Sagaf Faozata Adzkia, Sagaf Faozata
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

RESISTENSI LARAS MADYA DUSUN SUCEN DESA TRIHARJO KECAMATAN SLEMAN YOGYAKARTA Adzkia, Sagaf Faozata; Sunarto, Sunarto; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.909 KB)

Abstract

Laras Madya Dusun Sucen adalah seni musik tradisi Islam Jawa yang mengadopsi teks Serat Wulangreh karya Pakubuwono IV sebagai syairnya. Instrumen pengiring Laras Madya terdiri dari kendang, terbang dhana, terbang gong, dan sharon dua bilahan/kenthing. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana dominasi budaya massa pada Laras Madya Dusun Sucen? dan bagaimana proses resistensi Laras Madya Dusun Sucen?. Pendekatan pada penelitian ini adalah interdisiplin ilmu sosio-antropologi. Menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Dusun Sucen, Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data secara utama menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Adanya dominasi budaya massa pada lingkup kelompok Laras Madya Dusun Sucen melalui media massa. (2) Adanya proses resistensi melalui bentuk keorganisasian dalam kelompok.
KESENIAN LARAS MADYA SEBAGAI MATERI PELAJARAN SENI BUDAYA DALAM LIMA ORIENTASI NILAI PENDIDIKAN GAGE DAN BERLINER Adzkia, Sagaf Faozata
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol 14, No 1 (2016): IMAJI APRIL
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.888 KB)

Abstract

            Berkaitan dengan UU Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Menuntut seni diwajibkan masuk dalam kurikulum pendidikan nasional sebagai mata pelajaran seni budaya (UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003, Pasal 37). Pendidikan seni tergolong dalam pendidikan humanistik yang mencakup pendidikan nilai guna membentuk kecerdasan melalui cara berfikir yang kreatif. Gage dan Berliner menjelaskan lima orientasi nilai dalam pendidikan seni yang harus mengarah pada peningkatan nilai kepribadian, kecakapan hidup, kreativitas dan kognisi, meningkatkan rasa keingin tahuan, dan dapat menimbulkan kepekaan (Brian Hill, 1999:1). Kesenian Laras Madya sebuah perpaduan budaya Islam Jawa yang syarat dengan kandungan nilai, akan berguna bagi perkembangan karakter personal. Kesenian Laras Madya relevan untuk diaplikasikan dalam dunia pendidikan sebagai salah satu materi pelajaran seni budaya dalam pendidikan formal yang memenuhi lima orientasi nilai Gage dan Berliner. Tiga pembahasan dalam penulisan ini diantaranya deskripsi kesenian Laras Madya, relevansi kesenian Laras Madya sebagai materi pelajaran seni budaya, dan Laras Madya dalam lima orientasi nilai pendidikan Gage dan Berliner. Sebagai upaya pelestarian budaya dan pendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.