Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS USAHA TANI BUAH NAGA (HYLOCERIUS SP.) ( STUDI KASUS : DI KELURAHAN SINAR BARU KABUPATEN BANGKA) YUNANDA, YUNANDA; PRANOTO, YUDI SAPTA; BIDAYANI, ENDANG
Jurnal PASTI Vol 12, No 3 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.398 KB)

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kelayakan usaha tani buah naga di kelurahan sinar baru kecamatan sungai liat Kabupaten Bangka dan menganalisis efisiensi pemasaran buah naga di Kelurahan Sinar Baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode penarikan contoh dilakukan dengan menggunakan metode sensus yaitu suatu metode pengambilan data secara keseluruhan dari semua sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 orang petani buah naga di Kelurahan sinar baru. Hasil dari riset ini adalah usaha tani buah naga yang dilakukan di Kelurahan Sinar Baru layak untuk diusahakan dilihat dari hasil kelayakan usahanya,seperti Pendapatan petani sebesar Rp.19.563.034 persatu kali panen, keuntungan petani sebesar Rp.13.704.368 untuk R/C ratio 1,37 dan Break Even Point (BEP), BEP produksi 1.696 Kg, BEP penerimaan Rp 35.946.151 dan BEP harga Rp.14.432. lebih dominan menjual hasil produksinya ke pedagang buah dibandingakan saluran pemasaran II, karena pedagang buah lebih bayak menampung hasil produksi dari petani sehingga petani tidak perlu menyimpan hasil produksi.dimana tingkat harga dari petani ke pedagang buah dan konsumen akhir adalah sama sebesar Rp.20.000. dari pedagang buah ke konsumen akhir Rp.24.500 dan farmer share usaha tani buah naga di Kelurahan Sinar Baru adalah sebesar 81,63%.
MODEL COMPONENTS OF MANGROVE RESOURCES MANAGEMENT BASED ON BLUE ECONOMY CONCEPT Bidayani, Endang; Soemarno, Soemarno; Harahab, Nuddin; Rudianto, Rudianto
ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.841 KB)

Abstract

This study was aimed at analyzing variables affecting mangrove resource conservation based on blue economy concept. The model component analysis applied Spearman Rank Correlation test. Result showed that Z-calc.was bigger than Z-tab. (1.64) at 95% confidence level, and therefore, Ho was rejected. This study concluded that resource efficiency, without wastes, social awareness, cyclic system of production, innovation and adaptation, and institution were blue economy concept-based variables. In this case, institutional management of good governance is highly needed. Nevertheless, this study has still focused on limited issues, and therefore, more variables should be added in future studies in relation with their impacts on the blue economy management. Keywords: blue economy, management, mangrove, conservation
Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Keberhasilan Usaha Penjualan Buah-Buahan di Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Juliana, Venti; Setiawan, Iwan; Bidayani, Endang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 2, No 5 (2018)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.693 KB)

Abstract

Karakteristik buah yang mudah rusak dan tidak tahan lama akan menjadi resiko para penjualan buah. Pedagang harus lebih cepat menjual buah-buahnya sebelum busuk atau rusak agar menghindari kerugian yang semakin besar dan memperoleh pendapatan serta akan mempengaruhi keberhasilan usaha penjualan buah-buahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memberikan pengaruh dominan terhadap keberhasilan usaha pada penjualan buah-buahan di Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus dengan sampel penjualan buah-buahan di Kecamatan Sungailiat sebanyak 54 penjualan buah. Metode analisis menggunakan regresi binary logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua variabel yang mempengaruhi keberhasilan usaha yaitu lama usaha dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 dan koefisien sebesar 0,532 dan tingkat pendidikan dengan tingkat signifikansi 0,039 dan koefisien sebesar –0,372
ANALISA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (Pangasius pangasius) dan LELE DUMBO (Clarias gariepinus) HASIL SUBTITUSI PELET DENGAN USUS AYAM Di KOLONG BEKAS PENAMBANGAN TIMAH BIDAYANI, ENDANG
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 1 No 1 (2007): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Program Studi Perikanan, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.457 KB)

