Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN PENGGUNAAN SETSUZOKUSHI DALAM SAKUBUN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNNES maulana, imam; Wardhaningtyas, Setiyani; prasetiani, dyah
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.361 KB)

Abstract

Setsuzokushi adalah kelas kata yang dipakai untuk menghubungkan atau merangkaikan kalimat dengan kalimat atau merangkaikan bagian-bagian kalimat. Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan, masih adanya kesalahan dalam penggunaan setsuzokushi. Dari hasil tersebut peneliti menduga adanya kesulitan penggunaan setsuzokushi dalam membuat karangan bahasa Jepang. Berdasarkan paparan tersebut, untuk dapat mengetahui kesulitan, faktor penyebab dan solusi yang dilakukan mahasiswa dalam menggunakan setsuzokushi secara rinci perlu untuk dilakukan suatu penelitian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes angkatan tahun 2012 yang mengambil mata kuliah sakubun semester enam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode dokumentasi dan angket. Hasil dari data dokumentasi nantinya untuk menguatkan jawaban dari responden melalui angket pada pertanyaan nomor 2-8. Kemudian data yang diperoleh melalui angket dianalisis dengan klasifikasi interpretasi jumlah prosentase jawaban. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Unnes mengalami kesulitan pada penggunaan setsuzokushi adalah mahasiswa tidak terlalu memperdulikan penggunaan setsuzokushi ketika mengarang, sehingga tidak ada usaha dari mahasiswa untuk mengetahui makna dan penggunaannya. Hal tersebut dikarenakan kurang ditekankan pada mahasiswa tentang pentingnya penggunaan setsuzokushi, serta mahasiswa cenderung tidak melakukan review pada hasil koreksi sakubun, sehingga mahasiswa tidak mempersiapkan atau mempelajari kembali materi yang telah dipelajari sebelumnya.
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SIGI Maulana, Imam; Samudin, Moh. Tofan; Irawan, Andi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.054 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi. TipeĀ  penelitian ini adalah penelitian deskriktif kualitatif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang ditetapkan dengan teknik purpossive sampling. Data yang dibutuhkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Adapun kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa kurangya motivasi kerja pada sebagian pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi, khsusunya pegawai dengan status PNS tidak selamnya disebabkan oleh kebutuhan fisiologis, kebutuhan sosil, kebutuhan aktualisasi diri yang belum terpenuhi. Tetapi disebabkan oleh faktor dari dalam diri pegawai itu sendiri yang merupakan sifat alamiah manusia, yaitu rasa malas dan kurang semangat yang kadang-kadang muncul dari dalam diri masing-masing pegawai. Sebab hasil penelitian menunjukkan bahwa, khsusus pegawai dengan status PNS sudah terpenuhi kebutuhan pokoknya dari gaji yang mereka terima sebagai pegawai, terpenuhi kebutuhan sosialnya, kebutuhan aktualisasi diri. Hanya masalah penghargaan yang masih kurang diberikan kepada mereka. Kecuali bagi pegawai honorer motivasi yang kurang memang disebabkan masalah gaji yang rendah sehingga hanya mampu memenuhi sebagian dari kebutuhan fisiologisnya.
Penerapan Algoritma Knuth-Morris-Pratt pada Fungsi Pencarian Dokumen untuk Sistem Informasi Administrasi Sekolah Berbasis Website Maulana, Imam
International Journal of Artificial Intelligence Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Lamintang Education & Training Centre

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1596.351 KB)

Abstract

The document search function in the quality assurance unit's information system uses the Knuth-Morris-Pratt algorithm. This KMP algorithm is a search algorithm that will match the pattern or arrangement of words to be searched from left to right at the beginning of the text and then shift the order of words until the word order is at the end of the text. The KMP algorithm has the advantage of matching matches on large files. The system development method used is the Rapid Application Development method. This RAD method is a life cycle strategy aimed at providing development that is much faster and gets results with better quality compared to results achieved through traditional cycles. Application of School Administration Information System is expected to be able to overcome problems arising from conventional document control processes to make it easier and more precise. Abstrak: Fungsi pencarian dokumen pada sistem informasi unit jaminan mutu menggunakan algoritma Knuth-Morris-Pratt. Algoritma KMP ini merupakan algoritma pencarian yang akan mencocokkan pattern atau susunan kata yang akan dicari dari kiri ke kanan pada awal teks dan kemudian menggeser susunan kata sampai susunan kata tersebut berada di ujung teks. Algoritma KMP memiliki keunggulan pencarian kecocokan pada file yang berukuran besar. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu metode Rapid Application Development. Metode RAD ini adalah strategi siklus hidup yang ditujukan untuk menyediakan pengembangan yang jauh lebih cepat dan mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dicapai melalui siklus tradisional. Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Sekolah ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang timbul dari proses pengendalian dokumen secara konvensional agar lebih mudah dan tepat.