Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DENGAN TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN AFEKTIF PADA KONSEP SISTEM SIRKULASI KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 15 BANDAR LAMPUNG Puspita, Laila; Yetri, Yetri; Novianti, Ratika
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran resiprocal teaching dengan teknik mind mapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental design.  Desain penelitian yang digunakan pada quasi experimental ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 September s/d 14 September 2016 di kelas XI IPA SMA N 15 Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel adalah probability sampling type simple random sampling. Sampel ini terdiri 2 kelas yaitu kelas eksperimen (XI IPA 2) dan kelas kontrol (XI IPA 1).  Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh uji hipotesis hasil belajar kemampuan metakognisi menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (1,713) > ttabel (1.67155) dan uji hipotesis hasil belajar afektif menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (2,30905)> ttabel (1.67155). Berdasarkan hasil uji  t, maka dinyatakan  Hi diterima artinya, ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan teknik mindmapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DISERTAI TEKNIK DIAGRAM VEE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MATERI FUNGI KELAS X MAN 2 BANDAR LAMPUNG Puspita, Laila; Supriadi, Nanang; Pangestika, Amanda Diah
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 9, No 1 (2018):
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.523 KB) | DOI: 10.24042/biosf.v9i1.2871

Abstract

Biologi merupakan pelajaran yang mengkaji tentang makhluk hidup dan komponen penyusun kehidupan.PendidikBiologi harus bisa mengkomunikasikan pengetahuannya, mengajak peserta didik untuk aktif dan kreatif dalam pelajaran serta dapat berinteraksi kepada sesama peserta didik, agar tercapainya tujuan pembelajaran. Kesulitan peserta didik mengungkapkan buah pikiran, kurangnya model pembelajaran yang menarik, aktif dan inovatif membuat peserta didik sukar dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran creative peroblem solving disertai teknik diagram vee terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik materi fungi kelas X MAN 2 Bandar Lampung.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian, seluruh kelas X IPA MAN 2 Bandar Lampung. Sampel yang digunakan, kelas X IPA 3 dan X IPA 4. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Data-data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji t.Berdasarkan hasil uji normalitas, Lhitung < Ltabel yaitu  0,1225 < 0,161 maka data berdistribusi normal sehingga H0 diterima. Uji homogenitas yaitu Fhitung < Ftabel maka 1,74 < 1.8608 sehingga H0 diterima, artinya data memiliki varians homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t yaitu thitung 5,490 dan ttabel 2,001 maka thitung > ttabel, 5,490 > 2,001 sehingga dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka menunjukkan bahwa penggunaan model creative problem solving disertai teknik diagram vee memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa : Terdapat pengaruh model pembelajaran creative problem solving disertai teknik diagram vee terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi fungi di MAN 2 Bandar Lampung.
Pengembangan modul berbasis keterampilan proses sains sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi Puspita, Laila
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v5i1.22530

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemenarikan dan kelayakan dari modul berbasis keterampilan proses sains pada pembelajaran Biologi dalam materi sistem ekskresi pada manusia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang terdiri dari tujuh langkah pengembangan, meliputi 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi produk, 6) uji coba produk, 7) revisi produk. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan nontes berupa angket, wawancara, observasi. Instrumen yang digunakan berupa angket ahli materi, angket ahli desain media dan angket ahli bahasa dan angket respon siswa. Modul yang sudah dikembangkan divalidasi oleh 2 ahli materi, 2 ahli desain media, dan 2 ahli bahasa untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penilaian kelayakan modul berbasis keterampilan proses sains oleh ahli materi sebesar 92,5% dalam kategori sangat layak, penilaian oleh ahli desain sebesar 78,5% dalam kategori sangat layak, penilaian oleh ahli bahasa sebesar 90,5% dalam kategori sangat layak. Sedangkan hasil penilaian respon peserta didik memperoleh 74% dalam kategori menarik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan modul berbasis keterampilan proses sains pada pembelajaran Biologi layak dan menarik digunakan dalam materi sistem ekskresi pada manusia. Module development based on science process skills as teaching materials in biological learning AbstractThis study aims to determine the attractiveness and feasibility of modules based on science process skills in Biology learning in excretory system material in humans. This research is research and development (R & D) which consists of seven steps of development, including 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) product revision, 6) trial products, 7) product revisions. The data collection techniques use non-test in the form of questionnaires, interviews, observations. The instruments are questionnaires for material experts, questionnaires for media design experts and questionnaires for linguists and student response questionnaires. The modules that have been developed are validated by 2 material experts, 2 media design experts, and 2 linguists to ascertain the feasibility of the product. The result of the feasibility assessment module based on science process skills by material experts is 92.5% in the very feasible category, the assessment by design experts is 78.5% in the very feasible category, the assessment by linguists is 90.5% in the very feasible category. While the results of the assessment of students’ responses are gained 74% in the interesting category. Based on the results of this study, it can be concluded that the module based on science process skills in Biology learning is feasible and interesting to be used in excretion system material in humans.