan dengan kecepatan rata rata 8,23 Mbps untuk download dan 2,04 Mbps untuk upload.
PERANCANGAN JARINGAN BACKBONE DAN DISTRIBUSI 4G LTE DI SLEMAN BERBASIS JARINGAN OPTIK Asyari, Rifa Atul Izza; Firdaus, Firdaus; Indarto, Eka; Nurcahyani, ida
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSeiring meningkatnya kebutuhan pengguna seluler di seluruh dunia maka 3GPP menggagas suatu teknologi baru generasi keempat 4G long term evolution (LTE). 4G (LTE) adalah teknologi yang memungkinkan sebagai solusi dari permasalahan kapasitas dan kualitas jaringan pada daerah yang memiliki demand cukup tinggi seperti Kabupaten Sleman. Keberhasilan penggelaran 4G LTE didukung oleh jaringan backbone dan jaringan distribusi. Perancangan penggelaran jaringan fiber optik untuk jaringan backbone 4G LTE di Kabupaten Sleman membutuhkan kabel optik G-652 sepanjang 85 km dengan topologi ring dan teknologi WDM-STM64. Jaringan distribusi 4G LTE di Sleman menggunakan teknologi GPON dan kabel optik tipe G984 sepanjang 61,35 km. Nilai power yang diterima pada titik end-point (ONU) -25,010 dBm pada simulasi Optisystem dan -26,626 dB melalui hasil perhitungan real. Nilai tersebut diatas nilai minimum power (receiver sensitivity) -28 dBm yang mengacu pada standar parameter ITU-T G.984.2. Rata-rata nilai rise time adalah 69 ps, nilai tersebut masih dibawah nilai standar maksimum yang diperbolehkan sebesar 70 ps. Bit Error Rate rata-rata link backbone yaitu 5x10-4. Kata kunci: backbone, distribusi, LTE, optik, sleman