Articles

Found 24 Documents
Search

PERANCANGAN MESIN UJI TARIK UNTUK SPESIMEN ALUMINIUM DENGAN KAPASITAS 5 TON Koswara, Engkos; Budiman, Haris; Nandang, Nandang
J-ENSITEC Vol 2, No 02 (2016): Mei 2016
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.417 KB)

Abstract

Salah satu hal yang menyebabkan kegagalan pada elemen sebuah mesin adalah kekuatan material. Kekuatan merupakan sifat yang dimiliki oleh setiap material. Kekuatan pada material dibagi menjadi dua bagian yaitu kekuatan tarik dan kekuatan mulur. Bagaimanakah sifat kekuatan ini diketahui? Apakah ada cara untuk mengetahuinya? Kekuatan material bisa diperoleh dari sebuah pengujian yang dikenal dengan nama uji tarik. Dari pengujian itu selain diperoleh benda kerja yang putus karena proses penarikan, juga dihasilkan sebuah kurva uji tarik. Kurva ini merupakan gambaran dari proses pembebanan pada benda kerja mulai dari awal penarikan hingga benda kerja itu putus. Dalam penelitian ini dikembangkan bagaimana mengolah besarnya pembebanan dan perubahan panjang yang terjadi pada benda kerja. Pembebanan dan perubahan panjang benda kerja inilah yang nantinya akan dikonversi ke dalam kurva uji tarik. Pada mesin uji tarik ini besarnya pembebanan (kekuatan tarik) maksimal yang direncanakan adalah sebesar 5 ton. Benda kerja ditentukan menurut standar ASTM dengan perbandingan = 4,5 pelat dan 4 untuk silinder.Kata Kunci: Mesin Uji Tarik, Spesimen Aluminium
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Budiman, Haris
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2016): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conventional teaching and learning process it has many shortcomings, which are caused by not all teachers have the same competence, differences in absorption of learners in listening to lessons, teaching materials that teachers have limited and learning activities for students as objects tend to be boring.               For that teachers are required to have creativity in teaching, teachers are required able to stimulate learners to be proactive in learning activities. Like a bridge connecting the two sides, the role played by media learning in a teaching system. That role becomes vital for visual learning media is not only responsible for the arrival of a message to student learning, but also ensures that the message does not degrade or irregularities meaning. Thus a learning process by using visual media can boost creativity and motivation for learners to learn and can be done effectively and efficiently.Key Words: Visual Media, the learning process, and motivation to learn.
KESADARAN BERAGAMA PADA REMAJA ISLAM Budiman, haris
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2015): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescent moment happens as it is seen to be the critical moment of the alteration of character development which is manifested by the negativity of the critical mindset based on factual reality around them that shows a counter reality (ironical paradox) of what has already been said and what has already been done. Manifested as a negativity, the most important thing is the contemplation of the religious faith of the youth, especially the islamic youth, they tend to be sceptical, anxious and do not have the awareness and no interest in doing various religious activities within solemn deeds.      Key Words : Religion Awareness, Islamic Youth
CORRUPTION POTENCIES IN LAND USE POLICY (A Case Study in Kuningan Regency) Budiman, Haris; Suparman, Eman; Mashdurohatun, Anis
The 2nd Proceeding “Indonesia Clean of Corruption in 2020" Table Of Content
Publisher : The 2nd Proceeding “Indonesia Clean of Corruption in 2020"

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7485.815 KB)

Abstract

The occurrence of land use at a policy area in the field of land use causes some law problems. It relates to the licensing mechanism that has not been optimal yet. As the result of the policy is that society suffers loss due to inconsistent policy. The problems of this research are how the implementation of a policy in the field of land use is, what factors are causing the policy that led to the change of land use, and whether or not a policy that harms society can be classified in to a corruption act. This research is normative legal research and the approach used is qualitative.The potency of corruption can occur when there are the growth and development actions especially relating to the economy that has been running fast, and cause various changes. Local government’s policy in the field of land use by giving loose and ease in licensing is an activity which potentially causes corruption. Keywords : policy, land use, corruption potency
KEBIJAKAN TATA RUANG DALAM PENERAPAN PUSAT KEGIATAN LOKAL DI KABUPATEN KUNINGAN UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Budiman, Haris
UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.813 KB)

