Ach Rasyad, Ach
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGASUHAN IBU BERPERAN GANDA DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK USIA 2-4 TAHUN Herdina, Lenny; Rasyad, Ach; Hardika, Hardika
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jpn.v12i1.2137

Abstract

Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan pengasuhan anak oleh ibu berperan ganda dalam membentuk kemandirian anak usia 2-4 tahun,(2) mendeskripsikan tingkat kemandirian anak usia 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu berperan ganda di Palm Kids Prechool Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase. Hasilnya bahwa (1) 61,5% adalah ibu berperan ganda yang melaksanakan pengasuhan otoritatif terhadap anak usia 2-4 tahun dengan baik, (2) 69,2% adalah anak usia 2-4 tahun yang diasuh oleh ibu berperan ganda memiliki tingkat kemandirian yang tinggi. Dari keseluruhan responden, 33,3% adalah anak usia 2-4 tahun yang memiliki kecenderungan aspek kemandirian sosial yang lebih tinggi dibandingkan dengan aspek kemandirian lainnya.
MANAJEMEN PROGRAM PARENTING EDUCATION PADA RA AL-IKHLAS KEPANJEN MALANG Andani, Fitria Dewi; Rasyad, Ach; Ihsan, Moh Ishom
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 10, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.616 KB) | DOI: 10.17977/jpn.v10i2.667

Abstract

Manajemen program parenting education merupakan proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan yang diperuntukkan kepada orangtua, pengasuh, dan anggota keluarga yang lain berperan secara langsung dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak (parenting education). Parenting education bukan sesuatu yang baru, namun banyak lembaga yang tidak dapat melaksanakannya. Penelitian ini dilakukan di RA Al-Ikhlas yang merupakan lembaga dengan konsep sekolah alam.
METODE MONITORING BAGI PETUGAS PANTI SOSIAL DI UPT PTKS MALANG Ekawati, Fitria Iyudhia; Effendy, Muhadjir; Rasyad, Ach
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.716 KB) | DOI: 10.17977/jpn.v10i1.3004

Abstract

Pendidikan non formal yang dibangun di luar sekolah formal. Pendidikan luar sekolah atau biasa disebut pendidikan nonformal pada akhirnya menjadi fenomena asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mereka tidak mengetahui bahwa terdapat sebuah sistem pendidikan di luar pendidikan sekolah yang mampu memberikan keterampilan bagi seseorang. Ketidaktahuan masyarakat akan pendidikan luar sekolah mengakibatkan masyarakat hanya terpaku pada pendidikan formal saja, karena pada kenyataannya hanya pendidikan formal yang masih diakui oleh sebagian besar kalangan industri dalam merekrut pekerja
Madurese Migrants Socioculture and Early Childhood Parenting: A Case Study in the Sombo Kampong Sidotopo Sub District Semampir District of Surabaya, East Java, Indonesia Lestari, Gunarti Dwi; Supriyono, Supriyono; Mundhir, Mundhir; Rasyad, Ach
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 6 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.811 KB) | DOI: 10.15294/ijeces.v6i2.20190

Abstract

This study aims to analyze sosiokultur Madurese migrants in Sombo kampong, nurture their early childhood, and the construction of meaning model of early childhood care are regarded as unique. This research approach is qualitative case study type. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The findings show that  Madurese socioculture migrants in Sombo kampong can be seen from several aspects of life, that they are people who: (1) obey the teachings of Islam; (2) very obedient, submissive, and resigned and hierarchically to Buppa, '(father), Babbu (mother), teachers or Kyai, and Rato (government leaders); (3) has a uniqueness in maintaining kinship, (4) in an effort to establish kinship done by following the recitation, tiba'an, and arisan; (5) irritable, loud, temperamental, vindictive, irritable, and easily suspicious of other people who were suspected; (6) to migrate to survivalitas and dignity; (7) working any lawful as long as it gets results; (8) live in rented rooms, a densely populated neighborhood, slum, and difficult access to clean water; (8) have the courage, firmness, and self-confidence to survive; (9) often received threats of physical violence from colleagues who continues with carok and mostly peacefully; (10) has the openness and honest; (11) said the language is straightforward and rugged; and (12) if receiving insults almost certainly upset with the various levels and forms.