Ade Mahendra Sutejo, Ade Mahendra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Morfologi Beberapa Spesies Jamur Fusarium Sutejo, Ade Mahendra; Priyatmojo, Achmadi; Wibowo, Arif
Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Vol 14, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpti.11870

Abstract

The research was conducted to study the morphological difference based on macroscopic and microscopic appearance of several Fusarium spp. Fusarium spp. isolates were propagated onto Potato Dextrose Agar (PDA) by using single-spore method. All isolates were observed macroscopically and microscopically to determine colony appearance, colony growth diameter and formation of macroconidia, microconidia and conidiophores. The results showed that colony appearance of all isolates was similar. Therefore they could not clearly be differentiated by one to another. On the other hand, microscopic observation showed that there was different conidiophore morphology of F. oxysporum and other Fusarium spp. Microscopic morphology among F. oxysporum isolates were difficult to differentiate. Microconidia were produced in false-head which was the characteristic feature of most F. oxysporum. In conclusion, microscopic morphology observation could only be able to differentiate Fusarium spp. isolates at species level, but not to formae speciales. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan morfologi berdasarkan morfologi makroskopis dan mikroskopis beberapa isolat Fusarium spp. Isolat Fusarium spp. diperbanyak pada medium Potato Dextrose Agar (PDA) dengan menggunakan teknik monospora. Semua isolat ini kemudian diamati secara makroskopis dan mikroskopis untuk mengetahui morfologi koloni, pertumbuhan koloni, bentuk makrokonidium dan mikrokonidium serta konidiofornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar isolat mempunyai morfologi koloni yang hampir sama, sehingga tidak bisa dibedakan dengan jelas satu dengan lainnya. Akan tetapi, pengamatan secara mikroskopis menunjukkan adanya perbedaan morfologi konidiofor pada isolat F. oxysporum dengan Fusarium spp., sementara morfologi mikroskopis antara isolat Fusarium spp. sulit untuk dibedakan. Mikrokonidium yang dibentuk pada false-head merupakan karakter utama F. oxysporum. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa morfologi mikroskopis hanya dapat digunakan untuk membedakan Fusarium spp pada tingkat spesies, tetapi tidak pada tingkat forma spesialis.