Articles

Found 20 Documents
Search

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MELALUI BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF (BAEI) YANG TERINTEGRASI NILAI-NILAI KEISLAMAN

Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2015): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.542 KB)

Abstract

Pembelajaran dengan menggunakan buku ajar elektroniksemestinya memiliki nilai lebih dibandingkan dengan buku cetak biasa yang banyak beredar. Nilai lebih tersebut ada karena pemakaian BAE harus menggunakan alat bantu berupa komputer (PC), e-book reader, tablet,  maupun smartphone untuk membukanya. Dengan alat bantu yang digunakan, sepatutnya BAE mampu menampilkan simulasi-simulasi yang interaktif dengan ditambahkan fitur-fitur berupa video, animasi, suara maupun gambar. Buku ajar seperti ini dikenal dengan istilah Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI). Madrasah dan Perguruan Tinggi Islam dewasa ini mulai mengembangkan pengintegrasian ilmu-ilmu sains ke dalam nilai-nilai keislaman. Pengintegrasian nilai-nilai keislaman dalam buku ajar matematika setidaknya dapat tergambar dalam contoh soal, soal latihan dan soal ujian yang mengangkat masalah-masalah yang terjadi dalam perpekstif islam tanpa mengubah standar kompetensi yang terkandung dalam kurikulum yang telah ditetapkan.Visualisasi yang ditampilkan dalam BAEI yang dapat digerakkan dan diubah bentuk serta ukurannya, memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan eksplorasi dan observasi dengan mudah sehingga kemampuan koneksi matematis dapat meningkat. Hal ini terbukti dari hasil penelitian yang telah dilakukan.Penelitian ini merupakan penelitiankuasi eksperimen berdisain pretes-postes dengan tujuan menjawab permasalahan apakah terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa dengan menggunakan bahan ajar elektronik interaktif yang terintegrasi nilai-nilai keislaman. Subyek penelitian sebanyak 32siswa kelas XI, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk tes dan terdiri dari dua perangkat tes untuk kemampuan koneksi matematis. Hipotesis statistik dalam penelitian ini diuji menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa dengan menggunakan bahan ajar elektronik interaktif yang terintegrasi nilai-nilai keislaman.

PENGARUH MODELS ELICITING ACTIVITIES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENGGUNAKAN METODE SCAFFOLDING TERHADAP SELF DIRECTED LEARNING PESERTA DIDIK KELAS VII

Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Matematik dan Pendidikan Matematika 2017
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.068 KB)

Abstract

Rendahnya self directed learning di SMP PGRI 6 Bandar Lampung disebabkan karena cara pengajaran guru yang masih menerapkan model pembelajaran Langsung.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan self directed learning peserta didik yang menggunakan models eliciting activities dengan menggunakan metode scaffolding lebih baik dari pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP PGRI 6 Bandar lampung Tahun 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Ekxperimental Design dengan teknik simple random sampling, didapat kelas VII E sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII F sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan self directed learning. Uji coba tes meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda, dan reliabilitas. Untuk uji normalitas menggunakan uji Liliefors, uji homogenitas menggunakan uji kesamaan dua varians. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji-t. Dari hasil penelitian uji statistik menunjukkan bahwa nilai dari t_hitung berdasarkan perhitungan yang diperoleh t_hitung=2,135, dan t_tabel = 1,689 sehingga t_hitung>t_tabel, dengan taraf nyata 0,05 dengan kata lain H_0 di tolak dan terima H_1. Sehingga berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh models eliciting activities dengan menggunakan metode scaffolding terhadap self directed learning peserta didik kelas VII SMP PGRI 6 Bandar pada pokok bahasan bangun datar segitiga dan segi empat.

PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASISGEOGEBRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs)

Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri sebagai salah satu bidang kajian dalam materi matematika sekolah memperoleh porsi yang besar untuk dipelajari oleh siswa di sekolah. Dari distribusi penyebaran standar kompetensi untuk satuan pendidikan SMP, materi geometri mendapatkan porsi yang paling besar (41%) dibandingkan dengan materi lain seperti aljabar (29%), bilangan (18%), serta statistika dan peluang (12%). Namun demikian, penguasaan siswa dalam memahami konsep geometri masih rendah dan perlu ditingkatkan. Pengajaran geometri di sekolah diharapkan memberikan suatu sikap dan kebiasaan sistematik bagi siswa untuk bisa memberikan gambaran tentang hubungan-hubungan di antara bangun-bangun geometri serta penggolongan-penggolongan di antara bangun-bangun tersebut, untuk itu agar dalam pembelajaran geometri siswa dapat memvisualisasikan, menggambarkan, serta memperbandingkan bangun-bangun geometri dalam berbagai posisi, sehingga siswa dapat memahaminya dibutuhkan sebuah model pembelajaran berbasis software komputer dynamic geometry software yaitu GeoGebra. Dengan bantuan software ini siswa lebih memahami konsep-konsep dalam geometri. Pertimbangan tentang penggunaan dynamic geometry software seperti GeoGebra dalam pembelajaran matematika, khususnya geometri, diantaranya memungkinkan siswa untuk aktif dalam membangun pemahaman geometri.Pembelajaran geometri berbasis GeoGebra pada proses pembelajaran terbukti secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa, selaian itu sikap kritis dan kreatif selama pembelajaran ditunjukkan siswa. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran geometri berbasis GeoGebra berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah mengalami peningkatan kemampuan komunikasi matematis lebih baik dibandingkan hasil sebelumnya.

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Lamban Belajar dalam Menyelesaikan Soal Bangun Datar

Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.109 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan komunikasi matematis siswa lamban belajar dalam menyelesaikan soal bangun datar di SD Negeri 1 Sukamaju Abung semuli Lampung utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah, komunikasi tulis siswa lamban belajar lebih baik dibandingkan komunikasi lisan, ini terlihat dari hasil jawaban siswa yang menjawab benar lebih besar dibandingkan jawaban siswa yang menjawab benar dalam komunikasi lisan. Hal ini dikarnakan siswa lamban belajar memiliki keterbatasan untuk berbicara atau menyampaikan ide sehingga mereka lebih banyak diam atau bahkan hanya tersenyum.

PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS GEOGEBRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs)

Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.613 KB)

Abstract

Geometri sebagai salah satu bidang kajian dalam materi matematika sekolah memperoleh porsi yang besar untuk dipelajari oleh siswa di sekolah. Dari distribusi penyebaran standar kompetensi untuk satuan pendidikan SMP, materi geometri mendapatkan porsi yang paling besar (41%) dibandingkan dengan materi lain seperti aljabar (29%), bilangan (18%), serta statistika dan peluang (12%). Namun demikian, penguasaan siswa dalam memahami konsep geometri masih rendah dan perlu ditingkatkan.Pengajaran geometri di sekolah diharapkan memberikan suatu sikap dan kebiasaan sistematik bagi siswa untuk bisa memberikan gambaran tentang hubungan-hubungan di antara bangun-bangun geometri serta penggolongan-penggolongan di antara bangun-bangun tersebut, untuk itu agar dalam pembelajaran geometri siswa dapat memvisualisasikan, menggambarkan, serta memperbandingkan bangun-bangun geometri dalam berbagai posisi, sehingga siswa dapat memahaminya dibutuhkan sebuah model pembelajaran berbasis software komputer dynamic geometry software yaitu GeoGebra. Dengan bantuan software ini siswa lebih memahami konsep-konsep dalam geometri. Pertimbangan tentang penggunaan dynamic geometry software seperti GeoGebra dalam pembelajaran matematika, khususnya geometri, diantaranya memungkinkan siswa untuk aktif dalam membangun pemahaman geometri.Pembelajaran geometri berbasis GeoGebra pada proses pembelajaran terbukti secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa, selaian itu sikap kritis dan kreatif selama pembelajaran ditunjukkan siswa. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran geometri berbasis GeoGebra berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah mengalami peningkatan kemampuan komunikasi matematis lebih baik dibandingkan hasil sebelumnya.

