Articles

Found 27 Documents
Search

EFEKTIFITAS DAN KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN KEPERAWATAN MATERNITAS DI RSHS BANDUNG Rahayuwati, Laili; Ermiati, Ermiati; Trisyani, Mira
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 September 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.803 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v2i1.10414

Abstract

Meskipun secara global ada perubahan dalam tren epidemiologi dari penyakit menular ke penyakit kronis, prevalensi dan insiden penyakit menular serta MMR (Maternal Mortality Rate) atau AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Indonesia masih tinggi. Tingginya angka kematian yang terjadi selama persalinan, diakibatkan faktor langsung seperti komplikasi kebidanan, perdarahan, dan eklampsia; atau faktor tidak langsung, seperti kekurangan gizi, penyakit menular dan tidak menular. Pada tahun 2000, Fakultas Keperawatan Unpad bekerja sama dengan RSHS membangun sebuah model dari ruang perawatan, yang berafiliasi dengan ruang ginekologi kebidanan. Model dibangun dengan tujuan untuk 1) meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan; 2) untuk mengembangkan pengalaman mahasiswa dengan pasien; 3) menyediakan pendidik perawat berkualitas untuk menunjang siswa; 4) mendorong mahasiswa untuk meningkatkan hasil praktek klinis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi dan gambaran tentang efektifitas dan tingkat kepuasan pasien pada pelayanan keperawatan maternitas. Hasil penelitian menunjukkan: di satu sisi, ada beberapa kekhawatiran berkaitan dengan efektivitas perawatan persalinan, yaitu: 1) rasio bidan dan pasien tidak ideal; 2) ada satu konsultan ginekolog obstetri dan satu dokter untuk setiap kamar. Delapan puluh persen lebih terapi delegasi untuk bidan dilakukan melalui komunikasi langsung, bukan melalui catatan medis. Di sisi lain, tingkat kepuasan pasien yang menerima perawatan bersalin adalah 58%, dan 42% tidak puas. Kesimpulan Penelitian ini merekomendasikan untuk mengambil perencanaan strategis yang komprehensif untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kebidanan yang melibatkan semua pihak terkait di pemerintah, masyarakat sipil, pelayanan, pendidikan, dan organisasi profesiKata kunci: asuhan keperawatan maternitas, efektifitas, kepuasan pasien
Hubungan antara Fatigue, Jumlah CD4, dan Kadar Hemoglobin pada Pasien yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) Ibrahim, Kusman; Kurnia H, Yusshy; Rahayuwati, Laili; Nurmalisa, Baiq Emi; Rifa’atul Fitri, Siti Ulfah
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.348 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v5i3.649

Abstract

Keberadaan Human Immunodeficiency Virus (HIV) di dalam tubuh secara terus menerus menyebabkan gangguan pada hampir semua sistem tubuh yang berdampak pada munculnya gejala kelelahan (fatigue). Fatigue banyak dilaporkan pada penderita HIV/AIDS dengan prevalensi berkisar antara 20% sampai 60%. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara fatigue dengan jumlah CD4 dan kadar Hb pada pasien HIV/AIDS. Sebanyak 77 responden direkrut secara purposif di sebuah Klinik Rawat Jalan Rumah Sakit di Kota Bandung. Fatigue diukur menggunakan kuesioner HIV Related Fatigue Score (HRFS). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara fatigue dengan jumlah CD4 dalam darah (r = -.289, p< 0.05) dan kadar Hb (r = -.349, p< 0.05). Selain itu, kadar Hb memiliki hubungan yang bermakna dengan jumlah CD4 pada pasien HIV/AIDS (r = .360, p < .01). Hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya monitoring kadar CD4 dan Hb secara berkala dan melakukan intervensi untuk mengatasi penurunan Hb dan CD4 sesegera mungkin sehingga dapat mencegah agar fatigue tidak berkelanjutan.Kata kunci: CD4, fatigue, hemoglobin, HIV/AIDS. The Correlation of Between Fatigue, CD4 Cell Count, and Hemoglobin Level among HIV/AIDS PatientsAbstractThe existence of Human Immunodeficiency Virus (HIV) in the body continuously causes disruption in almost all body systems that impact on the emergence of symptoms of fatigue. Fatigue was widely reported in HIV/AIDS patients with prevalence ranging from 20% to 60%. This study examined the relationship between fatigue and CD4 cell count and hemoglobin levels in HIV/AIDS patients. A total of 77 respondents were recruited purposively in Outpatient Clinic, General Hospital Bandung City. Fatigue was measured using the HIV Related Fatigue Score (HRFS) questionnaire. The collected data were analyzed using pearson correlation product moment. The results showed there were significant relationship between fatigue and CD4 count in blood (r = -.289, p< 0.05) and hemoglobin level (r = -.349, p< 0.05). In addition, CD4 had significantly correlation with Hb (r = .360, p < .01). The results of this study indicated that nurses or health care providers need to periodically monitor the CD4 and Hb levels and provide early intervention to manage the hemoglobin and CD4 cell count at optimum levels to prevent prolonging fatiguel.Keywords: CD4, fatigue, hemoglobin, HIV/AIDS.
Enculturation in The Life Pattern of Breast Cancer Patients: An Ethno-Nursing Study on Sundanese Women Witdiawati, Witdiawati; Rahayuwati, Laili; Sari, Sheizi Prita
Jurnal Ners Vol 12, No 1 (2017): Vol. 12 No. 1 April 2017
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.453 KB) | DOI: 10.20473/jn.v12i1.4143

