Almunfarijah Almunfarijah, Almunfarijah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

IBW KECAMATAN CEPIRING, KABUPATEN KENDAL: RECOVERY EKONOMI PASCA MENJADI TENAGA KERJA INDONESIA Rokhyadi, Asep; Kuncoro, Muhammad Wahyu; Almunfarijah, Almunfarijah
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian pada masyarakat pada skim Ipteks bagi Wilayah (IbW) ini bertujuan untuk pertama, menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat wilayah Desa Pandes dan Desa Gondang khususnya eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui program pemberdayaan dengan bersinergi kepakaran perguruan tinggi dan Pemerintah kabupaten Kendal seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan kedua, memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi Pemerintah kabupaten dan masyarakat yang secara langsung berpotensi mempengaruhi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Guna mencapai tujuan tersebut, melalui program IbW, metode yang dipergunakan adalah Focus Group Decission (FGD) untuk pembentukan kelompok, penyuluhan dan pemberdayaan untuk industrialisasi ekonomi kreatif bambu, ekonomi kreatif minuman kesehatan, industri kecil sangkar burung, dan tanaman buah dalam pot (tabulampot), metode Achievement and Motivation Training (AMT) untuk peningkatan motivasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan dengan rencana kurun waktu tiga tahun berturut-turut, ini tahun pertama. Hasil terapan Ipteks pada program ini telah menghasilkan baik jasa maupun produk berupa, terciptanya pembentukan KelompokUsaha Bersama (KUB) yaitu di Desa Pandes KUB Berkah Pemuda, dan di Desa Gondang KUB Kondang Jaya. Setiap kelompok juga terbentuk sub kelompok, pada KUB Berkah Pemuda yaitu sub kelompok ekonomi kreatif minuman kesehatan, industri kecil sangkar burung, dan tanaman buah dalam pot (tabulampot). Pada, sub kelompoknya adalah kelompok industrialisasi ekonomi kreatif bambu.Adanya terapan Iptek diharapkan mampu memberikan updating IPTEK di masyarakat, pertumbuhan ekonomi wilayah, kebersamaan dalam mengelola ekonomi produktif kreatif diwilayah kelompok.
Analisis Portofolio Optimal Saham Indeks Lq-45 Dengan Model Indeks Tunggal Di Bursa Efek Indonesia ALMUNFARIJAH, ALMUNFARIJAH
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 5, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.845 KB)

Abstract

Rational investorsĀ  invest in efficient stocks, the stocks that haveĀ  high return with minimum risk. The sample in this study using the stocks in the group LQ-45 index during the period February 2013-July 2013. The purpose of the study was to establish the optimal portfolio and to know the difference between stock returns and the risk of candidate and non-candidate portfolirn On Equity (ROE).The results showed there were 15 stocks that become candidate in a portfolio out of 45 stocks studied with the cut of point value -2.7-7. Optimal portfolio is formed by 15 stocks that have excess returns to beta (ERB) which is greater than the risk-free return (Rf).The largest proportion of funds owned by PT Kalbe FarmaTbk i.e 16,2 %, and the smallest proportion of the funds owned by PT Bank Central Asia Tbk i.e 0,1101288%. Rational investor would prioritize to invest in securities that have a the largest proportion of the funds, because of that large proportion of funds so we will be getting higher profit with the certain risks as well.Investors that will invest theirs funds into these 15 companies that have formes this optimal portfolio would get portfolio profit 2,1-7 and portfolio risk -2.7-7. That portfolio profit is not far different with the expected return of each individual stock. So despite using LQ-45 stocks that have the biggest marketing capitalization and the most liquid infact it has not guarante that investors would gain their expectation of getting portfolio return as what they expected.Risk portfolio of 2,1-7 is smaller than the risk level of each individual stock . Although the establishment of the optimal portfolio yield expected return of portfolio which is not much different with thereturn of individual stock,but still provide the benefit of diversification that is beneficial for reducing the risk of each individual stock