Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH EXPERIENTIAL LEARNING KOLB MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA

Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract _____________________________________________________________The aim of researchwas determine the application of kolbs experiential learning model through practical activity improve students biology learning outcomes in plant tissue structure and function material in SMAN 1 Ngawen. This research was quasi-experimental which used nonequivalent control group design. The population was all science students grade XI (1, 2, and 3). The samples were taken purposively (students of XI-IPA1 as control and XI-IPA2 as experimental). The datawere increasing student learning outcomes, student opinion, and teacher opinion.Increasing student learning outcomes have been determined by N-gain, whereasdifferent of learning outcomes based on t-test.Teacher andstudentopinion were determined by questionnaire and interview.Increasing student learning outcomes was high in experimental class 57%, whereas 25% in control. Average of student learning outcomes in experimental class 83,92, whereas 75,99 in control. Result t-test average of student learning outcomes between experimental classwith control showed tcount> ttable, it was 4,05 > 1,67. It means there was significant difference. Teacher and student opinionto the learning activity had  good. Conclusion of research was application of kolbs experiential learning model through practical activity improve students biology learning outcomes in plant tissue structure and function material in SMAN 1 Ngawen. Abstrak _____________________________________________________________ Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan model experiential learning kolb melalui kegiatan praktikum meningkatkan hasil belajar biologi siswa materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Ngawen. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA (1, 2, dan 3). Sampel ditentukan secarapurposive sampling (siswa kelas XI-IPA1 sebagai kontrol danXI-IPA2 sebagai eksperimen). Data penelitian berupa peningkatan hasil belajar siswa, tanggapan siswa, dan tanggapan guru. Peningkatan hasil belajar siswa ditentukan denganN-gain, sedangkan perbedaan hasil belajar berdasarkan uji t. Tanggapan siswa dan guru ditentukan menggunakan angket dan wawancara. Peningkatan hasil belajar siswa yang tinggi pada kelas eksperimen 57%, sedangkan kontrol 25%. Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 83,92, sedangkan kontrol 75,99. Hasil uji t rata-rata hasil belajar siswa antarakelas eksperimen dengan kontrolmenunjukkan nilai thitung> ttabel, yaitu 4,05 > 1,67.Artinya ada perbedaan yang signifikan. Tanggapan siswa dan guru terhadap penerapan pembelajaran baik. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model experiential learning kolb melalui kegiatan praktikum meningkatkan hasil belajar biologi siswa materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di SMA Negeri 1 Ngawen.    

PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS TIK PADA MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN

Journal of Biology Education Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO CHARACTERISTICS OF ORGANISM SONG EDUCATION (CHOSEN) PADA PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMPLB-A (TUNANETRA)

Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract This research aims to know the feasibility and the effectiveness of audio media “Characteristics of Organism Song Education” (CHOSEN) in biology subject at SMPLB-A (Blindness). This research was conducted in Semarang State University, SLBN 1 Pemalang, and MTs Yaketunis Yogyakarta. The research was a Research and Development (R&D) research design and used one group pretest-posttest design. The result of the study showed that the expert of media and material avowed that CHOSEN was proper with an average of 84.9 % feasibility assessment, the average of classical completeness of class was 100 %, students’ responses were good and very good, and the teachers’ responses as much as 88,6% with a very good responses criteria and teachers stated that CHOSEN is feasible to be used in learning biology for blind students. The conclusion of this research is “Characteristics of Organism Song Education” (CHOSEN) media audio is feasible and effective to be used in teaching learning process of biology subject at SMPLB-A (blindness).  AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan dan efektivitas media audio “Characteristics of Organism Song Education” (CHOSEN) dalam pembelajaran IPA Biologi di SMPLB-A (Tunanetra). Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang, SLBN 1 Pemalang, dan MTs Yaketunis Yogyakarta. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian Research and Development (R&D) yang merupakan desain penelitian dan pengembangan dan menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media audio CHOSEN dinyatakan layak oleh ahli media dan ahli materi dengan rata-rata penilaian kelayakan sebesar 84,9%, rata-rata ketuntasan klasikal kelas sebesar 100%, tanggapan siswa baik dan sangat baik, tanggapan guru sebesar 88,6% dengan kriteria tanggapan sangat baik, serta guru menyatakan bahwa media audio CHOSEN layak diterapkan pada pembelajaran IPA Biologi siswa tunanetra. Simpulan penelitian ini adalah media audio “Characteristics of Organism Song Education” (CHOSEN) layak dan efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA Biologi di SMPLB-A (Tunanetra).

