Articles

Found 7 Documents
Search

PENGUATAN INFORMASI EKOWISATA MELALUI FILM DOKUMENTER DI KELURAHAN SEI MEMPURA

JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mensinergikan kegiatan tri darma perguruan tinggi dengan ekowisata di kelurahan Sei Mempura dengan memberikan wawasan baru tentang penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura serta menerapkan pendekatan partisipatif bagi masyarakat lokal dalam rangka penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa tahapan. tahap pertama membuat film dokumenter di kelurahan Sungai Mempura dan mewawancarai dinas terkait. Tahap kedua membuat laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekowisata yang ada di kelurahan Sungai Mempura sangat potensial untuk dikembangkan terutama. Promosi yang terus menerus harus dilakukan, salah satunya adalah dengan pembuatan film dokumenter.Kata kunci: Ekowisata, film, penelitian AbstractThis research aimed to sinchronize the university services to the society by producing documenter film about Sungai Mempura village. This research used descriptive-qualitative by using two steps. Firstly, we produced the documenter film of Sungai Mempura village. Secondly, we made a report about the research. The result of the reasearch shown that the ecotourist in Sungai Mempura village was very potential and exotic and needed to be developed. The continuous promotion should be made and this film will give useful contribution to promote this natural richness which giving benefits to people. Keywords: ecotouris, film, research

ANALISIS TINDAK TUTUR PERFORMATIF DALAM FILM MUSANG BERJANGGUT KARYA P. RAMLEE

JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

udul penelitian ini adalah “ Analisis Tindak Tutur Performatif dalam Film Musang Berjanggut” yang ditulis oleh P. Ramlee. Film ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan pragmatik dengan konsep Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam film Musang Berjanggut terdapat banyak tindak tutur perfomatif yaitu; representatif, direktif, expresif, komisif, and deklaratif. Musang Berjanggut mengangkat cerita seorang anak Raja bernama Tun Nila Utama dari kerajaan Pura Cendana yang ditugaskan oleh Sultan untuk mencari istri. Tun Nila Utama mencari perempuan bukan betina. Perempuan adalah wanita yang menjaga marwah, sedangkan betina adalah wanta yang menjual marwah. Banyak gadis-gadis yang dia jumpai sepanjang perjalanannya dalam mencari jodoh tetapi tidak satupun dari mereka yang berhasil memasak bahan makanan yang dia bawa dalam uncangnya. Akhirnya, dia menemukan perempuan yang dicari-carinya. Dia bernama Puspawangi, perempuan cantik, bermartabat, bijaksana dan pandai. Dia adalah potret perempuan Melayu yang menjaga identitas dan martabatnya.Kata Kunci :     Musang Berjanggut, Pragmatik, Tindak Tutur Performatif,             P. RamleeAbstractThis writing deals with an analysis of a language phenomena in a film entitles “The Analysis of Performative Speech Acts in Musang Berjanggut Film written by P. Ramlee”. In this case, the work is analyzed by using pragmatic approach. The result shows that there are some events found which undermine the performative speech acts based of Leech’s concepts; representatives, directives, expressives, commisives, and declaratives. Musang Berjanggut elevates a prince from Pura Cendana who is looking for a wife. There are kinds of women he meets during his journey but no one of them is successful to answer his trick but only Puspawangi. She is a very beautiful woman, brave and clever. She is a portrait of Malay woman who keeps her identity and dignity. Keywords: Musang Berjanggut, Pragmatics, Speech Acts, P. Ramlee.

ANALISIS LITOTES DALAM DRAMA MACBETH KARYA WILLIAM SHAKESPEARE: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK

JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research analyzes Litotes Language in the Macbeth Drama Written by William Shakespeare: Sociopragmatics approach. Thus, the objective of this analysis is to show and to analyze how the main characters use the litotes language in Macbeth. To reach that objective, this analysis applies sociopragmatics and litotes to gain the data. In analyzing this research, the writer applies a descriptive analysis method in which the result of the analysis will be described clearly. The results shown that many words and phrases used by the main characters in the Macbeths.Keywords: Macbeth, Litotes, DramaAbstrakTulisan ini menganalisis Bahasa Litotes yang terdapat dalam film Macbeth yang ditulis oleh William Shakespeare. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk, fungsi, dan makna bahasa Litotes yang digunakan oleh tokoh utama karya ini. Untuk mencapai tujuan itu, kajian ini menerapkan kajian sosiopragmatik. Kajian ini menerapkan metode deskriptif analisis dimana hasil analisis akan dideskripsikan dengan jelas. Dari deskripsi yang dijabarkan akan memperlihatkan bagaimana tindak tutur yang digunakan oleh tokoh utama karya ini dalam menghadapi masalah-masalah yang menimpanya. Kata Kunci: Macbeth, Litotes, Drama

