Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang
Unknown Affiliation

Published : 32 Documents
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA MATERI PROTISTA

Journal of Biology Education Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA N 1 Rembang. Penelitian quasi experimental ini menggunakan desain pretes postes nonequivalent control group. Sampel yang digunakan adalah X MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan X MIA 6 sebagai kelas kontrol. Hasil uji-t post-test diperoleh thitung sebesar 10,12 t tabel = 1,67, sehingga Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil uji-t N-Gain yang menggunakan taraf ketidakpastian 5% dan dk= 59 diperoleh harga t tabel = 1,67 sedangkan harga t hitung = 3,55. Harga t hitung > t tabel , sehingga Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa peningkatan rata-rata keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Penerapan model PBL berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis Siswa SMA pada materi protista.   Abstract ___________________________________________________________________ This research aimed to determine the effect of problem based learning on student’s critical thinking skills from class X SMA N 1 Rembang. The research method was Quasi experimental with Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. The samples were taken by technique cluster random sampling and obtained X MIA 5 as class experiment and X MIA 6 as class control. The analysis of post-test and n-gain t-test results the critical thinking skills of class experiment were better than class control. The result of pot-test t-test obtained t-calculated = 10.12 and t-table = 1.67, concluded that critical thinking skills of class experiment is greater than class control. The result of n-gain t-test obtained t-table = 1.67, whereas t-calculated = 3.55. The value of t-calculated > t-table, and can be concluded as the enhancement of critical thinking skills of class experiment was greater than class control. The implementation of PBL gave positive effect on senior high school student’s critical thinking skills.

PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN ASESMEN OTENTIK BAGI GURU BIOLOGI SMA/MA

Journal of Biology Education Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Buku panduan asesmen otentik yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMA (2013) menunjukkan ‘kurang tepat’ untuk digunakan oleh guru biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan asesmen otentikbagi guru biologi SMA/MA dan mendeskripsikan validitas, kelayakanisi, keterbacaan dan implementasi buku tersebut. Penelitian ini adalah Research and Development (R &D). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pecangaandan SMA Negeri 1 Jepara dengan 5 orang guru biologi yang menerapkan kurikulum 2013 sebagai responden. Buku panduan divalidasi oleh 2 ahli (ahli media danahlimateri). Data diambil menggunakan teknik wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Buku panduan yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMA (2013) disusun untuk guru secara umum dan guru biologi pada kenyataannya mengalami kesulitan dalam menyusun instrument dan rubric untuk pembelajaran biologi dengan tepat. Guru  biologi membutuhkan buku panduan asesmen otentik yang khusus untuk biologi agar  dapat menerapkan asesmen otentik sesuai dengan pembelajaran biologi dan tujuan pendidikan sains. Buku panduan asesmen otentik yang dikembangkan diklasifikasikan ‘sangat valid’, ditinjau dari segi media (95,875%) dan materi (95,31%). Buku panduan tersebut juga diklasifikasikan ‘sangal layak’ ditinjau dari kelayakanisi (95,31%) dantingkat keterbacaannya ‘tinggi’ (79,2%) oleh guru biologi. Keterterapan buku panduan tersebut diklasifikasikan dalam criteria baik. Meskipun demikian, guru biologi belum bias melaksanakan asesmen, utamanya asesmen afektif dan psikomotorik karena berbagai kendala.   Abstract ___________________________________________________________________ The authentic assessment guidebook  compiled by Direktorat Pembinaan SMA showed ‘less appropriate’. This study  was aimed  at   developing an authentic assessment guidebook  for senior high school biology teachers and   describing its validity, worthiness, legibility, and implementation.  This study was Research and Development modified from Borg & Gall (2003). This research was conducted at SMA Negeri 1 Pecangaan and SMA Negeri 1 Jepara, with  5  biology teachers that applied the Curriculum of 2013 as respondents. The Guidebook was validated by experts on media and subject matters. Data were collected by interview and observation techniques. Data were analyzed by descriptive analysis of quantitative and qualitative. The guidebook was compiled  for teachers in general and biology teachers in particular who had  difficulty in preparing  instruments and rubrics for biology appropriately. Biology teachers need authentic assessment guidebook  specifically for biology to apply authentic assessment appropriate for biology learning and science education goals. The guidebook was  classified  ‘very valid’ in term of both the media (96,875%) and materials (95,31). The guidebook was also classified ‘very appropriate’ (95,31%) and  high level of legibility  (79,2%) by  biology teachers. Implementation of authentic assessment guidebook  was  under good criteria. However, biology teachers was unable to apply authentic assessment mainly  on affective and psychomotor aspects effectively because of   various constraints. .