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA FLASH YOUR MIND (FYM) MATERI PERKEMBANGAN MANUSIA DI SMP

Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This study aims to develop and determine the feasibility of Flash Your Mind (FYM multimedia) in human development material for junior high school students. This is a Research and Development (R & D) to produce FYM multimedia in human development material. The development of FYM multimedia was through in several stages, namely analyzing the needs, defining the basic competencies and suitable material, determining the media / product to be developed, designing the product, design validation by expert, revising the design, trying the product, revising the product , trying the  product usage, revising the product and making the final product. This study was conducted in SMP Negeri 10 and SMP Negeri13 Magelang. The results of this study indicate that the implementation of the development of FYM multimedia is good  and feasible by experts, the average of study classical completeness is  96.75%, the students and the teacher response of FYM multimedia usage is very good. Based on these results it was concluded that the FYM multimedia is  valid and feasible in biology learning for junior high school students.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan multimedia Flash Your Mind (FYM) materi perkembangan manusia dalam pembelajaran biologi di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan produk berupa multimedia FYM materi perkembangan manusia. Pengembangan multimedia FYM melalui beberapa tahapan, yaitu menganalisis kebutuhan, menentukan kompetensi dasar dan materi yang cocok, menentukan media/produk yang akan dikembangkan, mendesain produk, validasi desain oleh ahli, merevisi desain, uji coba produk, merevisi produk, uji coba pemakaian produk, merevisi produk dan produk akhir. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 & SMP Negeri 13 Magelang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan multimedia FYM materi perkembangan manusia dilakukan dengan baik  dan dinyatakan layak oleh ahli, rata-rata ketuntasan klasikal kelas penelitian sebesar 96,75%, tanggapan siswa dan guru sangat baik terhadap penggunaan multimedia pada pembelajaran biologi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa multimedia FYM materi perkembangan manusia valid dan layak diterapkan dalam pembelajaran biologi di SMP.  

PENERAPAN INVESTIGASI KELOMPOK BERBANTUAN MULTIMEDIA MATERI IDENTIFIKASI BAKTERI

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan apakah penerapan model pembelajaran investigasi kelompok berbantuan multimedia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi identifikasi bakteri di SMK N 1 Kalibagor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK N 1 Kalibagor, sedangkan sampelnya yaitu siswa kelas I A MP dan I ATP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one shot case study, sedangkan analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ≥ 80% siswa aktif dan sangat aktif  dalam pembelajaran dan ketuntasan hasil belajar klasikal siswa kelas I AMP dan 1 ATP lebih besar dari pembelajaran sebelumnya yang tidak menerapkan pembelajaran investigasi kelompok berbantuan multimedia, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran investigasi kelompok berbantuan multimedia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi identifikasi bakteri di SMK N 1 Kalibagor Kabupaten Banyumas.     Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study was to find out whether the application of the multimedia-assisted group investigation learning model affected  student’s activity and learning results on Bacteria learning materials at State Vocational School 1 Kalibagor. The population in this study was all X grade students of State Vocational School 1 Kalibagor, while the samples were I A MP and I ATP students. The research design used was one shot case study, while its data analyses were improved by triangulation. The result of the study showed that more than  80% students  were classified as very active and active in their learning and the achievement of classical learning result of I AMP students and 1 ATP students were higher than that of  the class without the multimedia-assisted group investigation learning model. It could  be concluded that the application of multimedia-assisted group investigation learning model brought a significant effect on student’s activity and learning result on  Bacteria Identification  learning materials at  State Vocational School 1 Kalibagor, Banyumas District.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA

Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Model Pembelajaran Tutorial Berbantuan Kuis Interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design. Rancangan penelitian menggunakan pola pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamotan. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dan didapatkan sampel kelas XI IPA-1 dan XI IPA-3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Hasil perhitungan N-gain pada kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3, menunjukkan > 85 siswa mencapai N-gain > 0,3 dengan kriteia sedang sampai tinggi, dan > 85% siswa hasil belajarnya mencapai nilai >80. Hasil analisis korelasi diketahui bahwa pada kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3 rhitung > rtabel, maka terdapat hubungan antara N-gain dan nilai posttest siswa dengan kriteria hubungan sangat kuat. Hasil analisis aspek afektif dan psikomotorik siswa kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3 termasuk dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tutorial berbantuan kuis interaktif efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia di SMA Negeri 1 Pamotan. This study aims to determine the effectiveness of the Model Learning Tutorial Assisted Interactive Quiz to improve student learning outcomes in the matter of human motion system. This research is a quasi-experimental design. The study design using pretest posttest design.Populasi pattern in this study dalah XI IPA SMAN 1 Pamotan. Sampling using purposive sampling and obtained samples of grade XI-1 and XI-3 as the experimental class. Data collected by the test method, and questionnaire. The results showed that the learning outcome of students grade XI-1 and XI IPA-3,> 85 students reach the N-gain> 0.3 with kriteia moderate to high, and> 85% of students study result reached a value> 80. Based on the results of this study concluded that the Learning Model Berbantan Quiz Interactive Tutorial effectively to improve student learning outcomes in the matter of human motion systemThis study aims to determine the effectiveness of the Model Learning Tutorial Assisted Interactive Quiz to improve student learning outcomes in the matter of human motion system. This research is a quasi-experimental design. The study design using pretest posttest design.Populasi pattern in this study dalah XI IPA SMAN 1 Pamotan. Sampling using purposive sampling and obtained samples of grade XI-1 and XI-3 as the experimental class. Data collected by the test method, and questionnaire. The results showed that the learning outcome of students grade XI-1 and XI IPA-3,> 85 students reach the N-gain> 0.3 with kriteia moderate to high, and> 85% of students study result reached a value> 80. Based on the results of this study concluded that the Learning Model Berbantan Quiz Interactive Tutorial effectively to improve student learning outcomes in the matter of human motion system

PENGEMBANGAN KOMIK SAINS BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN SISTEM PERNAPASAN

Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this researchis to develop a scientific comic that is suitable for learning science, and to analyze the effectiveness of scientific comic, increase the motivation and the cognitive learning outcomes of students. The research design was Research and Development. This researchhave been carried out in SMP N 2 Jepara, using convenience sampling technique, and the class VIII G as research subjects. The results showed that the comic developed was valid (media expert assessment was 84.85%, material experts assessment was 96.30%) and effective (classical completeness was 88%, 56% student motivation was good, 44% student motivation was excellent). The scientific comic is suitable and effective to be used in teaching the respiratory system in junior high school. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan komik sains yang  valid, serta menganalisis validitas serta efektivitas komik sains yang dikembangkan terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Research and Development.Penelitian dilaksanakan di SMP N  2 Jepara, sampel ditentukan dengan teknik convenience sampling dan diperoleh kelas VIIIG sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan komik yang dikembangkan valid, berdasarkan penilaian dari ahli media diperoleh nilai mencapai 84,85%, sedangkan ahli materi mencapai 96,30%. Media komik sains efektif digunakan dalam pembelajaran dengan hasil belajar kognitif mencapai ketuntasan klasikal 88%, motivasi siswa 56% baik, 44% sangat baik pada pembelajaran materi sistem pernapasan di SMP.

PENGARUH METODE SOCRATIC CIRCLES DISERTAI MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan metode Socratic Circles disertai media gambar pada pembelajaran materi ekosistem terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP Negeri 6 Magelang. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental. Sampel yang digunakan adalah kelas VII C (kelas eksperimen) dan VII E (kelas kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik Convinience sampling. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Peningkatan skor tes kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen sebesar 0,41 (sedang) sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 0,22 (rendah). Hasil uji t menggunakan aplikasi Microsoft excel 2010 menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dengan kelompok kontrol dengan thitung (4,163) > ttabel (2,658). Berdasarkan analisis per aspek kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol hal ini terlihat dari nilai post-test. Tingkat keterlaksanaan metode Socratic Circles disertai media gambar mencapai 93,74% dengan kriteria sangat baik. Secara umum guru dan siswa juga memberikan tanggapan setuju terhadap pembelajaran yang diterapkan. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode Socratic Circles disertai media gambar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem di SMP Negeri 6 Magelang. Research was conducted to identify the effect of pictorial Socratic Circles method on Ecosystem teaching material upon the student’s critical thinking skills at Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Magelang. This research used a quasy experimental design. Two classes were treated as a control and an experimental class. The samples were by a convenience sampling technique. The result indicated that the student’s critical thinking skills from the experimental class higher than the control class. The critical thinking test scores of the experimental class were increased by 0,41 (medium), whereas the control class was by 0,22 (low). The t-test showed that these figures was significantly different. Analysis showed that the student’s critical thinking skills of the experimental class were much better than one of the control class. The level of implementationpictorial Socratic Circles method was 93,74% (categorized as very good). In general, the teacher and students were also in an agreement about the applied method. The conclusion of this research, that pictorial Socratic Circlesmethod on Ecosystem teaching material was able to improve the students’ critical thinking skills at Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Magelang.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING TINDAK MATERI EKOSISTEM DI SMP