Abstract

Patin (Pangasius pangasius) and Dumbo catfish (Clarias gariepinus) is being semi intensively cultured on floating net; in the lakes of tin mining activity called Kolong; by farmers in Bacang village, subdistrict of Bukit Intan, Pangkalpinang regency. This spesies is best suited for culture in kolong because of their well adapted of environmental change; even in a size-limited ponds; for growing normally. Kolong should be the decades in one age. Feeding Patin (Pangasius pangasius) and Dumbo catfish (Clarias gariepinus) cultured with this method should more profitable if we substitute the formulated meals (pellets) with chicken guts, as the alternative feed. The main differences would be on their variabel cost, profit value, Break Event Point (BEP), Return of Invesment (ROI) and Benefit Cost Ratio (B/C)
IbM DESA PEDINDANG DALAM UPAYA IMPLEMENTASI KONSEP BLUE ECONOMY: PEMANFAATAN LIMBAH IKAN UNTUK PEMBUATAN PELOR (PELET ORGANIK) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO Bidayani, Endang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.954 KB)

Abstract

Biaya pakan menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya ikan khususnya di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu pembudidaya mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri, melalui pemanfaatan limbah ikan dan sayur. Selain itu, membantu pembudidaya mengatur keuangan usaha agar lebih professional. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah aplikasi pembuatan pelet organik (pelor), sekaligus analisis kelayakan usaha pembuatan pakan meliputi analisa laba/rugi, payback period (PP), Return of Investmen (ROI), dan R/C Ratio. Hasil pengabdian, pembudidaya ikan dapat mengaplikasikan teknologi pembuatan pelor sederhana. Hasil analisa kelayakan usaha memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pembudidaya ikan. Jika sebelum ada teknologi keuntungan pembudidaya ikan sebesar Rp 8.069.600,- per 7.000 ekor lele budidaya, maka setelah adanya teknologi, pendapatan pembudidaya meningkat 23% menjadi Rp 9.962.189,5 per 7.000 ekor lele budidaya selama periode pemeliharaan 3 bulan. Aplikasi teknologi ini memiliki periode pengembalian investasi cukup pendek yaitu 0,4 tahun, nilai pengembalian investasi (ROI) sebesar 245,7%, dan R/C ratio sebesar 1,3 atau lebih dari 1 sehingga usaha pembuatan pakan ini layak dikembangkan. Pembudidayajuga mampu mengelola keuangan secara lebih professional
IbM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KURAU BARAT UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI PRODUKTIF: DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS IKAN AIR TAWAR Bidayani, Endang; Syarif, Ahmad Fahrul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.901 KB)

Abstract

Desa Kurau Barat memiliki potensi pengembangan produk olahan ikan. Letaknya yang strategis di pesisir, memudahkan akses mendapatkan bahan baku. Namun, perikanan tangkap yang bersifat musiman, menjadi kendala bagi pengembangan usaha ini. Alternatif bahan baku ikan air tawar hasil budidaya masyarakat, dapat menjadi solusi bagi diversifikasi produk olahan ikan di Desa Kurau Barat. Diversifikasi merupakan solusi untuk mengatasi kendala perikanan tangkap yang bersifat musiman, dan melimpahnya sumberdaya ikan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Pemanfaatan limbah ikan berupa tulang sebagai bahan baku pembuatan kemplang tulang, merupakan implementasi konsep blue economy (zero waste), diharapkan dapat meningkatkan keuntungan pengusaha olahan ikan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat utamanya pada masa paceklik. Analisa usaha pengolahan abon dan kemplang tulang layak dikembangkan, dengan kriteria keuntungan sebesar Rp. 10.616.000,per bulan, Return of Investment (ROI) sebesar 589,8%, Revenue Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 1,44, dan Payback Period (PP) sebesar 0,05 tahun atau kurang dari satu bulan.
Peran Lembaga Keuangan Mikro Kawasan Mandiri Pangan (LKM-KMP) Kebersamaan Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah Harahap, Yulia Sri Septiana; Everalda, Everalda; Bidayani, Endang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.601 KB)

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Kawasan Mandiri Pangan (LKM-KMP) Kebersamaan merupakan lembaga keuangan yang didirikan oleh pemerintah daerah Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat, pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha yang tidak semata-mata mencari keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga Keuangan Mikro Kawasan Mandiri Pangan (LKM-KMP) Kebersamaan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini dilakukan di lima Desa Pesisir yaitu Desa Guntung, Terentang III, Penyak, Kurau Timur dan Kurau Barat. Di analisis menggunakan Uji statistik yaitu uji t untuk dua sampel yang berpasangan (Paired Sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan secara nyata terhadap pendapatan masyarakat Kecamatan Koba dengan rata-rata pendapatan sebelum sebesar Rp.59.129.724,85 dan sesudah sebesar Rp.95.877.551,02. Sehingga dengan adanya penambahan modal pinjaman yang diberikan LKM-KMP Kebersamaan kepada masyarakat Kecamatan Koba khususnya lima desa yaitu Desa Guntung, Terentang III, Penyak, Kurau Timur dan Kurau Barat terbukti berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dengan rata-rata peningkatan pendapatan sebesar Rp.36.747.826,17.
Optimalisasi Produksi Usahatani Seledri Daun (Apium Graveolens L) di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Jannah, Raudatul; Setiawan, Iwan; Bidayani, Endang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.47 KB)

