Sudiono Sudiono, Sudiono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyebaran Penyakit Kuning pada Tanaman Cabai di Kabupaten Tanggamus Dan Lampung Barat

Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yellow disease is one of the important diseases in chili that caused by a virus and is spread by the tobacco whitefly (Bemisia tabaci Genn.). This study aims to determine the spread of yellow diseases caused by gemini virus on chili plant in Tanggamus and West Lampung district. The results showed that the disease caused by a gemini virus has spread of chili plant in Tanggamus district has spread in cropping chili in four Pekon Campang observation that the disease incidence by 83.33%, the population of whitefly infestation of 5.53 larvae/Plant, Margoyoso of 84.11% and 6.61 larvae / plant, Gisting Bawah by 79.61% and 4.63 larvae/Plant, and Gisting Atas by 84.33% and 7,48 larvae/plant. While in West Lampung district has the disease occurrence Cahya Padang village (Kecamatan Balik Bukit) of 89.9% and 15.38 larvae/plant, Seranggas Village (Kecamatan Balik Bukit) of 86.9% and 13.77 larvae/plant, Kecamatan Batu Tulis by 85.4% and 6.75 larvae/plant, and Kecamatan Sekincau by 85.7% and 9.43 larvae/plant. Keywords : Yellow disease, gemini virus, Bemisia tabaci Genn

Aplikasi PLC dalam simulasi proses pencucian film radiografi

Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 5 No 1 Mei 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2398.63 KB)

Abstract

Aplikasi PLC dalam simulasi proses pencucian film radiografi. Telah dilakukan penelitian untuk menerapkan Programmable Logic Controller (PLC) dalam simulasi proses pencucian film radiografi. PLC yang digunakan adalah PLC merk OMROM Sysmac Series CPM1A dengan bahasa pemrograman Ladder diagram yang menggunakan program Syswin 3.4. Pada pengujian menggunakan simulasi lampu lcd dan dapat diketahui bahwa pencucian film pada larutan developer berhasil dilakukan yaitu dengan waktu 1020 bed (1,7 menit) dalam waktu sebenarnya, selanjutnya pencucian film pada larutan stopbath dengan waktu 510 bed (0,85 menit) dalam waktu sebenarnya, pencucian di larutan fixer dengan waktu 2040 bed atau selama 4 menit dalam waktu sebenenarnya. Penelitian yang bertujuan untuk menerapkan PLC dalam proses pencucian film radiografi berhasil dilakukan. Akan tetapi penelitian ini belum dapat diterapkan dalam proses pencucian filam radiografi sebenarnya dan dipakai sebagai prototype alat pencuci film radiografi.