PENERAPAN MODEL GI DAN PBL DENGAN LIMBAH BATIK SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN

Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan hasil belajar dan sikap peduli lingkungan pada penerapan model GI dan PBL sub materi pencemaran air dengan limbah batik cair sebagai sumber belajar di SMAN 1 Pekalongan. Penelitian  ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan pola non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2. Uji hasil belajar siswa menunjukan rerata skor N-gain kelas eksperimen GI 0,53 lebih tinggi dari kelas eksperimen PBL 0,39. Hasil uji t skor N-gain diperoleh nilai signifikansi 0,014 lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen GI dan kelas eksperimen PBL. Skor rerata sikap peduli lingkungan siswa kelas eksperimen GI sebesar 64,6 lebih besar dari kelas eksperimen PBL 60,9. Hasil uji t skor kepedulian siswa terhadap lingkungan diperoleh nilai Sig sebesar 0,008 lebih kecil dari 0,05, artinya ada perbedaan sikap peduli lingkungan yang signifikan antara kelas eksperimen GI dan eksperimen PBL. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar dan sikap peduli lingkungan yang signifikan pada penerapan model GI dan model PBL serta hasil belajar dan sikap peduli lingkungan lebih tinggi pada penerapan model GI dengan limbah batik cair sebagai sumber belajar di SMAN 1 Pekalongan. This study was aimed at knowing any differences of learning achievement and environmental awareness on the implementation of PBL and GI learning models in the sub material of water pollution by using Batik liquid waste as the learning source in SMA N 1 Pekalongan. Further, this study belongs to quasi experimental research by employing non-equivalent control group design. The samples of this study were class X MIPA 1 and X MIPA 2. After the treatments were given, the result of GI experimental class got 0.53 average point higher than PBI experimental class. Moreover, the t-test result on N-gain obtained significance value of 0.014 which was less than 0.05, for there was a significant difference of the learning achievement between those classes. Besides, the environmental awareness average score of GI experimental class was higher than PBL experimental class, namely 64.6 and 60.9. Accordingly, the t-test result of the environmental awareness score gained significance value of 0.008 which was less than 0.05, meaning that there was a significant difference of the environmental awareness between GI and PBL experimental classes. In conclusion, this study showed significant differences by having GIs scores higher than PBL in the learning achievement and environmental awareness.

EFEKTIVITAS STRATEGI QUESTION STUDENT HAVE DAN MEDIA POWERPOINT PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi question student have dan media powerpoint pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain control group pretest and posttest. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII. Penentuan sampel dengan cluster random sampling. Siswa kelas VIIIA sebagai eksperimen dan siswa kelas VIIIB sebagai kontrol. Data berupa nilai pretest, aktivitas danhasil belajar siswa,diperoleh dengan metodetesdan observasi. Nilai pretest dan hasil belajar siswa dianalisis dengan uji t. Aktivitas siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah siswa aktif dan sangat aktif kelas eksperimen lebih tinggi daripada kontrol, yaitu 86,87% > 76,04%. Hasil uji t hasil belajar siswa menunjukkan thitung 2,38 lebih tinggi daripada ttabel 2,30, artinya rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada kontrol. Ketuntasan belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kontrol yaitu 90,9% > 81,3%. Simpulan penelitian ini adalahstrategi question student have dan media powerpoint efektif diterapkan pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.   Abstract ___________________________________________________________________ This research  aimed to identify the effectiveness of questioning  strategy by students (question student have (QSH);  and powerpoint  for the structure and function of plant tissues learning materials. This research was experimental research with pretest and posttest group design. Population of this study were  all  Grade VIII students. Samples was taken by cluster random sampling. Students of VIIIA were treated as experiment class  whereas Students of VIIIB as control. The data were  pretest scores, students’ activity and learning outcomes, taken by test and observation. The pretest scores and learning outcomes were analyzed by t test whereas students’ activity was analyzed by quantitative description. The results showed the average  score of active and very active students of experiment class were higher than that of  control, 86,87% > 76,04%. The average learning outcomes of experiment class were higher than  that of control. The experiment class’ learning completion score was higher than that of  control, 90,9% > 81,3%. The conclusion was  the questioning strategy and powerpoint were effectively  applied on the material of the plant’s structure and function.

