Articles

Found 9 Documents
Search

STABILITAS EPIGALOKATEKIN GALAT DALAM KRIM EKSTRAK TEH HIJAU DENGAN VARIASI KONSENTRASI ANTIOKSIDAN VITAMIN C 1% DAN VITAMIN E 1% Sugihartini, Nining; Susanti, Hari; Zaenab, Zaenab; Hanifah, Hana; Marlina, Siti Ayu
Journal of Pharmaceutical Sciences and Community Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.558 KB) | DOI: 10.24071/jpsc.132186

Abstract

Epigallocatechingallate (EGCG) in green tea extract has activity as an anti-inflammatory agent. On the other hand the stability of EGCG is poor because of the oxidation. The aim of this study was to determine the influence of Vitamine C and Vitamine E in formulation of green tea extract cream to the stabiliy of EGCG. The green tea extract was obtained from the extraction process by infundation followed by fractination with ethyl acetate as the solvent. The three formulas were compiled in similar composition with the concentration of vitamine C 1% (FI), Vitamine E 1% (FII) and there was no Vitamine C and Vitamine E (FIII) as a control. The EGCG level was determinated by TLC-densitometry methode. The stability parameter was determinated by calculated of the Q10 of each formula. The result of this study showed that the parameter of t90 of EGCG with Vitamine C 1%, Vitamine E 1% and control addition were 0.0108 hours, 0.0087 hours, 0.0084 hours, respectively. Stability of EGCG in green tea leaf extract cream with addition of the vitamin C 1% was higher than it stability with the addition of vitamin E 1%. The concentration of Vitamin C 1% was the optimum concentration as antioxidant in formulation of green tea extract cream.  
Factors Affecting Non-Adherence to Secondary Stroke Prevention Therapy in Ischemic Stroke Patients Cholisoh, Zakky; Karuniawati, Hidayah; Azizah, Tanti; Zaenab, Zaenab; Hekmah, Laila Nur
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 8, No 2
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.34434

Abstract

Stroke is cardiovascular disease that causes the worlds highest disability and is the most prevalence disease after heart disease and cancer. Stroke is caused by circulatory disorders with 80% of the sufferers are diagnosed with ischemic stroke and 20% of them are diagnosed with hemorrhagic stroke. Patients who survive from the first stroke have high risk to have recurrent stroke. American Heart Association/American Stroke Association and Perhimpunan Dokter Spesialis Syaraf Indonesia recommend secondary stroke prevention therapy including antiplatelet/anticoagulant, antihypertensive agents, and antidislipidemia to minimalize the risk of recurrent stroke. Secondary stroke prevention therapy is only the first step. Patients need to be adhere to those therapies. The non-adherence will increase the risk of recurrent stroke. The study aimed to determine factors which causing the non-adherence to secondary prevention therapy in patients with ischemic stroke. This was a case control study with concecutive sampling method by interviewing patients who met the inclusion criterias i.e., had been diagnosed and were inpatients due to ischemic stroke, but in the time of interview patients were outpatients, patients were able to communicate and agree to participate in the study.Data was analized by bivariate / chi square test and multivariate logistic regression test. During the study period, 184 respondents met the inclusion criterias. Factors affecting non-adherence in the use of secondary prevention therapy were No one reminded to take medicine p = 0.03; OR 4.51, denial of the disease p = 0,036 OR 214, and tired of taking medicine p = 0,045 OR 1,97.
GAMBARAN PERAN PERAWAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN STROKE DI RSUD ULIN BANJARMASIN Mahdalena, Mahdalena; Zulkipli Asy’ari, Muhammad Andi; Zaenab, Zaenab
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.728 KB)

Abstract

Kebutuhan spiritual sangat penting bagi pasien stroke karena mereka memerlukan dukungan moril agar kesembuhan mereka dapat lebih cepat dari pada selalu meminum obat.. Pada kenyataannya bahwa tidak semua pasien stroke seperti terjadi demikian dan hal ini kebanyakan mereka kurang mendekatkan diri kepada Tuhan pada akhirnya mereka merasa down dan tidak ada tenaga lagi. Maka berdasarkan penjelasan tersebut penelitian ini berhubungan dengan Gambaran peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien stroke di RSUD Ulin BanjarmasinPenelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruangan Seruni RSUD Ulin Banjarmasin. Teknik sampel jenuh atau semua perawat dan sempel yaitu 14 orang perawat. Instrumen yang digunakan adalah observasi. Analisa data yang digunakan adalah data yang diperoleh dan disajikan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Perawat menyediakan bahan baca tentang spiritual kepada pasien, perawat sangat kurang sekali dan malahan tidak ada yang melakukannya. Perawat memfasilitasi pemuka agama untuk pasien, tidak satupun perawat yang melaksanakannya kepada pasien stroke. Perawat memfasilitasi pasien dalam meditasi, berdo’a dan ritual keagamaan lainnya, hal ini ditemukan tidak ada seorangpun perawat yang melaksanakannya.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan bahwa pihak perawat hendaknya menyampaikan keluhan mereka teradap proses pelaksanaan dari cara memberikan pelayanan spiritual kepada pihak rumah sakit agar dapat terpenuhi kebutuhan spiritual pasien. Kata Kunci       : pemenuhan kebutuhan spiritual, pasien stroke.Kepustakaan    : 56 (1999 - 2011)
GAMBARAN PERAN PERAWAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN STROKE DI RSUD ULIN BANJARMASIN Mahdalena, Mahdalena; Zulkipli Asy’ari, Muhammad Andi; Zaenab, Zaenab
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.527 KB)