Abstract

Introduction: Death of breast cancer remains the highest position in the totem of incidents not only in Indonesia but also in the world. Its treatment process, which in fact brings huge impacts to the life quality of breast cancer patients in terms of physique, psychology, and social life, shapes a number of behavioral patterns throughout their life. The aim of this research is thus to explore patterns of breast cancer patients in sustaining their lifespan. Method: This research is designed using ethno-nursing qualitative approach. The sampling technique is done purposively to 6 informants, all of whom are breast cancer patients in Garut District, West Java, Indonesia. Data collecting is done through interviews and participatory observation. Data transcription is analyzed using ethno-nursing analysis method. Results: The result of the research shows four domains occurring as a pattern of inculturation of breast cancer patients in Sundanese culture, namely 1) dedication as wife and mother of Sundanese breast cancer patients, 2) medicine seeking for the rest of their life, 3) factors affecting to breast cancer patients adaptation for daily routines, and 4) family gathering as a meaning for end of life. Discussion: The result of this research shows an interconnected cultural pattern in the life of these patients. It is thus advised that nurses provide service to breast cancer clients by applying nursing care inherent to their cultural values.
Hubungan Penggunaan Terapi Modern dan Komplementer terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Irawan, Erna; Rahayuwati, Laili; Yani, Desy Indra
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.137 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v5i1.346

Abstract

Kejadian kanker payudara yang meningkat di Indonesia berpotensi terhadap penurunan kualitas hidup manusia.Secara umum, dalam rangka peningkatan kualitas hidup, pasien memilih terapi modern meskipun di sisi lainterdapat efek fisik pasca terapi. Selain itu, untuk mengurangi efek terapi modern dan melengkapi terapi moderndalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara dilakukan terapi komplementer namun belum banyakpenelitian yang membahas hal tersebut di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubunganpenggunaan terapi modern dan terapi komplementer (herbal, pijat, dan herbal-pijat) terhadap kualitas hidup pasienkanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini adalah jenis korelasi yaitu hubungan antara dua atau lebihvariabel dengan pendekatan cross sectional dan analisis data dengan Spearman test. Pengambilan data berdasarkankuesioner penelitian sebelumnya, meliputi terapi modern, terapi komplementer, dan kualitas hidup terhadap 178responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan terapi modern dankomplementer berhubungan positif dengan kualitas hidup (ρ-value=0,00, ρ(rho) = +0,2), terapi modern secarabermakna berhubungan positif dengan kualitas hidup (ρ-value = 0,00, ρ(rho) = +0,5) dan terapi modern denganherbal secara bermakna berhubungan positif dengan kualitas hidup (ρ-value=0,00, ρ(rho)= +0,4). Adapun kombinasiterapi modern dan pijat (ρ-value = 0,57, ρ(rho) = -0,1) dan terapi modern, pijat, dan herbal tidak berhubungan dengankualitas hidup (ρ-value = 0,4, ρ(rho) = +0,2). Perawat komunitas dapat memberikan informasi mengenai pentingnyaterapi modern bagi kualitas hidup penderita kanker payudara. Penelitian lebih lanjut mengenai lama, intensitas,dan pemberi herbal sebagai pelengkap terapi modern dalam meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara.
The Effects of Sundanese Kacapi Suling “Ayun Ambing” Music Therapy to The Level of Anxiety on Chronic Renal Failure Patient Undergoing Hemodialysis Alamsah, Mustopa Saepul; Rahayuwati, Laili; Purba, Chandra Isabella Hostanida
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 6, No 1 (2018): Padjadjaran Nursing Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1467.901 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v6i1.390