PENGEMBANGAN MODUL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH) BERBASIS KARAKTER UNTUK MENUMBUHKAN WAWASAN DAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN

Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of environment education (EE) at five elementary school at Limbangan district and Griya cahya in 2013 was needed a modul as a guidline. EE modul developed acording to BNSP, that modul consist of material feasibility, applied and efectiveness. Material validation by expert showed 100% feasibility percentage in stage I, 95.75 in stage II, and 92,35 media feasibility percentage. Small scale testing was carried out to five student of 1st Gonoharjo elementary school and five student of Griya Cahya used purposive random sampling method. Big scale testing was carried out to student in class IVa and IVb used pretest dan posttets control group design.T-test from N-gain of pretest and posttest showed there is a difference in increasing student knowledge of experimental class and control class. Psychology t-test showed the chages of student characters. The result were confirmed by 86,8% (very good) students percentage respond and 75% (good) teachers percentage respond. Based on this result, it can be concluded that the EE Modul can be used as a guidline to develop EE activities in elementary school and non-formal education because can increase knowledge and make students care with environment.  Implementasi pendidikan lingkungan hidup (PLH) pada lima sekolah dasar di kecamatan Limbangan dan Sanggar Griya Cahya tahun 2013 membutuhkan modul sebagai panduan pelaksanaanya. Modul PLH dikembangkan sesuai dengan BNSP, modul tersebut memuat kelayakan materi, keterterapan, dan  keefektifan. Validasi materi oleh pakar menunjukkan prosentase kelayakan 100% pada penilaian tahap I, 95.75% pada penilaian tahap II, dan prosentase kelayakan media sebesar 92.36%. Uji coba modul skala kecil dilakukan pada lima siswa sekolah dasar negeri 1 Gonoharjo dan lima siswa sanggar Griya Cahya menggunakan metode purposive random sampling. Uji coba skala besar dilakukan pada siswa kelas IVa dan IVb Lab School UNNES menggunakan pretest dan posttets control group design. Uji t nilai n-gain pretest-posttest menunjukkan ada perbedaan peningkatan pengetahuan siswa kelas experimen dan kontrol. Uji t skala psikologi menunjukkan adanya perbedaan perubahan karakter siswa. Hasil ini diperkuat dengan tanggapan siswa sebesar 86,8% (sangat baik) dan Guru sebesar 75% (baik). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul PLH yang dikembangkan dapat digunakan sebagai pedoman pelaksanaan PLH di sekolah dasar maupun pendidikan non formal karena dapat menumbuhkan wawasan dan karakter peduli lingkungan.

PEMANFAATAN WEBSITE EDUKATIF DENGAN PEMBELAJARAN ARIAS PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract _______________________________________________________________ This study aimed to describe the effectiveness of utilization of educational websites with learning ARIAS on material structure and function of plant tissue on activity and learning outcomes of students in class XI SMA Negeri 8 Semarang.  This study is optimal if students activity and their outcome in learning process showed ≥ 75% of students are active and very active with their outcome reached ≥ 75. This study is performed in SMA Negeri 8 Semarang in XI IPA 3 and XI IPA 4 class at second semester academic year 2013/2014. This study design is true experiment: pre-test post-test control group design. The datas of this study include student learning outcomes and their activities as main datas, and student responses, teacher response, and teacher performance as supporting data. The results of this study are learning completeness of experiment class is 76,67% while control class is 26,67%, and the  N-gain value of test results tn pretest-posttest experimental class and control class obtained t = 3.3 and t = 2.0 tables with α = 5% to 3.3> 2.0 then Ho is rejected and Ha accepted, as well as student activities that are classified very active and active in experiment class is 76,67% while control class is 53,33%. The conclusion of this study is the utilization educative website and ARIAS model can optimize activity and learning outcomes of SMA Negeri 8 Semarang students in structure and function of plant tissue. Abstrak_______________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keefektifan pemanfaatan websiteedukatif dengan pembelajaran ARIAS pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Semarang. Penelitian ini dikatakan optimal apabila aktivitas dan hasil belajar siswa dalam  proses pembelajaran menunjukkan  ≥ 75% siswa aktif dan sangat aktif, dengan hasil belajar mencapai ≥ 75. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Semarang  pada kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4 semester gasal tahun ajaran 2013/2014. Desain penelitian ini adalah true experiment: pretest-posttest control group design. Data penelitian ini meliputi hasil belajar dan aktivitas sebagai data utama serta tanggapan siswa, tanggapan guru, dan kinerja guru sebagai data pendukung. Hasil penelitian ini adalah ketuntasan belajar pada kelas eksperimen sebesar 76,67% sedangkan kelas kontrol sebesar 26,67% dan hasil uji t N-gain nilai pretest posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t hitung = 3,3 dan t tabel = 2,0 dengan α= 5% sehingga 3,3 > 2,0 maka Ho ditolak dan Ha diterima, serta aktivitas belajar siswa yang tergolong sangat aktif dan aktif pada kelas eksperimen sebesar  76,67% dan kelas kontrol sebesar 53,33%. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan website edukatif dan model ARIAS dapat mengoptimalkan aktivitas dan  hasil belajar siswa keas XI SMA Negeri 8 Semarang pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MULTIMEDIA BOOK PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN DI SMP

Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electronic School Book (BSE) developed by the government has not integrated multimedia contentinto the book. The development of todays technology supports multimedia content for insertion into an electronic book. This is a development research with the aim to develop and determine the feasibility of multimedia book to be used as teaching material. The effectiveness of multimedia book was tested through experiment using a pretest-posttest design study group to see its effect on learning outcomes and student activities. The study population in the trial product was the whole class VII as much as 8 classes (VII A - VII H) SMP 1 Jati. Sample research on small-scale trials by 10 students was determined by purposive sampling technique. Four classes (VII E - VII H) with a total of 138 students were used as experimental samples. The results showed that the multimedia book was suitable as teaching material. Student activities related to the use of multimedia book was high. Improved learning outcomes (gain score) was calculated based on the difference between the value of the posttest and the pretest value. Gain scores achieved by all students was 0.70 (high). Statistically, right-tailed t test confirmed that the student gain scores greater than or equal to the average gain of the benchmark scores of 0.7 (high).Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang telah dikembangkan oleh pemerintah belum mengintegrasikan konten multimedia ke dalam buku. Perkembangan teknologi saat ini mendukung untuk penyisipan konten multimedia ke dalam buku elektronik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan multimedia book yang dapat digunakan sebagai bahan ajar. Keefektifan multimedia book diuji melalui eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest group untuk melihat pengaruhnya terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Populasi penelitian pada uji coba produk yaitu seluruh siswa kelas VII sebanyak 8 kelas (VII A- VII H) SMP 1 Jati. Sampel penelitian pada uji coba skala kecil sebanyak 10 siswa ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian pada uji coba skala besar diambil menggunakan teknik purposive cluster sampling menghasilkan 4 kelas (VII E – VII H) sebanyak 138 siswa sebagai sampel eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia book sangat layak. Aktivitas siswa berkaitan dengan penggunaan multimedia book tergolong tinggi. Peningkatan hasil belajar (skor gain) dihitung berdasarkan selisih nilai posttest dengan nilai pretest. Skor gain yang dicapai oleh seluruh siswa sebesar 0,70 (tinggi). Secara statistik dengan uji t pihak kanan menegaskan bahwa skor gain siswa lebih dari atau sama dengan rata-rata acuan skor gain 0,7 (tinggi).

PENGEMBANGAN MODUL KONSERVASI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN KEEFEKTIFANNYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMP

Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this researchwas to knewthe teaching materials used in Junior High School of YPE Semarang, developed modules suitable with the characteristics of conservation and reasonable used for learning, and knew the effectiveness of the conservation modules on biodiversity material to the student learning outcomes in Junior High School of YPE Semarang. This research used a design research and development , and the trial big scale used design Control Group Pre - test Post - test . The subjects research on product trialwas student of class VII A as the control class and VII B as the experimental class . The results of research showed thatestimation of  the conservation modules development by media expert94 % and material expert 90 % with really reasonable categorized. Positive respons studentto used the results of module development reached 98.8 % , and based on the trial module usage showed that learning outcomes the experimental class higher thanthe control class, classical completeness of the experimental class reached 92 % , while the control class reached 72 % . This research concluded that the development of conservation moduleswasreasonable and effective inbiodiversity material learning.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang digunakan di SMP YPE Semarang, mengembangkan modul sesuai dengan karakteristik konservasi dan layak untuk pembelajaran. serta mengetahui keefektifanmodul konservasi materi keanekaragaman hayati terhadap hasil belajar  siswa SMP YPE Semarang. Penelitian ini menggunakan desain research and development, dan pada uji coba skala luas digunakan rancangan Control Group Pre-test Post-test. Subjek penelitian untuk uji coba produk adalah siswa kelas VII A sebagai kelas kontrol dan VII B sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian hasil pengembangan modul konservasi oleh pakar media 94% dan pakar materi 90% dengan kategori sangat layak. Tanggapan siswa terhadap penggunaan hasil pengembangan modul mencapai 98,8% (positif). Berdasarkan uji coba pemakaian modul menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu ketuntasan klasikal kelas eksperimen mencapai 92%, sedangkan kelas kontrol mencapai 72%. Simpulan penelitian ini bahwa pengembangan modul konservasi layak digunakan dan efektif diterapkan pada pembelajaran materi keanekaragaman hayati.