Abstract

Kebutuhan spiritual sangat penting bagi pasien stroke karena mereka memerlukan dukungan moril agar kesembuhan mereka dapat lebih cepat dari pada selalu meminum obat.. Pada kenyataannya bahwa tidak semua pasien stroke seperti terjadi demikian dan hal ini kebanyakan mereka kurang mendekatkan diri kepada Tuhan pada akhirnya mereka merasa down dan tidak ada tenaga lagi. Maka berdasarkan penjelasan tersebut penelitian ini berhubungan dengan Gambaran peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien stroke di RSUD Ulin BanjarmasinPenelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruangan Seruni RSUD Ulin Banjarmasin. Teknik sampel jenuh atau semua perawat dan sempel yaitu 14 orang perawat. Instrumen yang digunakan adalah observasi. Analisa data yang digunakan adalah data yang diperoleh dan disajikan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Perawat menyediakan bahan baca tentang spiritual kepada pasien, perawat sangat kurang sekali dan malahan tidak ada yang melakukannya. Perawat memfasilitasi pemuka agama untuk pasien, tidak satupun perawat yang melaksanakannya kepada pasien stroke. Perawat memfasilitasi pasien dalam meditasi, berdo’a dan ritual keagamaan lainnya, hal ini ditemukan tidak ada seorangpun perawat yang melaksanakannya.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan bahwa pihak perawat hendaknya menyampaikan keluhan mereka teradap proses pelaksanaan dari cara memberikan pelayanan spiritual kepada pihak rumah sakit agar dapat terpenuhi kebutuhan spiritual pasien. Kata Kunci       : pemenuhan kebutuhan spiritual, pasien stroke.Kepustakaan    : 56 (1999 - 2011)
Pemanfaatan Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus autrantifolia swingle) dalam Menurunkan Kadar Logam Berat Pb yang Terkandung pada Daging Kerang Nurmalasari, Nurmalasari; Zaenab, Zaenab
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 1, No 3 (2015): Kesehatan Lingkungan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.395 KB)

Abstract

Kerang merupakan salah satu biota laut yang sering dikonsumsi oleh manusia. Kandungan logam berat yang terdapat di dalam kerang terjadi karena pergerakannya sangat lambat di dalam air dan mencari makan di dasar laut. Mengkomsumsi makanan laut seperti kerang yang mengandung logam berat menimbulkan efek negatif bagi manusia karena terjadi akumulasi logam berat di dalam tubuh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kandungan logam berat pada daging kerang yaitu dengan perendaman di dalam air perasan jeruk nipis (Citrus autrantifolia Swingle). Digunakan air perasan jeruk nipis karena mengandung senyawa organik yang memiliki kemampuan sebagai chelator (pengikat logam).Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan air perasan Jeruk Nipis dalam menurunkan kadar Logam Berat Pb pada Daging Kerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat eksperimen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb pada daging kerang sebelum ada perlakuan yaitu 0,5265 µg/g dan 0,4308 µg/g. Tetapi setelah dilakukan perendaman dengan air perasan jeruk nipis selama 30 menit mengalami penurunan sebesar 45,74% dan pada waktu 60 menit turun sebesar 64,37%. Dengan demikian, perendaman daging kerang dalam air perasan jeruk nipis 15% efektif untuk menurunkan kadar logam Pb pada daging kerang Marcia hiantina yang berasal dari perairan Pantai Losari.Kata kunci : Kerang Marcia hiantina, Logam berat Pb, Air perasan jeruk nipis. 
IDENTIFIKASI RESIDU PESTISIDA CHLORPYRIFOS DALAM SAYURAN SAWI HIJAU (BRASSICA RAPA VAR.PARACHINENSIS L.) DI PASAR TERONG KOTA MAKASSAR Zaenab, Zaenab
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2016): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.673 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v11i2.234

