Muhammad Harlanu, Muhammad
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Kelayakan Instalasi Listrik Rumah Tangga Berdaya ? 900 VA Berumur di Atas 15 Tahun di Desa Bojonggede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal

Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut PUIL 2000 seluruh instalasi listrik termasuk pengaman, pelindung, dan kelengkapannya, harus terpelihara dengan baik. Karena factor usia instalasiakan mengalami keausan,penuaan atau kerusakan instalasi. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah tingkat kelayakan instalasi listrik rumah berdaya ? 900VA berusia di atas 15 tahun di Desa Bojong Gede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal, serta faktor-faktor yang menyebabkan tingkat kelayakan suatu instalasi rumah sesuai PUIL 2000. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi tentang tingkat kelayakan instalasi listrik rumah agar bermanfaat untuk semua pihak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan pengukuran. Objek penelitian ini adalah instalasi listrik rumah tangga daya ? 900 VA pemakaian lebih dari 15 tahun di Desa Bojong Gede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal. Berdasarkan delapan faktor yang mempengaruhi tingkat kelayakan instalasi listrik rumah, tingkat kelayakannya sebagai berikut: susut tegangan 50 instalasi, tahanan isolasi sebesar 50 instalasi, Tahanan pembumian 48 instalasi, Luas penampang penghantar 36 instalasi, kondisi pengaman 47 instalasi, kesesuaian polaritas 34 instalasi, lengkapan sesuai SNI 40 instalasi, ketinggian kotak-kontak 33 instalasi. Dari 50 instalasi rumah, hanya 16 instalasi rumah yang memenuhi seluruh kriteria ini. Penyebab-penyebab instalasi yang tidak layak dikarenakan penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai ketentuan. Saran yang dianjurkan adalah agar pengguna instalasi listrik untuk tetap merawat dan melakukan uji berkala terhadap instalasinya agar instalasi tetap layak pakai sehingga terhindar dari bahaya.

Kelayakan Instalasi Listrik Rumah Tangga Berdaya ≤ 900 VA Berumur di Atas 15 Tahun di Desa Bojonggede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal

Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut PUIL 2000 seluruh instalasi listrik termasuk pengaman, pelindung, dan kelengkapannya, harus terpelihara dengan baik. Karena factor usia instalasiakan mengalami keausan,penuaan atau kerusakan   instalasi. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah tingkat kelayakan instalasi listrik rumah berdaya ≤ 900VA  berusia di atas 15 tahun di Desa Bojong Gede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal, serta faktor-faktor yang menyebabkan tingkat kelayakan suatu instalasi rumah sesuai PUIL 2000. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi tentang tingkat kelayakan instalasi listrik rumah agar bermanfaat untuk semua pihak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan pengukuran. Objek penelitian ini adalah instalasi listrik rumah tangga daya ≤ 900 VA pemakaian lebih dari 15 tahun di Desa Bojong Gede Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal. Berdasarkan delapan faktor yang mempengaruhi tingkat kelayakan instalasi listrik rumah, tingkat kelayakannya sebagai berikut: susut tegangan 50 instalasi, tahanan  isolasi sebesar 50 instalasi, Tahanan pembumian 48 instalasi, Luas penampang penghantar 36 instalasi, kondisi pengaman 47 instalasi, kesesuaian polaritas 34 instalasi, lengkapan sesuai SNI 40 instalasi, ketinggian kotak-kontak 33 instalasi. Dari 50 instalasi rumah, hanya 16 instalasi rumah yang memenuhi seluruh kriteria ini. Penyebab-penyebab instalasi yang tidak layak dikarenakan penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai ketentuan. Saran yang dianjurkan adalah agar pengguna instalasi listrik untuk tetap merawat dan melakukan uji berkala terhadap instalasinya agar instalasi tetap layak pakai sehingga terhindar dari bahaya.

IMPLEMENTASI MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING MATERI MICROSOFT EXCEL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, SIKAP DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 2 PATEBON