Abstract

ABSTRACT One of the most common psychological problems found in patients with chronic renal failure (ESRD) undergoing hemodialysis is anxiety. Unresolved anxiety can have a negative impact on physiological and psychological conditions that can aggravate the condition of the disease. Traditional Sundanese music therapy Kacapi Suling "Ayun Ambing" has a slow tempo and soft so that it can be used as a therapy. The purpose of this study was to determine the effect of the music therapy Sunda Kacapi Suling "Ayun Ambing" to the anxiety level of patients undergoing hemodialysis.The design used was a Quasy Experimental, with a pretest-posttest control group design approach, involved 46 patients divided into control groups (23) and intervention groups (23) taken by purposive sampling. The intervention group get given Sundanese Kacapi Suling "Ayun Ambing" of music a week 2 times with time 30 minutes for 2 weeks. Anxiety levels were measured using HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) before and after intervention. The control group received standard interventions provided by the Hospital. Data were analyzed univariate and bivariate with Paired t test, Independent t test and Mann Whitney test.Characteristics of respondents between the intervention group and the homogeneous control did not differ significantly. Differences of average before and after in two groups with the tested paired t test showed no significant difference with p value <0.05 whereas for differences in the average change of scores between the intervention and control group with independent t test showed there was a significant difference with p value 0.05.In conclusion, Sundanese Kacapi Suling "Ayun Ambing" of music intervention has an influence on the anxiety with patient undergoing hemodialysis. An implication of this research was that Sundanese Kacapi Suling Music could be considered and applied as a complementary theraphy to decrease the anxety of client, particularly ESRD undergoing hemodialysis. Sundanese Kacapi Suling "Ayun Ambing" of music intervention can also be used as an intervention alternative in a further research in order to overcome health therapies such as anxiety and pain. Keywords: Chronic Kidney Failure, Hemodialysis, Anxiety, Music Kacapi Suling
Studi Kualitatif Pola Kehidupan Pasien Kanker Payudara W, Witdiawati; Rahayuwati, Laili; Sari, Sheizi Prita
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.163 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v5i1.352

Abstract

Kematian akibat kanker payudara masih menempati urutan pertama pada kasus baru kanker di Indonesiabahkan di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pola kehidupan klien kanker payudaradalam menjaga kualitas hidupnya. Teori Culture Care Diversity and Universality digunakan sebagai kerangkakerja dalam penelitian ini. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilansampel dengan purposive sampling pada 6 orang informan klien kanker payudara yang berada di KabupatenGarut. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi partisipasi. Transkripsi data dianalisismenggunakan metoda analisis Transcultural Nursing dari Medeleine Leininger. Hasil penelitian menunjukandomain muncul sebagai pola enkulturasi kehidupan wanita penderita kanker payudara dalam budaya Sundayaitu: 1) pengabdian wanita Sunda, 2) adaptasi klien kanker payudara dalam menjalani kehidupannya,3) makna end of life. Kesimpulan penelitian, pola budaya tersebut saling berhubungan dalam kehidupanWanita Sunda dengan kanker payudara. Disarankan perawat dapat memberikan pelayanan keperawatankepada klien kanker payudara dengan menerapkan asuhan keperawatan yang kongruen dengan nilai budaya.
Fertilitas Migran dan Faktor Yang Memengaruhi Fertilitas di Jawa Barat Ekawati, Rindang; Herartri, Rina; Nuraini, Nuraini; Rahayuwati, Laili; Sukamdi, Sukamdi
Populasi Vol 25, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.964 KB) | DOI: 10.22146/jp36203