The Experimentation of Project Based Learning (PjBL) and Guided Discovery Learning (GDL) Learning Model towards Mathematical Representation Ability Observed from Learning Motivation

AT-TA'LIM Vol 25, No 3 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine: (1) Is there any difference between students’ mathematical representation ability who were taught by using the learning model of Project Based Learning with students who were taught by Guided Discovery Learning. (2) Is there any difference in the students' mathematical representation ability based on high, medium, or low learning motivation categories. (3) Is there an interaction between the learning model and the learning motivation toward mathematical representation ability. This research type was quasi experiment. This research was a quasi experimental research with 2x3 factorial design. Instrument used to collect data was test of representation ability and learning motivation questionnaire. The hypothesis testing used two way analysis of variance with unequal cell. Based on the results of hypothesis testing, it can be concluded that (1) There is a difference in the students' mathematical representation ability that was taught by using Project Based Learning model with students who were taught by sing Guided Discovery Learning model with sig value. <0.05 i.e. .000 <0.05 (2) There is a difference in the students’mathematical representation ability based on high, medium, or low learning motivation category with sig value. <0.05 ie .017 <0.05 (3) There is an interaction between the learning model and the learning motivation on the mathematical representation ability with the sig value. <0.05 ie .002 <0.05.

Penentuan Model Matematika Terbaik dengan Metode Forward Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasus: Mega Jaya Motor AHASS 12199 di Sidorejo Sek. Udik)

Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.486 KB)

Abstract

This study aims to determine the best mathematical model in describing customer satisfaction. Methods in this research use a causal quantitative. Data collection methods in this study using a questionnaire with 50 respondents. Data analysis techniques used are classical assumption test and hypothesis test. The results obtained by the best mathematical model with the forward method of customer satisfaction Mega Jaya Motor workshop is . This means that the satisfaction of Mega Jaya Motor workshop is influenced by the service variables available in the workshop.

Pengaruh Pembelajaran dengan Musik Klasik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik

Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.908 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the effect of learning with the accompaniment of classical music to the problem solving ability of mathematical learners. This research is a quasi-experimental research, the population in this research is all students of class VIII SMP N 5 Terbanggi Besar Central Lampung Lesson 2016/2017, sampling technique in this study using classroom random technique with class VIII B as experimental class and class VIII D as control class. Data analysis technique using t-test. Based on the normality and homogeneity test, it is found that the test result of mathematical problem solving ability of both groups is normal and homogeneous distributed. Result of t-test calculation is obtained that t_count > t_(table )or 2,13> 2,002 which mean H1 accepted and H0 is rejected. So there is an influence of learning with classical music to the problem solving ability of mathematical learners.

Model Hands on Mathematics (HoM) Berbantuan LKPD Bernuansa Islami Materi Garis dan Sudut

Desimal: Jurnal Matematika Vol 1, No 1 (2018): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.91 KB)

Abstract

This study aims to find out whether there is the influence of learning model of Hands-On Mathematics with the help of learner worksheet (LKPD) integrated on Islamic values to critical mathematical thinking ability on the subject line and angle. The research method used is experimental research. The type of research is Quasi-Experimental Design research. The instruments used are critical thinking skills tests online and angle learning materials. Data analysis using one-way ANOVA test with the same cell. The conclusion of this research is that there is the influence of learning model of Hands-On Mathematics with LKPD which is integrated on Islamic values to students mathematical critical thinking ability better than another learning model.

Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Proshow pada Materi Satuan Ukur dan Berat

Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.237 KB)

Abstract

This development research aims to develop the learning media on the material of measuring unit and weight and know the feasibility of learning video media on the material of measuring unit and weight for class 3 SD Negeri 2 Palapa. The method used in this research is Research and Development (Research and Development) but will focus more on the process of developing the ADDIE method. Development stage in this research using five stages in research are: 1) Analysis 2) Design, 3) Development 4) Implementation, 5) Evaluation. Data collection techniques in this study using a questionnaire of student responses. Based on the results of the material experts, media experts with validation results worthy of use and learning instructional materials based on questionnaire field test responses conducted on 12 students categorized very interesting so that learning materials teaching materials are very helpless students in the learning process and feasible to use and students are very interested on learning video teaching materials.