Narsisisme dan Kompleks Oedipus yang Tergambar dalam Pygmalion, Karya George Bernard Shaw

JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis writing analyzes narcisism and oedipuis complex as refelcted in a literary work entitles “pygmalion” written by George Bernard Shaw. Thus, the objective of this analysis is to show and to analyze how narcisism and Oedipus complex are suffered from the protagonist of this work. To reach that objective, this analysis applies psychoanalitical analysis  to demonstrate the mental condition of the main character. Related to that idea, this analysis applies adescriptive analysis method in which the result of the analysis will be described clearly. From teh presented description, it will show how the main character of this work lives his life and in his interaction with other characters will describe his mental condition. Keywords: Pygmalion, psychoanalisis, Narcisism, Oedipus Complex.   AbstrakTulisan ini menganalisis kasus Narsisme dan Kompleks Oedipus yang tergambar pada sebuah karya sastra berjudul Pygmalion yang ditulis oleh George  Bernard Shaw.  Maka tujuan penelitian ini adalah untuk memperlihatkan dan menganalisis bagaimana kasus narsisme dan kompleks oedipus yang dialami oleh tokoh utama karya ini. Untuk mencapai tujuan itu, kajian ini menerapkan kajian psikoanalisis  untuk memperlihatkan kondisi kejiwaan tokoh utama yang mengalami gangguan jiwa yang dimanakan Narsisime dan Kompleks Oedipus.  Kajian ini menerapkan metode deskriptif analisis dimana hasil analisis akan dideskripsikan dengan jelas. Dari deskripsi yang dijabarkan akan memperlihatkan bagaimana tokoh utama karya ini dalam kehidupannya dan interaksinya dengan tokoh yang lain memperlihatkan kondisi jiwanya. Kata Kunci: Pygmalion, Psikoanalisis. Narsisime, Kompleks Oedipus

ANALISIS FENOMENA BAHASA SEA GAMES 2011 "AYO INDONESIA BISA"

Jurnal Ilmu Budaya Vol 8 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discourse analysis as seen ini slogans is a very interesting phenomenon, because it uses indirect way to convey the meaning. There are many things can be analyzed from the slogans such as as the form, meaning, function, value and ideology. The 26th Sea Games slogan “Ayo Indonesia Bisa” has a sifnificant role in provoking the athletes, committees, audiences and Indonesian people. This research focuses on form, function and meaning, values and ideologies in the slogans, and the influences of the persuasive discourse as it is in the slogan to the people. This research therefore reconstructs the cultural studies through the discourse in relation to social, cultural, antropological, and political construct. This research applies descriptive and discourse analysis. This research indicates that the 26th Sea Games 2011 “Ayo Indonesia Bisa,” contains specific forms, using colors as red and white and the colors of rainbow (flowering and full of hope) and a picture of a strong man’s hand. The slogan has a deep meaning, visible, and constructs the spirit of Indonesian people, with deep ideologies.

BAHASA DAN REALITAS: SUATU PENDEKATAN PSIKOLOGISME

Jurnal Ilmu Budaya Vol 10 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychologism is one of the important fields in linguistics which proposes that language does not only deal with the process of interaction but it is also considered a mental process upon which spoken or written language depends. This field is closely related to psycholinguistics. To have ability in interaction, human beings need to understand language elements, such as the form, the function and the meaning. Utterances in any language produced by someone undergoes mental process. It means that the production of every single word is an embodiment of mental and thought. Accordingly, the language produced by someone reflects an embodiment of his/her world.

APLIKASI ELECTRONIC SHORT STORY DALAM PEMBELAJARAN TOEFL BAGI DOSEN UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

Jurnal Ilmu Budaya Vol 14 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this writing is “The application of Electronic Short Story in TOEFL Learning for Lecturers of University of Lancang Kuning.” The purpose of the writing is to socialize the use of strategy of Electronic Short Story Application, to increase participants’ motivation. To apply the strategy, the method used is describing and practicing. The result shows that lecturers get better motivation and comprehension in learning English for TOEFL preparation using the strategy of Electronic Short Story.