Abstract

Penetapan Cilimus sebagai Pusat Kegiatan Lokal diharapkan dapat mendukung Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi pada tataran implementasi kebijakan yang dibuat tidak berpedoman pada rencana tata ruang yang telah ditetapkan sehingga terjadi pelanggaran alih fungsi peruntukan.  Rumusan masalah yang dikaji bagaimanakah  penerapan Pusat Kegiatan Lokal Di Kecamatan Cilimus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah?dan benarkah telah terjadi inkonsistensi kebijakan alihfungsi peruntukan kawasan dalam pelaksanaan kebijakan Pusat Kegiatan Lokal di  Kecamatan Cilimus? Tujuannya untuk menganalisis implementasi kebijakan Pusat Kegiatan Lokal dan untuk menganalisis terjadinya pelanggaran alihfungsi peruntukan kawasan dalam kebijakan Pusat Kegiatan Lokal di Kecamatan Cilimus. Metode penelitian bersifat non doktrinal dengan pendekatan socio-legal, karena mengkaji hukum dalam perspektif sosial. Pemerintah Daerah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Cilimus sebagai implikasi penetapan Pusat Kegiatan Lokal. Dalam RDTR Cilimus tersebut Pusat Kegiatan Lokal Cilimus dibagi menjadi empat pengembangan kawasan. Namun ketika ketentuan hukum tersebut diberlakukan terdapat kekuatan sosial dan personal dalam proses  implementasi Peraturan Daerah Nomor 26 tahun 2011,  hal ini  menunjukan bahwa Pemerintah Daerah dan masyarakat sebagai pemegang peran, dalam perilakunya tidak saja ditentukan oleh hukum melainkan juga oleh faktor sosial lainya, yaitu faktor ekonomi, faktor politik dan faktor sosial budaya. Kata kunci : Kebijakan, Pusat Kegiatan Lokal, Pendapatan Asli Daerah 
ANALISIS PENGUJIAN TARIK (TENSILE TEST) PADA BAJA ST37 DENGAN ALAT BANTU UKUR LOAD CELL Budiman, Haris
J-ENSITEC Vol 3, No 01 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.042 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui sifat mekanik dari material adalah dengan cara Pengujian Tarik atau Tensile Test. Pengujian tarik akan menampilkan Kekuatan material sehingga bisa merancang suatu konstruksi sesuai dengan karakteristik material. Dari pengujian tarik akan diperoleh benda kerja yang putus karena proses penarikan, juga dihasilkan sebuah kurva uji tarik antara tegangan dan regangan. Kurva ini merupakan gambaran dari proses pembebanan pada benda kerja mulai dari awal penarikan hingga benda kerja itu putus.Tujuan dari pengujian tarik ini adalah untuk mengetahu isifat-sifat mekanik suatu logam Dalam penelitian ini dikembangkan bagaimana mengolah data yang diperoleh dari pengujian tarik tersebut menjadi sebuah kurva tegangan regangan. Data-data yang diperoleh tersebut berupa besarnya pembebanan, besarnya perpanjangan dan perubahan luas penampang yang terjadi pada benda kerja. Pembebanan dan perubahan panjang benda kerja inilah yang nantinya akan dikonversikan ke dalam kurva uji tarik. Perancangan mesin uji tarik dipasang alat bantu yang sangat penting yaitu load cell, dengan fungsi untuk mendeteksi besarnya perubahan dimensi jarak yang disebabkan oleh suatu elemen gaya, sehingga dapat menghasilkan sebuah kurva tegangan-regangan yang akan menginformasikan berapa kekuatan tarik tarik benda yang diuji tarik. Kata kunci : Uji Tarik, Tensile Test, Ioad Cell, Tegangan, Regangan
KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM PERSPEKTIF ISLAM BUDIMAN, HARIS
AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 1 (2017): AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.163 KB)

Abstract

The Visionary Leadership is its significant role to improve the institution is including in educational institution. The Visionary Leadership is one of leadership is considered to increase the educational quality today. The Visionary Leadership is the model of leadership is convinced more of human being as it to carry out the future modernity in the Islamic educational institution. Because, this model is its the biggest competency to know, to get the attitude and to get the response of modernity era. According to the Holy Koran and Hadis Rasulullah SAW can be conclusion that the Visionary Leadership in Islamic Perspective is the guidance activity and making reference to God blessing. Key Word: Visionary Leadership, Islamic Perspective
KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM PERSPEKTIF ISLAM BUDIMAN, HARIS
AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 1 (2017): AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM
Publisher : AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.163 KB)

Abstract

The Visionary Leadership is its significant role to improve the institution is including in educational institution. The Visionary Leadership is one of leadership is considered to increase the educational quality today. The Visionary Leadership is the model of leadership is convinced more of human being as it to carry out the future modernity in the Islamic educational institution. Because, this model is its the biggest competency to know, to get the attitude and to get the response of modernity era. According to the Holy Koran and Hadis Rasulullah SAW can be conclusion that the Visionary Leadership in Islamic Perspective is the guidance activity and making reference to God blessing. Key Word: Visionary Leadership, Islamic Perspective
Peran Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pendidikan Budiman, Haris
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2017): Al-Tadzkiyyah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruaan UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.155 KB)

Abstract

In the world of education, Information Technology and Komnikasi in general aims for students to understand information and communication technology tools in general, including computer (literate) and information literate, meaning that students recognize the terms used in information and communication technology. The role of information and communication technology in learning, in addition to helping students in learning also has a role that is quite influential for teachers, especially in the utilization of facilities for the benefit of enriching his teaching skills. In the Quran there are so many commandments, statements, suggestions, satire and so on that substantially link the teachings of Islam with science and technology. It is as mentioned in the letter of Jonah verse 101 which means "Do intensive research about what is on earth"
Penggunaan Media Visual dalam Proses Pembelajaran Budiman, Haris
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2016): Al-Tadzkiyyah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruaan UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.272 KB)

Abstract

Conventional teaching and learning process it has many shortcomings, which are caused by not all teachers have the same competence, differences in absorption of learners in listening to lessons, teaching materials that teachers have limited and learning activities for students as objects tend to be boring.               For that teachers are required to have creativity in teaching, teachers are required able to stimulate learners to be proactive in learning activities. Like a bridge connecting the two sides, the role played by media learning in a teaching system. That role becomes vital for visual learning media is not only responsible for the arrival of a message to student learning, but also ensures that the message does not degrade or irregularities meaning. Thus a learning process by using visual media can boost creativity and motivation for learners to learn and can be done effectively and efficiently.