Abstract

Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi dinamika penduduk, baik melalui jumlah migran maupun fertilitas migran. Jumlah migrasi yang besar ke Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu penyebab peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar. Jika migran memiliki fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan nonmigran, maka pengaruh tersebut akan lebih besar lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan fertilitas antara migran dan nonmigran serta faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas di Jawa Barat. Data yang digunakan adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2015. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kecenderungan migran memiliki fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan nonmigran. Sementara itu, faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap fertilitas adalah pendidikan, usia kawin pertama, penggunaan alat kontrasepsi, dan kegiatan utama (pekerjaan).  Migration is one of the factors that influences the dynamics of population, both through the number of migrants and the fertility of migrants. The large number of migrants to West Java Province is one of the causes of a considerable increase in population. If migrants have higher fertility than non-migrants, the effect will be even greater. This study aims to examine the difference of fertility between migrants and non-migrants as well as factors affecting fertility in West Java. The data used is 2015 National Socio-Economic Survey (Susenas). The analysis is done using descriptive and inferential statistics. The results show that there is a tendency for migrants to have higher fertility compared with non-migrants while the socio-economic factors that have an effect on fertility are education, first marriage age, use of contraceptives, and main activities (work).
Process Evaluation: Standard, Effectiveness, Efficiency and Sustainability of Maternity Nursing Care Rahayuwati, Laili; E, Ermiati; Trisyani, Mira
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.262 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v4i2.233

Abstract

Although globally there is a change in the trend of epidemiology from infectious diseases to chronic diseases, the prevalence and incidence of infectious diseases as well as MMR (Maternal Mortality Rate) and IMR (infant mortality rate) in Indonesia is still high. In year 2000, Faculty of Nursing of the Universitas Padjadjaran in collaboration with Hasan Sadikin Hospital built a model of treatment room, which was affiliated with obstetric gynecology room for improving integrated quality of health care services and education. The model built in this room aimed to : 1) Improve the quality of health care service; 2) to develop the student’s experiences with patients; 3) Provide quality nurse education to support students; 4) encourage students to improve the results of clinical prctice. The objective of process evaluation in this study was to give an insight to an appropriate model for maternity nursing service. This results showed on the one hand , there are some records not yet achieved an ideal standard , lack of effectiveness and efficiency of care delivery, namely: 1 ) the ratio of midwives and patients are not ideal ; 2 ) No one consultant obstetrician gynecologist and one doctor for every room . As well as challenges to sustainability care that meets the standards of maternity care. Conclusion: this study recommends to take a comprehensive strategic planning for improving nursing and midwifery services that involve all relevant stakeholders in the government, civil society, service delivery, education, and professional organizations.Keywords:Effectiveness, efficiency, evaluation, maternity nursing care, standard.Proses Evaluasi: Standar, Efektifitas, Efisiensi, dan Keberlangsungan Pelayanan Keperawatan MaternitasAbstrakMeskipun secara global ada perubahan dalam tren epidemiologi dari penyakit menular ke penyakit kronis, prevalensi dan insiden penyakit menular serta MMR (Angka Kematian Ibu) dan AKB (angka kematian bayi) di Indonesia masih tinggi. Tahun 2000, Fakultas Keperawatan Unpad bekerja sama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung membangun sebuah model dari ruang perawatan, yang berafiliasi dengan ruang obstetrik ginekologi. Model yang dibangun tersebut bertujuan untuk; 1) meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan; 2) pengembangan pengalaman mahasiswa dengan pasien; 3) penyediaan pendidik perawat yang berkualitas untuk mendukung mahasiswa; 4) mendorong mahasiswa untuk meningkatkan hasil praktek klinis. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi dan evaluasi tentang standar, efektifitas, efisiensi, dan keberlangsungan (sustainaibility) pelayanan keperawatan maternitas. Hasil penelitian menunjukkan: di satu sisi, ada beberapa catatan tidak belum tercapainya standar ideal, kurang efektivitas dan efisiensi perawatan persalinan, yaitu: 1) rasio bidan dan pasien tidak ideal; 2) ada satu konsultan ginekolog obstetri dan satu dokter untuk setiap kamar. Serta tantangan terhadap keberlangsungan asuhan perawatan maternitas yang memenuhi standar. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan untuk mengambil perencanaan strategis yang komprehensif untuk meningkatkan pelayanan keperawatan dan kebidanan yang melibatkan semua pihak terkait di pemerintah, masyarakat sipil, pelayanan, pendidikan, dan organisasi profesiKata kunci:Asuhan keperawatan maternitas, efektifitas, efisiensi, evaluasi, standar
Pendidikan dan Promosi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Kanker melalui Pilihan Jajan pada Siswa - Siswi Sekolah Dasar serta mengenali Potensi Masyarakat dalam Peningkatan Kesehatan Rahayuwati, Laili; Nurhidayah, Ikeu; Ibrahim, Kusman; Setyorini, Dyah
Media Karya Kesehatan Vol 1, No 2 (2018): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.094 KB) | DOI: 10.24198/mkk.v1i2.18632