PRAKTIK TERBAIK PEMBELAJARAN IPA SESUAI KURIKULUM 2013: STUDI KASUS SEKOLAH PILOT SMP N 1 MAGELANG

Journal of Biology Education Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study is a qualitative descriptive study. The purpose of the study to examine the implementation, barriers, and the results of the implementation of the 2013 curriculum in science.The data was collected usingdocumentation research, observation, and interviews. Methods of data analysisusing the technique of triangulation. This study is located in SMP N 1 Magelang.The results show a syllabus for teaching science curriculum 2013 in SMPN 1 Magelang has been accomplished in full, the process of learning science in SMP N 1 Magelang has met all the requirements to obligate the curriculum in2013, and the implementation of the 2013 curriculum has a positive impact onschool performance and student learning. Based on the research results and thediscussion concluded that the implementation of the curriculum in 2013 had apositive impact on the management of science learning. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan, hambatan, dan hasil dari implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPA. Pengumpulan data penelitian menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Metode analisis data menggunakan teknik triangulasi. Penelitian ini berlokasi di SMP N 1 Magelang. Hasil penelitian menunjukkan silabus mata pelajaran IPA Kurikulum 2013 di SMP N 1 Magelang telah terlaksana seluruhnya, proses pembelajaran IPA di SMP N 1 Magelang telah memenuhi seluruh persyaratan untuk melakasanakan kurikulum 2013, dan implementasi kurikulum 2013 memiliki dampak yang positif terhadap prestasi sekolah dan belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa implementasi kurikulum 2013 berdampak positif terhadap pengelolaan pembelajaran IPA.  

MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK KOMIK BERPENDEKATAN PENGEMBANGAN KONTEKSTUAL PADA TEMA BUNYI UNTUK SISWA SMP/MTs

Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah media pembelajaran IPA Terpadu yang menarik yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran berupa komik. Latar belakang penelitian ini adalah adanya tuntutan pelaksanaan pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA di tingkat SMP/MTs. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Produk yang telah dikembangkan divalidasi oleh dua dua pakar kemudian dilakukan pengujian skala kecil dan skala besar. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data validasi produk oleh pakar, angket tanggapan guru dan siswa terhadap komik, motivasi belajar siswa serta data pemahaman konsep siswa. Untuk mengimplementasikan pembelajaran terpadu di SMPN 2 Moga terdapat beberapa permasalahan yaitu guru yang mengajar IPA pada saat ini berlatarbelakang bidang fisika, kimia dan biologi. Selain itu belum adanya media pembelajaran IPA Terpadu dan variasi bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian penilaian komik IPA Terpadu oleh pakar menunjukkan kriteria sangat layak dengan rata-rata perolehan skor sebesar 89,74% dan komik yang dikembangkan dikatakan efektif karena dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga hasil belajar pun menjadi maksimal, terbukti dengan 100% siswa tuntas belajar. Berdasarkan hasil penelitian di SMPN 2 Moga dapat disimpulkan bahwa komik IPA Terpadu pada tema bunyi dan sistem koordinasi dan alat indra pada manusia layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kelas VIII di SMPN 2 Moga.  This research aims to create an integrated science teaching materials that attact qualified and effective learning that is used in comics. Background of this study is that there is the demand for integrated learning in subjects floor science SMP/MTs. Research methods used are research and development (R and D). In this study, a product that has been developed is validated by two experts then perfotmed testing of small scale and large scale. The data analyzed in this study is the data product validation by experts, a survey of teachers and students perception of comics science integrated teaching materials, data, learning motivation of students and students conceptual understanding of data. Existing problems in the field to imploment integrated learning are teachers in the current science background fields of physics, chemistry and biology. Additionally because of the lack of theaching materials and variations science integrated teaching materials used in the learning process. The results showed that the evaluation of theaching materials comics science integrated by highly qualified experts suggest criteria with the average turnover of a score of 89.74% and comics said developed effective because if can increase students learning motivation to learn even be maximal yield, as evidenced by 100% of students finished. Based on the research results it can be concluded that the integrated science comic teaching materials on the theme of sound and system coordination and tool sense organ on human with qualifield and effective use in learning class VII in SMPN 2 Moga.