Abstract

Residu pestisida dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi setiap hari seperti sayuran. Salah satu tanaman yang sering disemprotkan pestisida adalah tanaman sayuran khususnya tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.). Hal ini terjadi karena bentuk dan struktur tanaman sawi yang memungkinkan ulat untuk bersarang di sela-sela daunnya. Residu pestisida bersifat akumulatif di dalam tubuh manusia, sehingga akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia yang mengonsumsi sayuran yang mengandung residu pestisida secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi residu pestisida Chlorpyrifos dalam sayuran sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.) di Pasar Terong Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional yakni menggunakan daftar pemeriksaan atau pengukuran terhadap residu pestisida Chlorpyrifos dalam sayuran sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.). Hasil pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan metode kromatografi gas menunjukkan bahwa kadar residu pestisida pada sawi hijau I sebelum proses pencucian yaitu sebesar 0,045 mg/kg dan sesudah proses pencucian yaitu sebesar 0,013 mg/kg sehingga kadar residu pestisida mengalami penurunan sebesar 71 %  dan kadar residu pestisida pada sawi hijau II sebelum proses pencucian yaitu sebesar 0,276 mg/kg dan sesudah proses pencucian yaitu 0 mg/kg sehingga kadar residu pestisida mengalami penurunan sebesar 100 %. Berdasarkan standar persyaratan SNI 7313 Tahun 2008 tentang batas maksimum residu pestisida pada hasil pertanian untuk sayuran sawi hijau yaitu 1 mg/kg, maka kadar residu pestisida yang terdapat pada sampel sawi hijau sebelum dan sesudah proses pencucian masih di bawah BMR (Batas Maksimum Residu) sehingga memenuhi syarat kesehatan. Penurunan kadar residu pestisida chlorpyrifos pada sayuran terjadi karena proses pencucian dengan air mengalir menyebabkan residu insektisida chlorpyrifos yang terdapat pada permukaan sayuran akan larut dalam air. Residu yang tertinggal pada permukaan tanaman pada saat disemprot dapat hilang karena pencucian atau pembilasan.
Managing Government Digital Reputation through Big Data Processing Nisa', Khoirun; Rusfian, Effy; Zaenab, Zaenab
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 22, No 2 (2018): November
Publisher : Magister Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.31810

Abstract

The objective of this paper is to assess government reputation management performance by lev-eraging Big Data technology, internet, and public relations capacity, in particular creating credible information for the public. The research used a case study methodology on Indonesi-aBaik.id management for the period between 13th September to 13th October, 2017. The focus of the research was on the degree to which big data processing influenced communication, pub-lic persuasion, and content. Research techniques used to collect data including in-depth inter-views, observation, and literature review through elated techniques. Research findings indicate that effective Big Data processing is underpinned by quality data analysis and creative content development skills. This research contributes to knowledge on the application of online reputa-tion management processes for public relations officials and general readers based on the four steps of management process by Cutlip as applied to reputation management analysis using Big Data technology effectiveness. Based on the result of the research the government reputation management practice should also followed by higher competence of the public relation officials especially on the skill of reputation management process and public persuasion skill, thus, the process of creating credible information can be done adequately.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI PENGGUNA PESTISIDA DI DESA TONRONG RIJANG KECAMATAN BARANTI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Rasjid, Ashari; Zaenab, Zaenab; Nurmin, Nurmin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 1 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.568 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i1.790

Abstract

Pertanian merupakan salah satu bidang terpenting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, dimana kehidupan pertanian sangat erat kaitannya dengan penggunaan pestisida yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Untuk meminimalisir gangguan kesehatan tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan penggunaan APD yang lengkap. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan populasi yaitu petani padi yang ada di Desa Tonrong Rijang Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang sebanyak 334 KK dengan sampel 67 KK. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Cluster dan pengambilan data dilakukan menggunakan Metode Random Sampling. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square dengan SPSS 25, Microsoft excel, dan Microsoft word. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa petani yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi sebanyak  44 orang(66%), yang memiliki penggunaan APD tinggi sebanyak 21 orang(31%) dan yang memiliki penggunaan APD sedang sebanyak 23 orang(34%). Petani yang memiliki tingkat pengetahuan sedang sebanyak 23 orang(34%), yang memiliki penggunaan APD tinggi sebanyak 7 orang(11%) dan yang memiliki penggunaan APD sedang sebanyak 16 orang(24%). Petani yang memiliki sikap tinggi(baik) sebanyak 55 orang(82%) yang menggunakan APD tinggi sebanyak 21 orang(31%), sedangkan yang menggunakan APD sedang sebanyak 34 orang(51%). Petani yang memilki sikap sedang(kurang baik) sebanyak 12 orang(18%) yang menggunakan APD tinggi sebanyak 7 orang(10%) dan yang menggunakan APD sedang sebanyak 5 orang(8%). Berdasarkan hasil uji chi square yang diperoleh adalah p value 0,173 ( p value >0,05) pada pengetahuan dan p value 0,2 ( p value >0,05) pada sikap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara perilaku dengan penggunaan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di Desa  Tonrong Rijang Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang. Kata kunci: Petani,Alat Pelindung Diri, Pengetahuan, Sikap
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMP PADA MATERI SPLDV DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN-ENDED Zaenab, Zaenab; Rohaeti, Euis Eti; Afrilianto, M
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 1, No 4 (2018): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine and analyze the contextual approach to improve the communication skills of junior high school students. Population in this research is a student of class VIII SMP in Karawang. This classroom action research is planned to consist of 2 (two) cycles based on the syllabus of the teaching of mathematics teacher of class VIII. Each cycle is implemented in accordance with the changes to be achieved. Prior to the action, the first test is given with the intention to know the initial ability of students and related to the topic taught that is SPLDV. Based on the results and discuss the students' understanding ability has increased.