Abstract

Optimalisasi produksi yang dilakukan untuk meningkatkan keuntungan yang maksimal setelah tercapainya produksi optimal dengan mengefisienkan biaya produksi dalam suatu kegiatan usahatani seledri daun. Adanya penambahan terhadap input dalam usahatani seledri daun akan menyebabkan biaya produksi akan meningkat, sehingga dilakukan optimalisasi terhadap produksi seledri daun, agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hasil produksi yang didapatkan petani seledri di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka sudah optimal atau belum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan pada penelitian ini adalah acak sederhana (sample random sampling) dengan sample petani seledri daun di Desa Zed sebanyak 35 petani seledri daun. Metode analisis menggunakan turunan persamaan-persamaan dan rumus a,b,c. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi optimal seledri daun di Desa Zed adalah 1111,154 kilogram dengan harga jual Rp. 21.514,-, dengan memperoleh keuntungan maksimal setelah tercapainya produksi optimal, yaitu sebesar Rp. 13.639.672,04.
ANALISIS USAHA TANI BUAH NAGA (HYLOCERIUS SP.) ( STUDI KASUS : DI KELURAHAN SINAR BARU KABUPATEN BANGKA) YUNANDA, YUNANDA; PRANOTO, YUDI SAPTA; BIDAYANI, ENDANG
Jurnal PASTI Vol 12, No 3 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.398 KB)

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kelayakan usaha tani buah naga di kelurahan sinar baru kecamatan sungai liat Kabupaten Bangka dan menganalisis efisiensi pemasaran buah naga di Kelurahan Sinar Baru Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode penarikan contoh dilakukan dengan menggunakan metode sensus yaitu suatu metode pengambilan data secara keseluruhan dari semua sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 orang petani buah naga di Kelurahan sinar baru. Hasil dari riset ini adalah usaha tani buah naga yang dilakukan di Kelurahan Sinar Baru layak untuk diusahakan dilihat dari hasil kelayakan usahanya,seperti Pendapatan petani sebesar Rp.19.563.034 persatu kali panen, keuntungan petani sebesar Rp.13.704.368 untuk R/C ratio 1,37 dan Break Even Point (BEP), BEP produksi 1.696 Kg, BEP penerimaan Rp 35.946.151 dan BEP harga Rp.14.432. lebih dominan menjual hasil produksinya ke pedagang buah dibandingakan saluran pemasaran II, karena pedagang buah lebih bayak menampung hasil produksi dari petani sehingga petani tidak perlu menyimpan hasil produksi.dimana tingkat harga dari petani ke pedagang buah dan konsumen akhir adalah sama sebesar Rp.20.000. dari pedagang buah ke konsumen akhir Rp.24.500 dan farmer share usaha tani buah naga di Kelurahan Sinar Baru adalah sebesar 81,63%.
ANALISIS NILAI EKONOMI TAMBANG INKONVENSIONAL (TI) DENGAN KEGIATAN PERIKANAN TANGKAP DAN PARIWISATA DI PESISIR TANJUNG ULAR KABUPATEN BANGKA BARAT BIDAYANI, ENDANG
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 3 No 1 (2009): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Program Studi Perikanan, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.472 KB)

Abstract

Tin production in Kabupaten Bangka Barat (Bangka Belitung Province) generated positive and negative impact to environment. The aim of this research is to analyse environmental impact from illegal minning (TI) activity to fishing capture and tourism activity in Tanjung Ular Coastal area, Kabupaten Bangka Barat. The data was analysed by two methods : first, analysis of impact, and second, fishing capture values and tourism value analysis. The results shows that the illegal minning causes consumer sutplus of fishing capture is 7.466.722.522,22/ha/year, economic value of tourism activity is Rp 8.761.814.654.000,00, and consumer surplus of illegal minning is Rp. 4.045.751.071,2/ ha/year in ten years (1998-2008). The policy of fishery sector development is to stop illegal minning in the fishery area, and changed to marine tourism activity.