Edu Komputika Journal Vol 3 No 2 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi siswa SMP Negeri 2 Patebon melalui penerapan model student facilitator and explaining materi Microsoft excel, mengetahui peningkatan sikap belajar siswa SMP Negeri 2 Patebon melalui penerapan model student facilitator and explaining materi Microsoft excel, dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Patebon melalui penerapan model student facilitator and explaining materi Microsoft excel. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent control group pretest-postest. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, kuesioner, dan lembar tes pretest posttest. Dari hasil analisis data, didapat hasil motivasi pada kelas eksperimen meningkat dari 43,55 menjadi 78,22, besarnya peningkatan diperoleh dari uji gain yaitu 0,61 dengan kategori sedang. Sedangkan hasil sikap belajar kelas eksperimen memperoleh rata-rata 48,75 menjadi 73,12 untuk besarnya peningkatan sikap diperoleh dari uji gain yaitu 0,48 dengan kategori sedang. pada nilai rata-rata test hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen sebesar 82,13 dan kelas kontrol sebesar 76,22. Untuk meningkatan hasil belajar kognitif siswa dilihat dari uji gain. Dari uji gain pada kelas eksperimen peningkatan hasil belajar kognitif berkategori sedang. persentase skor pada aspek psikomotorik kelas eksperimen sebesar 80,31% sedangkan kelas kontrol 70%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa implementasi model student facilitator and explaining mampu meningkatkan motivasi, sikap dan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Patebon. Saran berdasarkan keberhasilan pencapaian dari penerapan model student facilitator and explaining dalam proses pembelajaran ddapat dijadikan pertimbangan dalam melaksanakan pembelajaran disekolah dan kepada peneliti berikutnya untuk lebih mengembangkan dan mengeksplorasikan kembali penerapan model student facilitator and explaining pada proses pembelajaran berikutnya.  

Tutorial Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi

Edu Komputika Journal Vol 4 No 2 (2017): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya aktivitas belajar siswa merupakan salah satu masalah di dalam proses belajar mengajar. Model pembelajaran modern merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran. Salah satunya penggunaan media pembelajaran sebagai pendukung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat media pembelajaran menggunakan model Student Teams Achievement Divisions pada mata pelajaran TIK serta mengetahui kelayakan media pembelajaran dan mengetahui hasil belajar siswa setelah menerapkan media pembelajaran. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian pre experimental designs dengan bentuk penelitian one shot case study. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu pembuatan produk dan uji coba produk. Tahap pembuatan produk terdiri dari observasi, pengumpulan data, desain produk, validasi desain dan revisi desain. Tahap uji coba dilakukan dengan cara mengimplementasikan media pada kelompok eksperimen dan selanjutnya menganalisis hasil yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan ahli media dan materi, media pembelajaran tersebut masuk ke dalam kriteria sangat layak. Multimedia interaktif ini diimplementasikan pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Semarang. Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76,3 dengan  nilai tertinggi 92,5 dan nilai terendah 60 serta ketuntasan klasikal siswa sebesar 67,74%. Diharapkan guru menggunakan media pembelajaran yang dibuat dan dapat diterapkan pada mata pelajaran lain.

Sistem Informasi Pariwisata di Kecamatan Gunungpati Berbasis Web Menggunakan Framework Codeigniter dan Bootstrap

Edu Komputika Journal Vol 3 No 2 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism Information System was designed as a promotional media that provides information on tourist attractions in the district Gunungpati to the general public. This information system is developed using CodeIgniter and Bootstrap framework and the waterfall model. Testing of information systems covering the aspects of functionality, usability, and portability is based on ISO 9126. The implementation results obtained from the questionnaire responses from user and admin. The results showed using CodeIgniter and Bootstrap framework can be created the tourism information system in district Gunungpati. The test results on the aspect of functionality stated very decent with 100% functionality goes well. Results of testing the usability aspect stated very decent system with a result of 90%. In the aspect of portability, show very decent results ie 99% of the system can be run on different web browsers. Admin system implementation results obtained from questionnaires filled out by employees of the District Gunungpati expressed very well with the results of 94% admin easily manage the data on the system. While the results of the implementation of the system obtained from questionnaires filled out by 31 respondents who expressed very well with the results 86% of users can easily use the system.

IMPLEMENTASI ALGORITMA WINNOWING PADA PLATFORM E-LEARNING UNTUK SISTEM PENILAIAN OTOMATIS JAWABAN ESSAY

Edu Komputika Journal Vol 3 No 2 (2016): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The scoring system automatically answers the description exam is a way to facilitate and accelerate the process of assessment answers the description (essay). The system is performed by measuring similarity between answers learners answers with the answer key, this can be done by applying the method of string matching algorithm that uses Winnowing. The purpose of this study was to develop a ratings feature essay answers on Learning Management System, examine the effectiveness of assessment of learning outcomes with features developed, and determine differences in learning outcomes assessment using an automated system with manual systems. The scoring system answers to essay automatically on Learning Management System (LMS) used an experimental method which is one shot case study, in this case means there is no pretest and only a posttest, with a test system for students to investagate comparison of changes in the results of the study treated , Based on the analysis using the results of the questionnaire using descriptive analysis, so it can be concluded that there are significant differences between the value of the correction system with manual correction based on the description of each of the questions on the results that have been obtained.