Muhammad Khoiruddin Harahap, Muhammad Khoiruddin
Polikteknik Ganesha Medan

Published : 12 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SinkrOn

Pencarian Jalur Terpendek dengan Algoritma Dijkstra Harahap, Muhammad Khoiruddin; Khairina, Nurul
SinkrOn Vol 2 No 2 (2017): SinkrOn Volume 2 Nomor 2 Oktober 2017
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.773 KB)

Abstract

Abstrak — Persoalan dalam menemukan jalur terpendek seiring dengan penghematan waktu yang tersingkat. Hal ini menjadi penting dalam kedinamisan masyarakat perkotaan. Jumlah rute yang ditempuh juga menjadi persoalan tersendiri untuk mencapai tempat tujuannya. Kita akan menentukan titik-titik manakah yang harus dilalui sehingga mendapatkan tempat tujuan dengan jarak terpendek dan penggunaan waktu yang tersingkat dengan menggunakan algoritma Dijkstra. Pencarian lintasan terpendek merupakan persoalan optimasi. Nilai pada sisi graph bisa dinyatakan sebagai jarak antar kota. Lintasan terpendek bisa diartikan sebagai proses minimalisasi bobot pada lintasan. Untuk mengatasi permasalahan itu maka diperlukan adanya suatu simulasi yang dapat membantu menentukan jalur terpendek. Algoritma Dijkstra bisa juga dikatakan sebagai algoritma Greedy yang pada pembahasan ini mampu memudahkan kita mencari jalur rute terpendek dan menjadi lebih efekfif. Kata Kunci — Dijkstra, Greedy, Jalur terpendek, Optimasi waktu.
Kombinasi Kriptografi RSA dengan Linear Congruential Generator Harahap, Muhammad Khoiruddin; Rina, Rina
SinkrOn Vol 3 No 1 (2018): SinkrOn Volume 3 Nomor 1, Periode Oktober 2018
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.966 KB)

Abstract

Kriptografi menjadi sebuah teknik keamanan yang terus berkembang dan tak pernah selesai dalam pembahasannya. Keamanan terhadap data juga selalu menjadi perhatian yang sangat penting demi untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan dari data tersebut. Dalam pembahasan ini bertujuan untuk menggabungkan dua buah algoritma yaitu pembangkit bilangan acak menggunakan metode Linear Congruential Generator untuk membuat tabel baru index bilangan ASCII yang kemudian dilanjutkan dengan Enkripsi / dekripsi menggunakan RSA. Melalui pembahasan tersebut didapatkanlah keamanan data menjadi 2 layer, yaitu layer pertama berdasarkan pengacakan code ASCII menjadi tabel baru dan Layer Kedua Enkripsi dan Dekripsi menggunakan metode RSA
Menjaga Kerahasiaan Data dengan Steganografi Kombinasi LSB-2 dengan LSB-3 Dan Chess Board Pattern Khairina, Nurul; Harahap, Muhammad Khoiruddin
SinkrOn Vol 3 No 1 (2018): SinkrOn Volume 3 Nomor 1, Periode Oktober 2018
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.393 KB)

Abstract

Steganografi merupakan bidang keamanan dengan pola kerja yang menyisipkan data ke dalam beberapa media digital, proses penyisipan ini bertujuan untuk menyembunyikan keberadaan data tersebut dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini, menjabarkan kombinasi algoritma Least Significant Bit yang sudah dimodifikasi yaitu Algoritma Least Significant Bit – 2 dan algoritma Least Significant Bit – 3. Pemaparan yang dilakukan adalah dengan mengkombinasikan kedua metode tersebut yang kemudian disisipkan ke dalam citra, dalam hal ini menggunakan format JPG, bit pesan akan disisipkan ke dalam salah satu piksel warna Red, Green dan Blue. Pola penyisipan yang dilakukan dengan Chess Board Pattern. Tingkat kerusakan citra diukur dengan metode Mean Square Error untuk melihat tingkat kerusakan citra apakah citra tersebut rusak atau tidak dengan batas ambang tertentu. Hasil penelitian ini memperoleh nilai MSE sebesar 1,2 %, dimana tidak terlihat adanya perubahan nilai warna yang signifikan dari citra hasil penyisipan terhadap citra asli.
The Comparison of Methods for Generating Prime Numbers between The Sieve of Eratosthenes, Atkins, and Sundaram Harahap, Muhammad Khoiruddin; Khairina, Nurul
SinkrOn Vol 3 No 2 (2019): SinkrOn Volume 3 Number 2, April 2019
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prime numbers are unique numbers. Prime numbers are numbers that only have a dividing factor consisting of numbers 1 and the number itself. The prime numbers from 1 to n that are relatively small can be generated manually, but a prime number generator algorithm is needed to generate prime numbers on a large scale. This study compares three prime number generator algorithms, namely: The Sieve of Eratosthenes, The Sieve of Atkins, and The Sieve of Sundaram. These three sieve algorithms have their own differences in generating prime numbers. The Sieve of Eratosthenes uses a simpler method by crossing multiples of prime numbers and marking them as non-prime numbers. The Sieve of Atkins uses several requirements for quadratic equations and modulus in determining prime numbers. The Sieve of Sundaram has an algorithm similar to The Sieve of Atkins, but there are requirements for linear equations to determine prime numbers. This study aims to see a comparison of these three algorithms in terms of accuracy and speed in generating prime numbers on a large scale. The results of this study indicate The Sieve of Eratosthenes, Atkins and Sundaram algorithms can generate large numbers of prime numbers with good accuracy, this was tested by the Fermat Primality Test Algorithm. The conclusion that can be drawn from this study, The Sieve of Eratosthenes have a faster time to generate prime numbers on a large scale than the other two algorithms.