Journal of Biology Education Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana LKS yang digunakan di sekolah, mengapa perlu dikembangkan LKS TINDAK, bagaimana cara pengembangan LKS TINDAK, dan keefektivannya dalam pembelajaran biologi materi ekosistem di SMP. Berdasarkan observasi awal diketahui bahwa perlu dikembangkan LKS TINDAK sebagai media pembeajaran biologi materi ekosistem. Penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A-E SMP Negeri 4 Boyolali, dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII D (eksperimen) dan siswa kelas VII E (kontrol). Hasil dari uji t menunjukkan bahwa rata-rata selisih nilai posttest-pretest kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Aktivitas siswa kelas eksperimen masuk ke dalam kriteria aktif dan sangat aktif (>80%). Siswa dan guru memberikan tanggapan yang baik terhadap LKS TINDAK. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS TINDAK yang dikembangkan efektif diterapkan sebagai salah satu media pembelajaran biologi materi ekosistem.   Abstract ___________________________________________________________________The aims of this research are to find out the current status of Student Worksheet (LKS) usage in the schools, why LKS TINDAK needs to be developed, how to develop LKS TINDAK, and the effectiveness of the LKS in biology learning, especially in the topic of ecosystem in Junior High Schools. Based on initial observation, it seems that a better LKS, i.e. LKS TINDAK is required as biology learning media in the topic of ecosystem. This is an R&D research with pretest-posttest control group design. Population in this research was class VII A-E students in Junior High School 4 of Boyolali, and sample were students of class VII D (experimental group) and students of class VII E (control group). Results of t-test showed that the mean difference of posttest-pretest in the experimental class was higher than that of control class. Students in the experiment class were active and very active (>80%). The students and the teacher responded very well with LKS TINDAK. It was concluded that LKS TINDAK which was developed was effective to be applied as biology learning media in the topic of ecosystem.  

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA ANIMASI FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA

Journal of Biology Education Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi selain mempelajari konsep juga memecahkan masalah kehidupan nyata dengan mengaitkan konsep yang ada. Konsep biologi yang bersifat abstrak apabila disampaikan dengan pendekatan pembelajaran yang kurang tepat maka akan menyebabkan rendahnya hasil belajar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Probem Based Learning dengan media animasi flash terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kragan (133 siswa). Sampel dalam penelitian adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 3 sebagai kelas kontrol yang diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar adalah soal pilihan ganda, sedangkan aktivitas siswa menggunakan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji t, uji n-gain dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata dari kedua kelas (thitung > ttabel). Uji n-gain menunjukkan bahwa siswakelas eksperimen memiliki n-gain74,29% pada kategori tinggi dan 25,71% pada kategori sedang. Uji regresi linier sederhana menunjukkan aktivitas siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa (nilai sig.<0,05, r kuadrat 0,759). Aktivitas siswa kelas eksperimen 82,86% siswa dalam kategori aktif sampai sangat aktif sedangkan kelas kontrol 67,64%. Simpulan dari penelitian ini adalah model PBL dengan media animasi flash berpengaruh nyata terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa.  Learning biology is beside to studying the concept it is also a form of solving real-life problems by linking existing concepts. Biological concept is an abstract if it is submitted to the lack of proper learning approach will lead to poor learning outcomes. This researh aimed to determine the effect probem based learning models with flash animation media on learning outcomes and student activity. This research is a Quasi Experiment with pretest-posttest control group design with the entire population of students of class XI IPA SMAN 1 Kragan (133 students). Samples are a class ofXI IPA 1 as an experimental class and class of XI IPA 3 as the control obtained with cluster random sampling technique. The instruments used to determine the learning outcomes are multiple choice questions, while the student activity using observation sheet. Data were analyzed by t-test, n-gain and simple linear regression. The results showed significant differences from both classes (t_count>t_table). N-gain test showed that student’s experimen class has n-gain 74.29% in the high category and 25.71% in the medium category. Simple linear regression showed student activity influence on student learning outcomes (sig. <0.05, r squared 0.759). Activity graders experiment 82.86% of the students in the category of active to very active while the control group 67.64%. Conclusions from this research is Problem Based Learning with flash animation media have real impact on learning outcomes and student activity.