Abstract

 Wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung merupakan suatu daerah yang dikelola oleh Universitas Padjadjaran. Berdasarkan observasi, banyak ditemukan penjaja makanan di sekitar Sekolah Dasar menjajakan makanan tidak higienis, baik dari segi kualitas, dan kandungan makanan. Tujuan pengabdian masyarakat di wilayah Sekolah Dasar dalam rangka memberikan Pendidikan dan pendampingan dan untuk menyadarkan masalah yang dimiliki serta bagaimana mengatasinya, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pengabdian pada masyarakat (PPM) telah dilaksanakan di Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung dari tanggal 1 Desember 2017 sampai 12 Januari 2018. Sasaran dari kegiatan PPM ini merupakan siswa – siswi kelas empat, lima, dan enam SD Negeri Lebakwangi, Kabupaten Bandung. Kegiatan PPM ini meliputi persiapan, pretest siswa, Focus Group Discussion (FGD) , poster video, power point, demonstrasi, dan permainan, serta melakukan posttest di akhir kegiatan.Secara garis besar, kegiatan pendidikan dan promosi kesehatan yang dilakukan berhasil meningkatan pemahaman siswa - siswi kelas empat, lima, dan enam SD Negeri Lebakwangi 1 terhadap penyakit kanker (bahaya serta pencegahannya). Indikator keberhasilan ini dilihat dari hasil pre-test dan post-test siswa - siswi yang dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pendidikan dan promosi kesehatan mengenai kanker. Simpulan adalah Pendidikan kesehatan mampu sedikit meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa siswi dalam hal pencegahan kanker. Saran perlu dilakukan kegiatan Pendidikan yang bersifat regular untuk meningkatkan pengetahuan, sikap sekaligus perilaku siswa siswi dalam pencegahan kanker melalui pilihan makanan jajan. Kata kunci: Pencegahan kanker, manakan jajan
Pendidikan Kesehatan Mengenai Pencegahan Perilaku Seksual melalui Peningkatan Asertivitas pada Remaja Putri SMK Baabul Kamil Jatinangor Amartha, Visi Aurora; Fathimiyah, Iffa; Rahayuwati, Laili; Rafiyah, Imas
Media Karya Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.456 KB) | DOI: 10.24198/mkk.v1i1.17285

Abstract

Remaja cenderung pernah berpacaran dan berlanjut pada perilaku seksual pranikah. Di Jawa Barat, salah satu Kecamatan di Kabupaten Sumedang yaitu Jatinangor menunjukkan dampak dari perilaku seksual pranikah, dimana terdapat kejadian kekerasan dalam pacaran, pernikahan dini akibat kehamilan diluar nikah di salah satu desanya yaitu Desa Hegarmanah. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan rentan terkena dampak dari perilaku seksual pranikah. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan agar dapat menurunkan perilaku seksual pranikah pada remaja putri khususnya di SMK Baabul Kamil Jatinangor.Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah dengan pendidikan masyarakat kepada 68 remaja putri di SMK Baabul Kamil Jatinangor. Materi yang disampaikan yaitu perilaku seksual dan asertivitas seksual. Penyuluhan dilaksanakan diruang kelas dengan durasi waktu 25 menit dimana selama 10 menit untuk pemaparan materi dan 15 menit untuk diskusi bagi peserta yang ingin mengajukan pertanyaan dan evaluasi. Hasil penyuluhan didapatkan peserta antusias terhadap materi penyuluhan, tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan sebelum acara berakhir, peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab seluruh pertanyaan secara benar. Peserta mampu mengetahui terkait perilaku seksual dan asertivitas seksual.Kata kunci : Perilaku seksual pranikah, remaja, asertivitas